
"Cepat ganti sekarang" kata Noah.
"Iya baiklah, tapi bisakah aku meminjam bajumu? Aku belum memindahkan barang barangku" ucap Keyla.
"Merepotkan" Noah segera membuka lemarinya dan ia mengambil kaos berwarna putih serta celana panjang dari dalam sana dan memberikan kepada Keyla.
"Pakai ini" kata Noah.
"Terima kasih" Keyla segera kembali masuk ke dalam kamar mandi dan memakai baju yang di pinjamkan Noah.
Ia pun meletakkan handuk itu kembali.
"Noah apa kamu tidak memiliki baju yang lebih kecil?" Tanya Keyla saat ia sudah keluar dari kamar mandi, karena baju Noah terlihat kedodoran saat di pakai gadis itu.
"Tidak ada, itu sudah paling kecil" jawab Noah.
"Sekarang ambil baju bajumu dan rapikan di lemari sebelah sana. Aku akan mandi lebih dulu" kata Noah.
"Baiklah" Keyla pun kembali ke kamarnya untuk mengambil dan memindahkan barang barang tersebut.
Namun sesampainya di sana Keyla terkejut karena lemari miliknya kosong.
"Dimana pakaianku?" Tanya Keyla bingung.
Tidak terlihat satu helai pakaian di sana, ia sendiri tidak tau dimana hilangnya pakaian miliknya itu.
"Ini benar kamar Nara yang biasa aku tempati. Tapi dimana barang barangku!!" Keyla menoleh ke kanan dan ke kiri ternyata memang benar tidak ada satu barang miliknya di sana.
Keyla kembali masuk ke dalam kamar Noah.
Ia duduk di sofa menunggu Noah keluar dari kamar mandi.
Mungkin saja pria itu tau dimana barang barangnya.
Tidak berapa lama Noah keluar dari kamar mandi sudah lengkap dengan pakaiannya.
"Kenapa kamu masih disini? Apa sudah membereskan barang barangmu?" Tanya Noah yang melihat Keyla duduk disofa.
"Bagaimana aku memindahkannya, semua barang barangku hilang" jawab Keyla.
"Hilang bagaimana?" Tanya Noah.
"Hilang ya hilang Noah, sama sekali tidak ada barangku disana. Apa ada yang memindahkannya" kata Keyla.
"Sekarang kita turun, kita tanyakan kepada bunda" ucap Noah dan Keyla mengangguk.
Mereka berdua segera keluar dari kamar dan menuju halaman belakang dimana bundanya masih berada di sana.
"Bunda, ayah" panggil Noah.
Mereka yang asik berbincang bincang dengan keluarga Axel langsung melihat ke arah sepasang pengantin baru yang menghampirinya.
"Ada apa nak, kenapa kalian ada disini seharusnya kalian istirahat" kata Yura.
"Keyla kehilangan barang barangnya, apa bunda tau?" Noah langsung menanyakan apa yang menjadi masalahnya.
__ADS_1
"Ohh baju Key, bunda sudah mengemasinya kedalam koper" jawab Yura.
"Apa? Kenapa di masukkan ke dalam koper bi.. eh maksudku bunda?" Tanya Keyla.
"Iya, karena kalian berdua nanti malam akan pindah ke rumah kalian sendiri" jawab Elard.
"Apa!!" Noah dan Keyla terkejut mendengarkam ucapan ayahnya, mereka saling bertatapan dengan wajah yang masih bingung.
Noah dan Keyla duduk bersama dengan mereka semua.
"Maksudnya bagaimana ayah?" Tanya Noah.
"Nanti malam kamu akan pindah ke rumahmu sendiri, ayah sudah menyiapkan untuk kalian berdua" jawab Elard sambil meneguk teh hangat miliknya.
"Kenapa kami tidak tinggal disini saja ayah?" Tanya Noah lagi.
"Kamu sudah memiliki istri, kamu harus belajar menjalani rumah tanggamu sendiri" jelas Elard.
Ternyata sebelum pernikahan itu di langsungkan Elard sudah membeli sebuah rumah elit untuk anak dan menantunya itu.
Dengan begitu Noah akan merasa memiliki tanggung jawab kepada istrinya.
