Wanita Malam Milik CEO

Wanita Malam Milik CEO
Tugas Kantor


__ADS_3

Keesokan harinya Elard sudah kembali beraktivitas di kantor, setelah cutinya beberapa hari membuat Elard harus bekerja extra.


BRAKKKK....


Elard melempar dokumen yang baru saja ia baca di atas mejanya.


"Apa yang kamu kerjakan selama ini!!" bentak Elard kepada sekertarisnya itu.


"Maaf tuan tapi aku sudah berusaha" ucap sekertaris itu yang tak lain adalah Fira.


Elard tidak menyangka Fira yang sudah bertahun tahun kerja bersamanya bisa selalai ini. biasanya Fira mampu menghandle pekerjaan Elard sekalipun pria itu berada di luar negeri. tapi kali ini entah apa yang membuat wanita itu kacau dalam bekerja.


Sehingga membuat dua investor membatalkan kerja samanya.


"Maaf kamu bilang!!" Elard memukul meja kerjanya membuat wanita itu terkejut.


"Kamu telah membuat 2 investor kita membatalkan kerja samanya, sekarang kamu bilang maaf!" sambung pria itu.


Elard segera menghubungi asisten Leo untuk datang ke ruangannya.


Tidak berapa lama Leo pun datang.


"Permisi tuan" ucap Leo yang baru saja masuk.


"Le, segera bantu wanita ini berkemas. dan pindahkan dia ke luar kota segera" perintah Elard.


"Tapi bukankah masih awal bulan tuan?" tanya Leo memastikan.


Elard menatap Fira yang sedari tadi berdiri tertunduk.


"Aku tidak ingin wanita ini berlama lama disini. apa yang membuatmu sampai menghancurkan pekerjaanmu?" tanya Elard, kini nada bicara pria itu mulai menurun.


Namun Fira tak kunjung memberikan jawaban. selama Bosnya berbulan madu Fira selalu memikirkannya, itu membuat Fira tidak fokus menghandle pekerjaannya.


"Apa sekarang kamu mulai bisu sehingga tidak bisa menjawab pertanyaan tuan?" tanya Leo kepada Fira.


"Itu karena...." Fira menghentikan ucapannya, dia tidak mungkin mengatakan hal yang sebenarnya.


"Tuan saya akan mengurus Fira, anda tidak perlu memikirkannya" ucap Leo, kemudian ia segera membawa Fira keluar dari ruangan Elard.


Nampak Leo menyeret wanita itu menuju ruangannya.


"Leo berhenti!! kamu mau membawaku kemana?" tanya Fira sedikit mengeryit.


Sesampainya disana Leo langsung menghempaskan tubuh Fira hingga ia terduduk di sofa.


"Apa sebenarnya maumu!!" bentak Leo.


"Kamu sudah meresahkan tuan Elard, dan sekarang kamu membuat perushaan ini hancur!!" sambung Leo.


Kali ini Leo benar benar marah kepada Fira, dan Fira pun tidak menyangka jika Leo mantan kekasihnya itu bisa berubah menjadi sekejam ini.


"Jika aku menjadi tuan Elard, mungkin aku akan langsung memecatmu" sungut Leo.


"Apa salahku dengan mencintai Tuan El?? aku hanya ingin memperjuangkan cintaku" ucap Fira tanpa bersalah sedikitpun.


"Cih.. jelas itu sangat salah, itu bukan cinta tapi obsesi. wanita sepertimu tidak akan mengerti mengenai cinta" jelas Leo.


Leo mulai mendekati wanita itu dengan tatapan yang tajam.


kini jarak wajah mereka hanya beberapa centi saja.


Seketika Fira langsung menutup matanya.


**apa ini. apa Leo masih mencintaiku** batin Fira.

__ADS_1


"Segera kemasi barang barangmu, dan menyingkirlah dari kantor ini" bisik Leo tajam di telinga Fira.


"Apa!" Fira membuka matanya.


Fira berfikir jika baru saja Leo akan menciumnya.


Leo kembali beranjak dengan senyuman licik di wajahnya.


"Keluar sekarang!!" usir Leo.


"Aku benar benar membencimu" sahut Fira kemudian wanita itu segera pergi menuju ruangannya.


Fira segera mengemasi barang barangnya dan meninggalkan kantor tersebut.


sedangkan Leo kembali menemui tuannya.


"Apa semua sudah selesai?" tanya Elard, nemun pria itu masih fokus melanjutkan pekerjaannya.


"Sudah tuan, mulai besok Fira tidak akan lagi menjadi sekertaris anda" jawab Leo.


"Baguslah, sementara kamu handle semua yang menjadi tugas Fira. sampai kita mendapatkan penggantinya" perintah Elard.


"Baik tuan" jawab Leo.


