Wanita Malam Milik CEO

Wanita Malam Milik CEO
S2~ Menikah


__ADS_3

Di dalam pesawat.


"Kamu masih takut?" Tanya Noah.


"Sedikit" jawab Keyla.


Rasa takut Keyla tidak seperti saat mereka berangkat. Mungkin karena ia sudah merasakan seperti apa naik pesawat.


"Jika kamu masih takut lebih baik tidurlah" kata Noah.


"Iya baiklah" Keyla memutuskan untuk tidur karena memang gadis itu masih mengantuk.


Perjalanan Kembali menuju Indonesia membutuhkan waktu yang sangat lama, hampir 20 jam mereka berdua mengudara hingga tidak terasa 20 jam itu pun telah berlalu.


Kini keduanya sudah berada di Indonesia.


Sopir keluarga sudah menunggu kedatangan mereka, karena memang Yura sudah mengetahui jika putranya akan kembali lebih cepat.


"Selamat datang tuan" sapa sopir yang menjemputnya.


Sopir tersebut membantu Noah dan Keyla untuk memasukkan barang-barangnya ke dalam mobil.


Setelah itu mereka berdua pun segera masuk dan sopir tersebut melajukan mobilnya meninggalkan bandara.


Satu jam kemudian mereka sudah sampai, ada rasa bahagia tersendiri bagi Keyla karena bisa kembali ke tanah air dengan selamat.


Keyla turun dari mobil dan ia hendak masuk ke rumah itu, namun langkahnya terhenti saat ia melihat Noah masih duduk di dalam mobil.


"Noah kenapa dia tidak keluar" gumam Keyla.


Pria itu masih terdiam di dalam mobil, entah mengapa sesampainya di rumahnya perasaan Noah menjadi tidak enak.


Bukankah dia yang ingin cepat kembali? Lantas kenapa saat sudah tiba Noah menjadi tidak semangat.


"Noah kamu kenapa?" Keyla kembali menghampiri Noah dan bertanya kepada pria itu.


"Tidak apa apa" Noah turun dari mobil tersebut dan ia segera masuk ke dalam rumahnya dengan di ikuti Keyla.


Baru saja Noah dan Keyla masuk ke dalam rumah ia melihat bunda dan ayahnya menunggu di ruang tamu dengan raut wajah yang serius.


"Ayah bunda aku kembali..." Ucap Noah kemudian Noah bersalaman dengan orang tuannya.


Tetapi anehnya Yura dan Elard sama-sama terdiam.


Bahkan ia tidak membalas sapaan dari putranya tersebut.


Bukan hanya Noah tetapi Keyla pun juga bingung melihat paman dan bibinya nya yang tidak terlihat seperti biasanya.


"Ayah.. bunda.. ada apa? Apa kalian tidak senang aku kembali??" Tanya Noah kebingungan.


"Kalian berdua duduk" kata Elard dingin.


Tubuh Keyla terasa membeku saat mendengarkan ucapan Elard.


Tidak biasanya Elard berlaku dingin kepadanya.


Noah dan Keyla akhirnya duduk berhadapan dengan Yura dan Elard.


"Ada apa ayah?" Tanya Noah lagi.


"Noah sejak kapan kamu berbuat hal yang memalukan!!" Ucap Elard.


"Memalukan??" Noah dan Keyla saling bertatapan, mereka bingung dengan apa yang di ucapkan oleh Elard.


"Apa maksud ayah?" Tanya Noah lagi.


Elard melemparkan sebuah amplop di atas meja, dan Elard meminta Noah untuk membuka amplop tersebut.


Dengan ragu-ragu Noah mengambil amplop tersebut dan ia membukanya, saat amplop terbuka Noah terlihat sangat terkejut melihat Apa isi dari amplop tersebut.


"Apa ini ayah?" Tanya Noah.


"Kenapa masih bertanya? Seharusnya ayah yang bertanya kepadamu apa itu" kata Elard dengan nada tegas.


Karena penasaran Keyla pun melihat Apa isi Amplop yang dipegang oleh Noah.

__ADS_1


sama halnya dengan pria itu Keyla ?terlihat sangat terkejut Ia pun sampai tidak bisa berkata apa-apa lagi saat melihat bahwa isi amplop tersebut adalah beberapa lembar foto.


Di dalam gambar foto itu terlihat noah-yang tidur bersama Keyla di tempat tidur yang sama.


