Wanita Malam Milik CEO

Wanita Malam Milik CEO
Elard vs Mike


__ADS_3

"Pastikan tidak ada satupun yang menerobos masuk ke dalam rumahku, dan kalian semua jangan sampai ada yang menggangguku" itulah titah Mike kepada anak buahnya yang berjaga di luar.


"Baik tuan" jawab mereka serentak.


Entah pernikahan seperti apa yang di siapkan oleh Mike.


Ia kembali masuk ke dalam kamarnya dan membangunkan Yura yang sedari tadi tertidur.


"Sayang bangunlah" kata Mike, namun wanita itu tak kunjung membuka matanya.


"Yura bangunlah, kita akan segerah menikah" ucapnya lagi.


Karena Yura belum juga bangun akhirnya Mike sedikit menepuk pipi wanita itu.


"Mike apa yang kamu lakukan" Yura langsung terbangun saat merasakan sesuatu menyentuh wajahnya.


"Aku hanya membangunkanmu, segera mandi dan bersiaplah" kata Mike.


**Apakah sedari tadi aku tertidur? Apa dia berbuat macam macam kepadaku**


Yura memperhatikan setiap tubuhnya, ia nampak lega karena baju masih melekat di tubuhnya.


"Cepatlah mandi kita tidak punya banyak waktu" perintah Mike.


Dengan segera Yura beranjak dan masuk ke dalam kamar mandi.


"Apa yang akan pria gila itu lakukan, aku tidak bisa keluar dari sini. El bantulah aku" gumam Yura didalam kamar mandi.


Yura mondar mandir disana, ia bingung apa yang harus dilakukan.


Beberapa menit kemudian Yura keluar dari kamar mandi dengan tubuh yang sudah bersih dan wangi.


Yura memperhatikan Mike yang duduk di sofa.


"Pakai gaun itu" Mike menunjuk sebuah gaun berwarna merah yang sangat cantik dan mewah, sebelumnya Mike sudah mempersiapkannya.


"Aku tidak mau!" Tolak Yura.


"Pakailah, atau aku yang memakaikannya padamu" kata Mike, perkataannya membuat Yura benar benar merinding.


Menjijikan sekali begitu pikir Yura.


"Kamu tidak bisa memaksaku, aku tidak akan pernah memakai baju ini" Yura tetep bersikeras menolak memakai gaun itu.


Mike berdiri, ia mendekati Yura dan mengambil gaun tersebut.


"Mike kamu mau apa?" Tanya Yura.


"Jika kamu tidak mau, aku akan memakaikannya padamu secera paksa"


"Oke baiklah aku bisa memakainya sendiri, kamu bisa keluar" Yura tentu tidak ingin pria itu berbuat lancang kepadanya, akhirnya Yura mengambil baju itu dari tangan Mike.


Sesuai keinginan Yura, Mike pun keluar dari kamarnya menunggu Yura hingga selesai memakai gaun tersebut.


"Tidak ada pilihan lain" kata Yura.


Yura memakai gaun itu dan ia berdiri didepan kaca, sangat cantik dan cocok untuk dirinya.


Lantas itu tidak membuat Yura merasa senang dan puas.


"Apa sudah selesai?" Teriak Mike dari balik pintu.


"Iya" jawab Yura.


Mike Kembali masuk ke dalam kamar dan ia menatap kearah wanita yang kini menggunakan gaun berwarna merah.


Mike sangat Terpukau saat menatap Yura sekalipun wanita itu belum menggunakan make up namun kecantikan natural Yura terpancar jelas di mata Mike.

__ADS_1


Jika seperti ini rasanya Mike ingin segera memiliki Yura seutuhnya.


"Kenapa menatapku seperti itu?" Tanya Yura.


"Kamu sangat cantik sayang" puji Mike.


"Berhenti memanggilku seperti itu, telingaku sangat tidak nyaman" sahut Yura, karena Mike terus saja memanggilnya sayang.


"Sekarang kita mulai saja" Mike menyalakan banyak lilin dan di letakkan di lantai kamarnya.


Mike menatanya hingga berbentuk sebuah lingkaran.


Yura memperhatikan Mike dengan sangat kebingungan.


Mike memegang tangan Yura dan membawa wanita itu kedalam lingkaran lilin yang sudah tertata.


"Apa apaan ini!!" Kata Yura.


"Maukah kamu menjadi istriku, menjadi ibu dari anak anakku dan menua bersamaku" Mike berjongkok dan ia memberikan sebuah kalung yang pernah ia siapkan di masa SMA.


"Tidak akan pernah, aku sudah menikah dan sampai kapanpun aku tidak akan pernah mau manjadi bagian dari kehidupanmu" jawab Yura.


Lagi-lagi Yura menolaknya, terlihat wajah Mike yang tersenyum masam ia sama sekali tidak marah dengan jawaban Yura dan sepertinya Mike sangat bersemangat memainkan pernikahan gila ini.


"Aku tidak butuh jawaban atau persetujuanmu sayang, di dalam lingkaran ini aku telah memilihmu. Dan mulai saat ini kamu telah resmi menjadi istriku" Mike tertawa terbahak bahak memenuhi ruangan itu.


