Wanita Malam Milik CEO

Wanita Malam Milik CEO
S2~ Pertemuan


__ADS_3

Keesokan harinya...


Pagi pagi sekali Yura mengunjungi rumah putranya itu, ia ingin menemani Keyla karena hari ini Keyla tidak pergi ke kampus karena gadis itu masih trauma dan belum siap.


Sedangkan Noah harus ke kantor, untung saja ada sang bunda yang akan menemani istrinya.


Setelah Yura menghubungi Nara, gadis itu memutuskan untuk kembali ke Indonesia hari itu juga.


Nara sangat bahagia saat mendengar kakak laki lakinya itu akan segera melangsungkan Resepsi.


Tepat pukul 08.00 Noah sudah berada di kantornya, ia bergulat dengan beberapa laporan yang harus segera ia selesaikan.


Saat tengah fokus tiba tiba ponsel Noah berdering, satu panggilan masuk dari Rangga.


"Iya Rangga, bagaimana?" Tanya Noah.


"....."


"Oke, aku dikantor segeralah kemari!" Perintah Noah kemudian mengakhiri panggilannya.


Beberapa menit kemudian Rangga sudah berada di loby kantor Noah.


"Permisi, ruangan Tuan Noah dimana?" Tanya Rangga pada Receptionis.


"Di lantai 15 tuan, anda bisa menggunakan lift" jawabnya.


Segera Rangga menuju lantai 15.


Dan ia melihat ruangan yang cukup besar, yang ia yakini bahwa itu adalah ruangan Noah.


"Noah..." Sapa Rangga saat baru masuk ke dalam ruangan Noah.


"Iya Rangga duduklah" jawab Noah dan Rangga langsung duduk di hadapan Noah.


"Ini tentang pemilik mobil itu" ucap Rangga.


Noah langsung menutup leptopnya saat Rangga mengatakan tentang masalah itu.


"Baiklah katakan!" Perintah Noah.


Flasback On


Rangga pergi ke kampusnya sangat pagi, karena ia ada beberapa urusan dengan dekannya.


Sesampainya di kampus, Rangga langsung memarkirkan mobilnya di tempat biasanya.


Kemudian pria itu sedikit bercermin untuk memperbaiki rambutnya.


Di rasa cukup Rangga pun segera keluar dari mobil sportnya itu.


Belum sempat melangkahkan kakinya Rangga terkejut di saat sebuah mobil lewat di hadapan dirinya kemudian parkir di sudut yang lain.


"Apa dia tidak tau jika ada orang disini, untung saja aku tidak tertabrak" ucap Rangga kesal terhadap pemilik mobil tersebut.


"Wait..." Rangga kembali melihat mobil yang baru saja berhenti itu.


Tiba tiba Rangga teringat akan sesuatu.


Rangga segera mengeluarkan ponselnya.


"Bukankah itu mobil yang sama dengan yang ada di rekaman CCTV ini" ucap Rangga.


Karena penasaran, Rangga segera menghampiri mobil tersebut dan memperhatikannya secara detail.


Mobil merah muda dengan plat nomer yang sama.


"Semuanya sama" ucap Rangga.


Seorang gadis turun dari mobil tersebut.


"Maaf kamu sedang apa?" Tanya gadis itu setelah melihat Rangga berdiri di belakang mobilnya.


Rangga terkejut setelah melihat gadis itu.


"Maylan..." Ucap Rangga.


"Bukankah kamu Maylan sahabat Keyla?" Tanya Rangga.


"Ehh iya, kamu teman Noah suami Keyla kan?" Tanya Maylan dan Rangga mengangguk.

__ADS_1


"Ini mobilmu?" Tanya Rangga.


"Iya ini mobilku, memangnya ada apa?" Tanya Maylan.


Rangga tau jika Maylan adalah teman sekaligus sahabat Keyla.


Gadis itu selalu baik dan perhatian kepada Keyla.


Rangga tidak menyangka jika pemilik mobil merah muda itu adalah Maylan sahabat Keyla, itu artinya Maylan lah pelakunya.


Atau entahlah Rangga tidak begitu yakin dengan apa yang baru saja di lihatnya.


"Tidak, mobilmu sangat bagus aku ingin membelikan mobil untuk adikku nanti" ucap Rangga berkilah.


Maylan tidak tau dengan pria yang berdiri di dekatnya itu.


Tidak mau ambil pusing Maylan pun segera pergi meninggalkan Rangga yang masih mematung di dekat mobilnya.


Flasback Off.


Noah mendengarkan cerita Rangga dengan sangat serius.


"Apa kamu yakin itu Maylan sahabat Keyla?" Tanya Noah.


"Aku yakin Noah, aku sering berjumpa dia saat bersama Keyla. Dia adalah Maylan sahabat Keyla" jawab Rangga.


"Tapi untuk apa dia melakukan itu, dia adalah sahabat Keyla." Ucap Noah tidak percaya.


Selama ini Keyla menganggap Maylan adalah sahabat terbaiknya setelah Nara.


"Bagaimana langkah kita selanjutnya Noah?" Tanya Rangga.


"Kita harus membuat dia mengakui perbuatannya dan apa motifnya, sepertinya tidak mungkin jika Maylan melakukan semua ini sendirian" kata Noah.


