Wanita Malam Milik CEO

Wanita Malam Milik CEO
S2~ Berbelanja


__ADS_3

Jam sudah menunjukkan pukul 7 malam, Nara berada di kamar bersama Keyla.


"Ayo katakan saja bagaimana hubungan kalian?" tanya Nara.


"Tidak ada hubungan apa apa ra, kamu tau kan kakakmu itu sangat menyebalkan. Kita bertengkar setiap hari" jawab Keyla sambil cemberut.


"Benarkah? Kata orang kalau sering bertengkar nanti akan menjadi jodoh" ucap Nara sambil tertawa.


"Jodohnya dari mana, sudahlah jangan bahas dia" sahut Keyla.


Kemudian pandangan Nara beralih kepada ponsel Keyla.


"Gantungan baru ya?" tanya Nara saat ia melihat gantungan ponsel Keyla yang berbeda dari biasanya.


"Iya, aku minta tolong Noah untuk membelikannya" jawab Keyla.


Terlihat Nara yang benar-benar memperhatikan gantungan ponsel tersebut sepertinya ia pernah melihat gantungan itu namun Ia lupa dimana.


**Ini gantungan kunci couple kan, lalu dimana pasangannya** batin Nara.


"Ra!! Kamu kenapa melamun?" Tanya Keyla.


"Ti..tidak Key kita masak yuk buat makan malam" ajak Nara.


"Iya ayo" Keyla pun setuju.


Mereka berdua keluar dari kamar hendak menuju dapur, namun sesampainya mereka di dapur kedua Gadis itu melihat Noah sedang sibuk memasak sendirian.


tercium dari aromanya begitu sangat lezat hingga menggugah selera.


"Woww kakak masak apa?" Tanya Nara.


"Kalian duduk saja" jawab Noah tanpa memperdulikan pertanyaan Nara.


"Kak biarkan Keyla membantumu ya" Nara sedikit menarik Keyla untuk mendekati Noah.


"Stop!!" Noah menghentikan mereka.


"Jangan biarkan keong ini membantuku, yang ada masakan ini semakin hancur" ucap Noah sambil menatap Keyla tajam.


Keyla mencoba menahan dirinya agar tidak emosi di depan Nara, Keyla hanya tersenyum masam mendengarkan ucapan Noah yang terkesan meledeknya.


"Keong?? Apakah itu panggilan sayang kakak kepada Key?" Tanya Nara.


"Tidak!!" Sahut Noah dan Keyla kompak, kemudian mereka saling bertatapan.


Setelah beberapa detik mereka pun saling berpaling.


"Wahh hahahaha kalian kompak ya, aku tidak menyangka kalian se manis ini" kata Nara semakin menggoda.


"Nara hentikan, lebih baik kita duduk" Keyla membawa Nara untuk duduk dan menunggu di meja makan. karena Keyla tidak mau berdebat lagi dengan Noah.


Noah masih bergulat di dapur, secara diam-diam Keyla memperhatikan Noah yang terlihat begitu tampan saat memasak tanpa ia sadari senyuman pun terlihat di bibir Keyla.


"Ehemm jangan memandanginya seperti itu" ucap Nara yang semakin menggoda Keyla.


"Ti..dak, mana ada seperti itu" sahut Keyla gugup.

__ADS_1


Nara semakin yakin jika sahabatnya itu menyukai kakaknya hanya saja Keyla belum bisa menyadarinya, dan Nara berharap semoga Noah bisa segera membuka hatinya untuk Keyla.


Entah mengapa Nara begitu menginginkan agar kakaknya itu bisa bersatu dengan Keyla.


Tanpa terasa Noah sudah menyelesaikan tugasnya di dapur.


Noah membawa masakannya menuju meja makan.


Dua gadis itu menganga saat melihat kepiting asam manis terhidang di hadapannya.


"Kakak kelihatannya enak" ucap Nara sambil menelan air liurnya.


"Hmm makanlah" Noah memberikan piring kepada Nara dan Keyla, jika di lihat lihat Noah seperti sedang mengurus ke dua anaknya.


Noah ikut duduk bersama mereka, dan mereka bertiga memulai makan malamnya.


"Kakak besok pagi aku ingin membawa Key berbelanja untuk pesta, apa kamu mau ikut?" Tanya Nara.


"Pergilah kakak ingin menemui Damar" jawab Noah.


"Damar besok ada jam kuliah kak, lagi pula kakak juga akan pergi ke pesta lebih baik kita belanja bersama" jelas Nara berharap kakaknya akan ikut bersamanya.


"Lihat besok" jawab singkat Noah, mereka pun malanjutkan makan malamnya.


Setelah makan malam karena memang tidak ada kegiatan, dan perjalanan panjang membuat Noah dan Keyla lelah akhirnya mereka memutuskan untuk beristirahat.


