
Setelah acara selesai Nara dan Damar memutuskan untuk pulang.
Sebelumnya Nara mengantar Damar pulang terlebih dahulu.
Hubungan Nara dan Damar saat ini hanya sebatas sahabat.
Damar begitu sangat melindungi Nara dengan baik. Sekali pun tinggal di luar negeri dan berpisah jauh dari orang tuanya Nara tetap manjaga dirinya baik baik.
Begitupun dengan Damar yang selalu menjaga Nara agar ia tidak terjerumus dalam pergaulan bebas.
"Nara hati hati ya, terima kasih sudah mengantarku" kata Damar.
"Sama sama Dam, sampai jumpa" Nara pun segera pergi dari kediaman Damar dan kembali ke apartemennya.
10 menit kemudian Nara sudah sampai di apartemennya.
Apartemen itu sudah mulai gelap ia segera masuk ke dalam kamarnya karena sangat khawatir dengan keadaan Keyla.
Saat pintu kamar terbuka Nara terkejut saat melihat Keyla dan kakaknya tidur di tempat tidur yang sama.
"Aaahh so sweet sekali, aku menghawatirkan dia, ternyata dia sedang menghabiskan waktu dengan kakak" ucap Nara pelan.
Nara mengeluarkan ponselnya dan mengambil foto Noah serta Keyla yang tidur berdampingan.
"Aku akan mengirimkan foto ini kepada bunda, agar bunda segera menikahkan mereka berdua" ucap Nara tertawa.
Karena tidak ingin mengganggu Nara memutuskan untuk tidur di kamar kakaknya.
***
Tepat jam 2 dini hari Keyla terbangun, ia merasakan kepalanya sedikit pusing dan perutnya merasa lapar.
Keyla mencoba membuka matanya perlahan, dan Keyla terkejut saat melihat Noah tidur di sampingnya dengan posisi memeluk tubuhnya.
Glegg...
Keyla menelan salivanya, bagaimana bisa ia tidur bersama Noah untuk yang kedua kalinya.
Keyla menyingkirkan tangan Noah dari atas tubuhnya.
"Dimana Nara" saat melihat jam yang menempel di dinding sudah menunjukkan pukul 2 dini hari namun ia tidak melihat keberadaan Nara.
__ADS_1
Keyla berlahan turun dari atas tempat tidur dan ia keluar menuju dapur.
"Aku sangat lapar, apakah masih ada sesuatu yang bisa aku makan" Keyla membuka lemari pendingin dan ia hanya melihat roti tawar beserta selai.
Keyla pun memutuskan untuk mengisi perutnya dengan roti tawar tersebut.
"Kenapa Noah bisa tidur bersamaku? Ini yang kedua kalinya tidak mungkin kebetulan" ucap Keyla sambil mengoleskan selai di atas roti tersebut.
"Bagaimana jika Nara melihatnya, pasti dia salah paham" Keyla mulai gelisah ia takut Nara melihatnya dan berfikiran yang tidak tidak.
"Sedang apa?" Suara dingin dan berat itu berhasil mengejutkan Keyla yang sedang menikmati makanannya.
"Uhukk uhukk Noah kamu mengejutkanku" kata Keyla.
Noah pun memberikan segelas air putih kepada Keyla.
Dan gadis itu langsung mengambil dan meneguknya.
"Keong, maafkan aku.. aku tidak bermaksud berbuat hal yang tidak baik. Aku tidak sengaja tertidur di sampingmu karena lelah" jelas Noah karena ia tidak ingin Keyla salah paham.
"I..iya" jawab Keyla.
"Apa?" Tanya Keyla masih tidak mengerti.
"Selesai makan kembalilah tidur di kamar, aku akan tidur di sofa ruang tamu" setelah mengucapkan itu Noah pun berlalu menuju ruang tamu.
Dan pria itu melanjutkan tidurnya di atas sofa.
"Apa maksud dia mengatakan itu? Lupakan kejadian semalam memangnya apa yang terjadi semalam?" Keyla bertanya tanya.
"Astaga!! Jangan jangan Noah berbuat macam macam kepadaku saat aku tidak sadar" Keyla segera meletakkan roti miliknya dan ia berjalan menuju ruang tamu menghampiri Noah.
Terlihat Noah sudah memejamkan matanya namun pria itu belum sepenuhnya tertidur, Keyla mengambil sebuah bantal dan melemparkan ke arah Noah.
"Hei apa yang kamu lakukan?" Tanya Noah.
"Mengakulah Noah, apa yang sebenarnya kamu lakukan kepadaku hah. Kamu pasti berbuat hal yang senonoh ya" Keyla memukul dada bidang Noah.
"Apa yang kamu katakan dasar Keong bodoh" sahut Noah.
"Jangan berpura pura, kamu sama saja dengan pria lain" kata Keyla.
__ADS_1
"Hentikan! Apa yang aku lakukan kepadamu"
"Kamu tadi mengatakan lupakan saja kejadian semalam, itu tandanya semalam terjadi sesuatu di antara kita bukan" kata Keyla sambil menyilangkan tangannya di depan dadanya.
Noah menatap Keyla dengan tatapan sinis.
"Cihh!! Wanita bodoh sepertimu selalu berpikiran mesum. Aku sama sekali tidak melakukan apapun padamu, lagi pula aku tidak tertarik tidak ada yang bisa di banggakan dari dirimu" jelas Noah sambil tersenyum licik.
"Tidak perlu kamu tutupi aku tidak tertarik" bisik Noah.
"Noah!! Kamu tidak sopan" Keyla berlari masuk ke dalam kamar.
Ia berdiri di depan cermin ia memperhatikan tubuh mungilnya itu.
"Tidak tertarik dia bilang, apa yang salah dengan diriku" kata Keyla mencoba mencari kekurangan pada dirinya.
"Ahhh Noah gila, Noah menyebalkan" tidak mau semakin memikirkan hal itu Keyla langsung merebahkan tubuhnya dan menutupinya dengan selimut.
Di luar kamar itu Noah tertawa tanpa henti, ia masih mengingat bagaimana wajah Keyla yang malu karena ucapannya.
"Keong bodoh itu benar benar polos, semakin menarik" kata Noah.
"Apa Nara sudah pulang" hampir saja Noah melupakan adik satu satunya itu.
Noah pergi menuju kamar yang lain untuk melihat apakah Nara ada disana.
Terlihat adiknya yang sudah tertidur.
Noah mebenarkan selimut Nara dan tak lupa Noah mencium kening adik kesayangannya itu.
"Semoga kamu di jauhkan dari orang orang yang hendak berbuat jahat" doa Noah.
Kemudian pria itu segera keluar dan kembali tidur di sofa ruang tamu.
_____
haii semua๐๏ธ author mengucapkan selamat tahun baru๐๐
semoga readers semua tetap sehat.
love u all๐๐
__ADS_1