Wanita Malam Milik CEO

Wanita Malam Milik CEO
S2~ Preman


__ADS_3

Bapak penjual sate tersebut terlihat sudah tua, sehingga Keyla cukup lama menunggu sampai sate tersebut matang.


Keyla melihat Jam yang melingkar di tangannya sudah menunjukkan pukul 9 malam.


"Keong!!! Keong" panggil Noah.


Noah sudah selesai belajar, dan ia baru sadar jika istrinya tidak berada dikamarnya.


Noah mencoba mencari Keyla di lantai bawah, semua ruangan sudah ia cari namun Keyla tidak ada di sana.


"Dimana Keong itu!" Noah berjalan ke arah ruang tamu dan ia melihat pintu rumahnya terbuka begitu saja.


"Kenapa tidak di tutup, apa Keyla sedang keluar?" Tanya Noah pada dirinya sendiri.


__


"Neng satenya sudah siap" kata penjual sate, setelah cukup lama menunggu akhirnya sate yang ia pesan sudah selesai.


"Iya pak, berapa semua?" Tanya Keyla.


"40.000 Neng" jawab penjual sate tersebut.


Kemudian Keyla memberikan beberapa Jumlah uang kepada penjual sate, dan ia pun mengambil bungkusan sate tersebut.


"Terima kasih pak" kata Keyla.


"Neng tunggu!!"


"Ada apa pak?"


"Neng rumahnya dimana?" Tanya penjual sate tiba tiba.


"Rumah saya agak jauh pak, di blok ** mamangnya ada apa pak?" Tanya Keyla.


"Waduh neng kesini sendirian, hati hati kalau balik Neng banyak preman jam segini berkeliyaran" kata penjual sate tersebut.


"I..iya terima kasih pak informasinya" kata Keyla.


Kemudian Keyla kembali melanjutkan perjalanannya.


Keyla berjalan pelan pelan, ia memikirkan ucapan penjual sate tersebut.


Perjalanan menuju rumahnya cukup jauh, di tambah Keyla harus berjalan kaki untuk kembali ke rumahnya.


"Di depan jalannya sudah mulai sepi dan gelap, apa premannya ada di sana ya" ucap Keyla.


Keyla mencoba memberanikan diri untuk terus berjalan melawati jalanan yang cukup gelap.


Sejauh ini tidak ada apapun yang menghalangi jalannya.


"Huhh tidak ada apa apa, sepertinya penjual sate itu menakutiku" gumam Keyla sambil terus berjalan.


"Heh STOP!!!" Tiba tiba Keyla mendengar seseorang berbicara di belakangnya.


Keyla semakin mempercepat langkahnya.


"Heh STOPP kamu tuli ya!!!" Seseorang menarik lengan Keyla dari belakang.


Keyla pun membalikkan badannya dan melihat siapakah yang yang berani menarik tangannya.

__ADS_1


"Kalian siapa?" Tanya Keyla saat melihat tiga pemuda berbadan besar dan memiliki kumis tebal yang mengerikan.


"Jangan takut nona, cukup serahkan semua barang barang berhargamu dan kamu bisa kembali dengan aman" kata salah satu dari mereka.


**Apakah dia pereman yang dimaksud bapak penjual sate itu** batin Keyla.


Keyla sudah mulai ketakutan, bayangkan saja dirinya seorang perempuan harus berhadapan dengan tiga pria yang menyeramkan.


"Lepaskan!!!" Keyla menggigit lengan pria itu.


"Aaaaa gadis sialan!!" Umpatnya.


Dengan refleks pemuda itu pun melepaskan tangan Keyla, merasa memiliki kesempatan akhirnya Keyla pun segera berlari menjauhi 3 pria tersebut.


"Heh jangan lari, cepat kejar!!" Ketiga pria itu langsung berlari mengejar Keyla.


Keyla tidak tau harus berlari kemana, ia hanya fokus untuk terus berlari menjauhi ke tiga pria tersebut.


Brakk....


Keyla terjatuh saat ia tersandung sebuah batu.


"Aww..." Pekik Keyla.


Keyla berusaha untuk berdiri namun kakinya terasa sakit sehingga membuat Gadis itu kesusahan.


"Hahahaha!!! Mau lari kemana nona, sekarang serahkan semua barang barang berhargamu" ancam preman tersebut.


"Aku tidak membawa apapun, tolong biarkan saja aku pergi" kata Keyla dengan suara yang sedikit bergetar, Keyla masih tersungkur di jalan karena ia kesulitan untuk berdiri.


Preman itu memperhatikan Keyla, gadis itu mamang tidak membawa tas, ponsel dan semacamnya hanya membawa bungkusan sate.


