Wanita Malam Milik CEO

Wanita Malam Milik CEO
S2~ Berbelanja


__ADS_3

"Kakak nanti malam aku ingin pergi berbelanja kebutuhan sekolahku, bisakah kakak menemaniku?" Tanya Freya kepada Noah. Gadis itu sangat berharap Noah mau menemaninya.


Sejujurnya Noah ingin sekali menolak, namun ia merasa tidak enak hati kepada Axel.


Bagaimanapun hubungan Noah dengan Axel sangatlah dekat.


"Iya baiklah" jawab Noah.


"Asikk bener ya kak?" Tanya Freya memastikan dan Noah mengangguk.


"Bibi Keyla masuk ke kamar dulu ya" kata Keyla, entah mengapa hatinya sangat sakit mengetahui Noah akan pergi bersama Freya.


"Iya nak, pergilah istirahat" ucap Yura.


Keyla langsung beranjak dan pergi memasuki kamarnya.


Keyla menutup dan mengunci pintu tersebut.


Kemudian Keyla langsung merebahkan tubuhnya.


"Beruang kutub begitu dingin kepadaku, apa dia memiliki hubungan yang khusus?? Mereka terlihat dekat sekali" ucap Keyla sambil memegangi dadanya.


Tidak lama Keyla pun tertidur dengan pulasnya, karena memang ia sangat lelah.


Di ruang tamu mereka bertiga masih mengobrol.


"Bunda Noah juga istirahat dulu ya" kata Noah.


"Iya nak" jawab Yura.


"Tunggu! Kakak mau kemana?" Tanya Keyla yang menahan tangan Noah.


"Aku sangat lelah, aku ingin istirahat bunda akan menemanimu" jawab Noah.


Kemudian Noah melepaskan tangan Freya dan ia pun turut pergi menuju kamarnya.


Tersisalah Yura dan Freya disana.


Tujuan Freya datang adalah ingin bertemu dengan Noah, tetapi Noah malah meninggalkannya sendirian Akhirnya Freya pun memutuskan untuk pulang dan akan kembali lagi di malam hari.


"Bibi Freya pulang dulu ya" ucap Freya.


"Iya sudah hati hati nak, titipkan salam bibi untuk mommy dan daddy mu" kata Yura.


"Iya bi" Freya pun berpamitan, setelah mencium tangan Yura gadis itupun segera masuk kedalam mobilnya.


Mobil Freya sudah meninggalkan kediaman Elard.


Yura segera masuk kembali.


"Apa hanya perasaanku saja jika Freya sepertinya menyukai Noah?" Gumam Yura sambil berlalu memasuki kamarnya.


***


Jam sudah menunjukkan pukul 19.00 Yura dan Elard berada di meja makan menunggu Noah dan Keyla turun untuk makan bersama.

__ADS_1


Tidak lama Keyla dan Noah turun secara bersamaan.


"Ayo duduk kita makan bersama" kata Yura dan mereka berdua segera duduk.


"Noah kamu jadi pergi bersama Freya?" Tanya Yura.


"Iya jadi bunda" jawab Noah sambil meletakkan nasi dan beberapa lauk di dalam piringnya.


"Memang kalian mau kemana?" Tanya Elard.


"Freya ingin berbelanja kebutuhan sekolahnya, dan ia ingin Noah menemaninya" jawab Yura.


Mereka pun menikmati makan malamnya kecuali Keyla, sedari tadi Keyla seperti tak bersemangat.


Semenjak ia tau jika Noah akan pergi bersama Freya.


"Keyla ikutlah bersama Noah dan Freya, kamu juga pasti juga butuh berbelanja untuk kuliah bukan?" Tawar Yura kepada Keyla.


Berbelanja?? Bahkan untuk membeli pulsa saja Keyla harus pikir pikir.


Gadis itu tidak memegang uang banyak untuk berbelanja.


"Tidak perlu bibi, aku akan memakai barang barang lamaku" jawab Keyla menolak.


Yura pun tidak melanjutkan pembicaraannya ia tau jika gadis itu pasti tidak punya cukup uang untuk berbelanja.


"Ikut bibi sebentar" Yura membawa Keyla masuk ke dalam kamarnya.


