
Di meja Rayhan
"Siapa Ray..?" tanya Jojo temennya Rayhan
"Anak baru.." singkat Rayhan tanpa menghilangkan pandanyannya dari Azkia
"Cantik ya...?" tanya Jo
"Iya cantik, manis juga..." jawab Rayhan spontan
"Woo oo kamu ketahuan jatuh cinta, sama adek kelas.. Cantik dan maniss woo oo... Hahaa..." ledek Jo sambil menyanyi
"Hah apa..? siapa yang jatuh cinta..?" kata Rayhan salah tingkah
"Heleh, jangan pura - pura gak tau lah.. kelihatan jelas banget dari muka lo." kata Jojo
"Jelas apanya?"
"Jelas banget kalo lo suka doi Hahaha...."
"Masa sih?" polos Rayhan sambil melihat wajahnya di layar Hp
"Hahaa..." tawa Jojo karena tidak bisa menahan melihat tingkah temannya itu.
"Lo ketawa mulu... obat lo habis Jo..?" tanya Vivi.
Vivi adalah sahabatnya Jojo dan Rayhan, mereka berteman sejak masuk sekolah menengah pertama sampai saat ini. Jojo, Vivi juga anggota Osis sama seperti Rayhan. Jika di tanya apa ada rasa suka lebih dari sahabat? Pasti ada di antara salah satu dari mereka, tapi mereka memilih diam agar persahabatan mereka tidak terpecah hanya karena sahabat yang berubah menjadi cinta.
"Tuh si Han lagi bucin hahaa..." jawab Jojo yang masih menertawakan Rayhan.
"Heh... bucin sama siapa? Tumben, biasanya mah gak ada yang nyantol kan sama Han.. haha..." canda Vivi sambil meminum Jus Apelnya
"Tuh.. tuh anak baru. Baru juga kenal wkwk..." ledek Jojo lagi
"Yang mana sih..?" penasarannya Vivi
"Itu noh yang lagi makan mie sama temen - temannya..." tunjuk Jojo
"Heh jangan tunjuk - tunjuk, nanti ketahuan..." keluh Rayhan
"Ututtuu ada yang wafer nih haha..." canda Vivi
"Wafer coklat rasa stowbery hahaa..." ledek Jojo dan diikuti tawa oleh Jojo dan juga Vivi.
"Berang - berang makan tomat..." kata Rayhan
"Lanjutt..." kata Jojo dan Vivi bersamaan
"Bodo amaatt... Kuy balik.." kata Rayhan yang mulai kesal di bully sahabatnya.
"Ngambek bang.?" tanya Vivi
__ADS_1
"Gak..." jawab Rayhan sambil berjalan meninggalkan kantin.
"Ututtuu wafernya ngambek..." canda Jojo mengikuti Rayhan kembali ke kelas bersama Vivi juga.
Mereka bertiga sudah terbiasa bercanda seperti itu, jarang sekali melihat mereka bertengkar pasti selalu akur dan mereka selalu salin mengingatkan satu dengan yang lain. Mereka bertiga juga memiliki penggemarnya masing - masing.
Jonathan, mereka biasa memanggilnya dengan nama Jojo lebih mudah di ingat. Sifatnya lebih dewasa dari pada Rayhan dan lebih kocak, di manapun jika ada Jojo pasti ada tawa entah apapun leluconnya pasti ada aja. Ditambah dengan parasnya yang tak kalah keren dengan Rayhan membuatnya juga memiliki banyak penggemar.
Vivi Amanda, dia satu - satunya cewek yang sangat dekat dengan Rayhan dan Jojo. Karena mereka sudah bersahabat lama.. Vivi juga salah satu anggota Osis sama seperti Rayhan dan Jojo. Vivi gadis yang cantik rambut panjang hitam, ada lesung pipi saat dia tersenyum. Banyak cowok yang mendekatinya tapi sayangnya selalu di tolaknya. Karena dia sudah memiliki seseorang yang sudah di sukainya, namun dia hanya diam tanpa mengungkapkan perasaannya.
Saat di koridor Vivi menanyakan siapa yang bisa membuat seorang Rayhan menjadi wafer, padahal sudah banyak cewek yang mendekatinya tapi tak satupun yang bisa mendapatkan hatinya. Apalagi setelah kepergian doi nya Rayhan jadi tidak berminat berhubungan seperti pacaran, lukanya belum lama sembuh.
"Eh mana sih yang bikin Ray jadi wafer..?" tanya Vivi yang penasaran
"Ada, adek kelas wkwk..." jawab Jo
"Yang mana..?"
"Lo gak bakalan tau, dia anak baru..." jelas Jojo
"Oohh jadi penasaran cewek mana yang bisa membuat Rayhan wafer hahaa..." jawab Vivi dan diikuti tawa keduanya.
