Wanita Malam Milik CEO

Wanita Malam Milik CEO
SEASON 3 ~ 42


__ADS_3

Noah masih tidak mengerti mengapa ayahnya mencabut jabatannya di kantor.


Elard beranjak dari duduknya dan meninggalkan mereka yang masih dengan rasa bingung.


Tidak lama Elard kembali dengan mambawa map berwarna cokelat.


Di berikan map tersebut kepada Noah.


"Ini apa ayah?" Tanya Noah.


"Buka dan bacalah!" Perintah Elard.


Noah mengambil dan segera membukanya, pria itu membaca dengan teliti kertas yang terlampir di dalamnya.


Mata Noah membulat setelah ia mengetahui apa yang tertulis disana.


"A...ayah bukankah ini"


"Iya, kamu akan belajar ilmu kedokteran. Dan ayah sudah memutuskan agar kamu melanjutkan cita citamu sebagai seorang Dokter" jelas Elard.


Mereka semua terkejut tidak percaya, Nara pun mengambil kertas yang sedari tadi dipegang oleh Noah kemudian Nara membacanya dan itu benar, ternyata itu sebuah berkas di mana Noah akan melanjutkan pendidikannya di bidang kedokteran.


"Waaaww ayah!!! Ini benar benar luar biasa" seru Nara.


Sedangkan Noah masih menatap ayahnya dengan rasa tidak percaya.


"Ayah...." Noah memeluk tubuh sang ayah.


"Ayah apa semua ini benar? Ayah katakan!"


"Iya Noah ini benar, selama ini ayah terlalu egois memaksakan keinginan ayah. Seharusnya orang tua harus mendukung keinginan anaknya jika itu memang baik" jawab Elard.


"Thank you ayah, aku sangat menyayangimu" Noah kembali memeluk sang ayah dengan mata yang berkaca kaca.


Tidak menyangka akhirnya ia akan melakukan apa yang benar benar ia sukai.


Yura tersenyum bahagia, karena sang suami mau mengambil keputusan yang terbaik untuk putranya.


Mereka semua merasakan bahagia sama seperti yang di rasakan Noah.


"Tapi bagaimana dengan kantor?" Tanya Noah.


"Ayah sudah mengatur semuanya, no problem son" dengan berpikir cepat, ternyata Elard sudah mengatur semua mengenai anak anakknya.


Perusahaannya akan di tangani oleh Rangga, selama ini Rangga sudah cukup bekerja keras membantu Noah untuk mengembangkan perusahaannya.


Kini saatnya Elard memberikan tanggung jawab itu kepada Rangga dengan di bantu Leo.


Sedangkan Noah akan fokus belajar bersama Dokter Hendra.

__ADS_1


Karena Dokter Hendra adalah Dokter pribadi keluarga mereka.


"Maaf ayah, aku tidak pantas menggantikan posisi Noah. Terlalu berlebihan" ucap Rangga.


"Apanya yang berlebihan! Apa kamu akan terus mengikutiku? Tentu tidak, kamu akan belajar menjadi bos untuk dirimu sendiri" kata Noah.


"Tapi Noah aku sudah berjanji akan terus membantumu"


"Kalau begitu, mulai sekarang bantu aku untuk memimpin perusahaan. Buktikan jika kamu bisa melakukan itu semua".


Bertahun tahun mereka sudah bersahabat dengan baik.


Rangga akan melakukan apa pun yang di perintahkan oleh Noah.


Namun kini mereka harus berjalan sendiri sendiri.


"Baiklah aku akan mencobanya" Rangga akhirnya setuju untuk memimpin perusahaan tersebut.


"Kakak selamat!!!" Teriak Nara kemudian berlari memeluk kakaknya.


Saat kecil Noah selalu bermain menjadi dokter, dan Nara sebagai pasiennya.


Kini Noah akan benar benar menjadi seorang Dokter.


