
Pagi ini begitu cerah seakan langit juga merestui mereka, bunyi alarm terus berdering dari tadi memaksanya untuk segera bangun. "Astaga gue terlambat.." ucap Azka, ia segera bergegas ke kamar mandi untuk mandi. Setelah beberapa menit berlalu akhirnya selesai dan kini Azka mulai kebingungan lagi.
"Gue pake baju yang mana? Ini ... atau ini? Arrgghhh.. Biasanya juga gue asal pake kenapa sekarang jadi bingung gini sih.." kesal Azka sambil mengacak - acak rambutnya.
Drrttt drrrttt
Suara getar dari hp Azka memenuhi ruang kamarnya, kemudian Azka mengambil dan menjawab panggilan masuk itu. Tetnyata panggilan itu dari Attaya.
"Bang udah bangun belum?" tanya Attaya di seberang sana.
"Udah, kalian dimana?" tanya Azka sambil memandang pakaiannya yang berserakan di atas kasur, ya Azka bingung harus memakai baju yang mana. Biasanya dia memakai baju tanpa harus memikirkan penampilannya.
"Di dapur cari makanan, nungguin lo lama kita sarapan dulu.." ucap Attaya
"Cih, makan mulu lo.. Sini ke kamar bantuin gue milih baju.." perintah Azka
"Bentar nanggung ini lagi di buatin roti isi sama bibi.." ucap Attaya sambil minum susu
"Ka, lo lama banget sih ganti bajunya kek cewek tau gak.." ucap Devan yang ikutan nimbrung di hp Attaya
"Berisik lo, buruan ke atas!" perintah Azka
"Iya, yuk Ta jangan makan mulu lo gue sisain napa.." ucap Devan sambil merebut roti isi yang sudah hampir di makan oleh Attaya
Azka mematikan panggilan tersebut, dia merasa heran dengan tingkah kedua sahabatnya ini yang kadang - kadang seperti anak kecil. Seperti saat ini mereka berdua sedang berebut makanan padahal hanya roti isi saja.
Tak beberapa lama Attaya dan juga Devan sudah berada di kamar Azka, mereka berdua membuka pintu kamar tanpa mengetuknya terlebih dahulu membuat Azka kaget. Pasalnya Azka sedang tidak memakai baju, namun sudah mengenakan celana chino tinggal atasannya saja yang belum.
"Astaga ketuk pintuk dulu napa!" ucap Azka yang kesal karena mereka berdua langsung membuka pintu kamar Azka tanpa mengetuk terlebih dahulu.
"Hilih kaya sama siapa aja sih,Ka!" ucap Attaya sambil masuk ke dalam kamar dan diikuti Devan.
"Cih, iya tapi ketuk pintu dulu lah.." kesal Azka
"Lo dari tadi belum ganti baju, Ka?" tanya Devan yang duduk di kursi, sedangkan Azka hanya menggeleng saja.
"Tumben lama banget, biasanya paling cepet lo soal penampilan.." sindir Devan
"Biasa mau ketemu doi harus tampil perfec, mana ini moment menegangkan.. Hahaa" ucap Attaya sambil melihat - lihat baju yang bagus di kenakan Azka
"Cih, gue jadi gak pd ini makanya nyuruh kalian bantuin pilih baju, gue kan gak tau selera dia kayak apa." ucap Azka sambil memilih baju
__ADS_1
"Iya iya yang mau nembak doi harus tampil sempurna hahaa..." tawa Devan
"Nanti lo diterima gak ya atau nasib lo sama kek Rayhan?" tanya Attaya yang sepontan saja mendapatkan tatapan tajam dari Azka
"Lo bukannya doain yang baik malah kaya gitu.." kesal Azka sambil melerparkan baju ke arah Attata
"Lah gue kan cuma nanya? Menurut lo Azkia juga suka sama lo gak?" tanya Attaya yang membuat Azka menghentikan aktifitasnya lalu berfikir dengan apa yang Attaya ucapkan barusan
"Lo yakin kan, Ka?" tanya Devan
"Kayaknya sih yakin.." ucap Azka
"Yaudah kalo gak di terima berjuang lagi aja, luluh nanti apalagi sama pesona lo yang kek gini.." ucap Devan menyemangati Azka
"Kalo Azka yang kayak gini di tolak, apa kabar kita nanti Van..?" sedih Attaya
