
"Yura sayang..." Panggil Elard saat ia baru saja memasuki kamarnya.
Namun Elard tak melihat sosok istrinya berada di sana.
Elard membuka pintu kamar mandi namun tetep Yura tidak ada disana.
"Tuan lihat ini" Leo menghampiri Elard.
"Brengsek!!! Aku tidak akan mengampunimu Mike" sungut Elard saat ia melihat sapu tangan Mike tergeletak di atas ranjangnya.
"Panggil dokter, bantu mereka semua sadarkan diri. Dan hubungi seluruh anak buah kita untuk datang kemari!" Perintah Elard.
Leo pun segera menghubungi anak buahnya sesuai perintah Elard.
Flasback On
Yura sedang beristirahat di kamarnya membaca buku mengenai kesehatan ibu hamil.
Di saat sibuk membaca Yura mendengar suara keributan di luar rumahnya.
Yura segera beranjak menuju balkon kamarnya untuk melihat apa yang terjadi.
Yura terkejut saat beberapa mobil menerobos masuk ke pekarangan rumahnya.
"Mike!" Ucap Yura saat ia melihat Mike turun dari mobil.
Serta anak buah mike yang mulai menghajar para penjaga.
"Untuk apa Mike datang kemari" Yura mulai panik, dengan sedikit berlari Yura mengunci pintu kamarnya dan berusaha menghubungi Elard.
"Aghh dimana ponselku tadi" Yura berusaha mencari ponselnya yang belum juga di temukan.
"Aaawww" karena panik perut Yura merasa kram. Ia terjongkok di lantai sambil memegang perutnya.
Tok.. tokk.. tok..
Terdengar seseorang mengetuk pintu kamar Yura.
Yura bungkam, ia tidak menjawab dan tidak membuka pintu tersebut.
Namun tetap saja orang di luar sana mengetuk pintu kamar Yura.
"Mungkinkah itu Mike" gumam Yura.
"Sayang keluarlah aku sudah datang" ucapnya.
"Sayang ini aku buka pintunya atau aku akan mendobrak pintu itu" sambungnya lagi.
Yura menggelengkan kepalanya, ia berusaha bangkit hendak berjalan menuju kamar mandi.
"Itu suara Mike, aku harus bersembunyi" ucap Yura.
Bersusah payah Yura mengeratkan tangannya di tempat tidur, menumpuh dirinya agar segera bisa terbangun.
Brak!!!!
Dan benar saja pintu itu di dobrak dengan sangat keras.
Membuat Yura terkejut dan langsung menatap ke arah pria yang berada di ambang pintu.
"Jangan mendekat!!!" Teriak Yura.
Keringat dingin mulai mebasahi wajah Yura, ketakutan menyerang dirinya.
"Jangan takut sayang, aku ada disini aku tidak akan menyakitimu" ucap pria itu.
__ADS_1
"Menjauh dariku Mike, jangan memanggilku dengan mulutmu yang menjijikkan" sungut Yura sambil menahan sakit.
Rupanya Mike tidak menghiraukan perkatan Yura, ia terus berjalan mendekati wanita yang sudah mulai bergetar itu.
"Kenapa Yura? Apa kamu takut, jangan takut aku akan membawamu pergi dari sarang ini" kata Mike
"Aku mohon Mike menjauhlah, atau Elard akan membunuhmu" ancam Yura.
Bagaimana dengan Mike tentu pria itu tidak menghiraukan perkataan Yura, ia sama sekali tidak takut dengan ancaman wanita itu.
semakin Yura ketakutan itu membuat Mike semakin senang, Sebenarnya ada apa dengan pria itu Siapakah dia sehingga berbuat nekat seperti ini kepada Yura.
"Lepaskan aku" Yura memberontak saat tubuhnya di dekap dengan sangat erat oleh Mike.
Pria itu mengeluarkan sapu tangannya yang sebelumnya sudah di beri bius.
Mike dengan cepat membekap Yura seketika wanita itu terkulai lemas dan pingsan.
Mike segera membopong tubuh Yura ia menuruni tangga terlihat di sana beberapa pelayan yang sudah tidak sadarkan diri.
dengan cepat Mike membawa Yura masuk ke dalam mobilnya dan seluruh anak buah Mike mengikuti tuannya keluar dari pekarangan rumah Elard.
Flasback Off
Setelah semua anak buah Elard berkumpul ia segera menyusun strategi, mulai dari pengecekan CCTV rumahnya hingga halaman dan sekitar Jalan yang pasti akan dilalui oleh mobil Mike.
"Segera temukan ******** itu, dan pastikan istriku baik baik saja!" Ucap Elard.
Pria itu mengepalkan tangannya, ia tidak akan pernah membiarkan Mike untuk tetap hidup.
