Tetangga Kamar

Tetangga Kamar
Keputusan Rainer


__ADS_3

Dengan didampingi oleh Nayra dan Resta, Rainer mengadakan klarifikasi tentang berita miring yang beredar tentang perusahaan dan menyebabkan kerugian yang bisa dibilang tidak sedikit. Bahkan, Rainer juga memberikan cukup banyak bukti yang menyangkal tuduhan-tuduhan tersebut.


Papa Rainer yang mendengar penjelasan sang putra, merasa cukup bangga. Beliau benar-benar bahagia saat melihat Rainer bisa dengan baik menyelesaikan masalah yang menimpa perusahaan. 


Saat itu, banyak sekali pertanyaan yang diberikan oleh para pencari berita. Rainer menjawab smeua pertanyaan yang diberikan dengan disertai bukti. Bahkan, Rainer juga memberikan sejumlah dokumentasi yang diperlukan.


Hingga sekitar dua jam kemudian, acara tersebut sudah hampir selesai. Namun, ketika Rainer hendak menutup penjelasan, dia kembali menegaskan satu hal. Dan, tentu saja hal itu cukup menarik perhatian para pencari berita.


"Terima kasih untuk kehadiran rekan-rekan semua. Sebelum acara hari ini berakhir, saya akan menyampaikan sedikit informasi," ucap Rainer yang langsung bisa membuat keriuhan dari para pencari berita diam.


"Saya sudah mengetahui asal usul menyebarnya berita tidak memguntungkan bagi kami. Dan, saya selaku pimpinan di perusahaan ini, sudah mengambil tindakan hukum terkait hal itu. Saya tidak akan memberikan toleransi kepada mereka yang sudah membuat kekacauan di perusahaan saya."


Rainer menjeda ucapannya dan menatap ke sekeliling ke arah para pencari berita. Hampir semua orang yang ada di ruangan tersebut masih diam menunggu ucapan Rainer selanjutnya.

__ADS_1


"Saya juga sudah mengetahui beberapa perusahaan yang terlibat dengan menyebarnya berita yang menimpa perusahaan saya. Dan untuk itu, saya pastikan perusahaan itu juga akan menerima ganjaran atas semuanya," ucap Rainer. 


Terdengar bisik-bisik dari para pencari berita yang cukup terkejut setelah mendengar ucapan Rainer. Mereka mulai membuat beberapa spekulasi yang sekiranya bisa dijadikan bahan berita selanjutnya.


Hingga beberapa saat kemudian, acara hari itu sudah benar-benar selesai. Para pencari berita juga sudah berangsur-angsur mengundurkan diri. 


Setelah semua pulang, Rainer, Resta dan papa bergegas ke kantor polisi untuk melengkapi laporan yang sudah dibuat kemarin oleh Resta. Kali ini, mereka tidak akan tidak akan tinggal diam, apalagi Rainer. Dia sudah benar-benar geram.


"Sudah, Pa. Aku juga sudah mengumpulkan semua bukti. Kali ini, aku tidak akan tinggal diam saat Pram mengobrak abrik perusahaan dan kehidupan kita lagi, Pa," ucap Rainer sambil menggertakkan gigi.


Pram? Ya, ternyata setelah ditelusuri semua kekacauan yang menimpa perusahaan Rainer adalah ulah Pram. Entah dari mana dia mendapat informasi perusahaan mana saja yang tengah menjalin kerjasama dengan perusahaan Rainer. Setelah mengetahui hal itu, Pram mulai mengambil langkah dengan mendekati mereka.


Setelah sampai di kantor polisi, Rainer segera melengkapi laporan. Beruntung tidak banyak hal yang harus mereka periksa terhadap laporan Rainer. Sehingga, proses selanjutnya bisa segera dilakukan.

__ADS_1


Kurang dari dua jam kemudian, laporan Rainer sudah selesai. Rainer, papa dan Resta segera beranjak menuju rumah makan untuk memanjakan perut mereka karena saat itu sudah memasuki jam makan siang.


Resta dengan penuh semangat langsung mengarahkan mobil yang dikemudikannya menuju restoran yang sudah disebutkan oleh papa Rainer.


Siang itu, hujan mengguyur dengan cukup deras. Resta tidak terlalu berani mengemudikan kendaraan dengan cepat karena keterbatasan jarak pandang. Hingga saat mobil Resta melewati dekat salah satu sekolah internasional, tiba-tiba ada beberapa orang yang menghentikan laju kendaraannya.


Mau tidak mau, Resta terpaksa berhenti. Dia membuka sedikit kaca jendela mobil dan bertanya.


"Ada apa, Mas?" tanya Resta.


"Ada kecelakaan beruntun, Pak. Ada empat korban jiwa."


Ehm, apa ada yang terlibat dalam kecelakaan beruntun tersebut? 🤔

__ADS_1


__ADS_2