Suamiku Si Tampan Buruk Rupa

Suamiku Si Tampan Buruk Rupa
Menenangkan


__ADS_3

Joel dan Vasko tampak gelisah saat melihat nama si cerewet tertera di ponsel Vasko, mereka bahkan sampai keringat dingin dan mengusap leher mereka berkali kali, jalan kesana kemari, menggigit jari bahkan terlihat seperti orang gila.


“kalau kuangkat, apa yang akan kukatakan padanya?” ucap Vasko sambil menatap Joel.


“Haisshhh sialan... kenapa juga harus begini,” kesal Joel.


“Sejak semalam dia sudah sibuk menghubungi David, ini benar benar sulit, apa yang harus kita lakukan?” tanya Vasko.


“Haishhh sial, angkat saja , aku akan bantu menjawab kita katakan saja kalau David sedang istirahat,” ucap Joel.


“Tapi tunggu dulu jam berapa ini?” tanya Vasko.


“Jam 6 sore....” Joel menatap Vasko.


“berarti itu jam 12 malam di Indonesia,” ucap keduanya saling menatap.


Cepat cepat Vasko mengangkat panggilan Diandra meskipun mereka harus menyiapkan telinga untuk mendengar omelan ibu hamil itu.


“Kenapa lama sekali mengangkatnya kaaakkk... huaaaa... kenapa kalian lama... ada apa? dimana suamiku, dimana kak David? Dian mimpi buruk Lagi, mana kak David....” Diandra langsung histeris di seberang sana, Vasko dan Joel saling menatap, ikatan batin suami istri itu benar benar tak bisa diragukan.


Di saat saat seperti ini, Diandra bisa bisanya menghubungi mereka dan menangis mencari suaminya , padahal di Jakarta sudah menunjukkan pukul 12 malam.


“Ka David kenapa gak angkat teleponnya? Sejak kami berbicara semalam, kak David sangat sulit dihubungi,dimana dia? Kenapa kalian semua susah dihubungi...” tangis ibu hamil itu, dia tersedu sedu dan menangis sendirian di dalam kamarnya di rumah besar keluarga Park.


“Dian kamu tenang dulu, kenapa kamu bangun, ini pasti sudah tengah malam di Indonesia, David baik baik saja, dia sedang melakukan rapat dengan klien penting perusahaan, sejak jam 4 sore tadi dia melakukan rapat dan belum selesai, jadwalnya sangat padat,” ucap Vasko berbohong.


“Huaaaaaa... kalian jahat kenapa tidak bilang padaku.... “ tangis wanita itu lagi.


“Maaf Dian, kami juga repot membantu David disini, “ ucap Joel membantu Vasko menangani Diandra yang terus menerus menangis.


“Kak David baik baik saja kan? Apa dia terluka, Dian mimpi Kak David sakit kak, apa dia baik baik saja?” tanya Diandra.


“Tenang saja, David baik baik saja disini, dia tak mengalami sakit apa pun, hanya tergores ujung pena saking sibuknya tapi itu bukan apa apa,” ucap Vasko yang mencari cari alasan hingga muncullah alasan aneh.


“Tenang Dian, kamu istirahat saja, ingat kandunganmu dek, dia bisa dalam bahaya kalau kamu tidurnya terganggu,” ucap Joel.

__ADS_1


“ Baiklah kak, kalau kak David sudah selesai, bilang dia menghubungiku,” pesan Diandra.


“Siap bu Bos,” seru Joel.


“Kalian juga jangan sampai sakit, aku tak mau kalian kenapa kenapa, cepat pulang, Dian rindu” ucapnya sambil mengakhiri panggilan itu.


“Kami juga merindukanmu dek,” gumam mereka berdua.


“Huufftttt.... syukurlah dia tidak terlalu rewel, tapi.. “ Joel menatap Vasko.


“apa?” ketus Vasko.


“Dia seperti peramal, bagaimana bisa dia tau kalau David sedang dalam bahaya?” ucap Joel.


“Hubungan batin mereka sangat kuat, Dian bisa merasakan apa yang dirasakan David begitu juga dengan David, mereka memang benar benar ditakdirkan untuk berjodoh, hanya saja para bajingan ini merusak kebahagiaan adikku,” ucap Vasko sambil menatap mereka semua dengan tatapan geram dan kesal.


“Lihat, dia sudah mulai kejang kejang akibat obat itu, rasakan bangsat, kau akan mendapatkan balasan yang setimpal atas apa yang kau lakukan pada mereka,” ucap Joel.


“Kalau begitu Jesslyn kekasih Otniel juga korban mereka? “ tiba tiba Arthur berbicara.


