
Siang ini Azkia, Devira dan Nayla sudah berada di salah satu mall, mereka bertiga ingin berbelanja keperluan camping nanti. Saat asyik berbelanja tanpa di sadari mereka bertemu dengan Rayhan, Jojo dan Vivi.
Rayhan mengajak Azkia dan teman - temannya bergabung dengannya saja, kan lebih seru jika bersama - sama. Rayhan juga mencari perlengkapan camping, karena semua anak Osis menjadi panitia dalam acara tersebut.
"Gak papa nih kak kita gabung?" tanya Azkia ragu
"Gpp lah dek, biar seru kan.." jawab Rayhan
Kemudian mereka semua masuk dalam toko yang menjual bermacam - macam alat camping. Toko itu lumayan lengkap dari tenda, alas, kompor mini sampai lampu pun tersedia berbagai jenis dan merek tinggal memilih sesuai selera.
Haus dan lapar itulah yang mereka rasakan, karena hampir dua jam mereka memilih barang - barang untuk keperluan camping. Rayhan menyarankan untuk mencari stan makanan terlebih dahulu untuk mengisi perut yang sudah keroncongan, dan mereka semua setuju dengan usulan Rayhan.
Setelah menemukan stan makanan yang sesuai keinginan mereka, mereka berenam memesan makanan sambil menunggu makananya datang mereka bercanda, tidak ada rasa canggung antara senior dan junior malah mereka terlihat seperti seumuran.
"Habis ini kita kemana lagi..?" tanya Jojo
"Pulang.." jawab Devira, dan di angguki oleh Azkia dan Nayla
"Masih sore ini, gimana kalo kita nonton dulu..?" saran Vivi
"Boleh juga.." ucap Rayhan dan Jojo
"Ada film baru, katanya sih dari komik yang di buat film gitu.. Kan jadi penasaran kayak gimana jadi nya.. Soalnya komiknya seru..." antusias Vivi
"Judulnya apa..?" tanya Azkia
"Kalo gak salah tuh beuty - beuty apaan ya lupa..?" ucap Vivi sambil menggaruk kepalanya
"True Beuty.." jawab Nayla
"Nah itu bener.." seru Vivi
"Jadi gimana kalian juga ikut gak..?" tanya Rayhan kepada Azkia dan teman - temannya
"Bolehlah kuy.. Udah lama juga gak nonton.." seru Devira
"Iya bener tuh.. Apalagi rame gini kan seru.." imbuh Nayla
"Baiklah.. habis makan kita nonton..." kata Azkia
Dan diangguki oleh semua orang yang berada disitu.
Setelah makanan mereka habis, mereka lanjut ke lantai tiga menuju bioskop. Banyak pasang mata yang melihat ke arah mereka, mereka terlihat asyik dan sangat akrab jadi siapa pun yang melihat mereka jadi senang gitu.
Sekarang mereka sedang mengantri tiket untuk masuk, tak lupa membeli minuman dan popcorn. Setelah mengantri mereka masuk ke studio 4 untuk menonton film yang mereka pilih tadi yaitu True Beauty.
True Beauty menceritakan tentang seorang gadis SMA yang menyembunyikan wajah berjerawat dan sangat tidak percaya diri dengan penampilannya sampai pada akhirnya dia mengenal make-up.
__ADS_1
Kemudian, make-up memberikan kekuatan yang membuatnya semakin percaya diri menjalani hidupnya sehari-hari.
Meski menutupi wajah aslinya, dia dikenal sebagai siswi yang cerdas dan optimis dalam hal positif. Menariknya dia di kelilingi oleh dua laki - laki tampan. Dan terjadilah cinta segitiga di antara mereka.
Setelah selesai menonton mereka berenam memutuskan untuk pulang ke rumah, karena hari sudah mulai petang. Berbelanja ternyata melelah kan juga, membuat mereka ingin segera pulang dan beristirahat.
Di rumah Azka
Weekend kali ini Azka lebih menghabiskan waktunya berada di rumah. Karena kehujanan kemaren bersama Azkia membuat nya sedikit flu, jadi Azka lebih memilih untuk bermalas - malasan saja di rumah.
Azka sedang berjemur di penggiran kolam renang, matanya dia pejamkan menikmati hangatnya matahari sore.
Tiba - tiba saja ada yang mengusik kedamaian itu, siapa lagi kalo bukan Attaya dan Devan. Mereka berdua memang selalu datang ke rumah Azka jika weekend.
"Lo bisa sakit juga Ka..?" tanya Devan
"Hmm.." singkat Azka yang masih memejamkan matanya
"Uluh - uluh abang gue atitt.. Sini - sini peluk dulu.." canda Attaya sambil memeluk Azka.
