Wanita Malam Milik CEO

Wanita Malam Milik CEO
Elard Yang Khawatir


__ADS_3

Tak berapa lama Leo juga keluar dari mall tersebut dan segera menghampiri mereka semua yang berada di dalam mobil.


Sebisa mungkin Leo menunjukkan wajah tenangnya agar Yura tidak semakin khawatir.


"Bagaimana?" tanya Axel saat Leo baru saja masuk ke dalam mobil.


"Tuan sepertinya ada seseorang yang memberikan informasi mengenai masa lalu nona Yura dan perihal pernikahannya. tapi saya sudah menjelaskan bahwa itu semua tidak benar" jawab Leo.


Tiba tiba ponsel Yura berdering, terlihat di layar ponselnya tertera nama Elard.


Yang tadinya bersedih Yura secepat mungkin menetralkan suaranya.


Baru saja Yura meletakkan ponselnya di telinga, di seberang sana Elard sudah bersemangat untuk berbicara dengan istrinya.


📞El : Hallo sayang, bagaimana kabarmu? aku sengat merindukanmu. maaf baru bisa menghubungimu.


📞Yura : Syukurlah El, aku baik baik saja disini dan baru saja berbelanja bersama Jeny.


📞 El : Apa Leo menjagamu dengan benar? jika dia melalaikan tugasnya katakan saja padaku.


📞Yura : Tidak El, dia sangat bertanggung jawab atas tugasnya. kamu sedang apa?


📞El : Baguslah... aku baru saja sampai di apartemen, dan disini sudah jam 12 malam.


📞Yura : Kalau begitu kamu istirahat ya, aku juga akan kembali ke rumah.


Akhirnya panggilan mereka berakhir, Yura kembali meletakkan ponselnya ke dalam tas.


"Yura.. kenapa kamu tidak memberitahu kepada El tentang kejadian tadi?" tanya Axel.


Karena sedari tadi Axel mendengarkan pembicaraan mereka, dan sama sekali Yura tidak menceritakan masalah yang baru saja terjadi.


"Tidak xel, aku tidak ingin membuat El khawatir" jawab Yura.


"Tapi nona Tuan harus mengetahui masalah ini" kata Leo.


"Tidak pak Leo! aku harap kamu merahasiakan ini" sahut Yura.


Wanita itu bisa saja menceritakan kepada suaminya, hanya saja ia tidak ingin membuat Elard khawatir dan ia sedang berada di luar negeri.

__ADS_1


"Baik jika nona melarangnya" ucap Leo.


Leo pun segera melajukan mobilnya menuju cafe untuk mengambil mobil Axel.


**


Jauh di seberang sana setelah mengakhiri panggilannya dengan sang istri, Elard kembali membuka Leptopnya untuk mengecek beberapa laporan di Email.


Sebenarnya ia sudah sangat lelah namun ntah kenapa pria itu tak bisa tidur.


"Kenapa perasaanku sama sekali tidak enak? apa karena terlalu merindukan istri dan anak anakku" kata Elard.


Terdengar seseorang mengetuk pintu apartemennya. Elard segera turun dari tempat tidurnya dan membuka pintu apartemennya.


"Selamat malam tuan" sapa salah satu Bodyguard yang baru saja dihubungi Elard.


"Masuklah" kata Elard, dan mereka duduk di sofa.


"Siapkan miting untuk besok, aku ingin masalah disini segera teratasi" Kata Elard mulai menjelaskannya.


"Baik tuan besok jadwal anda sangat padat, selain miting juga ada pengecekan lokasi" jawab Bodyguard tersebut.


"Tidak masalah, asal semua segera selesai" ucap Elard.


"Dan satu lagi, jangan lupa untuk selalu berkomunikasi dengan Leo. laporkan apapun yang terjadi di Indonesia. Besok pagi bangunkan aku" jelas Elard.


Kemudian pria itu beranjak dari duduknya.


"Siap tuan" sahut Bodyguard itu.


Elard segera berlalu dan masuk ke dalam kamarnya.


Elard merebahkan tubuhnya dan tak lama pria itu tertidur.


Pagi ini di Washington Amerika Serikat...


Elard tengah bersiap untuk miting dengan beberapa Kliennya.


Sebelum Elard meninggalkan Apartemennya lebih dulu pria itu mengirimkan pesan singkat untuk istrinya.

__ADS_1


📨 El : Sayang, pagi ini aku akan mulai miting dengan beberapa Klien, dan mungkin sulit untuk menghubungimu.. Aku mohon kamu jangan khawatir dengan diriku, jaga kesehatanmu dan anak anak kita. Aku menyayangimu istriku❤️


Begitulah pesan yang dikirim Elard kepada istrinya, setelah itu ia kembali memasukkan ponselnya kedalam tas kerjanya.


Diluar Bodygurd sudah menunggunya dengan membawakan sarapan untuk Elard.


"Tuan silahkan sarapan terlebih dahulu" ucap Bodyguard yang bernama Jose.


Elard mengambil satu lembar roti dan memakannya. setelah selesai mereka segera berangkat menuju tempat miting.


"Ada kabar dari Leo?" tanya Elard di sela sela sarapannya.


"Semu baik baik saja tuan" jawab Jose, dan Elard hanya mengangguk.


**


Sedangkan jauh di seberang sana Yura sedang menikmati makan malam dengan ibu mertuanya.


"Nak apa ada kabar dari El?" tanya ibu El.


"Iya bu, El sudah sampai. dan baru saja ia mengirimkan pesan bahwa dia akan sangat sibuk disana" jawab Yura.


"Sabar ya.. ibu yakin El akan segera menyelesaikan pekerjaannya dan kembali ke Indonesia" kata ibu El.


"Iya bu" jawab Yura.


Saat ini yang ada dipikiran Yura adalah masalah siapa yang sudah memberitahu kepada wartawan mengenai masa lalunya.


Leo dan Axel memang akan membantu wanita itu untuk mengetahui siapa dalangnya, namun tetap saja Yura tidak tenang. ia takut akan berpengaruh dengan rumah tangganya.


"Yura apa ada sesuatu?" tanya ibu El yang sedari tadi melihat Yura hanya melamun dan mengaduk makanan dipiringnya.


"Tidak ada bu, aku hanya rindu dengan El" kilah Yura.


"Ibu juga rindu nak, tapi kita harus bersabar" ucap ibu El sambil mengelus pundak Yura.


Setelah menyelesaikan makan malamnya Yura kembali masuk ke dalam kamar, seharian ini Yura tidak bisa beristirahat karena pikirannya sedang kacau.


Karena terlalu lelah akhirnya wanita itu pun terlelap.

__ADS_1


*****


happy reading🥰


__ADS_2