
"Key kamu yakin mau pulang sendiri?" Tanya Maylan.
"Iya may, aku sudah biasa pulang sendiri" jawab Keyla.
"Baiklah kalau begitu aku pulang dulu ya" setelah berpamitan Maylan pun segera menaiki mobilnya.
Sedangkan Keyla masih duduk di parkiran.
Karena Noah berpesan kepadanya agar saat pulang kuliah menunggunya di parkiran.
Cukup lama Keyla menunggu Noah di sana, wanita itu duduk di sebuah bangku di bawah pohon.
"Dia yang memintaku menunggu tetapi kenapa dia lama sekali" gumam Keyla.
Tidak berapa lama Joy juga berada di parkiran, ia melihat Keyla yang duduk sendirian.
Joy berinisiatif untuk menghampiri gadis itu.
"Key kenapa belum pulang?" Tanya Joy.
"Kak Joy, aku sedang menunggu teman" jawab Keyla.
"Apakah kamu ingin pulang bersamaku?" Tawar Joy.
"Tidak perlu kak, terima kasih aku tidak ingin merepotkanmu" tolak Keyla dengan sangat sopan.
"Tidak merepotkan, ayolah" Joy meraih tangan gadis itu.
Keyla terbelalak saat Joy memegang tangannya.
Tangan Joy terasa sangat hangat, namun Keyla merasa canggung saat pria itu menggenggam tangannya.
"Maaf kak mungkin lain kali saja" Keyla melepaskan tangan pria itu.
Joy nampak heran, biasanya banyak gadis di kampus itu yang berusaha untuk mencuri perhatian Joy. bahkan mencari cara untuk bisa bersama dirinya.
Namun berbeda dengan Keyla, gadis di hadapannya ini nampak sangat biasa saja saat bertemu dengan dirinya.
Joy semakin penasaran dengan Keyla, gadis polos yang berwajah manis itu.
"Baiklah kalau begitu aku akan menemanimu sampai temanmu datang" ucap Joy.
Kemudian Joy turut duduk di samping Keyla.
Hampir 10 menit namun seseorang yang di tunggu Keyla tak kunjung datang.
"Bagaimana? Apa temanmu masih lama?" Tanya Joy.
"Entahlah kak, aku mencoba menghubunginya tapi tidak ada jawaban" jawab Keyla.
"Kamu tau dimana kelasnya? Aku akan mengantarmu untuk melihatnya di kelasnya" tawar Joy lagi karena hari sudah semakin sore.
Joy tidak tega melihat Keyla yang menunggu terlalu lama.
"Boleh kak" Keyla pun menerima tawaran Joy.
Mereka berdua berjalan menuju lantai tiga, karena ruangan Noah berada di lantai tiga.
Mereka menaiki lift bersama, sepanjang perjalanan baik mahasiswa maupun mahasiswi semua menatap ke arah mereka berdua.
Ada yang tidak suka ada juga yang memuji.
"Apa dia mahasiswi baru?"
"Ya sepertinya begitu"
__ADS_1
"Cantik sekali gadis itu, pantas saja kak Joy menyukainya"
"Centil sekali gadis itu, beraninya mendekati Joy"
Begitu kira kira bisik para mahasiswa yang terdengar di telingah Keyla, namun Keyla nampak cuek dan tidak memperdulikannya.
"Kak ini ruangannya" kata Keyla sambil menunjuk sebuah ruangan.
"Baiklah, kamu masuk saja aku akan menunggu disini" ucap Joy dan Keyla langsung masuk ke dalam ruangan tersebut.
Keyla mencoba mengedarkan pandangannya, mencari Noah ada di sana atau tidak.
Dan benar saja, Keyla melihat Noah sedang bersama dengan Rangga dan seorang gadis yang ia lihat saat di kantin yaitu Dona.
Ternyata Dona satu jurusan dengan Noah.
Keyla melihat mereka bertiga sedang fokus dengan beberapa buku di mejanya.
"Permisi" ucap Keyla.
Membuat mereka bertiga menatap ke arah gadis yang sedang berdiri di ambang pintu masuk.
"Keong ada apa?" Tanya Noah seperti tanpa dosa.
**Hah!! Apa ini?? Kenapa dia masih bertanya ada apa, bukankah dia yang memintaku untuk menunggunya** batin Keyla kesal.
"Noah aku sudah menunggumu di parkiran, apa kamu masih sibuk?" Tanya Keyla.
Noah menepuk kepalanya pelan, ia lupa jika meminta Keyla menunggunya.
Noah menghampiri Keyla, dan Dona dengan lekat menatap mereka berdua.
Di dalam hati Dona bertanya tanya siapakah gadis itu.
"Kenapa tidak menghungiku? Aku sudah menunggumu terlalu lama, kalau begitu aku akan pulang bersama temanku" jawab Keyla yang sudah benar benar kesal.
"Oke" jawab Noah. Ia fikir Keyla akan pulang dengan teman perempuannya.
