
"Noah kemarilah! Keyla ada disini, di toilet wanita" Rangga mengirimkan pesan itu kepada Noah.
Secepat kilat Noah berlari menuju toilet wanita.
"Dimana?" Tanya Noah pada Rangga.
"Lihat saja di dalam, sepertinya istrimu ada didalam" kata Rangga.
Tanpa berlama-lama lagi Noah langsung masuk ke dalam toilet Wanita tersebut.
Noah mengedarkan pandangannya, dan ia melihat istrinya terduduk di lantai dengan kaki yang di tekuk di dadanya sambil menunduk.
Pelan tapi pasti Noah berjalan ke arah Keyla.
"Baby" panggil Noah.
Mendengar ada yang memanggilnya Keyla pun mengangkat kepalanya dan ia melihat Noah terjongkok di hadapannya.
"Noah" ucap Keyla lirih.
Noah melihat wajah istrinya yang kusut dan mata yang sembab, terlihat sangat menyedihkan.
"Baby kamu" belum sempat bertanya Keyla langsung memeluk tubuhnya dengan sangat erat, dan air mata itupun kembali tumpah.
**Sabarlah Baby, aku akan segera mencari siapa pelakunya** batin Noah geram.
Noah tidak akan tinggal diam melihat berita hoax itu tersebar luas.
"Rangga!!" Panggil Noah.
Rangga langsung masuk ke dalam toilet tersebut.
"Iya Noah?" Tanya Rangga.
"Aku akan membawa istriku menuju ruang kesehatan dia perlu istirahat, kamu pergilah keruang siaran! Aku akan segera melakukan klarifikasi" ucap Noah.
"Baiklah Noah, aku akan segera menemui ketua penyiaran dan menyiapkan semua" kata Rangga kemudian pria itu bergegas pergi.
"Baby jangan takut, ada aku disini" Noah menggendong tubuh istrinya itu dan membawanya keruang kesehatan.
"Noah mau kamu bawa kemana Keyla?" Tanya Maylan yang kebetulan hendak mencari Keyla.
"Ruang kesehatan, tolong temani dia disana" jawab Noah dan Maylan segera mengikuti pria itu.
Di letakkan tubuh Keyla di atas nakas, kemudian Noah segera pergi.
"Aku titip istriku kepadamu" kata Noah kepada Maylan, dan Maylan hanya mengangguk.
Noah berjalan menuju ruang Kepala kampusnya.
Berita itu sudah menyebar luas di dalam kampusnya itu.
Noah meminta izin kepada kepala kampus untuk melakukan siaran secara langsung Dan pria itu juga berharap Kepala kampus tersebut siap membantunya.
"Baiklah Noah saya akan membantumu" kata Kepala kampus tersebut.
Karena ia tau jika Noah adalah putra satu satunya Elard Desmon, selaku donatur terbesar di kampus itu.
"Terima kasih banyak bapak sudah membantu saya" ucap Noah.
__ADS_1
Setelah mendapatkan persetujuan, Noah menuju ruangan siaran untuk melihat kesiapannya.
"Bagaimana ga?" Tanya Noah kepada Rangga.
"Sudah siap Noah, setiap ruangan dengan jelas bisa melihatmu siaran secara langsung melalui layar yang ada di ruangannya" jelas Rangga.
Beberapa menit kemudian...
"Selamat pagi semuanya, untuk seluruh mahasiswa Bhayangkara segera masuk ke dalam ruangan masing masing. 5 menit lagi ketua kelas bisa nyalakan monitor yang ada di ruangan!!!"
Ucap kepala kampus dengan pengeras suara.
Membuat mahasiswa yang lain langsung berhambur masuk ke dalam kelasnya.
"Ada berita apa lagi ya dari tim penyiaran?" Tanya mahasiswa yang lain.
"Entahlah kalau sudah masuk penyiaran itu artinya beritanya sangat penting"
Kring!!!!!
Alarm pengingat jika sebentar lagi siaran akan di mulai.
"Noah kamu bisa masuk" kata Rangga.
Noah segera masuk dan duduk, di hadapannya sudah lengkap ada pengeras suara dan kamera yang akan menayangkan wajahnya saat melakukan siaran.
ON AIR!
Siaran pun di mulai, seketika wajah Noah menghiasi layar yang ada di seluruh ruangan kampus itu.
"Bukankah itu Noah".
Joy dan Dona pun juga turut menyaksikan siaran langsung tersebut.
"Selamat pagi semua!" Ucap Noah memulai siarannya.
"Pagi ini saya mendapatkan berita yang kurang enak di lihat, sebuah berita dimana saya sedang menggendong seorang wanita. Dan kalian semua pasti tau siapa wanita itu" kata Noah.
