Wanita Malam Milik CEO

Wanita Malam Milik CEO
S2~ Skorsing


__ADS_3

"Aku tidak menyangka kamu yang sudah membuat nama baik Key menjadi buruk, bahkan dengan ulahmu Key hampir saja frustasi dia tidak mau keluar rumah karena takut" jelas Noah.


"Aku benar benar menyesal Noah, aku tidak tau Keyla akan separah itu" ucap Maylan merasa bersalah.


Berkali-kali Noah memukul dinding ruang kesehatan tersebut ingin rasanya ia menghajar Maylan pada saat itu juga. namun Noah sadar jika Maylan itu adalah seorang wanita.


"Aku tidak akan pernah memaafkan kalian berdua" kata Noah.


"Noah aku mohon jangan katakan ini kepada Key, bagaimana pun kita sahabat"


"Hentikan!!! Jangan sebut sahabat dari mulut jahatmu itu. Mulai saat ini aku suami Key memutuskan persahabatan kalian berdua" ucap Noah pasti tanpa ragu ragu.


Maylan terkejut dengan ucapan Noah, ia memang bersalah namun gadis itu tidak ingin kehilangan sahabatnya. Maylan benar benar menyesal telah melakukan itu semua.


Ia tidak berfikir panjang pada saat itu, di dalam fikirannya hanya ada Joy Joy dan Joy yang harus segera ia dapatkan.


"Rangga, bawa Dona kemari sekarang juga!" Peringah Noah.


"Oke Noah!" Segera Rangga menuju ruangan Dona, dan membawa gadis itu dengan paksa.


"Rangga lepaskan!! Apa yang kamu lakukan" kata Dona yang di tarik paksa oleh Rangga.


Namun Rangga tidak memperdulikannya, pria itu terus menyeret Dona sampai di ruang kesehatan.


"Rangga berhenti!!" Dona menghempaskan tangan Rangga.


"Beraninya kamu menyeretku, lancang!!" Kata Dona dengan sangat kesalnya karena Rangga menyeretnya dan banyak mahasiswa yang menyaksikan itu.


"Noah menunggumu di dalam, ia sangat ingin bertemu denganmu" kata Rangga.


"Noah ingin bertemu denganku?" Tanya Dona, seketika raut wajah gadis itu berubah menjadi senang.


"Iya makannya cepat masuk, Noah sudah menyiapkan kejutan untukmu" kata Rangga.


Dona langsung membuka pintu ruang kesehatan tersebut, dengan sangat antusias gadis itu memasuki ruang kesehatan dengan senyuman yang mengembang di wajahnya.


"Noah kamu...." Ucapan Dona terhenti.


Dona melihat Noah yang berdiri dengan raut wajah marah, serta Maylan yang duduk di lantai dengan wajah bersedih.


"Ada apa ini?" Tanya Dona kebingungan, perasaan Dona kini menjadi tidak enak terlebih lagi melihat Maylan yang duduk di lantai. Pasti ada sesuatu yang telah terjadi.


Noah menatap tajam kearah Dona membuat Gadis itu sulit mengartikan tatapan dari Noah.


"Aku tidak menyangka memiliki teman sepicik dirimu" kata Noah kepada Dona.


"Noah aku tidak mengerti ada apa?" Tanya Dona lagi.


"Cukup Don, kita sudah ketahuan Noah sudah tau semua" ucap Maylan dengan suara pelan dan lirih.


"Tau apa? Aku masih tidak paham" ucap Dona yang masih pura pura tidak tau.


Brak!!!


Noah menggebrak meja yang berada tepat di depan Dona.


"Kamu dan Maylan yang sudah membuat berita hoax itu bukan, kamu membuat nama baik istriku tercoreng karena ulah kalian berdua" ucap Noah.


**Astaga! Noah benar benar tau, pasti karena gadis bodoh ini yang membocorkannya. Dasar sialan!!** Umpat Dona dalam hatinya.


Noah Sudah malas menghadapi dua gadis di depannya itu, Noah pun menyerahkan semuanya kepada Rangga.


Noah ingin Dona dan Maylan mendapatkan balasan yang setimpal atas perbuatannya.


sekalipun mereka tidak masuk kedalam penjara namun skorsing selama satu semester sudah cukup untuk menghukum kedua gadis itu.

__ADS_1


Rangga segera membawa keduanya menuju ruangan Rektor.


Rangga pun menceritakan semuanya kepada kepala kampus tersebut.


Akibat ulahnya Maylan dan Dona di skorsing selama satu semester.


Dona merasa sangat marah, bahkan berkali kali ia memarahi Maylan sudah menceritakan semuanya kepada Noah.


kini Dona semakin yakin jika Noah tidak akan pernah memaafkan dirinya.


"Rangga, aku mohon katakan kepada Noah untuk tidak menceritakan hal ini kepada Keyla. Aku tidak ingin Keyla membenciku" ucap Maylan.


"Aku tidak akan ikut campur masalah itu, semuanya aku serahkan kepada Noah. Sekarang pergilah!" Jawab Rangga.


Mayla pun segera menuju parkiran karena ia akan di skorsing saat ini juga.


***


Keyla tengah sibuk membereskan kamarnya, beberapa hari di rumah membuat gadis itu merasa bosan.


