Bad Boy Bucin

Bad Boy Bucin
Tidak Pantas


__ADS_3

Siska baru saja masuk ke dalam kelasnya sudah di sambut dengan banyak pertanyaan dari Rima dan juga Syla. Mereka berdua penasaran apakah Siska sudah mengetahu gosip terhangat pagi ini.


"Sis, Siska lo udah tau belum topik yang lagi heboh pagi ini..?" tanya Rima


"Lagi Hot news banget ini, Sis." ucap Syla


"Apaan sih?" kesal Siska sambil menaruh tas nya di atas meja


"Ini soal Azka, masa lo belum tau?" kata Syla


"Iya bener, biasanya lo paling cepet kalo soal Azka.. Ini tumben belum tau beritanya?" ucap Rima sambil duduk di bangkunya


"Azka kenapa?" tanya Siska sambil meminum air mineral


"Dia pacaran sama Azkia.." jawab Syla polos, membuat Siska menyemburkan air minumnya tepat di wajah Syla


"Hih jorok banget sih, Sis!" kesal Syla sambil mengambil tissu untuk mengelap wajahnya.


"Apa lo bilang? Azka pacaran sama Azkia?" tanya Siska lagi agar lebih jelas


"Iya, masa lo gak tau, padahal satu sekolah udah pada heboh." ucap Rima, sedangkan Syla hanya mengangguk - angguk saja sambil membenarkan make up nya


"Gak tau, kalian gak bohong kan?" tanya Siska lagi


"Buat apa kita boong, Sis.. gak ada untungnya juga buat kita.. Ya gak Syl?" ucap Rima


"Bener banget itu.." ucap Syla menyetujui perkataan Rima.


Siska mengebrak mejanya dengan keras membuat siapaun yang berada di kelas menjadi kaget, kemudian Siska keluar kelas dan menuju kelas Azka yang di ikuti kedua temannya Siska siapa lagi kalo bukan Rima dan juga Syla.

__ADS_1


Untung saja mulai hari ini mereka tidak ada kegiatan pembelajaran karena setelah ujian mereka mengadakan classmeeting, banyak acara yang di lakukan seperti perlombaan - perlombaan dari mulai seni tari, menyanyi, bahkan sampai olahraga pun juga ada. Dan setiap kelas wajib mengikutinya jika tidak mereka akan mendapatkan denda yang lumayan. Dan bagi siswa yang mendapatkan nilai di bawah rata - rata harus remidi dengan mata pelajaran yang nilainya jelek.


Dengan penuh amarah Siska menuju kelas Azka, dia tidak terima jika Azkia yang menjadi pacar Azka. Karena menurut Siska dialah yang pantas menjadi pacar Azka, bukan Azkia yang tidak ada apa - apanya di bandingkan dengan Siska.


......................


Di kelas Azka


Azka dan yang lainnya sedang bercanda dan main game di dalam kelas namun tiba - tiba saja ada yang membuka pintu kelas mereka dengan sangat kencang sehingga membuat mereka semua kaget di buatnya.


"Azkaa!" teriak Siska setelah masuk ke dalam kelas, dia melihat sekeliling mencari keberadaan Azka, karena Azka tidak duduk di bangkunya melainkan sedang mabar bersama yang lainnya di pojokan kelas.


"Azka! Lo di mana?" teriak Siska lagi, Azka yang mendengar namanya di panggil melihat sekilas lalu mengabaikannya.


"Tuh Azka bukan, Sis?" tunjuk Syla pada gerombolan orang di pojok kelas. Mata Siska langsung mengikuti arahan tangan Syla.


"Azka, gue mau ngomong sama lo!" ucap Siska saat sudah berada di belakang Azka. Namun Azka masih diam saja, dia lebih memilih meneruskan main gamenya.


Azka menghempaskan tangan Siska dengan sangat kasar, hingga membuat Siska terhuyung namun tidak sampai terjatuh. "Apaan sih lo!" kesal Azka


"Maksutnya ini apa?" tanya Siska sambil menunjukkan layar hp nya di dalamnya terlihat sebuah foto Azka bersebelahan dengan Azkia, sederhana namun terlihat manis.


"Jawab, Ka!" bentak Siska, yang melihat Azka hanya diam saja.


"Itu kan udah jelas, mau jelasin apa lagi.." ucap Azka acuh kepada Siska. Dari jauh terlihat Azkia bersama teman - temannya berjalan mendekat ke arah mereka berdua, Azkia membawa beberapa camilan dalam kantong plastik.


"Apa sih hebatnya dia, sampai lo pilih dia bukan gue?" tanya Siska tepat di depan wajah Azka, ada kemarahan yang sangat besar terlihat dari mata Siska.


"Dia? Dia bisa membuat gue merasakan sesuatu yang berbeda." ucap Azka singkat dan kembali masuk kedalam kelas namun sebelum itu tangan Azka sudah di tarik oleh Siska. Membuat Azka hampir terjatuh namun untung saja Azka bisa menyeimbangkan tubuhnya.

__ADS_1


"Tinggalin dia, Ka! Lo sama gue aja! Kenapa lo jahat banget sama gue, Ka. Kenapa? Gue kurang apa coba, dari pada dia cantikan gue.. ... gue yang udah lama suka sama lo tapi kenapa lo pilih dia, Ka!" ucap Siska mengeluarkan semua isi hatinya sambil memukul - mukuli dada Azka dengan tanganya.


Azkia hanya diam melihat itu, karena Azkia ingin tahu bagaimana respon dari Azka menanggapi Siska. Sebenarnya Azkia tidak tega melihat Siska seperti itu tapi mau bagaimana lagi, dia tidak bisa berbuat apa - apa.


"Tinggalin dia, Ka! Dia itu gak pantes buat lo!" ucap Siska lagi membuat siapapun memperhatiman mereka berdua.


"Bukan urusan lo!" bentak Azka sambil menyingkirkan tangan Siska dari dadanya.


"Tinggalin dia, Ka! Gue bisa bahagiain lo, gue bisa buat lo merasakan sesuatu yang berbeda di hati lo!" ucap Siska sambil memeluk Azka erat.


"Lepasin!" bentak Azka sambil mencoba melepaskan tangan Siska dari pinggangnya namun semakin erat pelukan itu.


"Gak, gue gak mau! Gue gak bakal lepasin lo." ucap Siska memper erat pelukannya


"Lepasin! Jangan sampai gue berbuat kasar sama cewek!" bentak Azka yang sudah mulai terlepas dari Siska.


"Tapi, Ka! Gue itu cinta sama lo, gue gak rela kalo lo sama dia. Dia itu gak cocok buat lo, Ka!" ucap Siska sambil menangis dan juga ada emosi di dalam setiap ucapannya.


"Cih, jadi lo pikir lo yang cocok buat gue? Jangan harap!" kata Azka kepasa Siska.


"Dia gak pantes buat lo, dia gak ada apa - apanya di bandingkan gue!" teriak Siska


Azka yang mendengar perkataan itu membuatnya naik darah, dia tidak terima jika Azkia di jelekkan seperti itu. Tangannya sudah terangkat keatas akan menampar Siska. namun tiba - tiba saja ada yang menahannya.


...


Siapa kah itu yang menahan tangan Azka?


..

__ADS_1


Maaf author lagi sibuk di rl, slow res up.nya ←_←


__ADS_2