Noah merasa sangat pusing memikirkan semua ini.


Di satu sisi ia memikirkan kebahagiaan istrinya yang memiliki sahabat seperti Maylan, dan di sisi lain Noah memikirkan seseorang yang telah melakukan kejahatan kepada istrinya dan itu adalah sahabatnya sendiri.


lantas Bagaimana perasaan Keyla setelah ia mengetahui bahwa Maylan lah yang telah Melakukan tindakan buruk kepadanya.


Jam sudah menunjukkan pukul 14.00 cukup lama Noah dan Rangga mengobrol mengenai masalah tersebut.


"Baiklah Noah, aku akan pulang terlebih dahulu. Sesuai rencanamu besok aku akan menyiapkan semuanya" kata Rangga.


"Oke thank you Ga" sahut Noah.


Kemudian Rangga segera pergi dari kantor Rangga.


Rangga melajukan mobilnya hendak kembali ke apartemennya.


Namun sebelum kembali pria itu terlebih dahulu pergi ke mini market untuk membeli minum.


Rangga memarkirkan mobilnya di seberang jalan mini market tersebut.


***


Seorang gadis di dalam taxi terus bernyanyi lagu korea kesukaannya, tidak lupa sepasang aerphone yang menempel di telinganya.


Gadis itu bernyanyi dengan luesnya, karena dia adalah seorang kpopers.


"Mic mic bungee


pright light jeonjin


manghal geo gatassgessjiman I'm fine, sorry


mianhae billboard


mianhae worldwide


adeuri neom jalnagaseo mianhae eomma


daesinhaejwo niga moshan hyodo


uri konseoteu jeoldae eopseo podo


I do it I do it neon maseopsneun rattattui


hok baega apeudamyeon gosohae

__ADS_1


Sue it"


Gadis itu bernyanyi dengan suara merdunya, ia tidak perduli jika sopir taxi itu hampir saja pening karena tidak tau penumpangnya menyanyikan lagu apa.


Sampai akhirnya...


CIIITTT.....!!!


BRAK!!!


Taxi itu berhenti mendadak saat ia tanpa sengaja menabrak seseorang.


"Awww!" Gadis itu meringis kesakitan saat kepalanya terbentur.


"Bapak kenapa berhenti mendadak?" Tanya gadis itu.


"Maaf neng saya tidak sengaja menabrak seseorang" kata Sopir itu kemudian segera keluar dari taxinya dan melihat orang yang baru saja di tabraknya.


"Whatt!!" Gadis itu pun juga terkejut, ia segera turun dari taxi tersebut.


"Mas mas maaf saya tidak sengaja" kata sopir itu seraya membantu pria yang di tabraknya.


Terlihat kantung belanjaan itu berserakan dimana mana.


"Are you alright?" Tanya gadis itu, ia melihat pria yang sedikit kesusahan berdiri.


"Iya aku baik baik saja" ucap pria itu.


Sopir taxi membantu pria itu berdiri.


"Mas sekali lagi mohon maaf, saya tidak sengaja. Ijinkan saya bertanggung jawab" ucap sopir taxi itu sedikit ketakutan.


"Tidak perlu pak, saya masih bisa berdiri" ucap pria itu.


"Biar saya yang membawamu ke rumah sakit" kata gadis itu.


Pria itu memperhatikan gadis yang ada di hadapannya dari bawah sampai atas.


Kemudian pria itu melihat ke dua bola mata gadis itu yang berwarna kecoklatan.


"Cantik" ucapnya.


"Apa?" Tanya gadis itu.


"Eh tidak nona, aku baik baik saja" kata pria itu.


"Sepertinya kamu cukup kesulitan berjalan, biar aku membantumu" gadis itu mengulurkan tangannya, itu artinya gadis itu ingin berkenalan dengan pria yang berdiri di hadapannya.


"Rangga"


"Hai Rangga, aku Nara" mereka pun berkenalan.


Ternyata pria yang di tabrak itu adalah Rangga, baru saja pria itu keluar dari mini market hendak menyebrang.


Namun siapa sangka sebuat taxi menabraknya lebih dulu.


"Oke Rangga, dimana mobilmu biar aku bantu" tanya Nara.


"Mobil hitam di depan itu adalah mobilku" jawab Rangga.


"Ayo aku bantu kamu berjalan menuju mobilmu" kata Nara.


Sopir taxi itupun juga membantu Rangga untuk berjalan menuju mobilnya dengan langkah tertatih tatih.


"Aww" rintih Rangga.


"Ga, kakimu pasti masih sakit bagaimana jika aku yang mengemudikan mobilmu dan mengantarmu kembali?" Tawar Nara.


"Apa itu tidak merepotkanmu?" Tanya Rangga.


"Tentu tidak Rangga, kamu masuklah dulu aku ingin mengambil barang barangku" jawab Nara.


Nara kembali ke taxi tersebut dan mengambil barangnya, kemudian ia memberikan uang kepada supir taxi itu.


Setelah memasukkan barang barangnya di dalam mobil Rangga, Nara pun segera melajukan mobilnya menuju apartemen Rangga.


______


happy reading 🥰

__ADS_1


__ADS_2