Wanita Malam Milik CEO

Wanita Malam Milik CEO
S2~ Motor Baru


__ADS_3

"What!! Lumayan? Tidak semua orang bisa membelinya dan sekarang kamu bilang lumayan" Oceh Rangga yang kesal melihat tanggapan Noah.


"Aku lebih suka mobil sport daripada motor, dan aku terpaksa membelinya karena uangku tidak mencukupi untuk membeli mobil" jawab Noah, dan Rangga menggelengkan kepalanya.


"Kenapa kamu tidak membeli motor biasa jika hanya untuk sementara! banyak motor seharga 20 juta tidak perlu membuang uang sampai 500 juta" maklum Sultan kan bebas, membeli motor sementara saja seharga 500 Bagaimana dengan mobilnya nanti.


"Noah Itu motor siapa?" Tanya Kayla yang baru saja menghampiri suaminya di halaman rumahnya.



Keyla melihat Motor sport hitam yang bertengger di halaman rumahnya.


"Motor kita baby, Bagaimana kamu suka kan?" Tanya Noah.


Kayla terbelalak melihat motor sport yang dibeli oleh suaminya itu motor, itu sangat-sangat keren namun baru saja melihatnya Keyla sudah merasakan pinggangnya sakit.


"Bagus Noah , tapi sama sekali tidak cocok denganku yang lebih nyaman naik motor matic" jawab Keyla sambil memegangi pinggangnya.


"Baby, Aku membeli motor sport ini agar bisa berboncengan bersamamu lantas kamu tidak mau menaikinya" tutur Noah.


" Memang berapa harganya? "Tanya Keyla. Noah menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, Ia lupa belum memberitahu Keyla harga motor tersebut.


Jika Noah memberitahunya pasti istrinya itu akan pingsan seketika, pasalnya uang itu adalah milik Keyla yang sementara Noah pinjam, karena Keyla bertanya harga akhirnya Rangga turun dari motor sport tersebut.


"Ini sisa uang pembelian motor itu" Rangga memberikan selembar uang dengan nominal 100 ribu.


"Ini sisa uangnya?" Tanya Kayla dan Rangga mengangguk.


"Memang berapa harganya?" Tanya Kayla lagi.


"Li...." Noah sedikit menendang kaki Rangga, pria itu seolah memberi isyarat kepada Rangga agar tidak memberitahukan harga motor tersebut kepada istrinya.


"Li..lima ratus juta, kembali 100 ribu" jawab Rangga jujur, ia bingung harus beralasan apalagi karena dirinya lah yang membeli motor tersebut tidak mungkin jika Rangga harus mengatakan tidak mengetahui soal harganya.


"Apa!!!" Keyla berteriak histeris.


" Sial kamu Rangga, awas saja!" umpat Noah sambil menutup sebagian wajahnya dengan telapak tangannya.


"Noah benar harga motornya segitu" tanya Kayla.


"I..iya By" jawab Noah pelan dan hati-hati, jika tidak hati hati bisa saja saat ini Keyla menamparnya. Keyla menarik nafasnya panjang kemudian menghembuskan nya pelan Ingin rasanya Keyla menggigit suaminya itu.


"Noah Aku masuk dulu, ini kembalian MOTOR SPORT mu" kata Keyla menekan perkataannya di bagian 'Motor sport' dan Gadis itu bergegas masuk ke dalam rumahnya.


"Rangga!!!" Teriak Noah pada sahabatnya itu.


"I..iya Noah" jawab Rangga gelagapan.


"Bawa masuk ke dalam garasi sekarang! Dan Pulanglah" kata Noah.


"Pulang naik apa?" Tanya Rangga karena saat menuju rumah Noah Rangga menaiki motor sport tersebut.


"Terserah, jalan kaki atau apalah itu aku tidak peduli dasar sialan!" Noah benar-benar kesal dengan Rangga karena ia tidak bisa merahasiakan harga motor tersebut kepada Keyla.

__ADS_1


Noah turut masuk menyusul istrinya yang sudah berada di kamar, Sedangkan Rangga mendorong motor yang berukuran besar itu ke dalam garasi.


"Nasib nasib... Jujur salah tidak jujur juga salah" gerutu Rangga Si Biang masalah.


Noah menaiki tangga secara perlahan, kemudian saat hendak masuk kedalam kamarnya pria itu sedikit komat-kamit.


"Pasti dia marah" gumam Noah.


Ceklek...


Pintu terbuka dan Noah melihat istrinya sedang duduk di atas tempat tidur.


"Baby" panggil Noah pelan.


"Iya?" Jawab Keyla.


"Apa kamu marah?"


"Tidak."


"By jangan khawatir, aku akan segera mengembalikan uang yang aku pakai" kata Noah.


Keyla beranjak dari tempat tidurnya dan ia mendekati Noah.


