Wanita Malam Milik CEO

Wanita Malam Milik CEO
Bekerja Dirumah


__ADS_3

Hari berganti begitu cepat tidak terasa kini usia kandungan Yura sudah satu bulan.


Kali ini Yura nampak begitu kurus dikarenakan susah makan.


Elard berada di ruang kerjanya, selama beberapa minggu ini pria bertubuh sempurna itu menjalankan tugasnya sebagai CEO di rumahnya.


Dan setiap hari juga Leo akan mondar mandir dari kantor ke rumah Elard, dan Leo pun tidak keberatan.


"Permisi tuan" sapa Leo yang baru saja masuk ke dalam ruang kerja Elard.


"Ada apa Le? Aku tidak memanggilmu" tanya Elard, karena ia merasa tidak meminta asistennya itu untuk datang ke rumahnya.


"Saya sengaja kesini karena ada hal penting tuan" kata Leo.


"Duduk dan katakan ada apa?" Perintah Elard.


Leo pun segera duduk berhadapan dengan Elard.


"Begini tuan, beberapa hari ini tuan Mike datang ke kantor untuk menemui anda. Ia ingin mengajukan kerja sama kembali" jelas Leo.


Memang benar, beberapa hari ini Mike datang ke kantor untuk menemui Elard.


Namun sesampainya di sana pria itu tidak pernah berjumpa dengan Elard.


"Aku tidak ingin menjalin kerja sama kembali dengannya, cukup di Amerika aku melakukan kerja sama dengan pria itu" kata Elard.


"Iya saya sudah sampaikan tuan. Tapi tuan Mike memaksa ingin bertemu dengan anda, dan kemungkinan secepatnya dia akan kemari" kata Leo.


"Katakan padanya dengan tegas, jika aku tidak ingin melakukan kerja sama lagi dengannya!!" Ucap Elard.


"Baik tuan" sahut Leo.


Elard tidak habis pikir kenapa Mike memaksa ingin menjalin kerja sama dengannya, karena saat melakukan kerja sama di Amerika perusahaan Elard benar benar tidak memperoleh keuntungan.


Itulah sebabnya Elard tidak ingin menjalin kerja sama dengan perusahaan Mike.


Jam sudah menunjukkan pukul 10.00 itu tandanya murid Taman Kanak Kanak harus mengakhiri kegiatan belajar mengajarnya.


Noah dan Nara keluar dari kelas kemudian mereka menemui Nita yang sedang duduk menunggunya.


"Bibi..." Sapa mereka semua.


"Tuan dan Nona muda sudah selesai belajarnya?" Tanya Nita.


"Sudah bi" jawab Nara.


"Tunggu disini dulu ya, karena supirnya belum datang" ucap Nita dan mereka mengangguk.


Selama menunggu supir datang mereka berdua main di taman sekolah dengan di temani Nita.


Tiba tiba sebuah mobil yang cukup mewah berwarna silver berhenti tepat di depan sekolah itu.


Ternyata pemiliknya adalah Mike, pria itu turun dari mobil dan segera menemui Nita.


"Permisi" kata Mike.


Nita mendongokkan kepalanya dan melihat siapa yang berada di depannya.


"Iya ada apa?" Tanya Nita saat mengetahui pria tersebut adalah pria yang sempat berdebat dengan majikannya.

__ADS_1


"Kebetulan saya ingin pergi ke rumah tuan Elard, saya bisa mengantar kamu dan juga anak anak Elard" kata Mike menawarkan tumpangan kepada Nita.


"Tidak perlu tuan, saya menunggu sopir saja" tolak Nita.


"Hari sudah semakin siang, anak anak juga pasti lelah ingin beristirahat" kata Mike.


Nampaknya supir yang biasa mengantar jemput mereka terlambat atau mungkin ada kendala di jalan.


"Bibi aku sudah capek" kata Nara seusai bermain.


"Aku juga sangat lapar" gerutu Noah.


Tidak ada pilihan lain akhirnya Nita setuju untuk ikut bersama Mike.


Mobil Mike segera malaju menuju rumah Elard.


Tidak berapa lama mobil Mike sudah sampai di kediaman Elard.


Nita segera membawa turun Noah dan Nara. Kedua anak itu segera berlari memasuki rumahnya.


"Terima kasih tuan, anda silahkan masuk" kata Nita.


