Tetangga Kamar

Tetangga Kamar
Cerita Linda


__ADS_3

Tak butuh waktu lama, Nayra, Linda dan Resta sudah tiba di restoran. Mereka segera beranjak menuju ruangan yang memang sudah disiapkan untuk mereka sesuai dengan paket yang didapatkan.


Linda dan Resta, tak henti-hentinya berdecak kagum. Mereka cukup bahagia mendapatkan kesempatan untuk makan di tempat seperti ini. Sedangkan untuk Nayra, dia sudah sempat beberapa kali menemani Rainer, bahkan papa Jimmy untuk menemui klien di sana.


"Waahh, beruntung banget kita bisa makan di tempat seperti ini. Terima kasih, Nay," ucap Linda sambil masih mengagumi tempat dan menu makan siang mereka.


"Iya, Mbak. Terima kasih sudah memberi kesempatan kita ikut menikmati fasilitas ini. Aku juga belum pernah makan di tempat seperti ini," sahut Resta.


"Sama-sama. Jika bukan karena pemberian papa Willy, aku juga mana mungkin bisa mendapatkan paket ini. Limited," jawab Nayra sambil terkekeh.


Setelah itu, obrolan di antara mereka kembali dilakukan sambil menikmati makan siang. Sesekali, Resta ikut nimbrung saat Nayra dan Linda mengobrol.


"Jadi, kalian putus karena Kak Haris melarang kamu untuk bekerja?" tanya Nayra kepada Linda.


Linda mengangguk mengiyakan. Dia masih mengunyah dan menelan makan siangnya sebelum menjawab pertanyaan Nayra.


"Iya. Sebenarnya, aku sih nggak masalah jika harus berhenti bekerja, Nay. Tapi, ada satu ucapan dia yang nggak bisa aku terima."


Kening Nayra berkerut sambil menoleh ke arah Linda.


"Maksudnya apa?"

__ADS_1


Linda mendesahkan napas berat sebelum menjawab pertanyaan Nayra.


"Kamu kan tahu jika aku menanggung biaya pendidikan adikku, Nay. Orang tuaku, sudah tua. Aku memang melarang mereka untuk bekerja terlalu keras. Aku ingin mereka tidak terlalu memikirkan masalah biaya hidup agar tidak membebani mereka."


"Namun, saat Haris mengajakku menikah, dia bilang jika aku harus memutuskan hubungan dengan keluargaku. Tentu saja aku menolaknya. Dikira aku kacang lupa kulitnya apa," ucap Linda dengan kesal.


Penjelasan Linda tersebut langsung membuat Nayra terkejut. Dia tidak menyangka jika Kak Haris akan melakukan hal seperti itu. Dulu, setahu Nayra, Haris adalah sosok laki-laki yang bijaksana dan sangat penuh perhatian. Namun sekarang, entah mengapa dia bisa berubah seperti itu. 


Namanya juga manusia, pasti ada kemungkinan bisa berubah, kan? batin Nayra.


Setelahnya, makan siang tersebut kembali dilakukan. Resta yang sedari tadi menyimak obrolan Nayra dan Linda, hanya diam mendengarkan. Dia akan ikut menyahuti jika obrolan antara Nayra dan Linda tidak menyangkut masalah pribadi.


Sekitar satu jam kemudian, ketiganya sudah selesai makan siang. Mereka segera bersiap untuk kembali ke kantor.


"Tenang saja, nanti bilang jika baru dari sini," jawab Nayra.


Belum sempat Linda menjawab ucapan Nayra, terdengar sebuah suara memanggil nama Nayra. Seketika mereka bertiga menoleh ke arah sumber suara.


"Lho, Mas? Kok bisa ada disini juga?" tanya Nayra bingung saat melihat suaminya ada di sana.


"Habis makan siang bareng klien. Kalian sudah makan?" tanya Rainer sambil menatap ke arah mereka bertiga.

__ADS_1


"Sudah, Pak. Baru saja," jawab Resta.


Rainer menganggukkan kepala mengerti. Setelah itu, Rainer langsung menarik lengan Nayra agar mendekat ke arahnya.


"Balik ke kantor bareng aku saja. Mobil kamu, biar dibawa Resta dan Linda," ucap Rainer.


Nayra langsung mengangguk setuju. Dia menoleh ke arah Resta dan Linda bergantian.


"Kalian bawa saja mobilku. Nanti kita ketemu di kantor," ucap Nayra.


Linda yang mendengar hal itu, langsung merasa tidak nyaman. Dia langsung protes kepada Nayra.


"Nay, kok kamu tega sih ninggalin aku? Kita kan berangkat bareng, masa iya pulang sendiri-sendiri?" Linda masih berusaha membujuk Nayra.


"Eh, kata siapa sendiri-sendiri. Masih ada Resta, kan?"


"Iya, tapi…," belum sempat Linda menyelesaikan ucapannya, tiba-tiba Rainer sudah menyahuti.


"Kalau kamu mau bareng kita tidak apa-apa. Tapi, jangan kaget jika kamu akan melihat 'live show' di dalam mobil nanti," ucap Rainer.


"Eh, li-live show?"

__ADS_1


Waahh, kira-kira live show apa sih ini?


Mumpung sudah ada jatah vote, sisakan satu buat Nayra dan Rainer ya. 🤗


__ADS_2