Suamiku Si Tampan Buruk Rupa

Suamiku Si Tampan Buruk Rupa
Membujuk Joel


__ADS_3

Di Rumah Besar Park,


“Mami, Papi dimana Mama Luna dan Papa Gama?” tanya David yang sudah masuk ke dalam rumah sambil merangkul istrinya, saat dia pergi tadi Aiden dan Mikha masih di rumah.


“Ada apa nak?” tanya Mikha yang langsung menghampiri mereka dan menggandeng tangan Diandra yang tampak sedih dengan mata yang sembab.


“Kami butuh bantuan mereka, kakak Diandra diculik dan penculiknya adalah orang yang sama dengan orang yang menargetkan Diandra dan Reva, mereka terlibat dengan aliansi Dark Horse,” ucap David.


Deghh


Aiden dan Mikha terkejut bukan main saat mendengar nama aliansi itu, aliansi yang puluhan tahun lalu mengacaukan keluarga Luna dan Gama.


“Apaaaa...” pekik Gama yang baru keluar dari dalam ruang kerjanya.


David dan yang lainnya terkejut mendengar suara Gama yang terdengar marah.


“Anggota aliansi itu menculik adikmu 20 tahun lalu David, dan adikmu dinyatakan meninggal kala itu,”ucap Gama dengan nada dingin. Luka di keluarga mereka yang tidak akan pernah sembuh karena kehilangan anak ketiga mereka.


“Ja... jadi yang menculik Alvaro waktu itu dari aliansi mereka?”ucap David terbelalak kaget.


“Iya sayang, mereka yang menculik Alvaro dan membunuhnya,” ucap Mikha tertunduk sedih, Aiden mengusap punggung Mikha, dia tau kalau Mikha juga terluka karena mereka semua sangat menyayangi anak anak di rumah itu meski bukan dari rahimnya tapi kasih sayang mereka semua dibagi rata.


“Jadi kita memiliki musuh yang sama,” ucap Vasko yang juga baru tiba bersama nyonya Alena setelah dihubungi oleh Joy.


“Biang keroknya adalah Besara, dia musuh kita semua, dia juga orang yang mengincar Diandra dan Vasko, dan dia penyebab Luna kehilangan putranya,” ucap Alena.


Mereka semua terdiam, masalah ini semakin pelik dan komplit benar benar membuat pusing.


“Kak kita harus segera cari kak Bella, dimana kak Joel, aku akan meminta bantuannya seperti yang di atakan kak William tadi,” ucap Diandra.


“Aku disini Dian, aku tak mau ikut campur dengan masalah bajingan itu, kalian saja yang melakukannya, aku malas,” ucap Joel dengan santai, dia duduk di anak tangga dengan pakaian tidur masih melekat di tubuhnya, dia sudha mendengar percakapan merek adari awal bahkan sebanrnya sudah mengawasi mereka sejak di Mall meski tak tau apa isi pembicaraan mereka.


“Kak... kumohon bantu kak William, dia butuh bantuan kakak,” ucap Diandra dengan nada memohon.


“Tidak, aku lelah, buat apa aku menolongnya,” ketus Joel sambil berjalan ke lantai dua dengan tatapan datar.

__ADS_1


“Kak bukannya dia kakakmu?” ucap Diandra yang melangkah ingin menghampiri Joel.


“Sayang jangan dipaksakan,” ucap David menepuk bahu istrinya.


“Tidak, maaf kali ini aku akan melawanmu kak, aku tak bisa melihat mereka berdua di bodohi oleh masa lalu,” ucap Dian sambil melepaskan tangan suaminya dengan pelan.


Mereka semua terkejut melihat perubahan wajah pada Diandra yang biasa ramah dan lembut, kali ini dia seperti seekor betina yang tengah mengamuk dengan wajah menyeramkannya itu.


“Apa itu kak Diandra?” bisik Reva pada Joy.


“Sepertinya dia kerasukan salah satu setan penunggu Mall tadi, menyeramkan,” bisik Joy.


Diandra berjalan mendekati Joel yang terdiam di tangga.


“kak dia kakakmu, kau harus membantunya, kami mungkin memiliki kemampuan untuk mencari tau keberadaan kak Bella, tapi kak William meminta kakak yang menemukan dia,” ucap Diandra.


“tidak, sekali tidka ya tidak, kenapa kau membawa bawa manusia bajingan itu, dia itu bukan kakakku, dia orang yang sudha merebut mamaku dari diriku, dia orang yang tidak bertanggung...”


Plakkk


Seketika Joel terdiam saat satu tamparan keras mendarat di pipinya.


