
haii pembaca setia Wanita Malam Milik CEO, maaf jika author lama dalam update, dikarenakan author masih sakit. jadi author sempetin update meski tidak banyak🙏🙏🥰
______________________
Tok.. tok.. tok..
Keyla mengetuk pintu kamar Noah, namun sampai beberapa kali diketuk Noah belum juga membuka pintu tersebut.
"Apa dia masih tidur?" Tanya Keyla pada dirinya sendiri.
Karena penasaran Keyla kembali mengetuk pintu kamar Noah hingga beberapa kali.
"Ada apa?" Tanya Noah sambil membuka pintu kamarnya.
"Noah kamu baru bangun?" Tanya Kayla karena ia melihat wajah Noah yang masih mengantuk, namun Noah tidak menjawab pertanyaan Keyla.
"Begini Noah aku ingin berterima kasih kepadamu karena kamu sudah membantu aku semalam" ucap Keyla.
"Hmm" jawab Noah.
Brakk!!
Noah kembali menutup pintunya.
Itu membuat Keyla terkejut karena ia belum selesai berbicara namun Noah lebih dulu masuk ke dalam kamar dan menutup pintu tersebut.
"Oke, dia adalah Noah si beruang kutub. Sampai kapanpun dia akan jadi beruang kutub, huhh!!" Kesal Keyla.
Keyla pun memutuskan untuk masuk kedalam kamarnya Sesampainya di sana Keyla segera mandi dan bersiap untuk pergi ke kampus.
***
"El apa kamu sudah mengatakannya kepada Noah?" Tanya Yura.
"Belum sayang, aku yakin Noah pasti setuju" jawab Elard.
"Lebih baik, kamu bicarakan kepada Noah nanti malam. Aku takut Noah menolaknya" kata Yura.
"Iya sayang, setelah makan malam aku akan bicara kepada Noah mengenai perusahaan" ucap Elard sambil memakai jas kerjanya.
Terlihat Yura membantu Elard memakai dasi.
Setelah selesai mereka berdua menuju meja makan untuk sarapan.
Tidak lupa sebelumnya Yura mengetuk pintu kamar Keyla dan Noah, meminta mereka berdua segera turun untuk sarapan bersama setelah Noah dan Keyla bersiap merekapun turun menuju meja makan.
"Key bagaimana kuliahmu?" Tanya Elard.
"Alhamdulillah lancar paman, ini adalah hari terakhirku mengikuti masa orientasi" jawab Keyla.
"Syukurlah jika kamu suka dengan kampusnya" ucap Elard.
Mereka pun melanjutkan sarapannya setelah selesai sarapan Keyla hendak pergi menuju kampus, dan seperti biasa Noah yang mengantarnya karena Yura yang meminta agar Noah tetap mengantar Keyla pergi ke kampus.
"Nak ingat, jangan tinggalkan Keyla seperti kemarin" nasihat Yura kepada putranya itu.
"Iya bunda" jawab Noah.
Setelah berpamitan Noah dan Keyla masuk ke dalam mobil, dan pria itu melajukan mobilnya menuju kampus di perjalanan nampak Keyla menatap kearah Noah, namun Noah tidak sadar ia tetap terlihat dingin dan acuh.
"Turun!" Kata Noah.
__ADS_1
"Noah bisakah kamu mengantarku sampai ke halaman kampus?" Tanya Keyla.
"Siapa kamu sampai berani memerintahku! Cepat turun dasar Keong" sahut Noah.
"Iya iya baiklah" keyla pun turun dari mobil Noah dan segera masuk ke dalam kampus.
Setelah Keyla sudah tidak terlihat lagi kini giliran Noah yang memasuki kampus tersebut.
Setelah memarkirkan mobilnya Noah langsung pergi menuju ruangan di mana Rangga sudah menunggunya.
Ini adalah hari terakhir Keyla mengikuti masa orientasi, setelah ini mahasiswa dan mahasiswi baru akan di liburkan selama satu minggu.
setelah satu minggu berlalu mereka akan mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasa.
"Key tugasmu sudah selesai?" Tanya Maylan.
"Sudah, aku mengerjakan sampai larut malam" jawab Keyla.
"Syukurlah, siapa yang membantumu?" Tanya Maylan lagi.
"Dia adalah pangeran berkuda putih" jawab Keyla asal.
"Ihh kamu aku tanya serius malah bercanda" jawab Maylan.
Setelah mengucapkan itu tiba-tiba Keyla terdiam Ia seperti mengingat sesuatu.
"Pangeran berkuda putih??" Ucap Keyla.
"May! Aku semalam bermimpi bertemu dengan pangeran berkuda putih, pangeran itu terlihat sangat tampan cuman aku tidak begitu jelas dengan wajahnya dan kamu tahu apa yang dia lakukan kepadaku??" Ucap Keyla.
"Hahahaha Key Key, bisa bisanya kamu mimpi seperti itu. Terlalu sering menonton Drakor" sahut Maylan.
"Serius May, aku sendiri bingung sebelumnya aku tidak pernah bermimpi seindah ini, tapi semalam aku bermimpi bertemu dengan pangeran itu dia menunggangi kuda berwarna putih dan bajunya juga serba putih" jelas Keyla lagi.
"Kok kamu tau May? Memang benar pangeran itu menciumku tapi terasa nyata" jawab Keyla.
"Aku sering menonton Drama Korea Key" ucap Maylan.