“Menurutmu setelah mendengar penjelasanku tadi?” tanya Joel seraya menaikkan satu alisnya.


“Sudah,aku mengirimkan semua bukti kejahatan mereka pada Otniel, dia yang memintanya,” ucap Joel.


“hufft... sudah terjadi, akan terjadi kekacauan besar di rumah sakit ini, dia akan menggila,” ucap Arthur sambil menunduk dan menghela nafas berat.


“Apa maksudmu?” tanya Vasko.


“ Otniel pasti akan menghancurkan semua orang di rumah sakit ini, dia... dia pria yang menyeramkan jika sudah marah, apa dia dekat dengan pria yang kurawat ini?” tanya Arthur.


“Sangat dekat,” ucap mereka berdua.


“Beruang yang telah lama berhibernasi akan mengamuk, amukan Otniel kali ini akan sangat menyeramkan, aku yakin dengan hal itu, mereka akan mati di tangan pria itu,” ucap Arthur sambil menatap para petugas medis yang tampak ketakutan saat mendengar nama Otniel.


“Seperti apa Otniel jika di rumah sakit?” tanya Joel.

__ADS_1


“Hmm.... Mafia berdarah dingin,” ucap Arthur yang menggambarkan Otniel sebagai Mafia.


“Dia orang yang menentang peraturan di rumah sakit, dia akan menyelamatkan siapa pun yang butuh bantuan medis tetapi akan menolak membantu orang yang melakukan kejahatan untuk mendapatkan bantuan medis,” ucap Arthur.


“ 3 tahun lalu, Otniel pernah menolak mengoperasi seorang politisi yang terkena jantung koroner, mereka membayar mahal untuk menyewa Otniel sebagai dokter, namun di hari H saat dia mengetahui kalau politisi itu sudah memperkosa banyak anak, dia membatalkan operasinya dan pergi liburan ke luar negeri,” ucap Arthur.


“Saat itu pihak politisi tak bisa menuntutnya, alasannya, jika mereka menuntut Otniel, maka kejahatan mereka dalam bisnis gelap akan ketahuan, akhirnya politisi itu meregang nyawa dan Otniel menjadi buronan mereka,”


“Selama 1 bulan mereka melacak keberadaan Otniel,, namun setiap dilacak keberadaannya selalu berpindah pindah,” terang Arthur.


“Dan terakhir mereka berhasil menemukan Otniel, sebenarnya lebih tepatnya mereka dibuat menemukan Otniel, dan yang terjadi saat itu, mereka hilang tanpa jejak, Otniel membunuh mereka dan menenggelamkan mereka ke laut,” ucap Arthur.


“Darimana kau tau hal ini?” tanya Arthur.


“Dari adikku, dia salah satu korban pelecehan politisi itu, saat itu Otniel membawa serta beberapa anak yang dia selamatkan dari markas politisi itu, mereka sudah diperingatkan untuk tidak keluar, tatapi adik perempuanku mengikuti Otniel karena khawatir, namun dia melihat dengan mata kepalanya sendiri kalau Otniel benar benar berbeda waktu itu,” jelas Arthur.


Vasko dan Joel saling menatap, mereka tak pernah tau kalau dokter bermulut ember dan ceplas ceplos itu ternyata memiliki banyak rahasia di salam hidupnya.


“Otniel benar benar mengejutkan, aku tak menyangka kalau dia juga psikopat sadis seperti kita bertiga,” ucap Joel.


“Dia menutupi luka hatinya dengan sangat baik, seperti seseorang yang tidur disana,” ucap vasko sambil menatap David yang sudah ditangani dengan baik.


" Kalau begini, dia bisa melakukan kesalahan dan mengotori tangannya dengan darah para bajingan ini," Joel berasumsi.


"Kita lihat saja nanti," batin Vasko sambil menatap tajam ke arah petugas medis yang mulai merasakan sensasi obat yang disuntikkan ke tubuh mereka.


Di Indonesia, Diandra tampak duduk di atas kasurnya sambil mengusap perutnya,sejak kemarin hatinya tertuju pada David,dia sudah pulang ke rumah untuk mengobati rasa rindu pada aroma suaminya, bukannya tenang Diandra semakin merindukan suaminya.


"Kak, Ku harap kau baik baik saja.... aku tak bisa melakukan apa pun disini, cepat lah pulang, kami merindukanmu, jangan terlalu lama," ucap Diandra Sambil menatap foto keluarga mereka yang diambil saat di Jerman.


"Kenapa lama? aku rindu....." Diandra terlelap sambil memeluk foto keluarga mereka, air matanya mengering seiring dia terlelap dalam dunia mimpi.


.


.

__ADS_1


.


like, vote dan komen 😊😉😊


__ADS_2