Tiba - tiba saja Rayhan berhenti dan berbalik badan ke arah Jojo dan Vivi, tangannya di lipat didepan dada, wajahnya mulai memerah. Membuat Jojo dan Vivi ikut berhenti.
"Udah gosipnya?" tanya Rayhan
"Haahh...?" tanya Jojo dan Vivi
"Eh kan bener yang kita bilang.. " jawab Vivi dan diangguki oleh Jojo
"Iya! Tapi jangan keras - keras, kalian mau buat seisi sekolah tau gitu." kesal Rayhan
"Kalo perlu haha..." canda Vivi
"Apa perlu kita umumin pake speaker sekolah hahaa..." ledek Jojo
Dengan kesal Rayhan memiting Jojo dan menyeretnya ke dalam kelas yang diikuti oleh Vivi. Kejadian itu menjadi tontonan bagi yang lain dan sekaligus hiburan yang membuat mereka tertawa.
Di kelas Azkia
Setelah kembali ke kelas Azkia hanya diam saja, yang biasanya cerewet menjadi diam seribu bahasa membuat Azka heran. Apalagi dengan kejadian Azkia di beri makanan oleh seniornya mana ganteng lagi seniornya membuat Azka sedikit kesal.
Azka yang sudah terbiasa dengan berisiknya Azkia menjadi seperti ada yang kurang jika Azkia diam saja. Dengan usil Azka memanggil Azkia berkali - kali namun Azkia hanya diam saja, hingga kaki Azka sengaja menginjak kaki Azkia pun hanya diam saja tanpa menoleh ke arah Azka
"Heh bawel lo ngambek..?" tanya Azka
"Bawel wel bawel napa lo diem aja..? Denger gak gue ajak ngomong?" kesal Azka yang di cuekin Azkia.
"Heh lo jangan pura - pura gak denger deh.." lanjut Azka membuat Attaya dan Devan menoleh ke arah Azka.
Mereka berdua heran melihat Azka marah - marah sendiri, sedangkan Azkia dia tidur dengan mengbelakangi Azka makanya Azka tidak tau jika Azkia tidur, jadi percuma saja dipanggil juga tidak bakalan denger si Azkia.
__ADS_1
"Lo kenapa Ka..?" tanya Attaya
"Kesal ma sapa sih lo? Sehat kan, kok ngomong sendiri...?" tanya Devan
"Lo kira gue sakit ngomong sendiri?" tanya Azka dan diangguki oleh Devan
"Cih... gue ngomong sama nih bocah kagak nyaut dari tadi.." kesal Azka sambil menujuk Azkia dengan dagunya
Spontan saja membuat Attaya dan Devan tertawa terbahak - bahak melihat kelakuan Azka. Mau sampai besok juga tidak akan di jawab sama Azkia, orangnya tidur juga. Hari ini memang jam kosong jadi mereka bebas mau melakukan apapun asalkan masih di dalam kelas.
Devira dan Nayla, mereka asyik menonton drakor yang sedang panas - panasnya di bicarakan oleh mereka penggemar drakor yang berjudul "Screat Angle"
"Mau lo ngomong sampai laper si Kia gak bakalan nyaut Ka hahhaa..." kata Attaya
"Kenapa emang?" tanya Azka
"Noh liat aja sendiri." Attaya mengambil buku yang menutupi Azkia yang sedang tertidur
"Cih.. pantesan gue panggil diem aja.. dasar panda tidur mulu..." kesal Azka
"Hahahaa... lo juga oneng banget sih ka.. Temen sebangku tidur aja juga gak tau." ledek Devan
"Cih.. bodoamat..!" kesal Azka yang di ledekin Attaya dan Devan
"Eh Kia imut banget kalo tidur.." ucap Attaya sambil memegang hp untuk memfoto Azkia.
Namun dengan cepat Azka mengambil hp nya agar tidak memotret Azkia, entahlah Azka merasa tidak suka saja jadi reflek dia mengambil hp Attaya yang membuat siempunya hp bingung.
"Lah kenapa hp gue lo ambil Ka..?" heran Attaya
"Pinjem bentar, hp gue lowbat.." kilahnya
"Hahaha pasti gak bolehin foto Kia itu mah.. Hayoo loh ngaku aja Ka... Haha..." ejek Devan
"Gak...!"
"Gak apa..?" tanya Attaya
"Gak salah kan hahaha..." canda Devan, yang membuat mereka tertawa bersama.
Tanpa terasa jam pulang pun berbunyi..
Tettereteeeetttt....
.
.
..."Canda mu yang membuatku candu dalam diamku, teruslah seperti itu.. Jangan berubah sedikitpun.. Karena Aku tak suka canda itu hilang darimu"...
...- Azka Aldrik (E H) -...
__ADS_1
...~...