Akhirnya Keyla memutuskan untuk membereskan kamarnya dan menata ulang pakaian dirinya dan sang suami.


Saat mengambil beberapa pakaian di dalam lemari itu tanpa sengaja Keyla menjatuhkan sesuatu.


"Bukankah ini" Keyla melihat sebuah gantungan terjatuh, segera gadis itu mengambilnya.


Keyla mengamati gantungan tersebut, dan terlihat sangat mirip dengan miliknya.


"Bukankah ini gantungan ponsel yang sama denganku" ucap Keyla.


Keyla mengambil ponselnya, dan mendekatkan kedua gantungan tersebut.


Dan benar saja, lampu yang ada di gantungan tersebut menyala dengan bersamaan.


Ternyata bukan Freya yang membelikan gantungan ponsel itu, melainkan Noah.


Ceklek...


Pintu kamar terbuka, Noah yang baru saja tiba langsung masuk ke dalam kamarnya.


"Noah!! Kamu curang ya, ternyata kamu membeli sepasang gantungan yang sama denganku" tanpa memperdulikan raut wajah Noah yang lesu Keyla langsung menyodorkan beberapa pertanyaan mengenai gantungan ponsel yang ia temukan.


"Lihat ini, aku menemukannya di dalam tumpukan bajumu kenapa kamu menyembunyikannya dariku??" Tanya Keyla namun Noah tidak menjawabnya.


Noah hanya memperhatikan istrinya dengan rasa kasian.


Entah kenapa Keyla selalu saja didekati oleh orang orang yang membencinya bahkan sahabatnya sendiri menghianatinya.


"Kenapa diam? Kamu malu karena aku tau kamu yang membelikan gantungan ini?" Tanya Keyla karena gadis itu masih tidak mengerti apa yang sudah terjadi.


Noah menghampiri istrinya dan ia langsung memeluk gadis itu.


"Ada apa Noah? Kamu marah karena aku lancang mengambil gantungan ini?" Tanya Keyla lagi dan Noah menggelengkan kepalanya.


"Lalu kamu kenapa memelukku seperti in" Keyla masih bingung melihat suaminya.


"Maafkan aku By" kata Noah.


"Maaf untuk apa?" Tanya Keyla.


Pria itu masih dengan erat memeluk tubuh Keyla.


Beberapa masalah sudah bisa ia atasi, entah masalah apa lagi yang akan terjadi nanti.


Noah khawatir banyak orang orang yang ingin menyakiti istrinya.

__ADS_1


"Noah, kamu kenapa apa ada masalah? Katakan saja" kata Keyla.


"Biarkan seperti ini By, aku ingin lebih lama memeluk tubuhmu" jawab Noah.


Keyla tidak mengerti apa yang terjadi, ia membiarkan suaminya itu berlama lama memeluk dirinya.


***


Di kampus Rangga menyelesaikan beberapa tugas-tugasnya, sekaligus pria itu membantu tugas Noah yang tertinggal.


Noah memutuskan pulang lebih awal itu sebabnya beberapa tugasnya ia serahkan kepada Rangga.


"Untung saja aku masih mengingat rumus rumus ini" ucap Rangga.


Rangga saat ini sudah semester 3 berada satu tahun di atas Noah. Sehingga pria itu masih cukup mengingat mata kuliah yang di tempuh Noah.


"Tugasku sangat banyak, selain menjadi detektif aku juga harus mengerjakan beberapa tugas Noah" ucapnya lagi.


Memang cukup melelahkan namun Rangga sangat senang bisa membantu Noah.


Karena Rangga selalu mengingat kebaikan Noah kepada dirinya selama ini.


Itu sebabnya Rangga tidak pernah keberatan saat Noah meminta bantuannya.


Saat sibuk mengerjakan tugas-tugas itu tiba-tiba satu panggilan masuk ke dalam ponselnya. Rangga segera mengambil ponselnya dan melihat Siapakah yang menghubunginya.


Tertera nama 'Nara my Angel' di layar ponselnya.


"Astaga! Serius Nara menghubungiku" ucap Rangga gugup.


"Hallo Nara"


"Rangga kenapa kamu lama sekali menjawab panggilanku"


"Iya maaf aku sedang di kampus" padahal Rangga sangat gugup saat harus menjawab panggilan dari Nara.


"Oke! Bagaimana kakimu apa sudah membaik?"


"Iya Nara aku sudah baik baik saja"


"Syukurlah, kamu pulang jam berapa? Aku ingin makan siang bersamamu"


"Ahh aku sudah selesai Nara sebentar lagi aku akan kembali ke apartemen"


"Baiklah aku akan segera menuju apartemenmu sekarang".


Tutt...


Panggilan berakhir.


"Nara tunggu!!" Belum sempat menjawab Nara langsung mengakhiri panggilannya.


"Sial!! Nara sudah on the way ke apartemenku" dengan bergegas Rangga memasukkan buku bukunya.


"Tapi tugas Noah belum selesai, bagaimana ini" ucap Rangga.


"Maaf Noah, kali ini aku mengabaikanmu" celetuk Rangga.


Pria itu bergegas menuju parkiran, ia melajukan mobilnya menuju apartemennya.


Rangga tidak ingin Nara sampai lebih dulu dan membuat gadis cantik itu harus menunggu.


_____


happy reading🄰

__ADS_1


__ADS_2