"Bukan masalah dikembalikan atau tidak Noah, tapi mahal sekali daripada kamu membeli motor semahal itu lebih baik membeli mobil dengan harga yang sama" jelas Keyla.


"By, jalan-jalan yuk pakai motor baru" kata Noah mengalihkan topik.


Memang Noah Tidak ada takutnya sama sekali, sang istri sedang kesal tapi ia malah mengajak jalan-jalan dengan motor baru yang sama sekali belum direstui oleh Keyla.


"By.. kamu jangan marah marah terus nanti cepat tua" ucap Noah kemudian pria itu langsung meraih tangan Keyla dan membawanya ke teras rumah.


Noah segera mengeluarkan motor sportnya itu dari dalam garasi nya, padahal baru saja Rangga memasukkannya. Ini adalah cara agar sang istri tidak marah lagi, jika sampai Keyla marah siap-siap saja pria itu tidak akan mendapatkan jatah malam dari istrinya.


"Cepat naik!" Pinta Noah.


"Tidak mau, pasti pinggangku sakit" tolak Keyla.


"Coba dulu Baby, atau aku yang menggendong mu naik ke atas motor".


"Hufh... Baiklah" akhirnya Kayla pun setuju, karena Keyla bertubuh mungil sehingga membuat Gadis itu harus bersusah payah naik ke atas motor sport milik suaminya. Kemudian Noah membalikkan tubuhnya ia memakaikan helm berwarna silver pada Keyla.


"Sudah siap?" Tanya Noah dan Keyla mengangguk.


Keyla sudah berada di atas motor tidak mungkin jika ia harus mengatakan tidak siap.


Noah segera menyalakan mesin motor sport itu, dengan sengaja Noah menarik gasnya tiba-tiba. sehingga membuat Keyla yang tidak siap langsung memegang pinggang Noah.


"Aww... Noah Kamu sengaja ya "protes Keyla.


"Tidak. lebih baik pegangan yang erat agar tidak jatuh" ucap Noah.


** berpegangan? Baru pertama kali aku naik motor bersama Noah kenapa Rasanya jantungku berdebar ya ** batin Keyla

__ADS_1


"By.." panggil Noah karena Keyla tidak merespon.


"Eh, iya Noah"


"Cepat berpegangan kita akan segera berangkat mengelilingi kota" kata Noah, akhirnya mau tidak mau Keyla melingkarkan tangannya di pinggang sang suami.


sepertinya motor sport itu sangat bersahabat dengan Noah karena posisi bagian belakang cukup tinggi sehingga membuat Keyla menyandarkan tubuhnya di punggung Noah.


Noah pun melaju dengan kecepatan sedang menyusuri jalanan kota tersebut, Keyla merasakan angin malam yang menerpa wajahnya, sudah lama Keyla tidak naik motor di tengah malam


"By, apa punggungmu sakit?" Tanya Noah khawatir jika Keyla merasakan sakit di punggungnya.


"Mm tidak Noah aku sangat menikmatinya" jawab Keyla yang masih bersandar di bahu Noah.


Sepertinya usaha Noah membuat Keyla tidak marah berhasil.


Terlihat jelas Keyla sangat menikmati perjalanannya malam ini.


"By... Kita mampir ke restoran dekat sini ya pasti kamu lapar" kata Noah.


"Iya Noah" sahut Keyla.


Beberapa menit kemudian mereka berdua sudah sampai di sebuah restoran yang cukup mewah, setelah memarkirkan motor sport nya Noah membawa istrinya masuk ke dalam restoran tersebut.


"By kamu makan apa?" Tanya Noah.


"Apa saja yang penting sama denganmu" jawab Keyla.


Kemudian Noah pun segera memanggil pelayan restoran tersebut, Noah memesan dua porsi makanan dan minuman.


Dari sudut yang lain seorang gadis bersama dua temannya berada di tempat yang sama.


"Bukankah itu Noah" ucap gadis itu yang tidak lain adalah Dona.


Dona memperhatikan dengan seksama siapakah gadis yang duduk di hadapan Noah.


"Keyla!! Kenapa mereka bisa berada disini" kata Dona.


Dona semakin penasaran ada hubungan apa antara Keyla dengan Noah.


Dari awal bertemu Dona bisa melihat jika Noah tidak menyukai Keyla.


Itu terbukti jika Noah memanggil gadis itu dengan sebutan Keong, serta Noah yang sering marah marah terhadap Keyla.


"Guyss.. aku sedang ada urusan aku tinggal dulu ya" pamit Dona kepada dua rekannya itu.


"Oke Don hati hati" ucapnya.


Dona segera beranjak dari tempat duduknya dan ia pun keluar dari restoran tersebut.


Dona masuk ke dalam mobilnya dan Gadis itu sengaja menunggu Noah sampai keluar dari restoran tersebut.


"Lebih baik aku menunggu mereka disini, kemudian mengikutinya" ucap Dona.

__ADS_1


_____


happy reading🄰


__ADS_2