Wanita Malam Milik CEO

Wanita Malam Milik CEO
S2~ Hari Pernikahan #2


__ADS_3

Beberapa tamu sudah hadir, memang tidak banyak tamu yang di undang hanya saudara dan kerabat terdekat saja.


Di sudut lain Keyla berjalan menuju taman tersebut dengan di dampingi Yura dan ibu Rahma, serta beberapa pelayan di belakangnya.


"Apakah itu calon pengantin wanitanya?"


"Wahh cantik sekali"


Kata beberapa tamu undangan yang menyadari kedatangan Keyla.


Noah Yang penasaran dengan ragu-ragu melihat ke arah gadis yang berjalan menghampirinya.


**Benarkah dia calon istriku?? sempurna ** batin Noah saat melihat Keyla.


Tanpa henti-hentinya Noah Terus saja menatap kearah Keyla yang semakin mendekatinya. Noah Terpukau akan kecantikan yang terpancar dari wajah Keyla hari ini.


Pandangan Noah yang sulit diartikan itu membuat Keyla semakin salah tingkah, Mungkinkah ada sesuatu yang salah pada dirinya sehingga pria itu sama sekali tidak berkedip.


"Ibu apa makeup ku berlebihan?" Bisik Keyla kepada ibu Rahma.


"Tidak nak, kamu terlihat sangat cantik" jawab ibu Rahma.


Jika memang tidak ada yang salah dengan make up atau pakaiannya lalu Mengapa Noah menatap dirinya sampai tidak berkedip seperti itu pikir Keyla.


Sesampainya Keyla langsung duduk di bangku yang berada di sebelah Noah.


Bahkan sampai Gadis itu duduk Noah tidak pernah melepaskan pandangannya dari Keyla, Ia terus saja menatap Keyla dengan penuh rasa kagum.


"Noah, berhenti menatapnya sebentar lagi dia akan menjadi istrimu kamu akan puas menatapnya sepanjang hari" kata Elard.


Sontak ucapan Elard membuat semua tamu undangan yang ada disana tertawa.


"Ayah apa yang ayah katakan" Noah yang salah tingkah langsung mengalihkan pandangannya.


Sedari tadi Noah tidak sadar jika Ia sudah menatap Keyla begitu lama.


Karena semuanya sudah siap Maka MC pun segera membuka acaranya.


Setelah melalui beberapa prosesi kini saatnya Noah mengucapkan ijab kabul sebagai ikrar janji suci yang ia buat antara dirinya dengan Keyla.


--


"Sahh....."


Itulah yang mereka semua ucapkan saat Noah berhasil mengucapkan ijab qobul secara sempurna dengan satu kali tarikan nafasnya.


Kini Noah telah resmi menjadi seorang suami dan Keyla sebagai istrinya.


Saat panjatan doa diucapkan tanpa terasa air mata Noah menetes.


Noah tidak menyangka Karena kini dirinya telah menjadi seorang suami, dan tanggung jawabnya bukan hanya untuk dirinya sendiri Tapi kini ia memiliki seorang istri yang harus ia penuhi lahir batinnya.

__ADS_1


Ini bukan lagi masalah antara dengan siapa ia menikah, dan bukan masalah apakah dirinya mencintainya atau belum.


Karena pada kenyataannya takdirnya mempersatukan dengan seorang gadis yang sama sekali tidak ada dalam daftar kriterianya.


Keyla mencium tangan Noah, Keyla pun juga manggis haru.


Ia sendiri tidak menyangka secepat ini akan menikah.


"Terima kasih telah menerima ku sebagai istrimu" kata Keyla.


"Iya" jawab Noah.


"Kenapa hanya iya? Katakan kalimat yang lebih manis Noah, kemudian cium keningnya" ucap Yura yang berdiri di belakang Noah.


"Aku tidak mungkin menciumnya bunda, itu hal yang memalukan" sahut Noah kepada bundanya.


"Dia istrimu, tidak ada yang salah" kata Elard.


"Kamu sudah sah, cepat berikan dia ciuman pertamanya. Memalukan jika seorang pria keturunan Desmon tidak bisa melakukan itu" kata Elard sengaja membuat Noah menjadi panas karena sindiran ayahnya.


**Ciuman pertama? Aku saja sudah mencium keningnya beberapa kali. Bagaimana bisa di sebut ciuman pertama** batin Noah kebingungan.


Sedangkan Keyla masih menunggu jawaban Noah atas perkataannya.


"Sepertinya pengantin pria sedang malu malu hahaha" ejek salah satu tamu undangan.


