Wanita Malam Milik CEO

Wanita Malam Milik CEO
Kedatangan Clara


__ADS_3

Setelah mengantar yura, axel kembali ke kantornya.


Axel menyibukkan dirinya dengan beberapa laporan dikantor, entah kenapa perasaannya begitu cemas seperti ada sesuatu yang hilang dalam dirinya.


Ternyata kebersamaannya bersama yura membuat axel banyak berubah.


Dulu axel tidak begitu memikirkan pekerjaannya.


Ia selalu membebankan tugasnya kepada asistennya.


Namun semenjak yura bekerja sebagai sekertaris exel, pria blasteran itu lebih memiliki rasa tanggung jawab.


Apa yang menjadi tugasnya akan ia selesaikan sendiri.


Itu sebabnya hari ini axel merasa kehilangan sosok yura yang selalu bawel saat bekerja di kantornya.


"Tuan apa perlu saya bantu?" ucap martin yang sedari tadi menemani axel.


"Tidak perlu, aku bisa menyelesaikan sendiri" jawab axel yang masih fokus dengan pekerjaannya.


kemudian martin pergi menuju pantry ia membuatkan kopi untuk axel.


Biasanya yura yang akan melakukan semua itu.


Saat martin masih fokus membuatkan kopi, tiba tiba ponselnya berbunyi.


martin segera melihat siapa yang menelpon, tertera nama Nyonya besar disana. dengan segara martin mengangkat panggilan itu.


Tidak butuh waktu lama martin mengakhiri panggilannya dan segera menemui axel.


"Permisi tuan" kata martin yang baru saja masuk ke ruangan axel, dan meletakkan kopinya di depan axel.


"Tuan baru saja nyonya menelpon" kata martin, membuat axel menghentikan aktifitasnya.


"Lalu apa yang ibuku katakan?" tanya axel.


"5 menit lagi nyonya akan tiba disini tuan" jawab martin.

__ADS_1


"Astaga" sahut axel sambil memegang kepalanya.


Selama ini ayah dan ibu axel tinggal di luar negeri. axel terpaksa kembali ke indonesia karena harus mengurus perusahaan ayahnya, dan alasan yang lain adalah ibu axel selalu meminta agar putranya segera menikah.


"Axel...." panggil wanita paruh baya yang masih terlihat sangat cantik.


Axel melihat wanita yang baru saja masuk ke dalam ruangannya. ternyata benar wanita yang memanggilnya tak lain adalah ibunya sendiri.


"Ibu" sahut axel, ia bangun dari duduknya dan memeluk sang ibu.


wanita itu bernama clara, meski usianya yang tak lagi muda namun penampilan clara masih sangat mempesona.


"Ibu datang ke indonesia dengan siapa?" tanya axel kemudian melepas pelukannya.


"Sendiri nak, ayahmu sangat sibuk disana" jawab clara.


Kemudian axel membawa ibunya untuk duduk di sofa.


"Apa yang membuat ibu kemari?" tanya axel kepada ibunya.


"Tentu ibu sangat rindu dengan anak ibu yang tampan ini" jawab clara sambil tertawa.


Axel tau bahwa ibunya sangat malas jika harus perjalan jauh, sekalipun ia rindu dengan putranya clara hanya akan melakukan panggilan vidio.


Tapi kali ini clara langsung datang ke indonesia, entah apa yang membuat wanita itu bersemangat kembali ke tanah kelahirannya.


"Iya sayang ibu rindu denganmu, dan ingin melihat seperti apa calon menantu ibu" jawab clara, sontak membuat axel terkejut sampai ia tersedak.


"Apa yang ibu katakan? menantu yang mana?" tanya axel gelagapan.


"Sudah jangan malu malu sayang, ibu tau kamu sudah memiliki kekasih, bahkan gadis itu tinggal di rumah kamu" jawab clara sambil menahan tawanya.


Clara sangat bahagia akhirnya putranya itu mau menjalin hubungan dengan seorang wanita, karena selama di amerika axel tidak pernah membawa kekasihnya ia selalu mengatakan jika wanita itu sangat ribet dan mengganggu dalam setiap aktifitasnya.


axel sangat malas dekat dengan wanita. hingga usianya memasuki 27 tahun axel belum juga memiliki kekasih. clara selalu menjodohkan axel dengan wanita wanita cantik, namun axel menolaknya.


"Axel tidak mengerti apa maksud ibu" ucap axel, kemudian clara membuka tasnya dan mengambil ponsel dari dalam sana. clara menunjukkan beberapa foto dan vidio kepada axel.

__ADS_1


"Lihatlah, masih mau membohongi ibu?" tanya clara, sedangkan axel memperhatikan wanita yang ada di ponsel ibunya.


"Yura" ucap axel terkejut, ternyata yang di maksud ibunya adalah yura.


"Jadi namanya yura? dia gadis yang sangat cantik dan manis. ibu setuju jika kamu menjalin hubungan dengannya, ternyata pilihan kamu sangat tepat sayang" ucap clara.


"Tunggu, tapi dari mana ibu mendapatkan foto foto itu?" tanya axel.


Ternyata selama ini clara mengawasi axel melalui beberapa anak buahnya yang berada di indonesia, sampai akhirnya clara mendapatkan informasi jika putranya membawa seorang gadis yang kemudian tinggal dirumahnya.


Clara juga tau jiga gadis itu selalu bersama putranya, saat akan bekerja pergi jalan jalan bahkan saat mereka pergi ke rumah sakit clara mengetahui itu.


itu sebabnya clara sangat bersemangat untuk menemui putranya.


"Sayang benarkah wanita itu hamil?" tanya clara berbisik.


"Stop! apa yang ibu katakan?? astaga ternyata selama ini ibu mengawasiku?" tanya axel dengan wajah kesalnya.


"Hahaha katakan sayang apa benar kekasihmu sudah hamil? seharusnya kamu tidak perlu melakukan itu, ibu pasti menikahkan kalian" ucap clara yang tidak berhenti tertawa.


Sedangkan axel sudah mulai pusing menghadapi kekonyolan ibunya.


Axel sampai kebingungan harus menjelaskan dari mana.


"martin antarkan ibuku kerumah" perintah axel, jika ibunya tetap berada di kantornya itu akan membuat pekerjaan axel semakin berantakan.


"Jangan malu seperti itu nak, iya ibu pergi dari sini. tapi ingat segera bawa calon menantu ibu ya" ucap clara.


Setelah ibunya pergi axel kembali ke meja kerjanya, ia mengusap wajahnya dengan sangat kasar.


Bagai mana ibunya bisa mengira jika yura adalah kekasihnya, di tambah masalah kehamilan yura yang tenyata ibunya juga sudah tau.


"Pram. pasti dia yang menghubungi ibu.. aghhh dasar dokter sialan" umpat axel.


*****


happy reading🥰 jangan lupa like n vote ya🥰🥰

__ADS_1


maaf jika typo bertebaran🙏


__ADS_2