Yura menggelengkan kepalanya saat Mike mencoba memasangkan kalung di lehernya.


"Aku tidak mau!!" Yura memberontak berusaha menghindari Mike.


"Jangan bergerak sayang, nanti gaunmu terbakar" ucap Mike.


"Kamu sudah gila Mike, lepaskan aku"


"Tolong!!!"


Tenaga yang tidak sebanding itu membuat Yura kualahan, akhirnya kalung itupun melingkar di leher Yura.


Mike merasa jika Yura kini telah resmi menjadi istrinya.


Mike langsung menggendong tubuh Yura dan meletakkannya di atas tempat tidur.


"Menjauh!!! Dasar pria psikopat, menjauh dariku!!" Yura mendorong Mike hingga pria itu terjungkal di lantai.


Yura Turun dari atas tempat tidur dan ia berlari ke arah balkon.


"Jika kamu mendekatiku aku akan lompat" ancam Yura.


"Tidak Yura jangan lakukan itu. Kemarilah sayang aku tidak akan menyakitimu" kata Mike.


Pria itu kebingungan saat Yura mengancam untuk lompat dari balkon kamarnya.


Rasa cinta Mike yang sangat besar membuatnya sangat tidak ingin jika pujaan hatinya itu sampai terluka.


Mike berusaha membujuk Yura agar menjauh dari balkon.


Namun Yura tidak bergeming, Yura masih tetap pada posisinya.


Saat Yura mengedarkan pandangannya, ia melihat Suaminya berada di halaman Rumah Mike.


"El" gumam Yura, terlihat Elard yang menghajar anak buah Mike.


Senyuman kecil nampak di bibir Yura karena suaminya telah datang untuk menolongnya.


Tanpa Yura sadari Mike berada tepat di belakangnya dan melihat keberadaan Elard.


Mike langsung memeluk tubuh Yura berusaha membawa wanita itu masuk.

__ADS_1


"Lepaskan.. lepaskan Mike!!! El aku disini El!!!" Yura berteriak memanggil nama suaminya.


"Yura" akhirnya pria itu melihat ke arah istrinya yang sedang beradu dengan Mike.


"El tolong aku!!!!"


"Beraninya dia menyentuh istriku" Elard sangat marah ia mngepalkan tangannya dan segera berlari memasuki rumah mewah itu.


Sedangkan Leo dan anak buahnya mulai bergulat dengan anak buah Mike.


Mike membawa paksa Yura kembali masuk ke dalam kamarnya, pria itu membekap mulut Yura dengan tangan kekarnya.


Mike panik karena Elard mulai memasuki rumahnya.


Brak!!!!


Seketika pintu kamar itu terbuka, seseorang telah menendang dengan sekuat tenaganya.


Pandangan Elard dan Mike saling bertemu.


"Lepaskan istriku" perintah Elard.


"Hahaha selamat datang tuan El, tapi maaf wanita yang sedang bersamaku bukan lagi istrimu. Karena baru saja kita telah resmi menjadi pasangan suami istri" jelas Mike.


Yura menggelengkan kepalanya.


Elard memperhatikan wajah istrinya yang sudah tidak karuan.


Elard belum pernah melihat istrinya menyedihkan seperti saat ini.


"********!!! Lelaskan istriku atau aku akan mengirimmu keneraka" sungut Elard.


Mike membuka laci mejanya dan mengambil pistol dari dalam sana.


"Sayangku.. istriku.. katakan kepada pria itu untuk pergi dari sini, jika tidak aku akan menembaknya" kata Mike kepada Yura.


"Jangan sakiti suamiku" pinta Yura.


Ingin sekali Elard mengeluarkan pistolnya dan langsung menembak pria itu, namun El tidak bisa gegabah. Karena saat ini Yura sedang berada dalam dekapan pria itu.


"Jangan dengarkan dia sayang, kamu tenanglah aku akan menyelamatkanmu dan dia tidak akan menyakitiku" kata kata El berusaha untuk membuat Yura tenang.


Karena terlihat Yura sangat ketakutan saat Mike menodongkan pistol tepat ke arah Elard.


"El menjauhlah aku tidak ingin dia menyakitimu" Yura mulai terisak.


"Ayolah tuan El, istriku memintamu untuk pergi.. kita ingin menikmati malam pengantin hanya berdua saja" ucap Mike diiringi tawa yang mengerikan.


Elard berusaha melangkahlan kakinya mendekati mereka.


Dor!!


Dan Mike langsung menembakkan satu peluru ke arah tembok.


"Aku tidak main main El, aku akan benar baner menembakmu jika kamu mendekat" ancaman Mike berhasil membuat Yura menangis histeris.


"El aku mohon menjauhlah aku mohon" pinta Yura.


**Yura sangat frustasi, lebih baik aku menurutinya saat ini** batin Elard.


Akhirnya Elard memundurkan langkahnya, Elard berusaha mencari cela untuk menyerang Mike.


Elard berbalik dan sedikit demi sedikit menjauhi mereka.


Dan yang terjadi...


______

__ADS_1


__ADS_2