"Apaan sih!" menghindar dari pelukan Attaya
"Kok bisa sakit kek gimna? Jangan bilang lo hujan - hujanan kemaren..." tebak Devan
"Hmm.." kata Azka malas menjawab pertanyaan Devan
"Ceritanya panjang.. " jawab Azka sambil meminum jus nya
"Yaudah ini gue bawaain bubur ayam, buruan di makan.." ucap Devan sambil menyodorkan bungkusan bubur ayam kepada Azka.
Azka hanya memandang bungkusan itu, sedangkan Devan yang tau maksut dari pandangan Azka langsung berkata :
"Tenang aja sesuai selera lo kok, bawang goreng banyak tanpa kacang..." ucap Devan sambil membuka bungkusan itu dan menyodorkannya kepada Azka.
"Hahaa.. Ututu perhatiannya babang Devan..." canda Attaya.
"Hisstt! Sakit oe.." ucap Attaya yang mendapat jitakan dari Azka dan Devan.
Kemudian mereka tertawa bersama dan menikmati makanan mereka masing - masing di pinggiran kolam bersama senja yang mulai datang.
"Ka, lo dah tau ada acara camping minggu depan?" tanya Attaya dan di angguki oleh Azka
"Tau dari siapa kan kita belum ngasih tau..?" tanya Devan
"Azkia.." singkat Azka, membuat Devan dan Attaya tersedak makanannya.
"Uhuukk.."
__ADS_1
"Uhuukk.. tolong air.." ucap Attaya
"Makan gitu aja gak bisa..." ledek Azka, sambil memberikan minuman kepada Attaya.
"Bukan gak bisa, jawaban lo yang bikin keselek.. Gue kalah cepet nih.." jawab Attaya, Azka hanya mengangkat sebelah alisnya yang menandakan tidak mengerti.
"Jadi lo kemaren kehujanan itu gara - gara sama Azkia..?" tanya Devan
"Iya.." jawab Azka
"Kok bisa..?" tanya Attaya.
"Jadi dia kemaren nunggu jemputan gak dateng - dateng mana muka nya dah pucet banget, yaudah gue anterin pulang.." jelas Azka.
"Oohhh..." ucap Attaya dan Devan bersamaan.
"Harusnya kemaren gue tuh yang nganterin Azkia pulang.. Lo sih ngajak gue cepet - cepet balik.." keluh Attaya sambil menjitak Devan.
"Hilih modus lo tuh.. Kalo jodoh gak akan kemana Ta.." ucap Devan sambil mengelus kepalanya yang sakit.
"Kalian kemaren kemana? Gue di tinggal sendiri..?!" kesal Azka mengingat kejadian kemaren.
"Hehe.. Maaf bos kemaren si Devan nih ngajak beli perlengkapan camping.. Jadi lupa sama lo Ka sangking antusiasnya.." jelas Attaya.
"Hilih.. Asalan aja!" ucap Azka.
"Serius Ka, habis dapet brosur itu kita langsung cus ke mall.." jelas Devan.
"Hmm.. Terus gue juga kalian beliin perlengkapannya gak..?" tanya Azka.
"Sans Ka, aman semua.. Beres sudah nanti minggu depan tinggal berangkat aja.." jelas Attya meyakinkan.
"Baguslah.." kata Azka
Mereka menikmati senja yang indah bersama dengan candaan dan tawa, seolah tidak ada beban dan masalah apapun yang sedang mereka hadapi. Tanpa mereka sadari orang tua Azka melihat kedekatan mereka dari lantai atas, dan orang tua Azka sangat bahagia melihat anaknya memiliki teman - teman seperti Attaya dan Devan, mereka saling melengkapi walaupun terkadang berselisih namun tidak akan lama.
Orang tua Azka kemaren pulang karena mendapat kabar jika Azka sedang demam, kalo tidak mungkin minggu depan baru pulang dari perjalanan bisnisnya. Sebenarnya orang tua Azka sangatlah menyayangi Azka hanya saja terkadang kurangnya waktu bersama yang membuat Azka sengaja menjadi badboy karena ingin mendapatkan perhatian dari orang tuanya. Orang tua Azka sadar akan hal itu, tapi bagaimana lagi itu semua yang mereka lakukan juga untuk Azka nantinya.
.
..."Sahabat memang yang selalu ada saat kita dalam keadaan susah maupun senang, Mereka yang paling mengerti kita.."...
......- NN -......
Terimakasih semua yang masih stay di BBC, makasih untuk Like , Koment dan Hadiahnya :)
...Sukses selalu buat kalian* ^.^...
__ADS_1