Namun ada yang mencuri perhatian preman tersebut.


Serta cincin pernikahan Keyla yang terlihat sangat mahal.


"Kalau begitu serahkan semua perhiasanmu" kata preman tersebut.


"Tidak!!" Keyla memegangi kalungnya erat erat agar preman tersebut tidak mengambilnya.


Namun sudah terlanjur, ke tiga preman itu sudah tergiur dengan perhiasan yang di pakai Keyla.


"Cepat ambil perhiasannya" perintah salah satu dari preman itu.


"Oke siap!!" Dua preman mendekati Keyla dan ia berusaha untuk menarik kalung yang Keyla pakai.


Keyla terus mempertahankan kalung serta cincinnya.


"Aww sakit!!" Keyla merasakan tanganya terkilir karena ia harus berjuang melawan pereman tersebut.


"Lepaskan.. cepat lepaskan!!" Teriak pria itu sambil memaksa Keyla.


Keyla mengambil sebuah batu yang ada di dekatnya kemudian Ia memukulkan kepada kepala kedua pria tersebut.


"Aghh dia memukulku!!!"


Sekuat tenaga Keyla berusaha berdiri setelah berhasil Keyla pun langsung berlari dengan kaki yang masih terluka dan mengelurkan banyak darah.


"Aku tidak sanggup, kepalaku pusing" ucap Keyla yang terus berlari.

__ADS_1


Pandangan gadis itu sedikit buram dan nafasnya sudah tidak beraturan.


Dari arah berlawanan seseorang menarik tangan Keyla dan membawanya masuk kedalam mobil.


Keyla tidak bisa melihat dengan jelas siapakan pria yang membwanya.


"Tolong jangan sakiti aku" ucap Keyla.


"Apa yang kamu lakukan!!" Ucap pria itu.


Keyla Seperti mengenali suara tersebut, Keyla pun mengusap matanya dan ia melihat Noah lah yang berada di mobil tersebut.


"Noah kamu"


"Untuk apa kemu keluar dari rumah malam malam begini? Apa kamu tidak tau itu sangat berbahaya, bagaimana jika dia menyakitimu??" Tanya Noah sambil memegang pundak Keyla.


"Aku.. aku membeli ini" Keyla menunjukkan sate yang ia pegang sedari tadi.


"Gadis bodoh!! Bukankah sudah aku katakan untuk memesan makanan saja, kenapa kamu harus keluar hah?"


"Apa kamu tidak memikirkan keselamatanmu? Bagaimana jika mereka terus mengejarmu!! Bagaimana jika aku terlambat datang. Apa kamu tidak tau itu sangat berbahaya. Bisa saja dia menyakitimu!!!" Jelas Noah yang sudah mulai emosi.


"Aku... Aku hanya" belum sempat menjelaskan Keyla sudah tidak sadarkan diri.


"Heii kamu kenapa? Bangunlah" ucap Noah, namun Keyla tidak segera tersadar.


"Dimana dia dimana dia" preman itu berada di tempat yang sama.


Noah bisa melihat ke tiga pria yang sedari tadi mengejar istrinya dari dalam mobil.


Noah mengeraskan rahangnya, dan ia mengepalkan tangannya saat melihat pria tersebut.


Noah pun segera keluar dari dalam mobilnya.


Tanpa basa basi Noah langsung memukul ke tiganya dengan cepat.


"Brengsek!! Siapa kamu?" Tanya preman itu.


Namun Noah tidak menjawabnya, Noah menatap ke tiganya dengan tatapan yang tajam.


Preman tersebut berusaha untuk membalas pukulan Noah.


Namun pria itu dengan cepat menghindar dan berbalik menghajar ke tiganya hingga tersungkur.


"Itu adalah balasan karena kalian sudah berani menyakiti istriku" ucap Noah.


Kemudian Noah masuk kedalam mobilnya dan berlalu pergi membiarkan ke tiga preman itu tergeletak.


Tidak butuh waktu yang lama Noah sudah sampai di rumahnya.


Noah segera mengangkat tubuh Keyla, dan membawanya masuk menuju kamar mereka.


Sesampainya Noah meletakkan tubuh istrinya itu di atas tempat tidur.


Tanpa sengaja Noah melihat lutut Keyla terluka, ia segera mengambil kotak obat dan mengobati luka Keyla dengan pelan pelan.


Setelah mengobatinya Noah langsung menyelimuti tubuh Keyla.


"Merepotkan" ucap Noah.

__ADS_1


_____


happy reading🥰🥰


__ADS_2