
Sesampainya di dalam Noah membawa Keyla masuk ke toko baju.
"Kamu tunggu disini" kata Noah kepada Keyla.
Noah meminta Keyla untuk duduk di sebuah bangku yang berada di sudut toko tersebut.
Sedangkan Noah langsung beralih melihat-lihat pakaian.
yang ada di dalam pikiran Keyla adalah Mengapa Noah masuk ke dalam toko pakaian wanita di mana Di sana menjual kemeja kaos serta jaket wanita.
Keyla hanya memperhatikan Noah yang sibuk memilih-milih pakaian tersebut, Keyla berpikir Mungkinkah Noah akan memberikan pakaian itu kepada Freya.
Tidak butuh waktu lama, Noah pun membawa beberapa setel pakaian menuju kasir.
Setelah selesai membayar Noah menitipkan barang tersebut di toko itu.
"Ayo!" Ajak Noah lagi.
Keyla pun beranjak dari duduknya, ia hanya bisa mengikuti Noah dari belakang.
yang kedua kalinya Noah masuk ke dalam toko sepatu dan tas seperti di awal tadi Noah meminta Keyla untuk duduk di salah satu bangku yang berada di sana.
Keyla pun hanya bisa menurut ia duduk dibangku tersebut kemudian Noah memilih beberapa sepatu dan tas.
"Apa segitu perhatiannya Noah kepada gadis itu" gerutu Keyla. Sebenarnya dia sudah sangat lelah namun Noah membawanya untuk berkeliling di mall.
Setelah membayar di kasir Noah memberilan 3 paper bag berukuran besar kepada Keyla.
"Apa ini?" Tanya Keyla yang terkejut karena Noah memberikan paper bag tersebut.
"Kamu bawa, dan jangan protes" ucap Noah.
"Kamu pikir aku siapa!! Kamu yang berbelanja aku yang membawa belanjaannya!!" Sungut Keyla yang tidak terima.
"Jangan berisik, suaramu sangat mengganggu" kata Noah kemudian berlalu meninggalkan Keyla yang masih mematung, Keyla nampak kesulitan membawa barang barang tersebut.
"Beruang kutub kejam!!!" Teriak Keyla.
Namun tentu Noah tidak mendengarkan ucapan Keyla. Ia terus berjalan meninggalkan Keyla.
Keyla dengan tergesa-gesa mengikuti Noah dari belakang.
Noah kembali ke toko baju dan mengambil paper bag tersebut.
Ia menyerahkan paper bag baju tersebut kepada Keyla.
"Noah aku tidak bisa membawa ini semua, ini sangat banyak" ucap Keyla.
Berharap Noah akan membantunya.
"Jangan manja, kamu hanya membawa sedikit saja sudah mengeluh" jawab Noah.
"Apa!! Sedikit katamu, apa kamu tidak bisa melihat aku sampai kesusahan berjalan" sahut Keyla kesal.
"Bukankah kamu keong? Tentu kamu akan kesusahan dalam berjalan" sahut Noah dengan tatapan mengejak.
"Astaga, kamu bicara seperti tidak berdosa ya" sahut Keyla.
__ADS_1
Noah mengacuhkan gadis itu, ia berjalan menuju parkiran.
"Kenapa Noah tidak membawa Freya saja, kenapa harus aku" gerutu Keyla.
Kini mereka sudah berada di parkiran, sesampainya Keyla langsung memasukkan belanjaan tersebut di bangku bagian belakang.
"Noah untuk apa kamu membeli barang sebanyak ini?" Tanya Keyla.
"Kenapa kamu selalu banyak bertanya? Cepat masuk kita pulang. Aku sangat lelah" ucap Noah.
Noah pun masuk ke dalam mobilnya.
"Lelah dia bilang, aku yang membawa barang barang ini dan dia yang lelah" sahut Keyla.
Karena Keyla tak kunjung masuk kedalam mobilnya akhirnya Noah memencet klaksonnya, berharap Gadis itu untuk segera masuk ke dalam mobilnya.
karena terkejut akhirnya Keyla langsung masuk ke dalam mobil Noah.
"Lambat" sahut Noah.
Keyla sudah malas menjawab ucapan Noah.
Noah segera melajukan mobilnya meninggalkan Mall tersebut dan ia kembali menuju rumahnya.
Di perjalanan mereka tidak saling berbicara sedikitpun, karena Keyla merasa lelah setelah pulang dari kampus ia masih harus menemani Noah berbelanja membuat gadis itu sedikit mengeliatkan tubuhnya karena lelah.
Perjalanan kembali ke rumah membutuhkan waktu sekitar 15 menit, Keyla yang sudah tertidur Selama perjalanan tidak sadar jika mobil tersebut sudah berhenti di pekarangan rumah Elard.
