
Jam sudah menunjukkan pukul 16.00 Noah sudah mengemasi barang-barangnya.
"Tuan anda sudah mau pulang?" Tanya Leo.
"Iya paman, aku ingin menjemput Keyla terlebih dahulu" jawab Noah.
" Kalau begitu Anda bisa gunakan mobil saya tuan" tawar Leo.
"Terima kasih, tapi tidak perlu Paman saya berangkat naik taxi saja".
" Baiklah tuan"
Noah berjalan keluar dari perusahaan tersebut, karena didepan taxinya sudah menunggu akhirnya Noah pun langsung masuk kedalam taxi tersebut.
dan taxi itu melaju menuju kampus.
"Kamu belum pulang?" Tanya Maylan.
"Lagi menunggu suami" balas Keyla sambil tersenyum memperlihatkan jejeran gigi putihnya.
"Manis nya udah mulai so sweet ya" ledek Maylan.
Maylan belum tahu jika mereka berdua bukan hanya so sweet tapi sudah menghabiskan malam pertamanya dengan sangat-sangat so sweet.
Tidak Berapa lama sebuah taksi berhenti di depan gerbang kampus tersebut, Seorang pria berwibawa menggunakan setelan jas berwarna Navy turun dari taksi itu.
"Key itu suami kamu kan?" Tanya Maylan sambil menunjuk pria yang baru keluar dari taksi tersebut.
"Iya, dia Noah" Jawab Keyla tersenyum sambil melihat suaminya itu berjalan ke arahnya.
"Astaga Key.... sumpah suami kamu terlihat tampan sekali, dan dewasa kalau seperti itu" Puji Maylan, Gadis itu tidak berkedip saat melihat suami dari sahabatnya itu bahkan Maylan terpesona sampai mulutnya terbuka lebar.
"Jaga mata, dia suamiku" tegur Keyla sambil tertawa melihat sahabatnya yang hampir ngiler menatap suaminya.
"Sudah lama menunggu?" Tanya Noah yang sudah Berdiri di depan Kayla dan Maylan.
"Tidak Noah, baru 20 menitan" jawab Keyla.
"By.. kamu tunggu sini ya Aku mau ke ruang dekan sebentar ada urusan" ucap noah.
"Ya Noah Baiklah" jawab Keyla.
"Aww... Aku jadi ingin cepat menikah, tetapi suaminya harus seperti Noah" celetuk Maylan.
"Iya sudah cepatlah menikah, tetapi suami seperti Noah hanya ada satu tidak ada serepnya" kata Keyla.
"Ihh... Menyebalkan kamu Key" Kayla terkekeh melihat tingkah laku sahabatnya itu.
Sepanjang berjalan di koridor kampus, banyak pasang mata yang melihat ke arah Noah. Pria itu berhasil mencuri perhatian banyak mahasiswa di sana, Noah pun masuk ke ruang dekan tersebut.
10 menit kemudian Noah keluar dari ruangan itu dengan membawa beberapa lembar tugas di tangannya.
"Hai Noah" sapa Dona.
"Iya Don hai" balas Noah.
Dona memperhatikan pakaian Noah dari atas sampai bawah pria itu benar-benar terlihat berbeda dibandingkan biasanya.
"Wahhh.... Jadi selama ini kamu jarang masuk kelas karena kerja" kata Dona. Karena ia melihat Noah yang masih memakai pakaian kerjanya.
"Iya" balas Noah singkat jelas dan dingin.
"Kalau begitu Maukah kamu makan bersamaku hari ini?" tanya Dona berharap pria itu akan bersedia untuk makan bersamanya di luar.
"Sorry Dona, Aku sedang banyak tugas Aku pergi dulu" Noah pun segera pergi berlalu meninggalkan Dona yang masih mematung dengan wajah kesalnya.
"Kenapa Noah selalu mengabaikan aku? Apa semua ini karena gadis payah itu" ucap Dona dengan mata yang masih tertuju kepada Noah yang sudah berjalan menjauhinya.
"By ayo pulang" kata Noah kemudian berjalan lebih dulu.
"May aku pulang dulu ya, sampai jumpa" Kayla berpamitan setelah itu ia berjalan tepat dibelakang Noah mereka berjalan terpisah agar tidak ada mahasiswa yang curiga.