"Jangan dengarkan mereka Noah, lebih baik kita bersalaman saja dengan yang lain" kata Keyla yang melihat kebingungan di wajah Noah.


Keyla hendak berjalan mendekati ibunya untuk bersalaman, namun Noah langsung menarik tangannya dan membawa gadis itu kedalam pelukannya.


Noah langsung memberikan ciuman kepada bibir ranum Keyla.


Keyla terbelalak menatap Noah yang masih mencium bibirnya.


Jangan tanyakan bagaimana dengan jantungnya. Sudah pasti jantungnya seperti akan melompat dari tempatnya.


Semua yang ada di sana langsung bertepuk tangan dan mengabadikan momen bahagia tersebut di dalam ponselnya, Begitu juga dengan Yura dan Elard. mereka tidak menyangka bahwa Noah akan melakukan tindakan itu padahal di dalam pikiran Yura Noah akan mencium kening Keyla bukan bibirnya.


**Jantungku tidak aman, bagaimana ini** batin Keyla.


"Apa ini? Kenapa dadaku terasa sesak menyaksikan adegan seperti ini" gumam Freya sambil memegangi dadanya yang terasa sakit.


"Jangan di lihat nak, jika itu membuatmu merasa sakit" kata Jeny yang khawatir dengan kondisi putrinya.


Freya memilih untuk menunduk dan tidak melihat Noah dan Keyla berciuman.


Noah belum melepaskan ciuman tersebut Sedangkan Keyla ia tidak bisa membalasnya karena dalam hidupnya ini adalah ciuman pertama, tentu saja Keyla belum memiliki pengalaman.


"Bodoh!! Apa kau mau mati? Kenapa tidak bernafas?" Bisik Noah.


"A..apa??!" Tanya Keyla gugup sambil mendorong tubuh Noah kebelakang.

__ADS_1


Dia pasti terlihat sangat payah karena sama sekali tidak membalas ciuman tersebut.


***


Acara demi acara hampir selesai, setelah bersalaman dan berfoto bersama.


Seluruh tamu undangan di persilahkan untuk menikmati hidangan yang sudah di persiapkan.


Noah dan Keyka duduk bersama di atas panggung yang berukuran kecil, namun di hias dengan sangat cantik dan mewah.


"Ehemm keong masalah yang tadi aku harap kamu tidak salah paham" ucap Noah di telinga Keyla.


"Maksudmu?" Tanya Keyla.


"Aku melakukan itu karena paksaan ayah, jadi jangan berfikir aku melakukannya karena menginginkannya" jelas Noah berkilah.


Keyla kesal mendengar penjelasan Noah, karena pria itu sudah mengambil ciuman pertamanya dan sekarang ia mengatakan jika sebenarnya dirinya tidak menginginkan hal itu terjadi.


"Ihh dasar beruang kutub, menyebalkan" Keyla memukul lengan Noah dengan keras.


"Aww sakit Keong" ucap Noah sambil memegang lengannya yang terasa sakit.


"Tidak perduli huhh!!" Keyla beranjak dan pergi meninggalkan Noah sendirian.


Keyla menghampiri Yura dan ibunya, lebih baik ia berkumpul bersama mereka dari pada harus duduk berdua dengan suaminya yang menyebalkan.


"Kakak" panggil Freya yang menghampiri Noah.


"Iya Freya" kata Noah.


Freya pun duduk di samping Noah.


"Selamat kak, semoga kamu bahagia" ucap Freya mengulurkan tangannya.


"Terima kasih ya" balas Noah.


"Apa kamu baik baik saja saat ini?" tanya Noah.


"Iya kak, aku baik baik saja. dan aku memutuskan untuk fokus terhadap pendidikanku" jawab Freya jujur.


"Baguslah, aku harap kamu bisa lebih baik lagi. dan buat hidupmu sebahagia mungkin" nasihat Noah.


bagaimana pun juga Noah tidak ingin hubungan antara dirinya dan Freya menjadi buruk hanya karena sebuah penolakan.


"Iya kak, oh ya aku juga ingin mengatakan satu hal kepadamu"


"Apa?" tanya Noah.


"Jangan memendam perasaan terlalu lama dan jangan membohongi dirimu Terlalu Lama. ingat kak! Jika kamu terlambat maka kamu akan menyesal untuk seumur hidupmu" ucap Freya.


Freya menyadari sebenarnya Noah mulai menyukai Keyla, hanya saja Noah masih belum mengerti dan belum menyadari perasaannya karena pria itu terlalu gengsi untuk mengakui hal tersebut.

__ADS_1


_____


happy reading🄰


__ADS_2