Wanita Malam Milik CEO

Wanita Malam Milik CEO
S2~ Belajar Bersama


__ADS_3

haii pembaca setia Wanita Malam Milik CEO, maaf jika author lama dalam update, dikarenakan author masih sakit. jadi author sempetin update meski tidak banyak🙏🙏🥰


______________________


"Key tugasmu sudah selesai?" Tanya Maylan dari balik telepon.


"Belum May, aku tidak bisa membuat pidato bahasa inggris. Kamu bisa kan membantuku" jawab Keyla.


"Tidak bisa Key, tugas itu harus di kerjakan individu. Besok adalah hari terakhir kita mengikuti masa orientasi, kemudian kita membacakan pidato kita masing masing" sahut Maylan.


"Iya aku tau, tapi aku benar benar tidak bisa bahasa inggris" Keyla nampak lesu jika mengingat tugas kampusnya itu.


"Minta bantuan saja pada saudaramu yang bisa bahasa Inggris, baiklah Key aku akan melanjutkan tugasku. Sampai jumpa" ucap Maylan kemudian gadis itu mengakhiri obrolannya.


"May tunggu!!" Keyla berteriak, namun temannya itu sudah lebih dulu mematikan panggilannya.


"Ishhh Maylan langsung mengakhiri panggilannya" ucap Keyla kesal.


Keyla pun meletakkan ponselnya, terlihat ia mondar mandir di kamarnya.


Tugasnya harus di kumpulkan besok tapi Keyla belum juga mengerjakan.


"Bukankah Noah sangat pintar bahasa inggris, apa aku minta bantuannya, tapi...." Keyla nampak berfikir.


"Huhh tadi aku sudah membuatnya kesal, ia pasti tidak akan mau membantuku. Tapi apa salahnya di coba" ucapnya lagi.


Keyla pun memberanikan diri untuk meminta bantuan Noah, keyla mengambil buku dan beberapa perlengkapan tulisnya.


Keyla berjalan menuju kamar Noah, di depan kamar pria itu Keyla sedikit ragu mengetuk pintu Noah.


"Ketuk.. tidak.. ketuk.. tidak.." Keyla berdebat dengan dirinya sendiri.


Ceklekk....


Belum sempat di ketuk, pintu itu lebih dulu terbuka.


Noah membuka pintu kamarnya karena ia hendak keluar, namun rupanya Noah melihat Keyla berdiri di depan kamarnya.


"Minggir" kata Noah karena Keyla menghalangi jalannya.


"Itu aku... Bisakah kamu membantuku" ucap Keyla masih dengan posisinya.


"Tidak! Aku sedang sibuk" Noah sedikit menggeser tubuh Keyla, kemudian ia segera berjalan meninggalkan Keyla.


"Noah tunggu!!!" Keyla berlari dan menghalangi jalan Noah.


"Aku mohon bantu aku Noah, besok adalah hari terakhirku mengikuti ospek. Bantu aku membuat pidato" rengek Keyla sambil menyatukan telapak tangannya.


Malu?? Tentu saja gadis itu malu, namun demi tugasnya ia pun rela merengek di depan Noah, agar pria itu mau membantunya.

__ADS_1


"Sehari saja tidak menggangguku apa kamu tidak bisa?" Tanya Noah.


"Sekali ini saja Noah, aku mohon bantu aku" kata Keyla.


Terlihat Noah mendengus kesal karena Keyla terus memaksanya, Noah berbalik dan ia berjalan Kembali menuju kamarnya.


"Keong!! Cepat masuk apa kamu ingin berdiri terus disana?" Sahut Noah saat melihat Keyla masih mematung.


"I..iya baik Noah" Keyla pun berlari kecil dan Ia pun masuk ke dalam kamar Noah mengikuti pria itu, Noah menuju sebuah sofa dan ia duduk di sana.


Noah pun meminta Keyla untuk duduk di hadapannya.


"Ambil kamus disana!" Perintah Noah sambil menunjuk sebuah rak buku miliknya.


" Noah untuk apa kamus? Bukankah Kamu pintar Bahasa Inggris lebih baik kamu saja yang langsung membuat pidato ku" kata Keyla.


"Aww!!" Keyla meringis kesakitan karena Noah baru saja menyentil keningnya, Keyla mengusap keningnya yang terasa sakit menggunakan telapak tangannya namun wajahnya masih tetap mengernyit.


"Kenapa kamu menyakitiku?" Tanya Keyla.


"Apa kah otakmu tidak pernah di gunakan untuk berpikir? Kamu meminta bantuan ku itu artinya Tugasku hanya membantumu. jika aku yang mengerjakan semua dengan kemampuan ku sama saja kamu tidak mengerjakan, dan Mau sampai kapan kamu akan terus bodoh!! setidaknya Jika kamu membuka kamus kamu akan sedikit pintar" jelas Noah panjang lebar.


"Maaf" sahut Keyla.


Keyla pun berjalan menuju rak buku milik Noah ia mengambil kamus bahasa Inggris yang ukurannya sangat tebal.


