Bad Boy Bucin

Bad Boy Bucin
NaTa


__ADS_3

Tibalah dimana hari ini mereka melaksanakan wisuda disebuah gedung yang sama karena universitas mereka memang sama hanya jurusannya saja yang berbeda. Azka yang sudah lebih dulu wisuda tetap menghadiri acara wisuda tersebut selain untuk mengucapkan selamat pada sahabatnya ia juga mendampingi sang istri.


Kedua orang tua Azkia pun juga hadir bersama dengan Axel dan Melati, tak lupa si kecil Zenna yang selalu lengket dengan Azka.


Kali ini Azka dan Azkia memakai baju dengan motif yang sama, dan baju itu adalah hasil desain Azkia sendiri. Azkia merasa bangga ketika desainnya lagi-lagi sangat cocok saat dipakai oleh Azka.


Tak henti-hentinya Azka mendapatkan tatapan kagum dari mahasiswi yang berpapasan bersama Azka, apalagi ketika Azka tersenyum sambil menggendong Zenna. Membuat hati mereka seakan meleleh begitu saja.


Azka terlihat seperti papa muda yang sangat menyayangi anaknya, wajah yang tampan ditambah tawanya bersama Zenna membuat Azkia sedikit cemburu. Bahkan Azkia mencubit pinggang Azka dan menyuruhnya untuk tidak tersenyum sembarangan.


"Jangan senyum, by!" pinta Azkia.


"Kenapa?" tanya Azka bingung.


"Jangan mengundang buaya betina untuk bergerak mendekat, by!" tegas Azkia sambil melirik sekitarnya.


"Cemburu?" goda Azka.


"Gak siapa juga yang cemburu," elak Azkia.


"Terus kenapa marah-marah kalau gak cemburu?" tanya Azka.


"Gak marah kok, by!"


"Gak marah tapi cemburu, ya?" Azka terkekeh sendiri melihat wajah kesal Azkia.


Kemudian mereka masuk ke dalam gedung, disana sudah ada Attaya, Bobo, Ciko, Devira, Devan dan Nayla. Pakaian mereka tidak kalah bagus dengan Azkia dan Azka.


"Aku kesana dulu ya, by!" pamit Azkia.


Acara demi acara wisuda telah dilewati dengan hikmat tanpa ada kekurangan apapun. Setelah penutupan kini dilanjutkan dengan hiburan musik bersamaan dengan acara foto bersama teman satu kelas mereka. Namun jika tidak mau bisa berfoto diluar gedung karena banyak fotografer yang akan mengabadikan moment penting ini.


Dibalik itu semua ada seseorang yang sedang mengatur nafasnya untuk mengurangi rasa groginya. Dia bersama sahabatnya sudah siap untuk memberikan pertunjukan yang akan membuat semua orang berkesan dengan wisuda ini. Khususnya seorang gadis yang selalu menemaninya dalam susah dan senang.


Sebelumnya ia sudah meminta izin pada pihak yang bertanggung jawab pada acara ini, shingga ia merasa cukup tenang.


Saat semua wisudawan dan wisudawati sibuk berfoto tiba-tiba saja lampu padam membuat mereka panik, namun setelah terdengar suara petikan gitar mereka fokus mencari sumber suara itu.


Satu lampu menyala, lampu itu menyorot pada seseorang yang sedang memetik gitar.


"Hubby," batin Azkia, karena ia sangat paham betul itu Azka walaupun jarak mereka tidak terlalu dekat.


Setelah itu dua lampu lagi menyala menyorot pemain bass dan piano, tak lupa pemain dram yang juga tersorot oleh lampu.


"Devan!" batin Devira sambil menyipitkan matanya.


Sekarang ini Azkia sedang bersama Nayla dan Devira untuk berfoto bersama. Sejak tadi mereka mencari keberadaan pacar dan juga sahabat mereka yang tiba-tiba hilang.

__ADS_1


Terdengar riuh dari semua mahasiswa menyoraki mereka sambil bertepuk tangan, apalagi saat terdengar suara yang sangat merdu menyanyikan sebuah lagu dari Yovie and Nuno - Janji Suci.


Tanpa banyak bicara, mereka langsung menyalakan ponselnya untuk mengabadikan moment kali ini, terlebih lagi mereka tahu siapa yang sedang bernyanyi itu.


Lain halnya dengan Nayla yang terlihat bingung, ia penasaran perempuan mana yang begitu dicintai sampai diperlakukan seromantis ini.


Dengarkanlah, wanita pujaanku


Hari ini akan kusampaikan


Hasrat suci kepadamu, dewiku


Dengarkanlah kesungguhan ini


Terlihat seorang laki-laki tampan dengan jas hitam yang melekat ditubuhnya, perlahan menuruni panggung musik itu. Ia terus berjalan sambil melantunkan lagu.Teriakan histeris dari kaum hawa samakin membuat suanana menjadi meriah.


Aku ingin mempersuntingmu


'Tuk yang pertama dan terakhir


"Attaya!" pekik Nayla saat seseorang itu mengandeng tangan Nayla sambil menekuk sebelah lututnya lalu mencium punggung tangan Nayla.


