Bad Boy Bucin

Bad Boy Bucin
Tarik Ulur Perasaan


__ADS_3

Pagi ini cuaca lumayan cerah membuat udara tidak terlalu dingin seperti kemaren, kicauan burung yang merdu menyambut mereka semua agar segara bangun dari mimpi indahnya. Tapi tidak untuk Azka, karena semalam tidur terlalu larut membuatnya sulit di bangunkan.


"Ka bangun, oee udah pagi ini!" ucap Devan sambil menggoyangkan badan Azka.


"Hmm"


"Bangun! Bukan hmm.." Kesal Devan, kemudian Devan meninggalkan Azka di dalam tenda sendirian. Sedangkan Attaya sudah pergi terlebih dahulu.


Semua orang sudah berbaris rapi untuk melaksanakan senam pagi, iya pagi - pagi memang bagus jika di awali dengan senam. Siska yang dari semalam belum melihat Azka mencarinya di antra barisan para mantan eh bukan barisan siswa lainnya namun sayang tidak di temukannya Azka di antara mereka.


"Azka mana sih..?" ucap Siska


"Masih tidur kali.." jawab Syla


"Masa sih..?"


"Bisa jadi kan, buktinya dia gak ada di barisan tuh.." ucap Rima


Instruktur senam sudah tiba, dan mengajak semuanya untuk mulai senam. Iringan musik dj yang di pilih agar semua semakin bersemangat untuk melakukan senam. Mereka mengikuti gerak gerik instruktur walaupun banyak gerakan yang salah mereka tetap enjoy.


Tak jarang terlihat Alex marah - marah kepada Bagas karena selama senam Bagas selalu menginjak kaki Alex, membuat Alex kesal dan marah tidak karuan. Mereka yang melihat itu hanya tertawa karena lucu melihat perdebatan antara Alex dan Bagas.


Setelah selesai senam mereka mengantri untuk mengambil sarapan yang kebetulan sudah di sediakan pihak panitia karena ada salah satu guru yang bersedia mencukupi sarapan kepada mereka.


Azkia sedari tadi mencari Azka namun tidak di temukan juga, Rayhan yang melihat Azkia kebingungan pun mendekatinya dan bertanya kepada Azkia.


"Cari siapa?" tanya Rayhan lembut


"Azka.." singkat Azkia sambil terus mencari tanpa sadar siapa yang mengajaknya bicara.


"Oh, kenapa nyari Azka..?" tanya Rayhan


"Tumben aja gak kelihatan tuh perusuh.." jawab Azkia


"Kirain lagi kangen.."


"Kangen sama dia gak lah, kangen tuh mending sama kak Rayhan.." ucap Azkia yang masih mencari Azka, sedangkan Rayhan sudah kaget dengan ucapan Azkia.


"Hah apa..?" ucap Rayhan pura - pura tidak mendengarnya.


"Mending itu kangen sama.. Eh kak Rayhan.." ucap Azkia malu saat dia membalikkan badannya melihat siapa yang mengajaknya bicara.


"Ki-kia pergi dulu kak udah di panggilan Nayla.." lanjut Azkia lagi karena bisa - bisanya Azkia berbicara seperti itu apalagi di depan orangnya langsung. Mau di taruh dimana wajahnya nanti jika bertemu Rayhan lagi


Sedangkan Rayhan hanya tersenyum memandang Azkia yang menjauh, terlihat jelas merah pipi Azkia tadi yang membuatnya semakin imut saja.


.........


Di Tenda


Azka sudah bangun dari tadi dan juga sudah fres setelah mandi, Attaya membawakannya sarapan dan mereka bertiga sarapan bersama di depan tenda. Tiba - tiba saja Siska dan teman - temannya datang dan mengganggu Azka yang sedang sarapan.


"Morning sayang.." ucap Siska sambil mendekat di sebelah Azka.


"Jauh - jauh jangan bikin gue gak mood sarapan." ucap Azka

__ADS_1


"Jahat banget sih sama capar." ucap Siska


"Capar?" ucap Attaya dan Devan bingung dengan ucapan Siska.


"Calon pacar hahaa..."


"Mimpii..!" ucap Atta dan Devan kesal


Priiittttt


Suara peluit sudah berbunyi memberikan tanda agar semuanya segera berkumpul di lahan yang kosong seperti saat senam tadi. Mereka akan mengadakan game tarik tambang dan kaki tiga.


Untuk tarik tambang akan di bagi menjadi tiga kelompok, kelompok yang menang nanti akan melawan panitia. Sedangkan untuk kaki tiga mengharuskan mereka untuk berpasangan, cara bermain game kaki tiga adalah mereka harus mengikat kaki mereka dengan pasangan masing - masing jadi waktu jalan kaki yang diikat harus jalan bersamaan kalo tidak akan jatuh. Siapa yang tercepat sampai garis finis dialah pemenangnya.


Oke sekarang timnya Bagas melawan timnya Azka untuk tarik tambang putra, setelah itu yang menang akan melawan tim panitia. Azka sudah mulai bersiap begitu juga yang lain, banyak yang menjadi suporter dadakan dan menyebut nama mereka semua yang akan tampil. Suasana pagi menjadi lebih ramai dan seru lagi.


"Tiga dua satu... Doorrr.. " aba - aba sudah terdengar dan suara tembak mainan pun sudah di bunyikan berarti permainan sudah di mulai.


"Ayoo Ka, tarik yang kuat.."


"Hoee Bagas jangan mau kalah.."


