Wanita Malam Milik CEO

Wanita Malam Milik CEO
Mengantarnya Pulang


__ADS_3

Mereka berdua kini telah berada di taman di mana pagi tadi Jenny dan Noah berada, mereka mencari di sekitar sana tak lupa Yura juga menanyakan kepada beberapa orang yang berada di sana.


Namun jawabannya nihil mereka semua tidak tahu dimana Noah berada.


" Bagaimana Yura mereka semua tidak tahu keberadaan Noah" kata Axel.


Sangking lelahnya Yura beristirahat terlebih dahulu, ia duduk di sebuah kursi.


" Aku juga tidak tau Xel, anak itu tidak tau kota ini aku takut Noah tersesat" jawab Yura.


" Apa sebelumnya Noah tidak mengatakan apapun kepadamu? misalnya ia ingin pergi ke suatu tempat?" tanya Axel dan Yura menggelengkan kepalanya.


tiba-tiba Yura teringat sesuatu ia mengingat jika kemarin Noah mengatakan kepadanya bahwa dirinya bertemu dengan anak perempuan, yang seumuran dengannya.


Kemudian Yura juga mengingat jika anak itu sedang sakit dan dirawat di rumah sakit yang berada ada di sekitar taman itu.


" Tunggu sepertinya aku mengingat sesuatu" kata Yura.


" Apa itu?" tanya Axel.


" Apa di sini ada rumah sakit? maksudku di daerah Taman ini mungkinkah ada rumah sakit?" tanya Yura kepada Axel.


"Rumah sakit??" Axel pun memperhatikan sekitar, pandangannya berhenti di sebuah rumah sakit yang berada di seberang taman tersebut


" Apa itu rumah sakit yang kamu maksud?" tanya Axel sambil menunjuk gedung tinggi yang berada di depannya.


" Entahlah Xel menurut cerita Noah ia baru saja bertemu dengan anak perempuan di halaman rumah sakit sepertinya anak perempuan itu sedang dirawat tapi mungkinkah ini rumah ini" ucap Yura yang juga bingung.


" Meskipun Noah berada di dalam bagaimana cara kita untuk mencarinya tanya Axel.


" Atau kita cari di tempat lain saja" tawar Yura ia juga tidak tahu dimana keberadaan putranya tidak mungkin Yura membuang waktunya untuk hal yang tidak pasti dia juga belum yakin jika putranya berada di dalam rumah sakit tersebut.


***


" Uncle aku harus segera pulang" kata Noah.


" Astaga sepertinya sudah terlalu lama kamu disini" ucap Elard sambil melihat jam yang melingkar di tangannya.


" Kalau begitu paman akan mengantarmu pulang" sambung Elard.


" Iya uncle ayo, aku takut bunda akan memarahiku" ucap Noah yang kebingungan.


" Nara ayah akan pergi mengantar Noah dulu, kamu tetap disini ya" ucap Elard berpamitan kepada putrinya.


" Iya ayah, bye Noah" Nara pun melambaikan tangannya.


" Bye Nara" balas Noah.


Agar lebih cepat Elard menggendong tubuh Noah menuju ke parkiran. Noah merasakan sesuatu saat tubuhnya di gendong Elard.


Noah terus saja memperhatikan wajah Elard.

__ADS_1


** Begini kah rasanya memiliki ayah?** batin Noah.


Sesampainya di parkiran mereka langsung naik ke dalam mobil dan Elard menjalankan mobilnya.


" Nak dimana tempat tinggalmu?" tanya Elard.


" Aku tidak tau uncle, tapi aku tau jalannya" jawab Noah.


itulah Noah, anak kecil itu mampu mengingat apa yang telah ia alami dan apa yang sudah dilihatnya. hanya beberapa kali ia datang ke taman itu Noah sudah paham di mana jalan menuju ke apartemennya.


" Baiklah, kalau begitu kamu beritahu paman arah jalannya" ucap Elard.


" Baik uncle" jawab Noah.


Dengan luas Noah pun mengarahkan Elard untuk mengikuti petunjuknya, tak berapa lama mereka pun telah sampai di sebuah apartemen dimana Noah dan Yura tinggal.


" Jadi dia tinggal di apartemen mewah" guman Elard.


" Uncle terima kasih telah mengantarku" ucap Noah kemudian ia hendak keluar dari mobil Elard.


" Tunggu nak, paman akan mengantarmu sampai dalam" sahut Elard.


mereka berdua pun masuk kedalam apartemen itu bersamaan, apartemen Noah berada di lantai 15 Mereka pun menaiki lift untuk sampai ke lantai tersebut.