**Jika tinggal di rumah yang lain itu artinya aku hanya akan hidup berdua bersama Noah, astaga dia pasti akan terus usil kepadaku** batin Keyla.
Tidak ada pilihan lain akhirnya Noah dan Keyla setuju.
Namun Noah menolak jika harus pindah malam ini juga.
Akhirnya mereka akan memutuskan untuk menempati rumah tersebut besok pagi
***
Noah masuk ke dalam kamar mandi untuk cuci muka, sedangkan Keyla lebih dulu merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur dan menyelimuti tubuhnya.
"Bagaimana ini? Apa kita akan tidur bersama" gumam Keyla yang sudah mulai panik.
Keyla mengigit bibir bawahnya, ia takut malam ini akan menjadi malam pertamanya bersama dengan Noah.
Beberapa menit kemudian Noah sudah selesai dengan aktifitasnya, ia pun keluar dari kamar mandi.
Dan Noah melihat Keyla yang sudah berbaring di atas ranjangnya.
"Keong apa yang kamu lakukan di atas tempat tidurku?" Tanya Noah.
"Aku.. aku mau tidur, jika bukan di tempat tidur aku tidur dimana?"
"Tidur lah disana" Noah menunjuk sebuah sofa yang berukuran cukup besar.
"Kamu menyuruhku tidur di sofa itu, tega sekali kamu kepada seorang wanita" kata Keyla.
"Baiklah, kalau begitu kita akan tidur di atas tempat tidur yang sama" sahut Noah.
Noah kembali membuat gadis itu salah tingkah.
Noah meregangkan ototnya hingga terdengar suara pada tulangnya.
__ADS_1
Noah melompat di atas tempat tidur, seketika membuat gadis itu terkejut dan jatuh ke lantai karena berusaha untuk menghindari Noah.
"Aww.. Noah kamu kenapa harus melompat seperti itu" Keyla menggosok gosok pantatnya yang terasa sakit.
"Agar kamu segera turun dari tempat tidurku" Noah melemparkan sebuah bantal kepada Keyla.
"Baiklah istriku, selamat malam semoga mimpi indah" ucap Noah kemudian pria itu menutupi tubuhnya dengan selimut tebal yang terasa hangat itu.
"Cihh" Keyla berdecak kesal.
Tega sekali Noah memintanya untuk tidur di sofa.
Namun lebih baik ia tidur di sofa dari pada harus tidur di tempat tidur yang sama dengan Noah.
Keyla berjalan terseok seok menuju sofa yang berada di sudut lain.
Setelah meletakkan bantal empuknya itu, ia pun merebahkan tubuhnya.
Tak butuh waktu lama Keyla pun tertidur.
Saat gadis itu sudah terlelap, Noah membuka matanya ia melihat istrinya sudah tertidur dengan wajah polosnya.
Noah menghampirinya dan menatap lekat ke wajah Keyla.
"Bagaimana bisa aku memiliki istri sejelek ini" gumam Noah dan tersenyum.
Cupp.
Noah mencium kening Keyla lembut, kemudian ia mengambil selimutnya dan menyelimuti tubuh kecil istrinya itu.
"Good night" bisik Noah.
Kemudian Noah kembali ke tempat tidurnya, dan ia pun terlelap.
***
Kehidupan baru akan segera di mulai oleh pasangan yang baru saja menikah, tidak ada yang tau bagaimana kehidupan mereka setelah ini.
Menerima atau tidak, mencintai atau tidak Noah dan Keyla akan tetap menjalani rumah tangga mereka.
Pagi ini mereka sudah mengemasi barang barangnya, karena mereka akan segera pindah ke rumah baru yang sudah di siapkan oleh orang tuanya.
Setelah semua siap mereka memasukkan barang barangnya ke dalam mobil.
Elard dan Yura juga ikut mengantar mereka.
"Noah, bawa istrimu masuk ke dalam mobil, dan ikuti ayah dari belakang" kata Elard.
"Iya, baiklah ayah" mereka masuk ke dalam mobilnya masing masing.
Kemudian Elard dan Noah melajukan mobilnya.
_____
happy readingš„°
__ADS_1
mohon maaf jika masih ada typo bertebaranš