"Tarik terus.. jangan kasih kendor ..."


"Semangat Azka sayang...."


"Tarik woy tarikkk..."


"Di ulur dulu.. Baru tarik!"


Biasalah penonton lebih heboh dari pada para pemain, seolah jika mereka yang main akan menang kenyataannya sama saja. Azka memiliki cara tersendiri untuk mengalahkan Bagas, karena dari kelompok Bagas banyak yang penakut.


"Mana mana...?" teriak Bagas panik


"Mana ada setan pagi - pagi gini." keluh Dimas


Bahkan Bagas sampai melepaskan pegangan membuat tambang berhasil di tarik dari tim Azka, Bagas kesal karena kelemahannya membuatnya kalah dari Azka.


"Dasar penakut.." ejek Azka sambil menjulurkan lidahnya kepada Bagas


"Gara - gara lo nih gue kalah.."


"Makanya jadi orang jangan penakut liat setan boongan aja langsung pingsan apalagi kalo asli.." ledek Devan yang satu kelompok game horor dengan Bagas


"Gue itu kaget bukan takut ya!" bela Bagas yang kekeh tidak mau mengakui jika dirinya takut.


Sekarang saatnya tim Azka melawan tim panitia yaitu Rayhan cs, mereka sudah bersiap untuk memulai tinggal menunggu aba - aba saja.


"Satu dua tiga.. Dooorrr..!" ucap salah satu panitia yang menjadi juri


Pertahanan mereka sama kuat, kadang tambang ketarik ke arah Rayhan kadang juga ke arah Azka. Tinggal siapa nanti yang bisa menang. Banyak fans dari Rayhan yang menyemangatinya, sedangkan Azka juga tak kalah banyak yang mendukungnya.


"Tariikk...!" ucap Devan dan diikuti mereka semua, namun sayang pihak Rayhan berhasil menarik lagi dan sedikit lagi menang


"Tarik Ka tarik!" teriak Attaya yang berada di barisan tengah

__ADS_1


"Ini juga di tarik.." kesal Azka, tangannya sudah mulai memerah karena terlalu kuat memegang tambangnya.


"Tarik terus, jangan tarik ulur kek perasaan doi aja...!" ucap Bagas dari samping.


"Berisik..." ucap mereka semua membuat Bagas terbungkam.


"Apa salah gue sih.." batin Bagas


Rayhan memberikan kode kepada anggotanya untuk menarik, dan dalam satu kali tarikan pihak Rayhan menang talak.


"Sekaran...!" ucap Rayhan, semuanya langsung menarik sekuat tenaga sampai pihak Azka terjungkal kedepan.


"Eeh ehh aduuhh..." teriak Attaya yang jatuh menindih Azka


"Berat oe minggir..." ucap Azka


"Horeee kita menang.." sorak dari tim Rayhan dan mendapat selamat dari para pendukungnya.


Rayhan mencoba membantu Azka berdiri karena Azka jatuh tepat di depan Rayhan, namun Azka enggan menerima bantuan Rayhan, dia pergi begitu saja mengacuhkan tangan Rayhan yang terulur. Karena malu Rayhan menarik lagi tangannya.


"Bob sarung lo melorot tuh..!" teriak Devan


Bobo yang sadar ada yang meneriakinya langsung saja melihat sarungnya, ya benar saja sarung yang di kenakak Bobo melorot saat mereka jatuh tadi karena tidak sengaja terinjak, sayangnya Bobo tidak menyadari nya.


"Astagaa...." ucap Bobo sambil memperbaiki sarungnya dengan cepat, malu banget Bobo mana ada siswa perempuan pula.


"Hahahaahaaa..." tawa mereka yang melihat Bobo


"Makanya jangan pake sarung main tarik tambang tuh.."


"Aman gakk?"


"Nganu gak.."


Banyak teriakan dari siswa lainnya yang iseng dan terhibur melihtanya, Bobo mengenakan sarung karena tadi sehabis mandi celana jinsnya di sembunyikan oleh teman - temannya dan sampai sekarang belum ketemu makanya Bobo mengenakan sarung, untung masih mengenakan celana pendek juga jika tidak entah apa yang akan terjadi saat sarungnya melorot.


"Balikin celana gue wehh..." teriak Bobo kepada Attaya


"Duh gue lupa naruhnya dimana tadi.." ucap Attaya sambil memegang kepalanya sok drama biar meyakinkan, padahal mah Attaya tau dimana celana dan tasnya Bobo karena mereka yang menyembunyikannya.


Karena kesal Bobo menarik celana Attaya agar terlepas, namun Attaya lari dari Bobo jadi mereka berdua kejar - kejaran seperti anak kecil. Yang membuat mereka semua tertawa adalah Bobo lari sambil memegangi sarungnya dengan erat agar tidak melorot lagi.


"Hahaha gokil ini kalo di vidio." ucap Alex


"Lucu banget sumpah." ucap Andre


Mereka mendapatkan hiburan gratis dengan tingkah laku konyol yang di pertontonkan itu. Untuk beberapa menit istirahat terlebih dahulu sambil menunggu perisapan game kaki tiga.


......................


..."Walaupun memalukan nanti semua ini akan menjadi kenangan yang akan kau ceritakan pada anak - anakmu kelak.."...


...- Bobo -...


.

__ADS_1


...Terimakasih semua yang masih stay di BBB, makasih untuk Like , Vote, Koment dan Hadiahnya :)...


...Sukses selalu buat kalian ^.^...


__ADS_2