TING!!


Pintu lift pun terbuka, mereka keluar dari lift.


Elard melihat nomor 105 di pintu tersebut.


saat hendak menekan bel ternyata Noah lebih dulu mengetuk pintu itu Noah benar-benar terlihat seperti ketakutan.


tak lama seseorang pun membuka pintu tersebut.


" Astaga Noah" ucap Jeny saat melihat Noah berdiri di hadapannya.


Jeny langsung menarik tubuh Noah untuk masuk kedalam apartemen itu, dan langsung menutup pintunya.


Jenny tidak sadar jika selain Noah di situ juga terdapat seorang pria yang tepat berdiri disebelah Noah.


** Astaga dia langsung menutup pintunya** batin Elard.


" Hmm... tidak masalah asal Noah sudah sampai di tempat tinggalnya" Elard pun hendak pergi, namun langkahnya terhenti.


" Tapi sepertinya aku pernah melihat wanita itu, tapi dimana?? apa dia orang tua Noah?" pikiran Elard bertanya tanya.


Elard idak ingat dengan Jeny karena ia hanya bertemu beberapa kali saja. setelah itu ia segera pergi meninggalkan apartemen itu untuk kembali lagi ke rumah sakit karena Putri kecilnya sedang menunggunya di sana.


Sedangkan Yura dan Axel masih fokus mencari keberadaan Noah di sekitar kota tersebut, kemudian tak lama ponsel Axel berdering terlihat 1 notifikasi pesan dari Jeny.


📩 Jeny: Noah sudah kembali.

__ADS_1


itulah pesan singkat dari Jenny setelah membaca pesan tersebut Axel langsung memberitahu kepada Yura jika putranya kini telah berada di apartemennya.


" Syukurlah dia sudah pulang" ucap Yura bernafas lega.


akhirnya merekapun segera masuk ke dalam mobil dan Axel melajukan mobilnya kembali ke apartemen Yura.


Tanpa mereka sadari seorang memperhatikan mereka dari kejauhan.


" Kenapa wanita itu mirip dengan Nona Yura" ucap pria yang tanpa sengaja bertemu dengan Yura.


namun pria itu tidak lantas mengejarnya karena ia masih ragu-ragu atas apa yang sudah dilihat.


" Tapi jika benar itu Nona Yura, itu berarti Nona tinggal di kota ini" ucap pria itu lagi yang tak lain adalah Leo.


Setelah 15 menit akhirnya Yura dan Axel sudah sampai di apartemen.


Yura langsung berlari menuju ke lantai 15 begitupun dengan Axel yang menyusulnya dari belakang.


Yura langsung membuka pintu apartemennya dan dilihatnya disana Noah sudah berada bersama Jenny mereka duduk di ruang tamu.


" Noah" Yura berlari dan langsung mendekap tubuh Putranya.


" Bunda" jawab Noah.


" Kamu dari mana saja nak? bunda sangat menghawatirkanmu" ucap Yura.


Yura memperhatikan setiap inci wajah dan tubuh Noah, ia takut jika terjadi sesuatu kepada putranya.


" Maafkan aku bunda" kata Noah tanpa memperhatikan wajah Yura.


" Katakan kepada bunda, kamu dari mana saja nak??" tanya Yura.


" Aku bertemu dengan uncle tapi aku lupa siapa namanya, dia adalah Ayah dari anak perempuan yang sempat aku temui. anak itu sedang dirawat di rumah sakit dan aku bermaksud untuk menjenguknya setelah bertemu dengan dia aku lupa jika aku sudah lama bermain dan meninggalkan aunty Jeny sendirian di taman." jelas Noah sambil menundukkan kepalanya.


Yura dan Axel saling bertatapan.


" Uncle siapa yang kamu maksud nak?" tanya Yura.


" Uncle, yang berada di rumah sakit bunda" jawab Noah.


" Noah lebih baik kamu mandi dulu terus istirahat ya" kata Axel.


" Iya daddy" Noah pun segera masuk ke dalam kamarnya.


" Axel bisakah kamu membantuku untuk mencari tau siapa teman Noah? aku takut jika Noah berteman dan mengenal orang orang yang salah" ucap Yura.


" Kamu jangan khawatir, aku akan mencari tahunya".


" Dan untuk kamu, jangan lagi ceroboh meninggalkan Noah sendirian" kini Axel menasehati Jeny yang sedari tadi diam saja.


*****

__ADS_1


happy reading🥰🥰


__ADS_2