Sudah berani Mike mengganggu kehidupannya.
Mereka semua segera menjalankan tugasnya, mereka harus bekerja dengan extra agar mengetahui keberadaan Mike.
Tak lupa mereka juga datang ke kantor Mike untuk mengulik informasi dimana tempat tinggal pria yang sudah menculik istrinya itu.
Di sore hari di temani gemericik hujan, di sebuah rumah mewah yang kokoh layaknya istana namun terlihat sangat dingin dan mengerikan.
Bagaimana tidak, di rumah semewah itu hanya tinggal seorang pria tanpa di temani siapapun.
Pria itu sedang duduk santai di balkon kamarnya sambil menikmati hujan, tak lupa sebatang rokok terselip di sela sela jarinya.
Ia menghisap rokok tersebut sambil menunggu pujaan hatinya bangun.
Dan benar saja tidak berapa lama wanita yang sedari tadi berbaring itu pun terbangun.
Yura membuka matanya secara perlahan, ia merasakan kepalanya yang sedikit pening.
Yura melihat sekeliling dan ia sadar bahwa saat ini ia berada di tempat lain.
"Dimana ini" gumam Yura.
"Sudah bangun sayang" ucap pria itu kemudian mematikan rokoknya.
"Kamu!!" Yura mulai mengingat kejadian sebelumnya.
Yura ingat saat pria gila itu memasuki kamarnya namun kemudian ia tidak sadarkan diri.
"Kenapa kamu membawaku kemari? Apa salahku padamu kita tidak saling kenal!!" Ucap Yura membentak.
Mike pun naik ke atas ranjang mendekati Yura, sedangkan Yura langsung menutup tubuhnya dengan selimut dan memundurkan tubuhnya.
"Kamu melupakanku sayang? Apa kamu benar benar tidak ingat denganku?" Tanya Mike.
"Aku tidak tertarik dengan kehidupanmu" jawab Yura ketus.
__ADS_1
"Kamu masih sama seperti yang dulu" ucap Mike.
Dulu? Apa maksud pria itu, mungkinkah mereka saling kenal sebelumnya.
Yura berusaha mengingat siapa pria gila yang kini duduk disebelahnya.
Namun Yura benar benar tidak mengenali pria tersebut.
"Menjauhlah dariku Mike, aku merasa mual jika dekat denganmu" kata Yura.
"Hahahaha benarkah sayang? Ohh aku lupa jika saat ini kamu sedang hamil" Mike mengangkat tangannya dan berusaha memegang perut Yura yang masih rata.
Plakk....
Yura menampar pria gila itu.
"Jangan lancang!! berani baraninya kamu menyentuhku!!" Bentak Yura.
Tampak Mike mengusap pipi yang baru saja di tampar oleh Yura.
"Hmmmm tanganmu sangat lembut sayang, masih sama seperti yang dulu" Mike meraih tangan Yura dan meletakkan di wajahnya.
"Lepaskan aku!! Kau benar benar gila Mike. Cepet lepaskan aku" Yura berusaha melepaskan tangannya.
Yura mendorong tubuh pria itu untuk menjauh darinya.
"Sabar sayang, kenapa kamu marah marah seperti itu hah" kata Mike.
"Siapa sebenarnya dirimu!! Dan segera bebaskan aku" kata Yura.
"Baiklah sayang, karena kamu sudah penasaran aku akan menjelaskan siapa diriku sebenarnya.
Mike beranjak, ia berjalan menuju sebuah lemari yang berukuran cukup besar.
Kemudian pria itu mengambil sebuah kotak kayu.
Mike mengeluarkan barang barang dari dalam sana.
Iya melempar setumpukan foto jadul di hadapan Yura.
Yura mengambil salah satu foto tersebut.
Alangkah terkejutnya saat ia mengetahui jika foto itu adalah dirinya.
Iya benar itu adalah foto Yura saat ia masih duduk di bangku SMA.
Banyak sekali foto dirinya, bahkan Yura saja tidak pernah tau jika ia pernah berfoto semacam itu.
Terlihat foto di ambil secara diam diam.
"Apa apaan ini, kenapa kamu memiliki fotoku sebanyak ini?" Tanya Yura heran.
"Hahahaa tentu saja, aku memiliki semua foto cantikmu dan aku bertekad untuk memilikimu seutuhnya" jawab Mike.
"Kamu benar benar gila Mike, siapa kamu sebenarnya?" Tanya Yura lagi.
_____
happy reading🥰
para readers tercinta, jangan lupa tinggalkan like dan bintang 5 kalian yaa😘
jika berkenan bisa bantu vote author🙏
maaf jika masih ada typo..
__ADS_1
salam manis author -Nafa- 💜