Wanita Malam Milik CEO

Wanita Malam Milik CEO
S2~ Tertampar


__ADS_3

"Apa hubunganmu dengan pria itu?" Tanya Noah tanpa basa basi.


"Pria siapa yang kamu maksud Noah, kita bisa bicara baik baik jangan seperti ini" ucap Keyla.


"Joy, ada hubungan apa kamu dengan pria bernama Joy. Aku tidak akan Melepaskanmu sampai kamu berkata jujur kepadaku" kata Noah


Keyla menatap Noah ia melihat jika tatapan pria itu sangat sulit untuk diartikan, entah Noah sedang marah atau lebih tepatnya cemburu.


"Aku dan kak Joy tidak ada hubungan apa-apa kita hanya berteman" jawab Keyla karena selama ini ia merasa hubungannya dengan Joy hanyalah sebatas pertemanan saja.


Karena memang Joy adalah pria yang baik.


"Bukankah aku sudah melarangmu untuk berteman dengannya, lalu kenapa dia menghubungimu tadi pagi?" Tanya Noah lagi.


"T..tadi kak Joy menanyakan masalah kursus, tidak ada apa apa Noah" jawab Keyla gugup.


"Jangan bohong!" Sahut Noah tidak percaya.


Tanpa adanya persiapan Noah langsung mencium bibir Keyla berharap Gadis itu akan segera mengatakan Yang Sejujurnya ada hubungan apa antara dirinya dan Joy.


"Noah hentikan! Ini di kampus" Keyla berusaha mendorong tubuh Noah.


Namun tenaga Keyla tidak sebanding dengan Noah.


Noah masih mengunci tubuh gadis itu dalam dekapannya membuat Keyla sedikit kesusahan.


"Mulai sekarang jauhi pria itu, dan berhentilah untuk mengikuti kursus bahasa inggris" ucap Noah.


"Tapi kenapa?" Tanya Keyla.


"Aku tau, kamu mengikuti kursus ini agar bisa satu ruangan bersama Joy bukan. Sepertinya kamu suka jika Joy terus mendekatimu" jelas Noah.


Keyla benar-benar tidak tau Kenapa suaminya mengatakan hal seperti itu, biasanya Noah tidak pernah berkata dalam keadaan marah sampai-sampai ia tidak bisa mengontrol emosinya.


"Aku tidak mengerti apa maksudmu Noah" ucap Keyla.


"Jangan pura pura tidak mengerti Keong, aku tau kamu tidak akan sepolos itu. Pasti kamu suka jika Joy terus mengejar dan menggodamu karena dia ketua BEM" sambung Noah lagi.


Plak!!!


Keyla menampar wajah Noah, dan gadis itu segera mendorong tubuh Noah agar menjauhinya.


"Jaga bicaramu Noah, aku memang sangat mencintaimu tapi bukan berarti kamu bisa mengatakan hal seperti itu kepadaku terlebih lagi aku adalah istrimu" kata Keyla.


Keyla Yang Kecewa dengan ucapan Noah langsung meninggalkan pria itu, Keyla keluar dari ruang kesehatan dan menutup pintu ruangan itu dengan sangat kasar.


"Astaga apa yang terjadi kepadaku? Kenapa aku jadi kacau seperti ini" kini Noah menyesal karena telah mengatakan hal buruk itu kepada istrinya.


Noah sendiri tidak mengerti mengapa dirinya merasa sangat marah saat mengetahui Joy Tengah dekat dengan istrinya itu.


Noah memukul tembok berkali kali.


"Pasti Keyla sangat marah kepadaku, dia sampai menamparku. Apa yang harus aku lakukan" kata Noah frustasi.


Setelah sampai di kelasnya Keyla langsung membawa tasnya.


"Key kamu kenapa menangis?" tanya Maylan.


"Aku baik-baik saja May, aku harus pulang sekarang" kata Keyla.

__ADS_1


"Biar aku yang mengantarmu" tawar Maylan, Gadis itu khawatir jika Keyla pulang sendirian dalam keadaan yang kalut seperti ini.


"Terima kasih May tapi tidak perlu aku akan pulang sendiri. sampai jumpa" kemudian Keyla langsung berlari keluar dari kampus tersebut.


"Kenapa lagi dengan dia, baru saja senang sekarang sudah menangis lagi" kata Maylan.


Noah berjalan menuju ruangan Keyla namun Sesampainya di sana ia sama sekali tidak melihat keberadaan gadis itu, Noah hanya melihat Maylan yang duduk sendirian.


"Di mana dia?" gumam Noah.


Noah segera mengeluarkan ponselnya, dan ia mencoba untuk menghubungi Keyla namun setelah beberapa kali melakukan panggilan Kayla sama sekali tidak menjawab panggilan darinya, itu semakin membuat Noah menjadi khawatir.


