Wanita Malam Milik CEO

Wanita Malam Milik CEO
SEASON 3 ~ 39


__ADS_3

"Noah apa maksudmu bicara seperti itu?" Tanya lana dengan bibir dan suara yang bergetar, Lana benar benar merasa malu dengan apa yang di ucapkan Noah.


"Jangan menangis di hadapanku! Aku tidak mau terjadi kesalah fahaman disini. Dan aku tau kamu banyak di kejar laki laki, tapi itu bukan aku"


"Aku sama sekali tidak menyukaimu, sebentar lagi kita ujian harusnya kamu persiapkan itu. Bukan menulis surat cinta yang menjatuhkan harga dirimu" sambung Noah lagi.


Memang apa yang Lana tuliskan sehingga membuat Noah marah sampai seperti ini? Itu hanya Lana dan Noah yang tau.


"Noah tapi aku melakukan ini semua karena aku mencintaimu. Kamu cuek dan itu semakin membuatku tertantang untuk mendapatkan mu" jelas Lana dan menghapus air matanya.


"Kenapa kamu tidak bisa menghargai aku sedikit saja?" Tanya Lana yang tidak hentinya menangis.


Tanpa menjawab, Noah sejenak pergi meninggalkan Lana.


Noah kembali menemui adiknya.


"Ada apa kak?" Tanya Nara yang khawatir.


"Dimana jaket ku?" Tanya Noah.


"Hmm ini, kamu mau kemana kak?" Tanya Nara lagi saat melihat kakaknya pergi membawa jaket tersebut.


Noah kembali menemui Lana yang masih menangis namun tidak bersuara.


Lana yang dari tadi menunduk langsung melihat ke arah Noah yang sudah berdiri lagi di hadapannya.


Noah mendekati Lana dan ia mengikatkan jaket tersebut di pinggang Lana.


Rok abu abu yang sangat mini itu benar benar tidak pantas di lihat oleh murid murid di sekolahnya.


"Jika kamu mau orang lain menghargai mu, harusnya kamu lebih dulu yang menghargai dirimu sendiri" ucap Noah setelah mengikatkan jaket tersebut.


"Aku sama sekali tidak menyukaimu, fokuslah dengan ujian tahun ini" itu lah kata kata Noah terakhir kali sebelum pria itu benar benar pergi.


Di satu sisi Lana merasa marah cintanya di tolak dan di hina oleh Noah.


Namun di sisi lain Lana juga bahagia karena Noah masih memperdulikannya meskipun hanya sebuah jaket untuk menutupi paha mulusnya yang terpampang.

__ADS_1


Awalnya Lana tidak manaruh dendam kepada Noah.


Namun keesokan harinya, ponsel Lana terus saja berbunyi.


Ratusan notifikasi masuk ke dalam ponselnya.


Tentu saja Lana sudah mulai viral akibat penolakan Noah.


Hujatan demi hujatan ia terima, semua orang tau bagaimana kebodohan Lana yang ia sebar sendiri melalui Live di sosial media miliknya.


"Sial!! Ini semua karena Noah. Andai dia tidak menolak ku dan berbicara seperti itu pasti tidak akan seperti ini jadinya" ucap Lana kesal sambil membanting ponselnya di meja.


"Lalu bagaimana Lan? Nama kamu sudah buruk. Tidak akan ada yang mau mengejarmu lagi" tanya Willy sambil kebingungan.


"Ini semua karena Noah!" Teriak Lana.


"Kamu tidak bisa menyalahkan kakak ku! Ini memang salahmu" tiba-tiba Nara masuk ke dalam kelas tersebut dan ia tidak terima jika kakaknya disalahkan dalam masalah ini.


"Ohh ada adik tercinta rupanya... Kakakmu itu terlalu munafik sok jual mahal! Aku benci kalian berdua" sahut Lana.


Sampai akhirnya Lana memilih untuk keluar dari sekolah tersebut.