"Entah, itu sih nasib lo.. gue mah udah yakin kalo dia juga suka sama gue, tinggal nunggu waktu yang tepat aja.." jelas Devan sambil mencocokan baju kepada Azka
"Jangan dulu weh, masa gue jomblo sendiri gak mau,Van. Tungguin gue dulu napa biar dapet gebetan.." rengek Attaya
"Gak mau, wlee" ucap Devan sambil menjulurkan lidah kepada Attaya
"Heh, jauh - jauh sana lo!" kesal Devan sambil menyingkirkan tangan Attaya
"Stop! Urusin gue dulu napa, keburu masuk angin ntar gue.." kesal Azka sambil memeggang kerah Devan dan juga Attaya
"Oke oke bos, santai.." ucap Attaya
"Pake baju santai aja, jangan berlebihan kan kita juga nanti di taman bermain kan?" saran dari Devan
"Bener tuh, kek kita aja santai gini tapi masih tetep keren.." ucap Attaya yang terlalu pd
"Kalo ini sama ini gimana?" tanya Azka dambil menunjukkan dua baju
"Bagus, Simple tapi keren kok.." ucap Attaya
"Boleh lah boleh.." kata Devan sambil menyuruh Azka segera mengganti baju
Beberapa menit kemudian Azka sudah siap dengan setelan baju abu - abu dan memakai kemeja jins terlihat santai namun tetap terlihat keren. Kemudian mereka bergegas menuju tempat janjian dengan Azkia di taman hiburan. Kali ini mereka bertiga mengendarai mobil Azka menuju taman hiburan, agar bisa datang bersama sedangkan Azkia Devira dan Nayla mereka juga berangkat bersama dari rumah Devira.
"Van, bunganya gimana?" tanya Azka
__ADS_1
"Beres, udah gue siapin juga kejutan kalo lo di terima.." ucap Devan yang duduk di sebelah Azka
"Bagus! Kalo lo gimana Ta, balonnya dapet gak?" tanya Azka kepada Attaya
"Beres semua udah kita taruh di tempat yang lo kasih tau kemaren, ya gak Van?" kata Attaya
"Yoii, Ta. Semuanya sudah tersusun sesuai rencana kemaren.." ucap Devan sambil bertos dengan Attaya kemudian dengan Azka. Cara tos merak itu seperti orang yang akan meninju nampun pelan.
"Thanks!" kata Azka sambil bertos dengan mereka semua.
Sekitar hampir tiga puluh menit mereka bertiga sudah sampai di taman hiburan, ternyata Azkia Devan dan juga Nayla sudah sampai terlebih dahulu. Mereka bertiga menunggu kedatangan Azka dan teman - temannya karena Azka lah yang membawa tiket masuk mereka, iya Azka sudah memesan tiket ya terlebih dahulu sebelum mereka ke sana. Supaya jika sudah sampai mereka tidak perluh lagi mengantri tiket masuknya.
"Udah lama?" tanya Devan kepada mereka para cewek
"Udah, dari kemaren!" judes Devira.
"Jangan galak - galak nanti cantiknya ilang loh.." canda Devan
"Hilih, modus mulu lo.." kata Attaya sambil merangkul Devan
"Nunggu kalian lama tau gak, mana panas ini.." kesal Nayla
"Bener, kek cewek aja kalian lama.." canda Azkia
"Ini nih si Azka lama milih ba-" ucapan Attaya tidak bisa berlanjut karena mulutnya sudah di bekap oleh Azka agar tidak memberitahukan kepada mereka tentang Azka yang kebingungan memilih baju.
"Milih ba? Ba apa weh jangan buat penasaran.." ucap Azkia.
"Bukan apa - apa, kalian mau masuk apa tetap disini?" ucap Azka agar mereka tidak mengungkit kejadian tadi. Sedangkan Attaya menertawakan Azka yang malu.
Azka mengenakan kaca mata, jadi tidak terlihat jika sejak mereka datang tadi mata Azka terus memandang ke arah Azkia yang terlihat begitu manis dan cantik.
"Manisnya.." batin Azka saat melihat Azkia tersenyum.
...............
...Makasih Like coment dan Vote nya! Berkah selalu buat kalian ^.^...
..
Kalo up nya dua hari sekali gimana? Karna author juga sbuk di sebelah^_^
__ADS_1