Wanita Malam Milik CEO

Wanita Malam Milik CEO
S2~ Sambutan


__ADS_3

Keesokan harinya, Dirumah mewah milik Elard itu, para pelayan dan penjaga mulai sibuk.


Ia bersiap untuk menyambut kedatangan Keyla dengan bayinya.


Kelahiran cucu Elard membuat dunia perbisnisan gempar.


Banyak karangan bunga yang terus berdatangan mengucapkan selamat.


Mereka sangat berantusias menyambut lahirnya sang penerus keluarga tersebut.


Rumah itu sudah di hias dengan sangat cantik.


"Jangan sampai ada yang kurang, bunga ini pindah ke sebelah sana" kata Nita selaku kepala pelayan di rumah tersebut.


"Baik bu"


Nita mendapatkan pesan dari supir yang mngantar Elard.


Ia mengatakan jika sebentar lagi Elard beserta rombongannya akan segera tiba di rumah.


"Bersiaplah! Nyonya dan Tuan akan segera tiba!!" Kata Nita.


Seluruh pelayan di sana pun segera berbaris untuk menyambut kedatangan mereka dan benar saja beberapa menit kemudian terlihat 2 mobil mewah memasuki pekarangan rumah tersebut.


Terlihat Elard turun dari mobilnya dan di ikuti oleh Yura yang menggendong cucunya.


Di mobil yang lain Noah membantu Keyla untuk duduk dikursi roda.


Padahal Keyla sudah menolaknya, ia ingin berjalan namun Noah melarang istrinya itu untuk berjalan.


Mau tidak mau akhirnya Keyla pun menggunakan kursi roda tersebut.


"Bunda ada apa ini?" Tanya Keyla yang terbelalak saat melihat rumahnya di hias sangat cantik.


"Bunda sengaja melakukan ini untuk menyambut kedatanganmu dan Elena nak" jawab Yura.


"Kenapa repot repot bunda?"


"Tidak repot sayang, bunda sangat bahagia dengan kelahiran anak ini" jawab Yura.


Kemudian merekapun masuk ke dalam rumah tersebut di sana sudah terdapat banyak makanan dan hidangan yang lain.


Kemudian terdengar sebuah mobil yang juga berhenti di halaman rumah tersebut.


Elard pun melihat Siapakah yang datang ternyata itu adalah Axel, Jeny serta putrinya yaitu Freya.


"Selamat datang Xel" kata Elard.

__ADS_1


"Selamat El, akhirnya kamu menjadi kakek muda" kata Axel.


Begitupun dengan Jeny, ia memberikan selamat kepada pasangan yang baru saja menjadi orang tua itu.


Elard membawa mereka semua untuk bergabung bersamanya.


Freya terlihat sangat gemas dengan bayi yang di gendong Yura itu.


"Kak Key selamat ya, tidak menyangka kakak menjadi mama muda" ucap Freya seraya mengulurkan tangannya.


"Terima kasih Freya, akupun tidak menyangka. Ini adalah karunia terbesar dalam hidupku" jawab Keyla


Mereka pun turut bersenang senang merayakan kelahiran bayi tersebut.


Canda tawa terdengar di antara mereka.


"By kamu lelah? Jika kamu lelah sebaiknya kita kekamar" tanya Noah.


Pasca melahirkan Noah menjadi lebih sensitif, ia semakin menyayangi Keyla.


Karena Noah masih teringat bagaimana istrinya itu mempertaruhkan nyawanya demi putri kecilnya itu.


Tidak perduli hidup atau mati Keyla hanya memikirkan anaknya bisa lahir dengan selamat.


Itu sebabnya Noah menjadi sangat terharu dengan perjuangan Keyla.


"Baiklah... Jika kamu lelah katakan saja, aku akan membawamu beristirahat" ucap Noah, dan Keyla mengangguk.


Karena sangat bahagia mereka sampai tidak sadar jika ada seseorang yang baru saja tiba dan memasuki rumah itu.


Musik bahagia yang sedari tadi di putar tiba tiba berhenti, membuat mereka semua langsung terdiam.


Mungkinkah listriknya padam??


"Wahh bagus sekali!! Kalian merayakan semua ini tanpa diriku" ucap seorang gadis yang yang berdiri di ambang pintu rumah itu.


Semua orang yang berada disana langsung menatap ke arah gadis tersebut.


"Nara!!" Ucap Rangga.


Pria itu langsung berlari dan memeluk tubuh Nara.


Ia berputar bagaikan kekasih yang lama tidak bertemu.


"Rangga turunkan aku!" Kata Nara sambil menepuk pundak pria itu.


Namun Rangga tidak memperdulikannya, ia semakin mengeratkan pelukannya.

__ADS_1


"Rangga kamu tuli ya, aku pusing!!" Teriak Nara lagi.


Seketika Rangga langsung menurunkan Nara.


Sedangkan mereka semua hanya tekekeh melihat ulah Rangga.


Apa lagi Elard, tatapan tajam itu seolah ingin menerkam Rangga.


"Nara kamu kembali? Apa benar ini kamu?"


"Hmmm" Nara mengangguk.


"Kenapa kamu tidak mengatakan jika kembali, aku bisa menjemputmu" ucap Rangga.


Rangga memperhatikan wajah Nara yang semakin cantik saja tentu membuat pria itu semakin jatuh hati terhadap Nara.


"Ini namanya suprice Ga" kemudian Nara mendorong tubuh Rangga pelan untuk menjauhinya dan Gadis itu langsung berlari menghampiri orang tuanya, Nara memeluk ayah dan Bundanya secara bergantian.


"Selamat datang nak" ucap Elard memeluk Nara.


"Iya ayah, sudah lepaskan aku ingin melihat keponakanku yang sangat cantik ini" ucap Nara.


Nara sangat gemas saat melihat bayi mungil yang berada di pelukan bundanya, Nara masih takut untuk menggendong Elena karena terlalu kecil.


Kemudian Nara beralih memeluk kakaknya itu dan ia pun mengucapkan selamat karena Kini sang kakak telah menjadi seorang ayah.


Begitupun kepada Keyla ia memeluk tubuh sahabat sekaligus kakak iparnya itu.


Tentu saja Nara juga tidak melupakan keberadaan Axel, Jeny dan Freya.


"Maaf anda siapa?"tanya Nara.


"Oh iya sayang hampir saja bunda lupa, perkenalkan ini kakek Sultan dia adalah kakek kandung Keyla" jawab Yura memperkenalkan kakek Sultan.


"What benarkah?? Itu berarti kakek Nara juga?" Tanya Nara.


"Iy nak" Yura mengangguk.


"Haii kek aku Nara, adik dari kak Noah" Nara meraih tangan kakek Sultan dan mencium punggung tangan pria yang sudah mulai keriput itu.


"Iya nak, kamu cantik sekali mirip dengan bundamu" kata kakek Sultan.


"Tentu kek, boleh Nara memeluk kakek?" Tanya Nara.


"Boleh nak" kakek Sultan pun merentangkan tangannya, Nara langsung masuk kedalam pelukan kakek Sultan.


Akhirnya Nara bisa merasakan memiliki seorang kakek.

__ADS_1


__ADS_2