"Bibi kenapa membawaku kemari?" Tanya Keyla.


"Ambil ini nak, kamu bisa menggunakan ini untuk keperluan sehari harimu" kata Yura seraya memberikan sebuah kartu Debit kepada Keyla.


Keyla pun terkejut karena Yura memberikan kartu Debit kepadanya.


"Bibi ini untuk apa? Bibi tidak perlu repot repot seperti ini" ucap Keyla.


Keyla merasa malu jika harus terus merepotkan keluarga Yura.


Kuliahnya sudah di tanggung sepenuhnya oleh Elard, Keyla merasa malu jika harus menerima kartu tersebut.


"Ambillah nak, ini sama sekali tidak merepotkan untuk bibi. Gunakan uang di dalam kartu ini sebaik baiknya, bibi tidak ingin kamu merasa sungkan. Anggap bibi seperti ibumu sendiri" jelas Yura.


"Bibi.." suara lirih Keyla, ia pun memeluk tubuh Yura.


Keyla tidak menyangka masih ada orang yang menyayanginya selain ibu Rahma.


Yura adalah wanita baik yang selalu tulus membantu siapapun.


Keyla bersyukur bisa dipertemukan dengan orang sebaik Yura dan Elard.


"Bibi terima kasih, semoga bibi selalu sehat" doa Keyla sambil meneteskan air matanya.


"Aamiin terima kasih nak, setelah ini ikutlah pergi bersama Noah. Dan beli segala kebutuhanmu, bibi sudah berjanji kepada ibu Rahma untuk selalu menjagamu" kata Yura.


Setelah pembicaraan itu Yura dan Keyla kembali ke maja makan untuk menemui Elard dan Noah.

__ADS_1


Sebelumnya Keyla sudah berganti baju, dan itupun Yura yang membantunya untuk bersiap.


Noah sempat tercengang menatap Keyla, karena sebelumnya Keyla hanya tampil biasa saja, tapi kini Keyla memakai riasan tipis yang semakin memperlihatkan wajah cantiknya.


"Noah.. Keyla akan ikut bersamamu, dia juga akan berbelanja" kata Yura memberitahu putranya.


"Iya bunda" jawab Noah.


Jam sudah menunjukkan pukul 20.00 Noah dan Keyla sudah siap, mereka akan berangkat menuju apartemen Axel.


Karena Freya sudah menunggunya disana.


"Hati hati nak" ucap Elard dan Yura saat Noah dan Keyla memasuki mobilnya.


Noah melajukan mobilnya menuju Apartemen Axel.


Sepanjang perjalanan Noah beberapa kali menatap ke arah Keyla kemudian ia fokus lagi menyetir.


Sedangkan Keyla hanya fokus melihat ke cendela mobil.


Beberapa menit kemudian mereka sudah sampai di depan Apartemen Axel, terlihat Freya sudah menunggu di halaman apartemen tersebut.


Noah dan Keyla turun dari mobil untuk menghampiri Freya, disana juga ada Axel dan Jeny.


"Noah paman titip Freya ya" ucap Axel kepada Noah.


"Iya paman" jawab Noah.


"Siapa gadis cantik yang datang bersamamu?" Tanya Jeny.


"Dia keponakan Bunda, dia juga akan ikut berbelanja bersamaku" jawab Noah.


Nampak Keyla bersalaman dengan mereka dan memberikan senyuman termanisnya.


Setelah berpamitan mereka bertiga menuju mobil.


Noah lebih dulu masuk ke dalam mobilnya, dan di susul oleh Keyla serta Freya.


Keyla dan Freya tanpa sengaja sama sama memegang gagang pintu bagian depan.


Keyla dan Freya pun saling bertatapan.


"Aku duduk di depan ya kak" ucap Freya kepada Keyla.


"I..iya baiklah" Keyla pun mengalah, Keyla berpindah duduk di bangku belakang.


Noah nampak melihat mereka berdua.


Seharusnya Keyla yang duduk di dekatnya pikir Noah.


Karena tidak ingin ambil pusing Noahpun membiarkan Freya duduk disebelahnya.


noah segera melajukan mobilnya menuju sebuah mall mewah di pusat kota tersebut.


_____

__ADS_1


happy reading🄰


__ADS_2