Wanita Malam Milik CEO

Wanita Malam Milik CEO
S2~ Noah Bingung


__ADS_3

"Apa ini perasaanku saja, sepertinya kemarin aku membeli baju yang sesuai dengannya. Tapi kenapa sekarang terlihat kekecilan" gumam Noah masih dengan rasa bingungnya.


Tidak mau ambil pusing, Noah pun kembali masuk ke dalam kamarnya.


Noah merebahkan tubuhnya sambil memainkan ponselnya.


Ia membuka galeri dan memperhatikan foto Keyla yang ia ambil di danau beberapa hari yang lalu.


"Gadis bodoh, apa yang membuatku tertarik kepadanya. Kenapa melihat dia tertawa hatiku merasa hangat" ucap Noah tersenyum sambil menatap gambar Keyla di ponselnya.


Mungkinkah Noah menyukainya? Pria itu masih enggan untuk melabuhkan hatinya kepada gadis manapun.


Ia masih takut perasaannya hanya sementara dan ia takut membuat luka untuk gadis yang menyukainya.


Noah masih terbayang akan kejadian belasan tahun yang lalu, dimana bundanya tinggal sendirian bertahun tahun tanpa ayahnya.


Dan akan hadirnya orang ketiga yang membuat kebahagian bundanya menghilang.


Itu sebabnya Noah sangat hati hati dalam mencintai wanita.


Namun ia tidak dapat membohongi perasaannya, jika saat ini Noah bahagia jika berada di dekat gadis bodoh bernama Keyla itu.


"Aku menyukai kebodohan dan kepolosannya, itu yang membuat dia berbeda dengan gadis yang lain" ucap Noah lagi.


Kemudian Noah teringat akan sesuatu ia menghubungi seseorang melalui ponsel pribadinya.


"Hallo tuan" kata orang itu di seberang sana.


"Aku ingin nanti malam memesan perahu untuk tiga orang, dan pastikan aman" ucap Noah.


"Baik tuan, kami akan menyiapkannya beberapa orang disana akan membantu anda" ucap pria itu.


"Baiklah aku ingin lokasinya di Taman BugenfilXX jam 8 malam semua harus sudah siap" perintah Noah lagi.


"Siap tuan, di pastikan jam 8 sudah siap semua tanpa kekurangan"


Setelah obrolan itu Noah pun mengakhiri panggilannya.


Saat panggilan di akhiri, tiba tiba ponsel Noah berdering.


Satu panggilan masuk di ponselnya.


"Freya! Untuk apa dia menghubungiku" ucap Noah saat melihat Freya lah yang menghubunginya.


Noah membiarkan panggilan itu hingga berakhir.


Kemudian ponselnya kembali berdering, Freya menghubunginya untuk yang ke dua kalinya.


"Iya hallo" Noah pun menjawab panggilan tersebut.


"Hallo kak, kenapa lama sekali menjawab panggilanku?" Tanya Freya.


"Aku sedang sibuk, maaf" jawab Noah.


"Tidak masalah kak, kakak kapan kembali?" Tanya Freya lagi.


"4 hari lagi" jawab Noah.


Sejenak Freya terdiam, Noah tidak mendengar Freya mengatakan apa apa lagi.


"Hallo Freya, apa kamu masih di sana?" Tanya Noah.

__ADS_1


"I..iya kak, aku masih disini"


"Apa ada sesuatu yang terjadi saat aku tidak disana?" Tanya Noah, karena ia merasa ada sesuatu yang berbeda dari cara bicara gadis itu.


"Ti..tidak kak, oh ya bisakah aku menitip sesuatu kepadamu?" Tanya Freya lagi.


"Apa?"


"Aku ingin kamu membelikan ku gelang, nanti akan aku kirim gambarnya" jawab Freya.


"Oke"


"Baiklah kak, sampai jumpa" dan Freya mengakhiri panggilan tersebut.


"Ada apa, kenapa aku merasa ada sesuatu yang aneh" ucap Noah.


***


Di mall XX Nara dan Keyla sudah mendapatkan barang barang yang ia mau, setelah melakukan pembayaran mereka hendak pergi ke cafe.


"Key tapi kakak ingin kita cepat pulang" kata Nara.


"Memangnya kenapa Ra?" Tanya Keyla.


"Entahlah, kakak mengatakan jika kita harus segera pulang" sahut Nara.


"Baiklah kita pulang sekarang, sebelum Noah marah".