Keyla pun segera berlalu meninggalkan Noah.
Dan ia berjalan mendekati Joy.
"Kak Joy, dia tidak bisa mengantarku" kata Keyla.
"Kalau begitu biar aku yang mengantarmu" kata Joy dan Keyla mengangguk, mereka berdua berjalan melewati koridor kampus tersebut.
"Pria itu! jadi teman yang di maksud keong bodoh itu adalah pria itu" ucap Noah setelah melihat ternyata seorang pria yang akan pulang bersama Keyla.
"Rangga, sorry aku ada urusan kamu bisa temani Dona untuk belajar" kata Noah.
Noah mengambil tasnya dan membereskan beberapa buku bukunya.
"Noah tunggu! Tapikan ini tugas kita berdua" kata Dona.
Noah tidak memperdulikan ucapan gadis itu Noah langsung keluar dari kelasnya dan dengan langkah cepat ia masuk ke dalam lift.
Sesampainya di bawah nampak Noah berlari kecil menuju ke parkiran dia mencoba mencari keberadaan Keyla, dan pandangan Noah berhenti saat melihat Keyla hendak masuk ke dalam mobil sport dan ia yakin mobil tersebut adalah milik pria itu.
"Silahkan masuk nona Key" ucap Joy bercanda.
"Hahaha kak Joy jangan membuatku malu" ucap Keyla yang terkekeh melihat ulah Joy yang menggodanya.
Joy membukakan pintu mobilnya, saat Keyla hendak masuk tiba tiba ada yang menarik tangannya.
"Noah..." Kata Keyla.
__ADS_1
"Cepat turun, kita pulang sekarang!" Kata Noah.
Pulang? Bukankah pria itu mengatakan jika dirinya sedang sibuk dan memintanya untuk pulang terlebih dahulu. Keyla terlihat bingung saat Noah menarik tangannya.
"Bukankah kamu banyak tugas?" Tanya Keyla.
"Sudah selesai, ayo kita pulang" ucap Noah.
Keyla melepaskan tangan Noah cukup kasar.
"Aku akan pulang dengan kak Joy, bukankah kamu yang menyuruhku untuk pulang lebih dulu" jelas Keyla.
"Tugasku sudah selesai, sekarang kita pulang. Karena bunda sudah menunggumu" kemudian Noah kembali menggenggam tangan Keyla dengan sangat erat, agar gadis itu tidak dapat melepasnya lagi.
"Kak Joy maafkan aku" kata Keyla.
Keyla sangat tidak enak hati kepada Joy, karena pria itu sudah baik kepada dirinya.
dan bersedia untuk mengantarnya pulang.
"Tidak masalah Key, pulanglah dan hati hati di jalan" ucap Joy.
Joy dan Noah saling bertatapan, dalam fikiran mereka saling bertanya tanya.
Noah membawa Keyla menuju mobilnya kemudian Keyla masuk kedalam mobil tersebut, tidak butuh waktu lama Noah pun melajukan mobilnya.
Mobil itu berjalan tepat di depan Joy yang sedang berdiri.
Joy memperhatikan mobil Noah yang sudah melewatinya cukup jauh.
"Siapa pria itu? Pertama kali aku bertemu dengannya seperti dia sangat tidak menyukai Key. Apa dia teman Keyla ??" Gumam Joy.
***
"Noah kamu keterlaluan, kenapa kamu berbuat semaumu?" Tanya Keyla.
Namun Noah hanya diam saja pria itu tetap fokus menyetir tanpa memperdulikan ocehan yang keluar dari mulut Keyla.
"Noah apa kamu mendengarkan aku?" Tanya Keyla dengan nada suara yang cukup keras.
"Hmmm" jawab Noah.
Keyla mendengus kesal karena Noah berbuat semaunya, mobil Noah melaju menuju panti.
Sesampainya di pantai tersebut Noah meminta agar Keyla segera mengemasi barang-barangnya.
karena tepat hari ini juga Noah akan membawa Keyla kembali ke rumahnya.
"Ibu maafkan aku, aku harus kembali ke rumah bibi" kata Keyla kepada ibu Rahma.
"Iya nak tidak masalah, titipkan salam untuk nyonya Yura" kata ibu Rahma.
"Nak Noah, tolong jaga Keyla baik baik. Jika Keyla sampai pulang kesini dengan keadaan yang sama seperti kemarin maka ibu akan malarang Key untuk kembali ke rumah itu" nasihat ibu Rahma kepada Noah.
"Ibu bu, ibu jangan khawatir" jawab Noah sopan.
Keyla pun berpamitan kepada adik-adiknya, setelah selesai berpamitan mereka berdua segera pergi dari Panti tersebut.
Noah melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang kembali ke rumahnya ia tidak sabar melihat bundanya.
Noah yakin dengan kembalinya Keyla maka Bundanya tersebut akan memaafkannya.
_____
happy readinh
__ADS_1