"Siap!!" Dengan semangat Keyla langsung duduk berhadapan dengan pria itu.


Noah memandu Keyla untuk membuka kamusnya terlihat mereka berdua sangat serius dalam mengerjakan tugas tersebut, dengan pelan-pelan Noah membantu Keyla untuk belajar bahasa Inggris.


"Kenapa bahasa inggris ini sangat susah? Kenapa harus ada rumus" keluh Keyla karena Gadis itu belum juga mengerti dengan apa yang diajarkan oleh Noah padahal Noah hanya mengajarkan tentang dasar-dasarnya saja.


"Jika kamu hanya mengeluh, sekalipun kita belajar 24jam kamu tidak akan paham" sahut Noah.


"Iya aku tahu Noah, tapi tidak ada waktu untuk belajar dasar-dasar seperti ini sedangkan Besok aku harus mengumpulkan tugasku. lebih baik kamu ajarkan aku bagaimana cara membuat pidato ini secara langsung" pinta Keyla.


Noah menarik nafasnya panjang dan menghembuskannya dengan kasar, dia tidak menyangka Bagaimana ada wanita sebodoh gadis yang ada di hadapannya ini.


Daripada mengajari Keyla Noah lebih memilih mengajari anak TK karena Keyla lebih banyak mengeluh.


"Huhh lihatlah tanpa kamu sadari kamu sudah menulis beberapa paragraf pidato ini" kata Noah sambil menunjuk buku tulis Keyla.


"Apa!! Benarkah, kenapa aku tidak sadar" sahut Keyla.


"Karena kamu Keong, otakmu lambat tapi banyak bicara" sahut Noah.


"Isshhh" sahut Keyla.


Mereka berdua pun kembali melanjutkan tugasnya sedikit demi sedikit Keyla mulai memahami dengan apa yang dijelaskan oleh Noah, meskipun tugas itu masih tersisa banyak Keyla sudah tidak mengeluh lagi.

__ADS_1


Iya menulis apa yang diucapkan Noah pria itu pun mengajarkan sepeda Keyla untuk memahami isi pidato tersebut sehingga besok Jika ditanya Keyla mengerti tentang artinya.


Jam sudah menunjukkan pukul 11 malam mereka berdua mulai tidak tahan karena mengantuk, disaat Noah masih membuka-buka kampus tersebut tiba-tiba Keyla tertidur Gadis itu sudah tidak bisa menahan kantuknya lagi.


"Sekarang paragraf terakhir, kamu harus...." Noah menghentikan ucapannya saat ia melihat Keyla sudah tertidur dengan menyandarkan kepalanya di sofa.


"Sudah ku duga, akhirnya aku yang harus menyelesaikannya" ucap Noah.


Noah beralih Mengambil buku tulis milik Keyla Ia pun Menuliskan beberapa paragraf yang tertinggal.


"Akhirnya selesai" sahut Noah, pria itu meregangkan ototnya yang terasa kaku.


Noah membereskan semua perlengkapan Keyla yang berantakan, Noah membawa semua buku-buku Keyla menuju kamar Gadis itu setelah itu Noah Kembali menuju kamarnya Untuk memindahkan Keyla.


"Bisa bisanya aku membantu gadis bodoh ini, sekarang dia akan terus menyusahkan aku" dengan terus menggerutu Noah mengangkat tubuh gadis itu menuju kamar Keyla.


Sesampainya Noah meletakkan tubuh Keyla di atas tempat tidur dan menyelimutinya.


Saat hendak pergi Noah kembali menatap wajah polos Keyla yang sedang tertidur.


Noah menghampiri gadis itu dan...


Cupp..


Noah mencium kening Keyla untuk yang kedua kalinya.


"Good night" bisik Noah kemudian ia segera keluar dari kamar Keyla dan menuju ke kamarnya sendiri.


Tidak butuh waktu yang lama akhirnya Noah pun tertidur karena sangat lelah.


***


Pagi hari menjelang Keyla mengeliatkan tubuhnya, sedikit demi sedikit Gadis itu membuka matanya dan ia melihat jam yang menempel di dinding, jam masih menunjukkan pukul 04.30 Keyla pun segera masuk ke dalam kamar mandi setelah itu ia melaksanakan kewajibannya.


Setelah selesai Keyla kembali naik ke atas tempat tidurnya, karena masih terlalu pagi.


"Tunggu!!! Bukankah semalam aku belajar bersama Noah, lalu kenapa aku sudah berada di kamarku" ucap Keyla bingung.


"Aaaa astaga!! Tugasku" Keyla langsung berlari menuju meja belajarnya, ia segera membuka buku bahasa Inggrisnya karena Keyla mengingat jika semalam ia tertidur Gadis itu khawatir jika tugasnya belum juga selesai.


"Sudah selesai? Apa Noah yang mengerjakannya, hmm sepertinya ini tulisan Noah" kata Keyla sambil tersenyum senang.


Keyla berniat untuk pergi menuju kamar Noah karena ia ingin mengucapkan terima kasih.


______


happy reading🥰


maaf jika masih ada typo🙏

__ADS_1


__ADS_2