
Pagi hari Noah terbangun lebih dulu, ia langsung pergi ke dapur untuk menyiapkan sarapan. Karena pagi ini Nara masih harus berkuliah.
"Selamat pagi kak" sapa Nara yang sudah siap menggunakan pakaian kuliahnya.
"Pagi, duduklah dan segera sarapan" kata Noah.
"Iya kak, tapi dimana Keyla apa dia masih tidur?" Tanya Nara.
"Sepertinya dia masih tidur" jawab Noah.
"Ehem... Apa tidur kakak semalam nyenyak?" Tanya Nara.
"Hmm" jawab Noah sambil terus memasak tanpa melihat adiknya.
Setelah makanan sudah siap, Noah menatanya di atas meja makan.
Sebenarnya Nara sangat penasaran apa yang sudah terjadi semalam antara Keyla dan kakaknya itu, namun Nara enggan untuk menanyakannya karena ia takut kakaknya merasa tidak nyaman dan semakin menjaga jarak terhadap Keyla.
"Aku bangunkan Key dulu ya kak, biar kita sarapan bersama" kata Nara dan Noah mengangguk.
Nara beranjak menuju kamar dimana Keyla tidur, ia melihat gadis itu masih tertidur di balik selimut tebalnya.
"Key bangun, kita sarapan bersama" Nara mencoba membangunkan Keyla, nampak Keyla mengeliat sambil sedikit membuka matanya.
"Gimana keadaanmu Key? Apa masih pusing?" Tanya Nara khawatir.
"Iya Ra, kepalaku masih sedikit pusing sampai sampai aku kesiangan" ucap Keyla.
"Iya sudah segera mandi ya, aku dan kakak menunggu di meja makan" kata Nara kemudian ia keluar dari kamar tersebut.
Keyla pergi menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
Setelah beberapa menit Keyla sudah selesai dengan aktifitasnya, Keyla cukup merasa segar ia pun keluar untuk menemui Nara dan Noah yang sudah menunggunya.
"Pagi Nara, pagi Noah" sapa Keyla kemudian duduk di samping Nara.
"Pagi Key" jawab Nara.
"Keong apa tidak sekalian kamu bangun nanti malam" sahut Noah menyindir.
Karena Keyla masih kesal dengan Noah maka gadis itu hanya terdiam tanpa menjawab ucapan Noah.
Mereka pun segera menikmati sarapan bersamanya.
Setelah selesai Nara berpamitan untuk pergi ke kampus, tersisalah Noah dan Keyla di sana.
Keyla duduk di sebuah sofa sambil menyalakan TV, tiba tiba Noah duduk di sampingnya dan mengambil remote tersebut.
"Kenapa di matikan?" Tanya Keyla.
"Kamu tidak lihat cucian piring banyak, ruangan ini juga belum di bersihkan, sebagai wanita seharusnya kamu membersihkannya" ucap Noah.
"Aduhh kepalaku pusing" tiba tiba Keyla mengeluh jika kepalanya terasa sakit.
"Jangan berbohong, cepat bersihkan" kata Noah yang tau jika Keyla hanya berpura pura.
"Ishh" Keyla mendengus kesal karena Noah tetap memaksa dirinya membersihkan itu semua.
__ADS_1
"Ayo cepat, dasar keong lambat" Noah menarik tangan Keyla agar wanita itu segera beranjak dari duduknya.
Baru saja bersantai menonton TV namun Noah mengganggunya.
Dengan langkah kesal Keyla menuju dapur, ia pun mulai mencuci piring kotor dan beberapa perabotan yang lain.
Keyla melihat ke arah Noah yang sedang bersantai sambil menonton TV.
"Apa dia tidak ada niatan untuk membantuku" ucap Keyla kesal.
Setelah beberapa menit, Keyla pun selesai mencuci piring. Ia segera mengambil sapu untuk menyapu ruangan tersebut.
"Noah singkirkan kakimu" ucap Keyla.
Noah mengangkat kakinya ke atas sofa dan Keyla mulai menyapu.
"Keong sapu yang bersih, jika tidak suamimu akan berkumis tebal" ucap Noah menggoda Keyla.
"Tidak perduli" kata Keyla.
Setelah selesai menyapu Noah meminta gadis itu untuk melanjutkan dengan mengepel.
"Noah kita harus bagi tugas, sekarang kamu yang mengepelnya" ucap Keyla.
"Aku lelah, tadi memasak sebanyak itu" sahut Noah.
Tidak ada pilihan lain, akhirnya Keyla yang mengepelnya.
Setelah hampir 30 menit Keyla langsung merebahkan tubuhnya di atas sofa.