Keyla nampak bingung karena sebelumnya dia memang tidak pernah mimpi seperti itu, namun semalam mimpinya terasa nyata pangeran yang ada di dalam mimpinya itu mencium keningnya dan itu terasa benar-benar nyata.
"Haii kalian berdua yang di belakang!!" Kata senior membuat Keyla dan Maylan menghentikan ceritanya.
"Iya kak, ada apa?" Tanya Maylan.
"Kalian dari tadi berisik cepat keluar dari ruangan ini dan lari keliling lapangan sebanyak 3x" perintah senior tersebut.
Senior itu dari tadi memperhatikan Keyla dan maylan yang terus saja mengobrol. itu sebabnya mereka berdua mendapatkan hukuman.
"Key ayokk, ini waktunya kita tebar pesona" sahut Maylan.
"May kamu sadar tidak, kita sedang di hukum kenapa kamu sangat senang??" Tanya Keyla sambil memijit pelipisnya.
Keyla berpikir bahwa dialah gadis terbodoh namun rupanya temannya itu lebih bodoh Dari Dirinya.
" ini bukan hukuman Apa kamu tidak tahu ini masih pagi, jika kita berlari itu akan menyehatkan tubuh kita sekalian kita cari kakak-kakak ganteng di luar sana. Lagi pula aku bosan berada di dalam sini" bisik Maylan kepada Keyla.
"Heii kalian berdua!! Cepat keluar" teriak senior itu lagi.
Dengan buru-buru Keyla dan Maylan pun segera keluar dari Aula tersebut Namun baru saja mereka keluar Keyla harus berpapasan dengan Joy.
"Kalian mau kemana?" Tanya Joy.
__ADS_1
"Hehehehe kita mau kelapangan kak, kita dihukum. Sampai jumpa kak Joy" ucap Maylan.
Sedangkan Keyla hanya menundukkan kepalanya menahan malu.
"Kenapa Maylan harus mengatakan jika dihukum" gumam Keyla dengan Kesal.
Setelah sampai mereka berdua masih terdiam di pinggir lapangan.
"Akhirnya aku tidak perlu berpidato" kata Maylan.
"May apakah kamu senang kita dihukum, aku sangat malu jika harus berlari mengelilingi lapangan ini" jawab Keyla.
Keyla memperhatikan sekitar di mana Banyak mahasiswa yang duduk di bawah pohon untuk bersantai.
"Sudah kita nikmati saja, ayo lari" kata Maylan.
**Aku tidak pernah di hukum seperti ini, tapi kenapa Maylan sangat senang astaga** batin Keyla.
Mereka berdua pun akhirnya berlari mengelilingi lapangan tersebut, Maylan nampak menikmati hukuman itu Dia berlari sambil tersenyum dan menebarkan pesonanya. Bahkan ia sama sekali tidak malu jika mahasiswa yang melihatnya tertawa.
Berbeda dengan Keyla, Ia hanya bisa menundukkan kepalanya dan menutup wajahnya dengan telapak tangannya sangking malunya.
Di sudut yang lain seorang pria melihat ke arah mereka berdua, tepatnya ke arah Keyla.
"Gadis bodoh itu sedang apa?" Ucap Noah.
Satu putaran telah berlalu saat hendak berlari untuk menuju putaran kedua, Keyla nampak lelah ia pun berhenti dan duduk sedangkan Maylan terus berlari.
"Lelahnya" ucap Keyla sambil memijit kakinya. Karena memang lapangan tersebut sangat luas.
Tiba tiba pandangan Keyla menuju ke arah Noah.
"Bukankah itu Noah" ucap Keyla.
Keyla segera beranjak dan ia berlari kecil menghampiri Noah yang sedari tadi memperhatikannya.
"Noah kenapa kamu disini?" Tanya Keyla.
"Seharusnya aku yang bertanya, kenapa kamu berlari mengelilingi lapangan?" Bukannya menjawab Noah malah berbalik bertanya kepada Keyla.
"Aku dan temanku mendapatkan hukuman" jawab Keyla jujur.
"Memalukan!" Sahut Noah.
"Iya aku memang sangat malu, lalu untuk apa kamu disini?" Tanya Keyla lagi.
"Aku kuliah disini, tentu aku berada disini dasar bodoh" Noah pun pergi meninggalkan Keyla.
"Apa!! Noah kuliah disini juga, benarkah apa ini mimpi" keyla menepuk nepuk pipinya pelan.
"Aaaa ini bukan mimpi, yeyyy aku satu kampus dengan Noahh" keyla bersorak gembira.
Sampai-sampai Keyla Kembali menuju lapangan dan ia segera berlari mengelilingi lapangan tersebut dengan semangat.
"Key kamu kenapa? Wajahmu nampak bahagia?" Tanya Maylan.
"Bukankah kamu bilang kita harus menikmati hukuman ini? Jadi aku bahagia karena kita di hukum" jawab Keyla yang tidak berhenti tersenyum, Keyla berlari meninggalkan Maylan.
"Bukannya dia merasa malu tadi, terus sekarang dia sangat bahagia... Aku tidak boleh kalah darinya" sahut Maylan. Dan akhirnya kedua Gadis itu pun berlari bersama sambil terus tertawa hingga mahasiswa yang melihatnya pun heran, sebenarnya mereka sedang dihukum atau tidak.
_____
__ADS_1
happy reading 🥰