Keyka mulai mengingat suasana di foto itu.


"Bukankah ini di apartemen?" Tanya Keyla kepada Noah.


"Iya benar, ini foto saat kamu mabuk" jawab Noah pelan.


"Noah, bunda tidak menyangka kamu berani melakukan hal seperti itu nak" ucap Yura.


"Tidak bunda!! Bunda dan ayah jangan salah faham ini tidak seperti yang kalian fikirkan" ucap Noah mencoba menjelaskan.


"Apa yang mau kamu jelaskan? bunda sendiri mengetahui seperti apa kehidupan di Amerika, dan kamu sendiri mengatakan jika Keyla sedang mabuk. maka dari itu Bunda tidak bisa menjamin Apakah kamu sudah menyentuh Keyla atau belum" ucap Yura.


"Bibi tidak terjadi apa apa di antara kita, Noah hanya kebetulan tertidur" jelas Keyla ketakutan.


Iya khawatir jika Yura memikirkan hal buruk tentangnya, terlebih lagi jika ibu Rahma sampai mengetahui hal itu.


"Kamu mabuk nak, kamu pasti tidak sadar. apa kamu yakin Noah tidak melakukan apapun kepadamu?" Tanya Yura menyudutkan mereka berdua.


"Tidak bunda tidak terjadi apa apa aku hanya... Aku hanya membantu dia" jelas Noah yang sudah kehabisan kata kata.


"Cukup!!" Elard memukul meja sehingga membuat Noah dan Keyla terkejut.


"Ayah tidak mau mendengar pembelaan dari kalian berdua, bukan hanya sekali kalian tidur bersama. Bunda dan ayah juga sempat melihat kamu dan Key tidur di ranjang yang sama. Maka dari itu ayah memutuskan kalian berdua harus segera menikah!!" Ucap Elard.


"Apa???" Sahut Keyla dan Noah.


Mereka terkejut dengan keputusan yang di ambil Elard.


Bagaimana bisa mereka menikah, sedangkan foto itu hanya kesalah pahaman saja.


"Ayah, jangan bercanda seperti ini" kata Noah.


"Tidak nak, ayah dan bunda sudah memutuskan kalian harus segera menikah. Bunda tidak ingin hal yang lebih memalukan terjadi lagi, bunda tidak tau siapa saja yang memiliki foto kalian tidur bersama. Jika orang lain sampai tau maka bukan hanya keluarga kita yang menanggung malu. Tetapi ibu Keyla di panti pasti juga malu" jelas Yura panjang lebar.


" Bibi Paman Tolong dengarkan penjelasan Keyla aku yakin Noah tidak melakukan apapun terhadapku. dia hanya membantu ku karena saat itu aku sedang mabuk aku mohon tolong percaya kepada kami" Keyla berharap Yura dan Elard mau mempercayai ucapannya.


Elard dan Yura sudah memutuskan untuk menikahkan mereka berdua.


Dan sudah tidak bisa di bantah lagi.


"Jangan membantah!! Besok malam kita akan pergi ke panti untuk menemui ibu Rahma" kata Elard.


Noah menggelengkan kepalanya, ia tidak percaya setelah kepulangannya akan mendapatkan kejutan yang benar benar tidak masuk akal.


Siapa yang berani mengambil foto mereka, dan siapa juga yang memberikan foto itu kepada orang tuanya.


Noah berpikir dan bertanya tanya.


"Ayah, aku rasa ini jebakan" kata Noah masih berusaha membela dirinya.


"Jebakan atau tidak, intinya kalian sudah tidur bersama. Tidak ada yang bisa menjamin bahwa kamu tidak melakukan apa pun. Kamu sebagai laki laki harus bertanggung jawab" ucap Elard.


Noah beranjak dari duduknya, ia pergi memasuki kamarnya meninggalkan mereka semua.


Tersisalah Keyla masih dengan perasaan kacau.


"Key, masuklah kekamarmu dan istirahat" kata Elard.


"Iya paman" Keyla pergi memasuki kamarnya.


"Hahahahaaa" terdengar Yura dan Elard tertawa terbahak bahak.


"El apa kamu tidak melihat ekspresi mereka tadi?" Tanya Yura yang masih tertawa sampai ia tidak bisa menahannya.


"Hahaha iya sayang, aku yakin mereka pasti tidak akan bisa tidur malam ini" sahut Elard.