Pagi hari di kota XX, dua gadis cantik sudah bersiap mereka sudah memoleskan make up tipis di wajahnya dan menggunakan pakaian yang hampir Senada.


Karena hari ini Keyla dan Nara akan pergi ke sebuah mall untuk berbelanja.


"Key ini waktunya kita bersenang senang" kata Nara.


"Siap! Bukan hal yang sulit, sekarang kita temui kakak siapa tau dia mau ikut" ajak Nara dan Keyla mengangguk.


Nara segera menuju kamar kakaknya menemui Noah.


Sesampainya di sana Nara melihat Noah yang masih tertidur.


"Astaga, kakak bangun lah!!!" Nara berteriak tepat di telinga Noah, membuat Noah yang terkejut langsung terbangun.


" Nara Bisakah kamu tidak berteriak seperti itu? kamu benar-benar membuat telingaku terasa sakit" kata Noah yang masih dengan wajah bantalnya.


"Iya maaf habisnya kakak belum bangun, ini sudah jam 10 aku bersama Keyla akan pergi untuk berbelanja" kata Nara.


"Pergilah kakak malas" jawab Noah kemudian Noah kembali merebahkan tubuhnya.


"Ihh kakak!!!" Nara kesal karena kakaknya itu menolak untuk pergi bersamanya.


Nara pun keluar dari kamar Noah dan ia segera berangkat hanya berdua dengan Keyla.


"Key kita berangkat sekarang, kak Noah tidak ikut" ucap Nara.


"Iya baiklah" mereka berdua segera pergi menuju parkiran apartemen. Setelah itu Nara segera melajukan mobilnya menuju pusat perbelanjaan terkenal di kota tersebut.


Setelah kepergian Nara dan Keyla, Noah pun terbangun ia kembali melihat jam yang menempel di dinding.


"Apa mereka sudah berangkat?" Ucapnya.

__ADS_1


Noah segera masuk ke dalam kamar mandi, setelah selesai dengan aktifitasnya Noah segera bersiap.


Noah hendak menyusul adiknya serta keongnya itu, ia sengaja meminta adiknya untuk pergi terlebih dahulu.


Noah menyewa sebuah mobil mewah untuk ia gunakan beberapa hari di sana.


Noah segera keluar dari apartemen tersebut karena mobil yang ia sewa sudah tiba.


"Sir, your car is ready" ucap salah satu staff yang menyewakan mobil tersebut.


"Oke thank you" Noah mengambil kunci tersebut, dan segera mengendarai mobil itu untuk menyusul Keyla dan adiknya.


15 menit kemudian, Mobil Nara sudah terparkir di halaman Mall tersebut.


"Key kita sudah sampai" ucapnya kepada Keyla.


"Besar banget Ra" kata Keyla saat ia keluar dari mobil.


Baru kali ini Keyla melihat pusat perbelanjaan sebesar itu.


"Iya, sekarang masuk yuk" Nara pun membawa Keyla masuk kedalam Mall tersebut, namun saat mereka akan berjalan tiba-tiba sebuah mobil mengejutkan mereka berdua.


TIN... TIN..


"Mobil siapa Ra?" Tanya Keyla.


"Bukankah itu kak Noah" ucap Nara saat seorang pria turun dari mobil tersebut.


"Astaga kakak pakai mobil siapa?" Tanya Nara.


"Mobil sewa" jawab Noah enteng.


"Astaga kakak, jika kakak ingin ikut kenapa tidak berangkat bersama?" Tanya Nara.


"Tadi kakak masih ngantuk, sudah ayo masuk" ucap Noah kemudian Noah masuk lebih dulu.


Gadis itu heran, bukankah Noah tidak ingin ikut? Lalu sekarang kenapa terlihat dia yang begitu bersemangat.


Petama mereka akan memasuki butik untuk membeli baju, tidak lupa Noah juga masuk ke dalam butik tersebut.


Noah duduk di sebuah sofa sambil menunggu adiknya memilih pakaian.


"Key ini bagus untukmu" kata Nara sambil menunjukkan sebuah dres di atas lutut berwarna navy.


"Sepertinya terlalu terbuka" ucap Keyla.


"Sudah coba dulu"


Keyla pun masuk ke ruang ganti untuk mencoba baju tersebut.


"Bagaimana?" Tanya Keyla saat baju itu sudah terpasang di tubuhnya.


"Can..." Belum sempat menjawab Noah lebih dulu mengatakan jika baju itu Jelek.


"Ganti" kata Noah.


"Kakak apa apaan sih, bajunya bagus kok" sahut Nara yang tidak terima kakaknya menyela ucapannya.

__ADS_1


_____


happy reading 🥰🥰


__ADS_2