Wanita Malam Milik CEO

Wanita Malam Milik CEO
DF 15


__ADS_3

Dua hari kemudian.


Tepatnya di gedung aula SMA Negeri XX sudah berkumpul para alumni untuk mengikuti undangan reuni yang sudah di siapkan oleh beberapa panitia.


Hampir seluruh undangan hadir termasuk Anggi.


Anggi datang seorang diri, karena memang selama di SMA dia tidak memiliki banyak teman.


Dua mobil mewah memasuki halaman sekolah tersebut, dan berhasil menarik perhatian banyak orang disana.



pic. Noah


Pemiliknya adalah seorang dokter muda dan juga CEO di perusahan besar di kota itu.


Noah dan Rangga turun bersamaan dari mobil mewah tersebut.



pic. Rangga


Kehadiran Rangga adalah untuk menemani istinya yaitu Nara.


"Apakah itu Noah?".


"Sepertinya itu memang Noah".


"Astaga dia tidak berubah, semakin tampan".


Bisik beberapa undangan yang melihat kehadirannya.


"Dia memang Noah, apakah kalian tau Noah saat ini sudah menjadi Dokter dan dia bekerja bersamaku di Rumah Sakit yang sama" jelas Anggi memamerkan kepada beberapa temannya.


"What! Benarkah kamu bekerja bersama Noah?".


"Iya tentu itu benar, kita sangat dekat karena aku menjadi perawat di sana" jawab Anggi.


"Kalian tunggu disini, aku akan membawa Noah kemari" imbuh Anggi.


Kemudian wanita itu berjalan dengan percaya diri menghampiri Noah.


Namun langkahnya terhenti saat ia melihat Noah membuka pintu mobil yang lainnya.


"Turunlah By" kata Noah kepada Keyla.



pic. Keyla


Terlihat Keyla keluar dari mobil tersebut dengan pakaian yang anggun dan terlihat sangat cantik, begitu juga dengan Nara.



pic. Nara


"Noah datang bersama istrinya" gumam Anggi.


Anggi mendengus kesal, ia terlanjur malu dengan teman temannya akhirnya Anggi memberanikan diri untuk menghampiri Noah.


"Hai Noah kamu sudah datang" sapa Anggi yang sudah berada di hadapan Noah.

__ADS_1


"Hmm aku baru saja sampai" jawab Noah.


"Hai Nara" Anggi juga menyapa Nara dan bersalaman dengannya, dengan Ramah Nara membalasnya meskipun Nara tidak begitu menyukai wanita itu.


"Apakah dia suamimu?" Tanya Anggi kepada Nara.


"Iya, dia suamiku namanya Rangga".


"Hai aku Anggi" wanita itu mengulurkan tangannya.


"Rangga" balas Rangga.


Anggi sama sekali tidak melihat ke arah Keyla.


**Ahh jadi ini yang namanya Anggi, sedekat apa dia dengan Noah** batin Keyla memperhatikan wanita itu dari atas sampai bawah.


"Noah kalau begitu kita langsung menuju aula, yang lain pasti sudah menunggu" ajak Anggi kepada Noah.


Membuat Nara dan Rangga kompak menatap wanita itu.


"Apa kamu tidak ingin berkenalan dengan istriku?" Tanya Noah.


"A...apa?".


Anggi melihat ke arah Keyla dengan Ragu ragu.


"Ahh iya hampir saja aku lupa, hai aku Anggi teman SMA Noah sekaligus rekan kerjanya" Anggi mengulurkan tangannya dan berusaha terlihat seramah mungkin.


"Aku Keyla, istri Noah" balas Keyla singkat namun tegas.


Kemudian Keyla dengan cepat melepas jabatan tangan tersebut.


"Sayang ayo kita masuk" ucap Keyla seraya memegang lengan Noah.


Sedangkan Anggi masih berdiri mematung dengan raut wajah yang sulit di artikan.


Berkali kali Anggi mengeraskan rahangnya.


"Sayang, aku merasa ada yang aneh dengan wanita itu" bisik Rangga kepada Nara.


"Dari dulu memang dia aneh, selalu berdiam diri di kelas sendirian. Tidak memiliki banyak teman, tapi setelah bertemu dengannya kembali sepertinya dia sudah banyak berubah" jelas Nara.


Beberapa menit kemudian Damar datang menggunakan motor sport milik Jojo, karena dia hanya datang seorang diri tanpa adanya pasangan.


Namun meskipun datang seorang diri, itu tidak membuat Damar kehilangan kharismanya.


Pria itu juga terlihat begitu tampan malam ini.


Setelah memarkirkan motornya Damar segera bergegas masuk ke dalam aula tersebut.


"Hai Damar" sapa Anggi yang masih berada di luar aula.


"Kamu kenapa tidak masuk?" Tanya Damar.


"Acara belum di mulai" jawab Anggi.


Anggi melihat sekitar Damar yang terlihat sendirian.


"Kamu datang sendiri?".


"Iya seperti yang kamu lihat".

__ADS_1


"Apa kamu masih single?" Tanya Anggi lagi.


"Aku datang sendiri bukan berarti aku single" jawab Damar sambil menggulung kemeja lengan panjangnya.


"Ohh berarti kamu sudah memiliki kekasih".


"Iya begitulah, hanya saja dia sekarang sedang sibuk" jelas Damar kemudian pria itu hendak masuk ke dalam aula.


"Tunggu!" Anggi menghentikannya.


"Kenapa kita tidak masuk bersama, semuanya datang bersama pasangannya" Anggi meraih lengan Damar.


Anggi berfikir bahwa dengan masuk bersama Damar maka akan mengurangi rasa malunya karena sampai saat ini dia masih sendiri.



pic. Damar


"Datang seorang diri tidak akan membuat harga diriku jatuh" sahut Damar kemudian melepas tangan Anggi.


Damar kembali berjalan memasuki aula tersebut.


Terlihat Damar juga berkumpul bersama Noah dan Nara.


"Sial!!! Kenapa semua pria berlagak jual mahal" umpat Anggi.


***


Di tempat lain Freya sedang bersiap untuk pergi menuju ulang tahun Daniel.


Gadis itu memang selalu memperhatikan penampilannya di setiap acara.


"Perfect" Ucap Freya.



Ponsel Freya berdering, satu panggilan dari Cindy. Freya pun langsung menjawab panggilannya.


"Hallo Frey, apa kamu sudah siap?".


"Sudah Cin, aku akan langsung berangkat".


"Baiklah, aku akan segera menghampirimu".


"Tidak perlu! Kita langsung bertemu di lokasinya. Oke".


"Baiklah".


Panggilan pun berakhir.


Freya keluar dari kamarnya dan berpamitan kepada kedua orang tuanya.


"Daddy, mommy aku berangkat" kata Freya.


"Kenapa sendirian nak? Dimana Cindy dan Lila?" Tanya Jeny.


"Kita akan langsung bertemu di lokasi mom" jawab Freya.


"Hati hati di jalan, dan ingat jangan pulang terlalu malam" pesan Axel.


"Siap Dad".

__ADS_1


Setelah berpamitan Freya langsung menuju parkiran dan bergegas pergi menuju lokasi dimana acara ulang tahun Daniel berlangsung.


 _____


__ADS_2