Flasback On.


Beberapa hari yang lalu sebuah notifikasi masuk kedalam ponsel Yura.


Yura yang sedang bersantai bersama suaminya di taman belakang rumah, ia langsung melihat Siapakah yang mengirimkan pesan kepada.

__ADS_1


"El Nara mengirimkan pesan" kata Yura.


"Apa yang dia katakan?" Tanya Elard.


Yura pun langsung membuka pesan tersebut dan ternyata Nara mengirimkan beberapa foto kepadanya.


"Astaga El!!" Yura terkejut saat melihat isi foto tersebut.


"Ada apa?" Tanya Elard.


Yura pun memberikan ponselnya kepada suaminya, dan pria itu langsung melihat Apa isi pesan tersebut ia melihat beberapa foto foto yang berada di ponsel Yura.


"El ini kesempatan kita untuk menikahkan mereka berdua" kata Yura.


"Apa tidak terlalu cepat sayang? Usia Noah juga masih 18 tahun" kata Elard.


"Tidak masalah El, dengan menikah mereka pasti akan lebih dekat. Meskipun Noah belum mencintainya." Kata Yura yang bersemangat.


Ternyata Yura dan Nara sebelumnya sudah berencana untuk mencari cara bagaimana agar Noah dan Keyla bisa semakin dekat, namun rupanya selama beberapa hari di Amerika tidak membuat keduanya terlihat dekat.


justru yang ada mereka akan terus bertengkar setiap hari.


Dan Kebetulan sekali malam itu Nara melihat Noah dan Keyla tidur bersama.


itupun menjadi kesempatan Nara untuk mengambil foto mereka dan mengirimkan kepada bundanya.


"Baiklah sayang, lagi pula tidak baik jika mereka tinggal satu rumah tanpa ada ikatan apapun. Aku berharap setelah kita berhasil menikahkan Noah dengan Keyla, anak itu jadi bersemangat kerja di perusahaan" kata Elard.


Dan mereka berdua sepakat setelah kepulangan Noah dan Keyla mereka akan langsung memulai sandiwaranya. dengan berpura-pura marah kepada noah, agar bersedia menikah dengan Keyla.


"Dengan begini mereka akan berpacaran setelah menikah" ucap Yura.


"Iya benar sayang, seperti kita dulu" goda Elard.


Sebenarnya Yura tidak tega jika harus memarahi Putra satu-satunya itu, sekaligus menyudutkan Keyla Namun semua itu harus ia lakukan demi kebaikan Noah dan Keyla


Flasback Off.


Di dalam kamar mereka berdua sama sama terdiam, mereka larut dalam fikirannya masing masing.


Terutama Noah, dia tidak pernah menduga untuk menikah secepat ini dan di usianya yang masih sangat mudah.


Noah masih ingin kuliah serta menjadi dokter sesuai dengan cita citanya.


Noah takut belum bisa bertanggung jawab dan membahagiakan calon istrinya nanti.


"Apa ini!! Aku sama sekali tidak menyentuhnya aku hanya... Hanya mencium keningnya itupun sebentar kenapa harus berakhir seperti ini" ucap Noah frustasi.


Dikamar sebelah Keyla juga bingung dengan keputusan yang di buat paman dan bibinya.


"Menikah dengan beruang kutub?? Berteman dengannya saja aku belum bisa apa lagi menikah, aku memang menyukainya tapi aku belum siap jika harus menikah" ucap Keyla yang tak kalah frustasinya.


Noah akan mencari cara untuk mengurungkan niat kedua orang tuanya itu.


namun ia bingung harus bagaimana.


"Aku harus bekerja sama dengan Keong, hanya dia yang bisa menolak pernikahan ini" ucap Noah.


Noah pergi menuju kamar Keyla.


tokk... tokk... tokk...


terdengar suara pintu Keyla di ketuk.


Gadis itu membuka pintu kamarnya, Keyla terkejut saat melihat Noah lah yang datang menemuinya.


"Ada apa?" tanya Keyla.


Tanpa menjawab Noah langsung masuk ke kamar Keyla dan menutup pintunya.


"Noah apa yang kamu lakukan? jika ada yang melihat kamu masuk ke kamarku maka akan semakin berbahaya" ucap Keyla.


"Keong kita harus bekerja sama" kata Noah serius.


_____

__ADS_1


happy reading🄰


__ADS_2