***


Siang harinya Yura pergi ke kantor Elard bersama kedua buah hatinya, ia sengaja menemui suaminya untuk membawanya makan siang bersama.


Kini mobil Yura sudah sampai di depan gedung kantor Elard.


Wanita itu segera turun dan membawa anak anaknya masuk ke dalam kantor tersebut.


"Selamat siang nona kita bertemu lagi" ucap seorang pria yang juga hendak masuk ke dalam kantor itu.


"Apa anda tuan Mike?" tanya Yura.


"Iya nona, saya Mike rekan bisnis suami anda" jawab Mike.


"Iya saya ingat, apa anda ingin menemui suami saya juga?" tanya Yura.


"Tidak. saya ingin menemui adik saya"


"Baiklah kalau begitu saya masuk terlebih dahulu" pamit Yura yang hanya di balas anggukan dan senyuman kecil oleh Mike.


Kemudian pria itu juga turut masuk untuk menemui adiknya.


"Ayah...." teriak Noah dan Nara.


Elard yang sedari tadi sibuk dengan pekerjaannya langsung melihat ke arah anak dan istrinya.


"Kalian disini" ucap Elard.


Noah dan Nara berlari kemudian memeluk ayahnya.


"Selamat datang Nyonya" ucap Leo.


"Terima kasih Leo" jawab Yura.


Tumben sekali Leo berada di ruangan suaminya pikir Yura.


Terlihat Leo yang begitu sibuk dengan beberapa dokumen di tangannya.


Elard membawa istri dan kedua anaknya untuk duduk di sofa yang berada di sudut ruangan nya.


"Sepertinya kamu sangat sibuk El?" tanya Yura.

__ADS_1


"Iya sayang ada masalah kecil" jawab Pria itu.


"Benarkah? lalu kenapa Leo yang mengerjakan itu semua?" tanya Yura.


Sekilas Yura melihat isi dokumen yang dipegang oleh Leo, karena dia pernah menjadi seorang sekretaris maka dari itu Yura paham jika sebenarnya tugas itu adalah tugas yang harus dikerjakan oleh sekretaris Elard.


"Aku sudah memindahkan Fira ke cabang luar kota" ucap Elard.


mendengar ucapan suaminya Yura bingung harus menunjukkan ekspresi sedih atau bahagia, Yura bahagia akhirnya sekretaris yang sempat menggoda suaminya di pindahkan.


Namun ia merasa sedih melihat Suaminya harus menyelesaikan semua tugas itu.


"Kalau begitu kamu selesaikan dulu El, aku dan anak anak akan menunggumu disini" kata Yura.


"Sudah lah tidak masalah, Leo akan menyelesaikan semuanya" jawab Elard.


Mike sudah sampai di ruang adiknya setelah ia membuka pintu, pria itu sama sekali tidak melihat keberadaan sang adik, bahkan barang-barang kerjanya sudah bersih di atas mejanya.


"Kemana dia" gumam Mike, kemudian pria itu mengambil ponselnya dan memghubungi Fira.


namun beberapa kali dihubungi wanita itu sama sekali tidak menjawab panggilan dari Mike.


"Apa aku bertanya kepada tuan Elard" gumam pria itu lagi.


Kemudian Mike pergi menuju Ruangan Elard yang berada tidak jauh dari tuangan adiknya.


Tok.. tok.. tok..


Seseorang mengetuk pintu ruangan Elard.


Leo pun membuka pintu ruangan tersebut.


"Apa ini ruangan tuan Elard?" tanya Mike.


"Iya benar silahkan masuk" ucap Leo mempersilahkan pria tersebut masuk.


"Tuan Mike" ucap Elard saat melihat pria itu masuk ke ruangannya.


"Maaf saya mengganggu" ujar Mike.


"Tidak masalah, silahkan duduk" kata Elard.


Yura langsung bergeser di dekat suaminya.


Sedangkan ke dua anaknya bermain di kamar pribadi Elard.


"Ada apa anda kemari?" tanya Elard.


"Aku ingin menemui adikku, tapi dia tidak ada di ruangannya" jawab Mike.


"Adik siapa yang anda maksud?" tanya Elard.


"Fira, dia adalah sekertaris pribadi anda" jawab Mike.


Elard sama sekali tidak tau jika adik Mike adalah Fira sekertarisnya.


"Maaf tuan aku sudah memindahkan dia, dan mulai besok dia tidak bekerja di kantor ini" jelas Elard.


"Bukankah seharusnya masih awal bulan?" tanya Mike heran.


karena seharusnya adiknya di mutasi awal bulan.


**Apa tuan Elard tau jika Fira menyukainya, sehingga ia bergegas memindah adikku** batin Mike.


_____

__ADS_1


__ADS_2