Ia merasa sangat lelah.
Noah terkejut saat melihat kancing baju Keyla tidak sengaja terbuka, sehingga dengan jelas memperlihatkan dada mulusnya.
"Keong cepat bangun! Ikut aku ke supermarket" kata Noah mengalihkan pandangannya.
"Pergilah sendiri, aku lelah" tolak Noah.
"Bangun sekarang atau aku akan menyeretmu sampai ke mobil" ancam Noah.
"Sejak kapan beruang kutub itu suka mengancamku, akhir akhir ini dia lebih banyak bicara tidak seperti biasanya" gumam Keyla sambil berfikir.
"Keong!! Cepatlah lambat sekali" panggil Noah.
"Iya, aku akan mengambil tasku" Keyla berlari mengambil tasnya kemudian mereka pun berjalan bersama menuju parkiran apartemen tersebut.
Karena hanya pergi ke supermarket, Keyla hanya menggunakan dress putih selutut dan jaket berwarna Navy serta tas kecil yang melingkar di pundaknya.
Mobil melaju menuju supermarket yang cukup besar di kota tersebut, dan menjual segala sayuran, buah buahan dan banyak lagi yang lainnya.
"Ambil ini" Noah memberikan selembar kertas yang sudah tertulis daftar belanjaan.
"Kenapa aku?" Tanya Keyla.
"Kita bagi tugas, cepat ambil trolinya dan segera membeli semua bahan itu. Aku juga akan membeli yang lain" jelas Noah.
"Iya iya baiklah" Keyla mengambil troli yang berukuran cukup besar, kemudian ia segera mencari bahan bahan yang sudah di list di kertas tersebut.
__ADS_1
"Banyak sekali, aku tidak tau disini berbahasa inggris semua" Keyla mulai kebingungan saat melihat bahan bahan yang tertata di rak dengan menggunakan bahasa inggris.
Cukup lama Keyla berputar putar disana, namun trolinya belum berisi satu barangpun.
Bahkan untuk membeli keju saja Keyla kebingungan Keju mana yang harus di ambilnya.
"Keong cepat kemari" panggil Noah.
"Ada apa?" Tanya Keyla menghampiri Noah.
"Kenapa masih kosong?" Tanya Noah yang terkejut karena troli yang di bawa Keyla masih kosong tidak ada satu barangpun yang ia ambil.
"Aku bingung karena merk barang disini menggunakan bahasa inggris, aku harus membeli yang mana aku tidak tau" jawab Keyla jujur.
Noah menepuk kepalanya pelan, ia lupa jika Keyla sangat payah dalam berbahasa inggris.
"Aku pikir masih ada kepintaran sedikit di otakmu" ucap Noah.
"Apa maksudmu? Kamu ingin mengatakan jika aku bodoh" tanya Keyla.
"Lalu kenyataannya apa? Memang kamu bodoh kan" jawab Noah.
"Noah kamu..." Keyla mulai kesal ia menunjuk Noah dengan jarinya.
"Sudah cepat ikut aku" Noah langsung memegang tangan Keyla dan menariknya.
Noah menjelaskan satu persatu barang yang akan di belinya.
"Perhatikan, ini keju jika kamu kesulitan dengan banyaknya macam ambil saja yang menurutmu enak" jelas Noah.
"Baiklah" sahut Keyla.
"Cepat ambil salah satu keju yang mana saja" kata Noah.
Keyla pun mengambil sebungkus keju dan meletakkan di dalam trolinya.
Kemudian mereka melanjutkan dengan membeli bahan yang lain.
Setelah 30 menit bahan itupun sudah terkumpul Noah segera menuju kasir untuk melakukan pembayaran.
"Noah kenapa kita belanja banyak sekali?" Bisik Keyla.
"Memangnya selama lima hari kedepan kamu tidak mau makan" sahut Noah.
"Ishh lagi lagi aku harus kalah berdebat denganmu" kata Keyla kemudian ia tidak melanjutkan ucapannya.
Setelah selesai membayar Noah memberikan kantung belanjaan itu kepada Keyla.
"Bawa ini semua ke mobil" perintah Noah.
"Apa!!! Semua?" Tanya Keyla terkejut.
"Iya keong, cepat" Noah berjalan terlebih dahulu menuju mobilnya, Noah hanya membawa kantung yang berukuran kecil.
"Apa dia gila menyuruhku membawa belanjaan sebanyak ini" ucap Keyla kesal.
Dengan susah payah Keyla mengangkatnya dan ia berusaha memasukkan barang barang tersebut kedalam mobil.
__ADS_1
_____
happy readingš„°