Gadis itu bertekad untuk membalas perbuatan Noah.


Mungkin Lana tidak bisa menyentuh Noah, namun ia bisa menyakiti adik kesayangannya dengan begitu Noah juga akan merasakan sakit.


Flasback Off.


Rangga terkejut dan benar-benar tidak menyangka dengan apa yang baru saja diceritakan oleh Lana. Rangga tidak menyangka gadis yang berpenampilan polos serta culun ternyata memiliki sikap yang berbanding terbalik dengan penampilannya. Lana sengaja mengubah penampilannya agar Noah dan Nara tidak menyadari.


Saat Lana mengetahui dimana Noah menempuh pendidikannya akhirnya Gadis itu pun memutuskan untuk masuk di kampus yang sama, namun dengan penampilan yang berbeda.


selama ini Lana sengaja mendekati Rangga dan berusaha untuk mengambil perhatian pria itu.


"Aku ingin kamu jatuh cinta kepadaku, dan dengan begitu kamu akan meninggalkan Nara. Saat itu terjadi pasti Noah juga akan merasakan sakit seperti yang Nara rasakan" ucap Lana dengan mata penuh kebencian.


"Harusnya kamu tidak perlu melibatkan Nara, dia tidak bersalah" kata Rangga.

__ADS_1


"Tentu dia bersalah! Dia membela kakak nya dan menyudutkan diriku" sahut Lana.


"Di sini Nara sama sekali tidak salah, bahkan Noah pun tidak salah yang salah adalah dirimu dan teman-temanmu yang sudah merekam kejadian tersebut. Harusnya kamu berterima kasih kepada Noah karena dia sudah membuatmu berubah jauh lebih baik seperti saat ini" jelas Rangga.


"Aku bukan berubah kak, aku menderita! Berpura pura menjadi gadis cupu seperti ini"


"Kenapa kamu belum sadar juga, pria baik pasti akan mencari seorang wanita yang baik juga. Secara tidak langsung Noah membuatmu berubah jauh lebih baik" jelas Rangga lagi.


Rangga tau bagaimana perasaan Lana saat ini, seburuk buruknya perilaku Lana. Namun gadis itu pasti memiliki rasa sedih yang teramat dalam.


Terobsesi dengan Noah, membuatnya sampai harus menjatuhkan harga dirinya.


Namun disini Noah sudah berhasil membuat Lana berubah dari segi penampilannya.


Bahkan tidak ada lagi pria yang menggodanya karena penampilannya yang seksi seperti saat SMA dulu.


Rangga mencoba memberi pengertian kepada Lana, memang tidak mudah membuatnya mengerti.


"Andai Noah tidak mengatakan itu semua, andai Noah tidak meminjamkan jaket kepadamu mungkin akan banyak pria yang melecehkan mu"


"Hapuskan dendam mu, Noah hanya tidak ingin kamu menjatuhkan harga dirimu. Dan aku yakin kamu pasti akan mendapatkan yang jauh lebih baik" sambung Rangga lagi.


Lana terdiam, bahkan ia tidak menjawab sedikitpun perkataan Rangga.


"Aku sedang ada urusan, kamu pikirkan lagi ucapanku" kemudian Rangga pergi meninggalkan Lana.


Lana menarik nafasnya panjang, ia kembali mengingat kejadian beberapa tahun yang lalu.


Lana terduduk dan gadis itu tidak mampu lagi menahan air matanya.


"Kenapa jadi seperti ini... Aku tetap harus membalas perbuatan Noah. Karena dia aku mendapatkan caci maki banyak orang. Semua itu belum bisa aku lupakan" ucap Lana dengan suara lirih.


"Tapi... Apa yang di katakan kak Rangga juga benar" kini Lana dalam kebingungan.


Sekalipun dia melanjutkan kebohongan ini, semua tidak akan berhasil karena Rangga sudah mengetahui nya.


_____

__ADS_1


__ADS_2