Dona yang melihat itu sedikit gugup saat melihat wajah dingin Noah terpampang jelas di layar monitor.
"Berita itu cukup menjijikkan bagi saya, dan rasanya saya ingin melihat wajah penyebar berita hoax tersebut. Wanita yang kalian sebut jal*ng, yang kalian hina, yang kalian kucilkan dia adalah...." Noah menghentikan kalimatnya.
Mungkin sudah waktunya Noah mengungkap pernikahannya dengan Keyla, Noah sudah tidak tahan melihat Keyla yang selalu di hujat apa lagi di sebut sebut sebagai jal*ng itu.
"Dia adalah Istriku, sekali lagi dia adalah istriku" pernyataan Noah sontak berhasil membuat semua mahasiswa yang melihatnya terkejut tidak percaya.
Terutama Joy dan Dona.
Joy masih tidak percaya jika Keyla gadis polos berusia 18 tahun itu sudah menikah dengan Noah, pria dingin dan cuek.
"Kami telah menikah satu bulan yang lalu, memang belum mengadakan resepsi secara terbuka. Kini Keyla Eveline yang kalian hujat itu adalah istriku. Dan saya pastikan akan segera mencari pelaku penyebaran berita hoax itu. Dan tidak akan pernah memaafkannya" jelas Noah lagi.
Penjelasan Noah berhasil membuat Dona gemetar, bagaimana bisa mereka sudah menikah.
Keringat dingin bercucuran membasahi wajahnya.
"Tidak! Aku tidak boleh sampai ketahuan" gumam Dona dengan bibir bergetar.
Tidak berhenti di sana, Noah pun menunjukkan beberapa foto pernikahannya dengan Keyla.
__ADS_1
"Astaga ternyata mereka benar benar sudah menikah"
"Untung saja aku tidak pernah menghina gadis itu"
"Matilah aku, aku tadi di toilet menghinanya habis habisan"
Begitulah beberapa celotehan dari seluruh mahasiswa yang menyaksikan siaran tersebut.
"Saya harap siapapun pelakunya bisa segera menghadapku dan meminta maaf secara langsung, jika kamu terus bersembunyi maka jangan salahkan jika saya akan menghancurkanmu" jelas Noah untuk yang terakhir kalinya.
Kemudian siaran itu pun berakhir.
Joy menatap nanar layar yang memperlihatkan wajah Noah.
"Kenyataan apa ini" ucapnya.
Padahal Joy sudah berencana untuk membawa gadis itu kencan dan mengungkapkan perasaannya.
Siapa sangka, semua itu belum terwujud Joy sudah mendapatkan sebuah kebenaran yang membuatnya benar benar terluka.
Layarpun mati, itu artinya siaran Noah telah berakhir.
Noah segera berjalan menuju ruang kesehatan.
"Rangga terima kasih untuk bantuanmu" ucap Noah.
"Eh iya Noah" jawab Rangga, kemudian Noah keluar dari ruangan siaran tersebut.
"Tumben dia bilang terima kasih" ucap Rangga.
Jika Noah sampai mengucapkan terima kasih seperti itu berarti Rangga benar benar melakukan bantuan besar baginya.
"Baby.." panggil Noah saat baru saja masuk ke dalam ruangan tersebut.
"Noah" ucap Keyla yang terduduk di atas nakas.
Ternyata Keyla juga melihat siaran itu di layar monitor yang ada di ruang kesehatan tersebut.
"Noah kamu..." Noah langsung berjalan dan memeluk tubuh istrinya.
"Semua sudah selesai By, kamu jangan khawatir aku sudah mengungkap semuanya" ucap Noah.
"Iya aku tau Noah, tetapi kenapa kamu mengatakannya? Bukankah kamu belum siap mengungkapkan pernikahan kita?" Tanya Keyla.
"Aku sudah lelah melihat kamu di hina, aku tidak tahan By dan aku berjanji akan mencari siapa pelakunya" Noah menciumi pucuk kepala istrinya.
"Aku akan membeli air terlebih dahulu" kata Maylan, gadis itu ingin membiarkan mereka berdua sama sama tenang.
Kemudian Maylan keluar dari ruang kesehatan tersebut.
"Kita pulang sekarang ya, kamu butuh istirahat di rumah" ucap Noah.
"Kuliahmu bagaimana?" Tanya Keyla.
"Sudahlah. Kamulah yang terpenting untukku saat ini" jawab Noah.
_____
happy reading🥰
__ADS_1
readers tercinta author mohon doanya ya, karena kampung author sedang kebanjiran. itu sebabnya author lama untuk update🙏