“Kau.... kau membelanya hah? Dia itu bukan siapa siapa Diandra, dia hanya makhluk egois yang menumbalkanku sebagai alat untuk monster itu,” ucap Joel lagi “Aku tidak pernah menganggapnya hidup, aku tidak punya keluarga, aku tidak punya kakak cam kan itu Diandra.....


Plaakkk


Diandra memukul Joel sekali lagi membuat pria itu mengeraskan rahangnya, hampir saja dia lepas kendali dan memukul Diandra dengan tangannya, namun dia masih waras untuk tidak melakukan itu.


“Cihh.... bodoh, kau benar benar bodoh, kau bukan manusia, kau berusaha lari dari monster itu tapi malah kau yang jadi monster dasar bodoh,” omel Diandra dengan wajah kesal dan marah.


Mendengar itu membuat Joel ikut marah karena di katai bodoh oleh Diandra.


“Kau tidak tau apa apa Diandra, kau hanya orang asing jangan ikut campur dengan urusanku,” ucap Joel dengan keras.


“Memang sejak awal aku orang asing, jadi biarkan orang asing ini menghajarmu,” ucap Diandra yang mengepalkan tangnnya dan melayangkan tinjunya ke perut pria itu.

__ADS_1


Bughhh


Jole terduduk di atas tangga sambil meringis memegang perutnya.


Diandra menyingsingkan lengan bajunya, dia menarik tangan Joel dan menyeretnya paksa ke lanatai satu.


Brukk


Joel di lempar dengan begitu mudahnya oleh Diandra membuat yang lain sampai terbelalak denagn kekuatan ibu hamil itu. Bahkan Joel sendiri terbelalak dengan tenaga Diandra, pukulan wanita itu masih terasa sakit di perutnya.


“Sepertinya aku harus mengeluarkan kemampuanku, “ ucap Diandra dengan nada kesal dan marah.


“Kak kau adalah orang terbodoh yang pernah kutemui, kau meninggalkan kakakmu karena salah paham dan iri tanpa pernah bertanya pada dirinya bagaimana perasaannya pada dirimu, kau bodoh kak,” ucap Diadnra sambil menunjuk Joel, Pria itu bangkit berdiri.


“Sudah ku bilang ini bukan urusanmu, kau tidak tau apa apa tentang hidupku, kau hanya cukup jadi calon ibu yang baik, jangan melakukan hal yang bisa membuatmu rugi, aku tidak menyukai sifat ikut campur mu ini,” ucap Joel tak kalah marah.


“Ini menjadi urusanku karena kak William calon suami kakakku, dan kau tau tidak bagaimana kak William dan Mendiang Mama kalian melindungimu dari papa kalian, mereka menderita kak, mereka diancam setiap hari oleh pria itu, kak William sudah menceritakan semuanya padaku,” ucap Diandra dengan mata berkaca kaca.


David tak ingin istrinya kenapa kenapa ingin segera menghentikan mereka namun Aiden menahan putranya,”Biarkan dia menyelesaikannya, kau bisa di lempar ke lantai seperti tadi,” bisik Aiden.


“Tapi Papi..”


“Sudah biarkan saja dulu Nak,” ucap Mikha.


David mengalah dia membiarkan istrinya berbicara dengan Joel meski dengan sedikit kegaduhan.


“Apa kau tidak tau kak bagaimana besarnya rasa sayang Mama kakak pada kak Joel, dia terlalu menyayangi kakak sampai dia tak berani mendekati kakak karena selalu diancam oleh pria itu, “ ucap Dian.


“Ka Wiilliam dilarang dekat dengan kakak itu alasan kenapa kakak tak pernah dekat dengan Mama dan kak William, mereka berusaha menjaga kakak dengan baik, kakak coba ingat ke masa lalu, apa pernah kakak dan Mama kakak meningglakan kakak? Apa kakak tak pernah mengingat bagaimana kak Will dan Mama kakak menyayangi kakak? Haha kalau tidak pernah berarti kakak orang yang egois dan tidak melihat dari semua sudut pandang,”


“Kakak selalu berpikir kalau kakak adalah korban, padahal Mama dan Kak Will justru menghadapi bahaya paling mengerikan saat mendekati kakak, Papa kakak selalu mengancam akan membunuh kakak jika Kak Will dan Mama kakak sedikit saja memberi perhatian pada kakak, mereka berjuang juga kak, ahhhh aku jadi kasihan pada Kak William hiks hiks hiks....” Diandra menangis dia berlari pada suaminya dan memeluk David yang bahkan belum tau cerita itu.


.


.

__ADS_1


.


Like, vote dan komen


__ADS_2