Nayla benar-benar terkejut dan terharu, hingga dia tidak bisa berkata-kata lagi untuk menanggapi Attaya. Tepat sekali orang itu adalah Attaya pacar Nayla, butiran bening bahakan lolos begitu saja dari pelupuk matanya.


Attaya masih manyanyi sambil menatap kedua manik mata Nayla yang sudah memerah bahkan sudah basah.


Ku tak akan mengulang 'tuk meminta


Satu keyakinan hatiku ini


Akulah yang terbaik untukmu


Akulah yang terbaik untukmu


PROK PROK PROK


Suara tepuk tangan itu menggema setelah Attaya selesai menyanyikan lagu.


"Will you merry me?" tanya Attaya sambil mengeluarkan sebuah kotak kaca, di dalamnya ada sebuah cincin cantik.


Seketika gendung itu menjadi sunyi setelah Attaya mengatakan itu, mereka semua menunggu jawaban dari Nayla begitu juga sahabat mereka.


Azkia baru sadar ini lah yang dimaksud Azka waktu itu, saat ia merajuk gara-gara Azka sibuk seharian bersama Attaya.


Wajah Attaya terlihat murung saat Nayla tidak kunjung menjawab pertanyaannya, membuat hatinya ragu jika Nayla menerima lamarannya.


Lalu tiba-tiba saja suara halus Nayla terdengar membuat Attaya yang tadinya menunduk langsung mendongak tidak percaya.

__ADS_1


"Yes, i will!" kata Nayla yakin.


Terlihat senyum kebahagian dari Attaya, ia langsung memasukan cincin itu pada jari manis Nayla. Lalu ia menarik Nayla masuk kedalam pelukannya.


Suara tepuk tangan lagi-lagi terdengar ditelinga, bahkan banyak dari mereka yang iri dengan Nayla. Mereka berharap bisa menemukan jodoh seperti Attaya yang begitu terlihat romantis.


"Bohong banget gue lihatnya gak ikut nangis," kata yang natizen.


"Andaikan pacar gue seromantis itu," kata seorang mahasiswi.


"Mau juga dilamar huaaa!"


"Gue baper sumpah! Berasa mau langsung cari calon suami juga," kata netizen.


Sedangkan Azkia dan Nayla mereka memeluk Nayla erat dan memberikan ucapan selamat, mereka berdua juga tidak menyangka jika Attaya akan melamar Nayla saat wisuda.


"Selamat ya, Nay! Akhinya perjuanganmu gak sia-sia," kata Azkia sambil menangis terharu.


"Iya, padahal gue udah siap-siap buat pidana Attaya kalau dia ulur waktu buat tingaktin status lo dari pacaran menjadi calon istri," canda Devira.


Sedangkan sahabat Attaya juga sudah mengampirinya mereka semua membawa buket bunga mawar yang akan diberikan pada pasangannya masing-masing.


Untung saja Clarisa bisa datang saat acara wisuda Ciko sehingga ia bisa merasakan kebahagiaan sama seperti yang lainnya. Tapi tidak dengan Bobo yang masih awet dengan status jomblonya.


Azka menghampiri Azkia sambil memberikan buket bunga mawar, lalu mengecup pucuk kepala Azkia penuh kasih sayang.


"Selamat atas wisudanya sayang, semoga ilmu yang diperoleh bisa bermanfaat!" kata Azka sambil menangkup kedua pipi Azkia, Azkia hanya mengangguk saja dengan pipinya bersemu merah.


Begitu juga dengan Devira dan Devan, Clarisa dan Ciko, dan pasangan baru yang selangkah kejenjang yang lebih serius Attaya dan Nayla mereka semua terlihat penuh dengan kebahagiaan seoalah sedang memamerkannya pada Bobo.


"Pamer aja terus, lanjutkan kalian semua!" kesal Bobo dengan wajah yang sudah ditekuk.


Mereka hanya bisa menertawakan Bobo, entah kenapa Bobo memang sulit mendapatkan pasangan yang pas dengannya. Hingga ada satu gadis yang tiba-tiba saja mengambil buket bunga yang Bobo bawa.


"Bunganya buat gue aja, sayangkan kalau gak ada yang nerima!" ucapnya sambil terkekeh.


Tanpa basa basi Bobo langsung menarik tangan gadis itu dan membawanya ikut berfoto bersama sahabatnya.


Mereka semua ayik berfoto dengan banyak gaya, dari foto berdua dengan pasangan masing-masing, foto bersama keluarga, teman hingga tak terasa sudah banyak foto yang mereka ambil.


Satu foto yang membuat Azkia tersenyum lebar dimana dirinya bersama Azka sedang foto berdua. Tanpa aba-aba Azka menggendongnya hingga tubuh Azkia lebih tinggi dari Azka, tangan Azkia bertumpu pada bahu Azka. Mereka berdua saling bertatapan dengan tawa yang tak hilang dari bibir mereka berdua.


...----------------...


author gak naruh wafer disini 😅


Jgn lupa vote gratisnya, like dan coment ya!

__ADS_1


__ADS_2