Noah dan Keyla segera masuk ke dalam taksi yang sudah dipesan nya, kemudian taksi itu pun melaju menuju rumah mereka.
"Gimana kuliahnya By?" Tanya Noah.
__ADS_1
"Lancar Noah, kamu sendiri bagaimana tadi kerjanya?"
"La...lancar" jawab Noah ragu.
"Kenapa menjawabnya ragu ragu? Apa ada sesuatu di kantor?" Tanya Keyla lagi saat melihat raut wajah suaminya.
Noah memegang pinggang Keyla dari samping kemudian menariknya agar lebih dekat dengannya.
"Tidak ada apa apa By, semua baik baik saja" jawab Noah.
Tetapi entah mengapa Keyla merasa ada sesuatu yang berbeda dari raut wajah sang suami hari ini.
Noah mengusap pelan punggung istrinya dan sesekali mencium kepala gadis itu.
**Noah kenapa? Wajahnya kusut sekali seperti belum di setrika** batin Keyla.
Tidak terasa taksi mereka sudah sampai di depan gerbang rumah minimalis itu, mereka berdua segera masuk kedalam rumahnya dan menuju di lantai 2 di mana kamarnya berada.
"Aku mandi dulu ya" kata Noah kemudian segera masuk ke dalam kamar mandi, sedangkan Keyla merebahkan tubuhnya di sofa.
"Sepertinya ada sesuatu di kantor. Biasanya Noah pulang kerja semangat, tapi hari ini dia lesu sekali" gumam Keyla.
Sambil menunggu suaminya selesai mandi, Keyla memutar music dari ponselnya.
Mungkin sangking lelahnya dan Noah begitu lama di kamar mandi akhirnya Keyla pun tertidur.
Noah keluar kamar mandi dengan rambut basah pasca keramas, Noah mengeringkan rambutnya dan sekilas melihat Keyla yang tiduran di sofa, lebih tepatnya sudah tertidur.
Noah meletakkan handuk kecil nya yang tadi digunakan untuk mengeringkan rambutnya itu, kemudian Noah berjalan menghampiri Keyla yang berbaring di atas sofa.
Noah duduk di lantai dan mensejajarkan wajahnya dengan wajah Keyla.
Wajah polos nan teduh Keyla mampu membuat Noah lebih tenang.
"Maafkan aku By... Karena aku sempat melihat apa yang seharusnya tidak aku lihat" ucap Noah pelan sambil membelai wajah mulus istrinya.
Singkat cerita, pada saat Sisil karyawan di kantornya itu duduk di hadapannya tanpa sengaja Noah melihat belahan dada gadis itu, tidak sampai satu detik Noah mengalihkan pandangannya.
Ia sendiri tidak sadar jika pegawainya itu dengan tidak sopan memakai baju seperti itu.
Mungkin jika pria lain sudah pasti baju Sisil di robek dan nikmati pada saat itu juga.
Dan tidak akan menyentuh apa yang seharusnya tidak di sentuhnya.
Maka dari itu Noah merasa bersalah kepada sang istri atas ketidaksengajaan nya menatap bagian sensitiv wanita lain.
Noah mengangkat tubuh istrinya dan di letakkan di atas tempat tidur.
Belum sempat meletakkan gadis itu, lebih dulu Keyla terbangun.
"Eh maaf aku mengganggu tidurmu" kata Noah.
"Tidak masalah Noah, lagi pula aku mau mandi" ucap Keyla.
"Noah kamu kenapa? Ada yang kamu pikirkan?" Tanya Keyla yang benar benar penasaran.
"Tidak ada By, sekarang cepat mandi" kata Noah yang mencoba mengalihkan pembicaraannya.
"Noah besok aku ikut ke kantor ya"
"Kamu kan kuliah By, aku tidak mau kamu sampai Alfa atau bolos kuliah" jawab Noah.
"Besok kelasku kosong, hanya mengumpulkan tugas kemudian pulang" kata Keyla, ia berharap suaminya itu bersedia membawanya ke kantor.
Keyla penasaran ada apa di kantornya, hingga membuat sang suami tidak tenang.
"Baiklah By, kamu boleh ikut besok" ucap Noah setuju.
