
Keyla berjalan pelan memasuki kampusnya, kakinya itu masih terasa nyeri dan ngilu sehingga membuat Gadis itu sesekali merintih kesakitan.
Saat Sesampainya di parkiran Keyla melihat Joy baru turun dari mobilnya dan pria itu pun juga melihat ke arah Keyla.
" Pagi Key" sapa Joy.
"Pagi kak Joy" balas Keyla.
Joy menatap wajah Keyla dengan sangat lekat. Entah mengapa pria itu melihat pagi ini Keyla nampak berbeda tidak seperti biasanya, Gadis itu semakin lama semakin cantik Aura kecantikannya terpancar dengan jelas.
"Kak aku masuk dulu ya" kata Keyla.
Namun Joy masih tertegun tidak menjawab.
"Kak Joy!!" Keyla menepuk pundak pria itu.
Membuat Joy membuyarkan lamunan tentang bidadari di hadapannya.
"Iya Key kenapa?" Tanya Joy.
"Ihh kak Joy masih pagi sudah melamun... Kak aku masuk dulu ya" kata Keyla.
"Ohh iya Key silahkan, hati hati" kaya Joy.
"Bye kak Joy" Keyla melambaikan tangannya sambil sedikit memberikan senyuman kepada pria itu, Joy pun membalas lambaian tangan Keyla namun tiba-tiba Joy seakan lemas setelah melihat senyuman manis keluar dari bibir Keyla.
" Kenapa Key bisa cantik banget ya, makin hari dia makin cantik. Apa mungkin Keyla masih jomblo" ucap Joy dan kemudian pria itu berjalan menuju kelasnya sendiri.
Saat ini Keyka sudah berada di kelasnya, namun ia tidak melihat adanya Maylan disana mungkin saja Gadis itu belum datang.
kemudian tidak Berapa lama ponsel Keyla berdering satu notifikasi masuk ke dalam ponselnya, dengan sangat cepat Keyla melihat Siapakah yang mengirim pesan tersebut.
Keyla tersenyum lebar saat mengetahui Noah yang mengirimkan pesan tersebut.
"By aku sudah di kantor" begitulah pesan Noah.
Gila gila!!! Benar benar gila, Keyla tertawa renyah saat membaca pesan tersebut.
Keyla bingung mau membalas apa, Keyla masih gerogi layaknya orang yang sedang berpacaran.
"Iya Noah kamu semangat ya" balas Keyla.
Ting!!
"Iya by, jangan nakal ya.. see you" balas Noah cepat.
"See you Noah sayang" balas Keyla.
"Aaghhh kenapa harus pakai sayang sih, sudah lah terlanjur juga" ucap Keyla.
__ADS_1
Noah Tidak lagi membalas pesan nya, Itu tandanya pria itu sudah siap untuk bekerja. Keyla pun meletakkan kembali ponselnya di atas meja dan Gadis itu segera mengeluarkan beberapa buku mata kuliahnya yang akan ditempuh hari ini.
***
Setelah membaca pesan dari Keyla, Noah langsung memasukkan ponselnya ke dalam kantung celananya.
Saat ini Noah sudah berada di kantornya baru saja Noah memasuki lobi kantor tersebut seluruh karyawan memberikan salam kepada Noah.
"Selamat pagi tuan" Sapa mereka semua, sedangkan Noah hanya mengangguk sekali kemudian masuk kedalam lift khusus direktur.
"Ya ampun tuan Noah tampan banget, makin hari makin berkarisma "ucap Sisil salah satu karyawan di sana.
" benar sekali, kamu tahu tidak tuan Noah ternyata masih muda umurnya saja masih 18 tahun" kata Megan selaku rekan kerja Sisil.
"Aduh berarti masih brondong, kelihatan dari wajahnya dia orangnya dingin, terus pasti sukanya sama wanita yang seksi seperti aku" sambung Sisil percaya diri.
" Jangan mimpi, umur kamu saja sudah 23 tahun mana mau tuan Noah sama tante-tante sepertimu" ejek Megan.
" Oke kita lihat saja nanti, siapa sih yang tidak tergoda sama badan sexyku. Aku harus bisa jadi sekertaris tuan Noah" ucap Sisil dertekad.
" Hahaha terserah kamu Sil, tapi saranku jangan kebanyakan mimpi" tutur Megan.
Tidak ingin berdebat dengan rekannya lagi akhirnya Sisil pun memutuskan untuk kembali ke ruangannya.
" Nah kebetulan hari ini aku di minta menghadap direktur baru(Noah) ini kesempatan aku buat menarik simpati tuan Noah" kata Sisil kemudian masuk ke dalam ruangannya.