Dan mereka berdua memutuskan untuk langsung pulang.


30 menit kedua gadis itu telah sampai di apartemennya.


"Kenapa lama sekali?" tanya Noah saat Nara dan keyla baru saja masuk ke dalam apartemen tersebut.


"Kakak kenapa meminta kita untuk segera pulang?" Tanya Nara.


"Bersiaplah jam 8 malam kita akan pergi." Kata Noah.


"Kemana kak?" Tanya Nara lagi.


"Sudahlah cepat bersiap" setelah mengucapkan itu Noah berpamitan untuk pergi sebentar.


Karena ia ingin memastikan apakah persiapannya sudah beres atau belum.


Karena masih pukul 5 sore Nara dan Keyla masih punya banyak waktu untuk bersiap.


Mereka istirahat beberapa menit karena merasa lelah seharian berkeliling di mall.


Jam sudah menunjukkan pukul 7 malam, dimana Keyla dan Nara sudah bersiap.


Noah ingin membawa mereka berdua ke suatu tempat.


Namun gadis itu tidak tau akan pergi kemana.


"Dimana keong?" Tanya Noah.


"Masih mengambil tas kak" jawab Nara.


Saat Keyla sudah keluar dari kamarnya, Noah benar benar di buat tercengang dengan penampilan Keyla.


Padagal gadis itu hanya memakai celana jeans serta sweter.

__ADS_1


"Kenapa menatapku seperti itu?" Tanya Keyla yang merasa risih Noah menatapnya.


"Aku penasaran apa yang membuatmu terlihat berbeda" kata Noah.


Noah berjalan memutari gadis itu, mencari perubahan apa yang sebenarnya ada pada diri Keyla.


**Apa ini, sejak kapan Noah mulai suka memperhatikan aku? Apa benar kata Nara jika Noah akan.... Ahh sudahlah Noah tetaplah Noah, dia beruang kutub** batin Keyla.


"Sudahlah kak, jangan memperhatikan Keyla seperti itu. Nanti Keyla jadi malu" sahut Nara sambil menahan tawanya.


"Iya benar juga, untuk apa aku memperdulikan gadis keong ini. Ayo berangkat" Noah berjalan lebih dulu meninggalkan dua gadis itu.


Sampai malam ini Noah masih bingung apa yang berubah pada Keyla.


Sesampainya di parkiran apartemen itu Noah lebih dulu masuk ke dalam mobilnya, kemudian disusul oleh Nara dan Keyla.


Dua Gadis itu sama-sama duduk di bangku bagian belakang.


"Tidak ada yang mau duduk didepan?" Tanya Noah.


"Keyla kamu duduklah didepan bersama kakak" ucap Nara.


"Ti..tidak aku disini saja" tolak Keyla.


"Aku bukan supir, cepat salah satu dari kalian pindah kedepan!!" Perintah Noah.


Keyla dan Nara saling dorong dorongan.


Keyla tidak sanggup untuk duduk di samping beruang kutubnya.


Ia takut Noah memperhatikannya seperti tadi.


"Ayolah Key, nanti kak Noah marah" kata Nara.


"Tidak tidak, lebih baik kamu saja Ra" Keyla tetap menolak.


"Nara cepat pindah kedepan!!" Perintah Noah dengan tegas.


"O..oke kak" Nara segera pindah di bangku bagian depan.


Keyla menghembuskan nafasnya lega, akhirnya ia tidak duduk bersanding dengan beruang kutub itu.


setelah Nara berpindah duduk di bangku depan Noah langsung melajukan mobilnya menuju Taman tersebut.


Diantara mereka berdua tidak ada yang berbicara, semuanya sama-sama terdiam hingga tidak terasa beberapa menit kemudian mereka sudah sampai.


Noah memarkirkan mobilnya, sejenak Keyla nampak terdiam dalam hatinya iya berpikir sepertinya dia pernah datang ke tempat itu.


"Bukankah ini taman yang kemarin" ucap Keyla.


"Kamu pernah kesini Key?" tanya Nara.


"Iya kemarin aku dan Noah kesini, untuk apa kita datang kesini lagi?" tanya Keyla.


"Sekarang cepat turun dan jangan banyak bertanya" kata Noah.


Mereka turun dari mobil itu, dan Noah membawa ke dua gadis itu masuk ke dalam taman yang sudah di siapkan oleh Noah.


_____


happy reading🥰

__ADS_1


maafkan jika masih ada typo🙏


__ADS_2