"Yeyy!!" Keyla lompat dari tempat tidurnya kemudian mencium pipi Noah sekilas, setelah menciumnya Keyla langsung berlari menuju kamar mandi.
"Shittt!!! Dia hanya menciumku tetapi si junior langsung berdiri. Aghh" kesal Noah, karena si juniornya benar benar lemah.
***
Keesokan harinya seperti permintaannya semalam Noah akan membawa istrinya itu ke kantornya.
__ADS_1
Namun sebelumnya Noah akan mengantar Keyla menuju kampusnya terlebih dahulu.
"By sudah siap?" Tanya Noah.
"Sudah Noah, bagaimana penampilanku?" Tanya Keyla memperlihatkan baju baru yang beberapa hari lalu di belikan oleh Noah.
"Cantik By, kamu selalu mempesona" jawab Noah dan membuat gadis itu tersenyum malu.
Taxi sudah menunggu di depan gerbang, mereka pun segera menuju kampusnya.
Pengeluaran mereka semakin banyak, karena mereka harus mondar mandir naik taxi saat akan pergi kekampus, kekantor atau ke supermarket.
Lebih dulu mereka menuju kampus karena Keyla akan mengumpulkan tugasnya.
"Aku masuk dulu sebentar ya" kata Keyla.
"Iya By, hati hati" jawab Noah yang menunggunya di dalam mobil.
Keyla berjalan menuju ruang dekannya, saat akan sampai Joy memanggilnya.
"Key bukannya kelas kamu kosong ya, kenapa kesini?" Tanya Joy.
**Kenapa kak Joy tau jika kelasku kosong?** Batin Keyla.
"Eh iya kak, aku sedang mengumpulkan tugas" jawab Keyla.
"Mmm begitu, setelah ngumpulin tugas kita hangout bareng yuk" ajak Joy.
"Maaf kak Joy, hari ini aku sedang ada keperluan dan buru buru sekali" jawab Keyla, dapat di artikan jika gadis itu menolaknya.
Joy pun tidak ingin memaksa gadis itu, karena ia tidak ingin Keyla merasa tidak nyaman dengannya.
"Kalau begitu biar aku saja yang mengumpulkan tugasmu, kamu bisa langsung pergi" kata Joy.
"Bener kak? Apa tidak merepotkan kakak" tanya Keyla.
"Tidak, cepat sini serahkan tugasmu" kata Joy sambil mengulurkan tangannya.
Keyla segera membuka tasnya dan mengambil tugas kampusnya itu.
"Eh nyangkut" celetuk Keyla.
"Ini kak" Keyla menyerahkan tugas itu kepada Joy.
Dan dengan bersamaan sebuah benda terjatuh dari tas Keyla tanpa mereka berdua sadari.
"Kak Joy aku pergi dulu ya, terima kasih" ucap keyla kemudian berlari pelan kembali ke taxi yang menunggunya di luar kampus.
"Ini punya Keyla kan" kata Joy saat melihat gantungan ponsel Keyla terjatuh di tempat dimana Keyla berdiri tadi.
Joy mengambilnya dan langsung menyusul Keyla.
"Key... Key..." Panggil Joy.
Namun Keyla tidak mendengarnya, hingga gadis itu masuk ke dalam taxi.
Saat membuka pintu taxi tersebut Joy melihat Noah ada di dalam taxi yang sama.
"Bukankah itu Noah" ucap Joy.
Taxi itu pun berlalu pergi.
"Hufhh.." Joy yang gagal mengembalikan gantungan ponsel itu pun sementara menyimpannya sampai bertemu kembali dengan Keyla.
***
Beberapa saat kemudian...
"Jika nanti ada yang bertanya tentang dirimu, aku akan mengatakan jika kamu adalah sepupuku" kata Noah sebelum mereka turun dari taxi itu.
"Iya, tidak masalah Noah" sahut Keyla.
"Kamu tidak marah kan Baby?" Noah takut jika istrinya itu tersinggung.
"Tidak Noah, aku memakluminya karena kita memang belum mempublikasikan pernikahan kita" jelas Keyla yang sama sekali tidak masalah jika noah mengatakan dirinya sebagai sepupu.
__ADS_1
_____
happy readingš„°