Noah sedang berada di ruangannya dengan beberapa dokumen yang menumpuk di atas meja kerjanya.
Tokk... Tok.. tok..
Seseorang mengetuk pintu ruangan Noah, "masuk" jawab Noah. Saat ini Noah memang belum memiliki sekretaris pribadi, Sehingga siapa saja masih bisa dengan bebas mengetuk pintu ruangannya.
Sisil pun masuk ke dalam ruangan tersebut dengan membawa dokumen berwarna biru yang masih ia dekap.
"Selamat pagi tuan" ucap Sisil.
"Iya" sahut Noah tanpa melihat kearah Sisil, jangankan melihat melirik saja Noah rasa malas.
Mulai hari ini Elard sudah melepas tanggung jawab perusahaan tersebut kepada Noah, hanya sesekali saja Elard mengunjungi perusahaannya tersebut.
Sisil memanglah salah satu karyawan yang paling perfect di perusahaan itu. Rok serta kemeja ketat selalu melekat di tubuhnya dan hari ini Sisil menggunakan rok di atas lutut yang hanya menutupi sebagian pahanya, serta kemeja ketat membuatnya terlihat sesak Sisil sengaja melepas dua kancing bagian atas sehingga memperlihatkan lipatan pada dua gundukan kembar miliknya.
" Tuan ini laporan Minggu kemarin, tuan Leo meminta saya untuk mengantar laporan ini kepada Anda" kata Sisil Seraya meletakkan map itu di atas meja Noah dengan gaya menggoda. Noah menatap kearah map biru Itu sekilas kemudian kembali fokus ke laptopnya.
"Duduk" perintah Noah.
**Yess! Berhasil, akhirnya Bos brondong ini pasti sudah tergoda denganku** batin Sisil ngawur.
Sisil langsung duduk di sebuah kursi yang berhadapan dengan Noah.
__ADS_1
Noah membuka laporan itu dan membacanya dalam hitungan detik Noah kembali menutup map itu.
Noah melonggarkan Dasi yang sedari tadi melingkar di lehernya, kemudian menggulung lengan kemejanya sampai sebatas siku.
Sisil terbelalak tidak berkedip saat melihat Noah, hanya melihat leher dan tangan Noah saja mampu membuat Gadis itu berpikiran mesum.
" Laporanmu salah, perbaiki! " ucap Noah tegas.
" Apa Pak! Kenapa bisa salah? Anda saja hanya membacanya beberapa detik" protes Sisil.
" Heh!" Noah tersenyum masam.
" Baru membuka laporanmu saja aku sudah ingin membuangnya, tanggal yang kamu buat di awal sudah salah" jelas Noah.
"Maaf tuan akan saya perbaiki" ucap Sisil tertunduk.
"Berapa lama kamu bekerja di sini?" Tanya Noah.
" 5 bulan tuan" jawab Sisil.
"Oke 5 bulan! Dan selama itu masih ada kesalahan sungguh luar biasa" kata Noah.
Sisil benar-benar tertunduk malu, dari awal ia bekerja Gadis itu tidak pernah satu kalipun mendapatkan teguran keras dari atasannya.
"Saya akan segera memperbaikinya Tuan" kata Sisil lagi yang merasa malu.
"Bukan hanya laporanmu saja yang diperbaiki, tapi juga cara berpakaian mu Ini kantor bukan diskotik!" Ucap Noah pelan namun langsung menembus ke jantung Sisil.
"Ma..maksud tuan?" Tanya sisil.
"Cepat keluar!" Tanpa menjelaskannya Lagi Noah langsung mengusir Gadis itu untuk segera keluar dari ruangannya.
Di bawah meja tangan Sisil sudah mengepel geram, Baru kali ini ada yang mengomentari pakaiannya dengan sangat buruk. Mata Gadis itu sudah berkaca-kaca rasanya ingin menangis dan marah.
"Kamu tuli?" Celetuk Noah, karena Gadis itu belum juga beranjak dan keluar dari ruangannya.
" Permisi tuan "Sisil mengambil map itu kembali dan segera keluar dari ruangan Noah dengan perasaan kesal marah dan malu.
Noah menghembuskan nafasnya kesal, lagi lagi Noah harus berhadapan dengan wanita yang menurutnya merendahkan harga dirinya.
"Hufhh, ingin segera pulang dan bertemu keong" gerutu Noah.
Noah menyandarkan tubuhnya di sandaran kursi empuknya sambil sesekali memejamkan matanya sebentar.
"By.. I miss you" ucap Noah dengan mata yang masih terpejam.
Sungguh pria itu tidak sabar ingin bertemu dengan istrinya, mungkin mulai hari ini berada di samping Keyla akan menjadi candu baginya.
_____
__ADS_1
happy reading 🥰