"Permisi, apa kamu tau dimana Keyla?" Tanya Noah.


Terpaksa pria itu harus bertanya langsung kepada Maylan selaku sahabat Keyla.


"Tadi Keyla pamit pulang lebih dulu" jawab Maylan.


"Baiklah terima kasih" ucap Noah dan berlalu pergi.


"Iya sama sama" jawab Maylan.


"Ini pasti karena Noah" sahut Maylan lagi.


Keyla sudah berada di dalam


taxi.


"Noah menyebalkan!! Kenapa dia menuduhku seburuk itu" ucap Keyla sambil terisak.


"Beruang kutub menyebalkan" Keyla terus saja mengomel di dalam taxi tersebut.


Beberapa menit kemudian Keyla sudah sampai ia segera masuk ke dalam rumahnya.


Keyla di kejutkan dengan keberadaan Noah yang duduk di atas tempat tidurnya.


"Kamu!! Kenapa ada disini?" Tanya Keyla.


"Ini rumahku, apa aku tidak boleh berada di rumahku sendiri?" Jawab Noah.


"Kenapa dia bisa sampai lebih dulu, huh" gerutu Keyla.


Keyla berjalan melewati Noah menuju meja riasnya, Keyla membersihkan sisa sisa make up yang menempel di wajahnya.


Keyla berusaha untuk cuek dan tidak memperdulikan suaminya yang sedang duduk di atas tempat tidur.


"Keong kepalaku pusing" kata Noah.


"....." Hening Keyla tidak menjawab.


"Keong aku sangat pusing" kata Noah lagi.


"...."


**Aku tidak akan masuk ke dalam jebakanmu lagi** batin Keyla.


Ia sudah mengerti jika suaminya pasti sedang berpura-pura.


"Keong tolong, aku tidak tahan kepalaku sangat sakit" kata Noah sambil memegangi kepalanya.

__ADS_1


"Tidak perduli, ingat Noah aku masih marah kepadamu" sahut Keyla.


Setelah Keyla mengucapkan itu, tidak terdengar lagi jawaban dari suaminya sampai beberapa menit Keyla penasaran kenapa tiba-tiba suaminya tidak mengganggunya lagi.


Keyla membalikkan tubuhnya dan melihat ke arah Noah.


"Noah" Keyla melihat Noah pingsan.


Keyla langsung menghampiri suaminya itu.


"Noah kamu kenapa? Noah" Keyla menepuk nepuk pipi Noah pelan, berharap suaminya itu akan segera terbangun.


"Noah kamu kenapa? Jangan membuatku khawatir" kata Keyla.


"Akhirnya kamu khawatir juga" sahut Noah.


Keyla terbelalak saat melihat Noah membuka matanya, rupanya Noah hanya berpura pura pingsan.


"Aghhh Noah kamu menyebalkan sekali!!" Keyla memukul dada bidang suaminya, bisa bisanya Keyla kembali tertipu.


"Hahaha" Noah tertawa.


Kemudian Noah memegang ke dua tangan Keyla.


"Maafkan aku" ucap Noah.


"Lepaskan, aku tidak mau memaafkanmu" jawab Keyla.


"Maafkan aku keong, aku sendiri tidak tau kenapa aku menjadi emosi hingga tidak bisa mengontrol ucapanku sendiri. Maafkan aku" ucap Noah, ia benar benar memohon agar istrinya bersedia memaafkannya.


"Dasar beruang kutub!! Kamu tau kan kalau aku tidak pernah bisa marah kepadamu"


"Tentu aku tau, maka dari itu aku menyukaimu karena kamu sabar menghadapiku selama ini" jelas Noah.


"Mmm sejak kapan Noah si beruang kutub jadi semanis ini?" Tanya Keyla.


"Sejak aku memilikimu" kata Noah.


Keyla mengalihkan pandangannya saat Noah mulai merayu dirinya lagi.


"Kemarilah pacar halalku" ucap Noah.


Noah langsung memeluk tubuh Keyla.


Keyla memang masih kesal, tapi Keyla bisa melihat jika suaminya itu benar-benar menyesal dan tulus meminta maaf kepadanya.


"Jadi kita berbaikan?" Tanya Noah, dan Keyla mengangguk.


Keyla melihat ke arah wajah Noah yang masih menyisahkan bekas tamparan dari dirinya.


"Maafkan aku karena tadi sudah menamparmu" kata Keyla.


"Aku sudah memaafkanmu, tetapi kamu harus di hukum" ucap Noah.


"Kenapa kamu sangat suka meghukumku, aku sudah mendapatkan banyak hukuman darimu" kesal Keyla.


"Aku akan menghukum mu setelah tamu bulananmu itu pergi" bisik Noah.


"Noah.. dasar mesum" Keyla kembali malu dengan perkataan sang suami.

__ADS_1


_____


happy reading🥰🥰


__ADS_2