"Gadis ini selalu bisa tidur dimana saja" ucap Noah saat melihat Keyla sudah tertidur.
Noah hendak melepaskan sabuk pengaman yang melingkar di tubuh Keyla, Noah sedikit kesusahan akhirnya Noah mendekatkan tubuhnya.
Ia memperhatikan wajah polos Keyla yang tertidur.
Cup....
Noah mencium kening gadis itu, entah salah makan apa Noah tiba tiba mencium kening Keyla.
"Cihh pecundang" umpat Noah kepada dirinya sendiri.
"Ehemm!!! Bangun!!" Teriak Noah, mambuat Keyla langsung mengerjapkan matanya.
"Jangan berteriak, suaramu jelek" ucap Keyla sambil mengusap matanya.
"Apa kamu bilang?" Tanya Noah.
"Ahh tidak ada, rupanya sudah sampai ya... Kalau begitu aku masuk dulu" ucap Keyla dan ia hendak membuka pintu mobil tersebut.
"Hei bawa barang barang itu" perintah Noah.
"Ayolah Noah, kenapa harus aku lagi yang membawanya" ucap Keyla dengan wajah yang memelas.
"Jangan membantah, bawa sekarang!" Perintah Noah lagi.
dan Noah pun segera keluar dari mobilnya ia langsung memasuki rumahnya sedangkan Keyla masih harus bersusah payah membawa barang-barang tersebut.
"Sudah pulang nak?" Tanya Yura saat Noah dan Keyla baru saja masuk ke dalam rumah.
__ADS_1
"Iya bunda" jawab Noah kemudiam Noah mencium telapak tangan Yura, begitu pun dengan Keyla.
"Key, apa yang kamu bawa itu?" Tanya Yura saat ia melihat Keyla membawa banyak belanjaan.
"Ini semua mi....." Saat Keyla hendak menjawab tiba-tiba Noah menghentikan kata-katanya.
"Keyla tadi pergi berbelanja bunda" jawab Noah.
"Akhirnya kamu ada waktu untuk berbelanja juga Key" kata Yura.
Berbelanja?? Bukankah dia sendiri yang membawa Keyla pergi ke mall, dan Noah lah yang berbelanja barang sebanyak itu.
Keyla nampak terbelalak saat ia mendengar jawaban dari noah yang mengatakan bahwa dirinyalah yang berbelanja.
"I..iya bi" jawab Keyla ragu ragu.
"Kalau begitu, segera beristirahat pasti kalian sangat lelah" ucap Yura.
Akhirnya Noah dan Keyla berpamitan untuk masuk kedalam kamarnya masing-masing saat menaiki tangga Keyla memanggil Noah membuat pria itu menghentikan langkahnya.
"Ada apa?" Tanya Noah.
"Dasar beruang kutub pembohong, kenapa kamu mengatakan aku yang berbelanja? Bukankah kamu sendiri yang memilih dan membelinya, sekarang bawa barang barang ini sendiri" jawab Keyla.
Dengan kesal Keyla meletakkan barang barang itu didepan Noah.
"Hei! Bawa kembali barang ini" kata Noah.
"Tidak mau" jawab Keyla.
"Jika aku mengatakan bawa, maka kamu harus membawanya!" Kata Noah dengan nada yang cukup tinggi.
Hufhh Keyla mendengus kesal, namun Keyla tetap menuruti keinginan Noah.
Keyla kemmbali mengambil barang-barang tersebut.
Keyla nampak menatap kearah Noah dengan sinis tentu tatapan itu tidak akan membuat seorang pria seperti Noah lantas ketakutan.
"Kenapa mentapku seperti itu?" Tanya Noah.
"Cepatlah berjalan, aku lelah Noah" jawab Keyla.
"Ya sudah bawa saja barang barang itu kekamarmu" jawab Noah, kemudian pria itu berlalu pergi masuk ke dalam kamarnya dan meninggalkan Keyla.
"Noah tunggu!! Heii apa ini, kenapa aku harus membawa barang barang ini" Keyla langsung mengetuk pintu kamar Noah.
Berharap pria itu kembali mambuka pintunya.
Dan benar saja, tak lama Noah membuka pintu tersebut.
"Ambil saja barang barang itu, aku sudah tidak menginginkannya" kata Noah dan kembali menutup pintunya.
Brak!!!
"Astaga, dia membeli barang sebanyak ini dan sekarang mengatakan tidak membutuhkannya. Jelas saja tidak butuh ini semua barang barang wanita" ucap Keyla.
Karena sudah merasa lelah akhirnya Keyla pun masuk ke dalam kamarnya membawa barang-barang yang tadi dibeli oleh Noah, Keyla meletakkan barang-barang tersebut di atas sofa sedangkan ia langsung merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur.
__ADS_1
______
happy readingš„°