Tetangga Kamar

Tetangga Kamar
Kenapa Bangun?


__ADS_3

Papa Rainer langsung menoleh ke arah sang putra setelah mendapati pertanyaan tersebut.


"Tentu saja papa tahu semuanya, Rain. Apa sih yang tidak papa tahu," jawab papa Rainer sambil mencibir sang putra.


Rainer langsung mendengus kesal saat mendapat jawaban yang cukup menyebalkan dari papanya tersebut. Setelahnya, obrolan antara ayah dan anak tersebut kembali berlangsung. Hingga menjelang tengah malam, kedua laki-laki beda generasi tersebut memutuskan untuk mengakhiri obrolan dan kembali ke kamar masing-masing.


Rainer segera berjalan menuju kamar tidurnya. Begitu memasuki kamar, sudah ada Nayra yang bergelung di dalam selimutnya. Rainer segera beranjak menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. 


Tak berapa lama kemudian, Rainer sudah selesai dengan aktivitasnya. Dia segera melangkahkan kaki menuju tempat tidur untuk menghampiri Nayra yang sudah bergelung di sana.


Rainer menyibakkan selimut dan langsung ikut bergabung dengan Nayra. Rainer langsung merebahkan tubuhnya tepat di belakang tubuh Nayra yang saat itu tengah tidur miring membelakangi Rainer. Secepat kilat, tangan kanan Rainer langsung menelusup pada perut Nayra dan memeluknya dengan erat.


Tentu saja tindakan Rainer tersebut membuat tidur Nayra terusik. Dia langsung menggeliat dan mengerjapkan kedua matanya saat merasakan sebuah tangan mengusik daadanya.


"Hhhmmm, Mas?" gumam Nayra saat menyadari jika si pelaku adalah Rainer.


"Kenapa bangun? Mau ngasih jatah?" tanya Rainer yang langsung menyusupkan wajahnya pada wajah Nayra.

__ADS_1


Kenapa bangun? Pertanyaan macam apa itu? Bukannya kamu yang mengganggu tidur Nayra? Jika dekat Rainer, othor benar-benar ingin heh, 😡


"Jatah apaan sih, Mas? Kamu yang ganggu tidurku tadi," Nayra berusaha melepaskan belitan tangan Rainer, namun langsung gagal saat Rainer berpegangan erat pada daging lumer nan menggemaskan milik Nayra.


Tidak hanya diam, tangan Rainer justru langsung beraksi dengan meeremas dengan gemas daging lumer yang mempunyai boba alami tersebut. Tentu saja tindakan Rainer tersebut langsung memancing Nayra untuk mengeluarkan suara deesahan yang seksoy yang membuat sumbu alami Rainer bereaksi.


Tak tinggal diam, Rainer semakin menggencarkan serangan. Dia bahkan langsung menindih tubuh Nayra dan membungkam bibir Nayra yang hendak protes.


"Ehmmm, hhmmppphhh, Mass, hhmmmmpphh."


"Ehhmmppphh, Mas!" 


Dengan sekuat tenaga Nayra mendorong bahu Rainer agar melepaskan pagutan bibir mereka. Bukan untuk menolak, namun untuk meraup oksigen banyak-banyak. Nayra merasa kehabisan napas karena Rainer terlalu bersemangat.


Kedua netra Nayra langsung terbuka dengan lebar saat menatap wajah suaminya yang sudah mupeng tersebut. Bahkan, entah mengapa rasa kantuk Nayra mendadak hilang dan digantikan rasa yang menggelitik di perut hingga bawahnya.


"Kenapa?" tanya Rainer dengan polosnya.

__ADS_1


Nayra mencebikkan bibir karena gemas dengan tingkah sang suami.


"Masih tanya kenapa? Kamu mau aku kehabisan napas apa bagaimana? Nyosor kok nggak ada jeda. Dikiranya aku ini, hmpphhhhhh…."


Belum sempat Nayra menyelesaikan ucapannya, Rainer sudah langsung menyerang bibirnya kembali. Tak hanya itu, tangan Rainer sudah langsung bergerilya untuk melepaskan baju tidur Nayra. Dan, tentu saja Nayra hanya bisa pesrah dengan segala tindakan yang dilakukan oleh Rainer.


Hingga dalam sekejap, tubuh Nayra sudah langsung polosan. Bahkan, onderdil dalaman pun sudah lepas dari tempatnya. Rainer langsung menjauhkan tubuhnya dari tubuh Nayra. Kini, giliran dia melucuti sendiri pakaian yang masih menempel pada tubuhnya.


Nayra yang melihat tingkah Rainer, langsung memalingkan wajahnya. Entah mengapa dia merasa malu. Wajahnya terasa panas saat melihat tubuh polos suaminya. Padahal kenyataannya, Nayra selalu suka saat kedua tubuh mereka menempel. Eh, 🤧


Rainer yang melihat Nayra memalingkan wajah karena malu, langsung memulai aksinya. Kali ini, Rainer ingin bermain dari bawah. Secepat kilat Rainer menarik kedua kaki Nayra dan membuka jalur eksekusi. Tentu saja tindakan Rainer tersebut membuat Nayra terkejut.


Belum sempat Nayra memprotes tindakan tiba-tiba Rainer, dia sudah dibuat terkejut dengan tindakan Rainer selanjutnya.


"Aaahhh, Maaasss. Aauuhhhh, hhmmmhhh."


Jangan lupa tinggalkan jejak buat pasangan geje ini, ya. Boleh dong kasih vote jika masih sisa. Biar othor e tambah semangat 🤗

__ADS_1


__ADS_2