***


"Baby jaga dirimu baik baik, tunggu aku kembali" ucap Noah seraya mencium bibir Keyla.


Karena setelah pulang, Noah akan fokus belajar untuk menjadi Dokter seperti yang Elard katakan.


"Iya sayang, aku dan Elena akan menunggu kamu kembali. Jaga dirimu baik baik" jawab Keyla.


"Nak, papa berangkat ya. Jangan rewel ya sayang" pamit Noah kepada sang putri.


Senyum cantik pun terlihat di wajah Elena yang masih berusia tiga bulan.


Seolah dia merespon ucapan sang ayah.


Noah pun berangkat menuju bandara dengan di antar Rangga.


Keyla tidak ikut mengantarnya ke bandara karena Noah tidak memberikan izin.


Kemudian Keyla akan pergi ke rumah mertuanya dengan di antar sopir yang dikirimkan Elard.


Selama Noah di Jerman, Keyla akan tinggal bersama Yura dan Elard.


Jam sudah menunjukkan pukul 11 siang, Rangga sudah berada di kantor. Mulai saat ini Rangga akan menghandle pekerjaan Noah tentu dengan di bantu Leo.


Awalnya Rangga merasa canggung di saat ia masuk ke ruangan Noah.

__ADS_1


"Noah! Aku tidak sehebat dirimu. Mana mungkin aku bisa menjadi Direktur disini" Rangga bergumam sambil mondar mandir di dalam ruangan itu.


Tidak pernah terlintas di pikiran Rangga menjadi seorang Direktur utama.


Memiliki ruangan yang sangat luas, tentu juga dengan tanggung jawab yang begitu besar.


"Tentu kamu bisa sayang" ucap seorang wanita yang baru saja masuk ke ruangan tersebut.


"Sayang kenapa kamu disini?" Tanya Rangga yang melihat ternyata Nara lah yang berada disana.


"Aku sengaja datang kemari, untuk menemani suamiku" jawab Nara dan langsung memeluk manja suaminya.


"Harusnya kamu istirahat sayang, aku tidak ingin kamu dan anak kita...."


"Aku baik baik saja sayang, sekarang kamu bisa melanjutkan pekerjaanmu dan aku akan menemanimu" ucap Nara.


Nara membawa Rangga duduk di sebuah kursi yang sangat empuk berwarna hitam.


Biasanya Noah yang duduk disana.


"Nara aku tidak bisa, aku belum siap" ucap Rangga.


"Sttt kamu pantas mendapatkan ini sayang. Ayah dan kakak sudah percaya kepadamu. Kamu pasti bisa" Nara terus memberikan semangat kepada Rangga.


_____***_____


Hari berganti begitu cepat, hingga tidak terasa 5 tahun telah berlalu.


Kehidupan yang penuh dengan lika liku dan cobaan, kini tergantikan dengan kebahagiaan.


Dua wanita muda yang sudah mulai dewasa itu sudah lulus di bangku kuliah dengan nilai terbaiknya.


Akhirnya mereka bisa menyelesaikan pendidikannya tepat pada waktunya.


Sama sama menjadi seorang ibu yang mampu mengurus dan membesarkan anak anaknya dengan sangat baik.


Elard dan Yura kini menikmati masa tua dengan melihat anak anaknya yang sudah sukses, bermain bersama kedua cucunya.


Elena kini berusia 5 tahun, gadis itu sangat lucu dan menggemaskan.


Tumbuh dengan sangat cantik, sangat mirip dengan Keyla.


Lalu bagiamana dengan Nara?


Dia juga berhasil menjadi seorang ibu, Nara melahirkan seorang anak laki laki yang kini berusia 4 tahun.


Hari harinya di habiskan bermain bersama dengan Elena karena usianya hanya terpaut satu tahun.


Tapi di mana dua pria tampan yang sama sama menjadi seorang ayah itu?

__ADS_1


_____


__ADS_2