Mike hanya mengangguk dan kemudian ia masuk ke dalam rumah tersebut.


Sedangkan di ruang kerja Elard dan Leo masih fokus dengan beberapa laporan.


Sebelum menemui Elard lebih dulu Nita menemui Yura yang sedang istirahat di kamarnya.


Tok..tok..tok..


"Masuk" kata Yura.


"Iya Nita kemarilah" pinta Yura.


Nita segera berjalan menghampiri Yura.


"Nyonya anak anak sudah kembali, mohon maaf tadi yang mengantar pulang adalah tuan Mike" kata Nita.


"Mike!"


"Untuk apa Mike mengantar kalian?" Tanya Yura.


Nita menjelaskan jika supirnya terlambat datang, sedangkan anak anak sudah mulai lelah.


Dan kebetulan ada Mike yang datang kesekolah dan berniat datang menemui Elard.


"Lalu dimana dia sekarang?" Tanya Yura.


"Ada di bawah nyonya, saya hendak memberitahu tuan" jawab Nita.


"Biar aku saja yang menemui El" kata Yura.


Nita segera membantu Yura untuk beranjak dari tidurnya.


Dengan langkah yang terseok seok Yura berjalan menuju ruang kerja Suaminya.


"El" kata Yura saat membuka pintu.


"Sayang.. kenapa kamu disini, seharusnya kamu istirahat saja" Elard segera berdiri dan membantu Yura untuk duduk di sofa.

__ADS_1


"Tidak apa apa El, aku lelah harus tidur setiap saat" jawab Yura.


"El di bawah ada Mike" kata Yura.


"Baiklah aku akan menemuinya" Elard hendak berdiri untuk menemui Mike namun langkahnya tertahan.


"El, jangan temui dia. Entah mengapa perasaanku mengatakan jika dia berbahaya dia bukan pria baik" ujar Yura.


Elard terkejut, bagaimana bisa istrinya mengatakan hal seperti itu.


"Dia rekan kerjaku di Amerika, aku tau seperti apa dia sayang. Dan lagi pula siapa yang akan macam macam kepadaku" kata Elard.


"Tidak El, kamu tidak boleh menemuinya. Kali ini kamu harus percaya kepadaku" Yura tetap memaksa agar suaminya tidak menemui Mike.


"Tuan. Biarkan saya yang menemuinya lebih baik anda disini bersama nyonya" kata Leo.


"Ya baiklah" Elard mengangguk pelan.


***


"Tuan Mike" sapa Leo saat sudah berapa di ruang tamu.


"Hai tuan Leo, anda disini juga rupanya" balas Mike.


"Iya. Nyonya Yura sedang hamil sehingga membuat tuan Elard harus bekerja dirumah. Kebetulan tuan tidak bisa menemui anda, jika ada sesuatu yang penting bisa anda sampaikan kepada saya" jelas Leo.


"Jadi nyonya Yura sedang hamil dan kondisinya lemah?" Tanya Mike dan Leo mengangguk.


"Kalau begitu aku ingin menemuinya" sambung Mike.


"Tunggu!!" Leo menghentikan pria itu.


"Saya mohon anda mengerti, nyonya sedang beristirahat dan tuan sedang bersamanya" tegur Leo.


"Iya maaf tuan Leo, saya hanya khawatir saja"


"Apa maksud anda khawatir?" Tanya Leo.


"Tidak ada tuan, kalau begitu saya pamit terlebih dahulu. Titipkan salam saya kepada tuan Elard" kemudian tanpa berkata apa apa lagi Mike langsung pergi meninggalkan rumah Elard.


"Sebenarnya ada apa dengan pria itu, kenapa dia terlihat sangat khawatir" gumam Leo.


Leo segera mengambil ponselnya, ia menghubungi salah satu anak buahnya.


"Segera selidiki tuan Mike, Direktur utama Galileo. aku ingin besok sudah mendapatkan semua laporan tentangnya" ucap Leo kepada seseorang yang berada di seberang telponnya.


Leo mematikan panggilan tersebut, dan ia segera kembali menemui tuannya.


_____


happy reading🥰


para readers tercinta, jangan lupa tinggalkan like dan bintang 5 kalian yaa😘


jika berkenan bisa bantu vote author🙏


maaf jika masih ada typo..


salam manis author -Nafa- 💜

__ADS_1


__ADS_2