
Azka dan Azkia pun kembali ke rombongan mereka, namun saat berjalan tiba - tiba saja Azka berhenti dan membalikkan badan menghadap Azkia. Alhasil jidat Azkia terbentur dada bidang Azka, Azkia mendongakkan kepalanya wajahnya tepat berada di depan wajah Azka. Bahkan aroma mint dari nafas Azka pun dapat tercium, membuat Azkia terpaku lagi.
"Uhhuukkk..."
"Eh maaf.." ucap Azkia sambil menjauh dari Azka.
"Betah banget.."
"Heh ke Pedean banget sih jadi orang.." elak Azkia
"Fakta." ucap Azka sambil tersenyum mengejek.
"Gak ya gak!"
"Hmm.."
"Kenapa?" heran Azkia sambil melihat Azka yang irit saat berbicara.
"Katanya nyanyi?" tanya Azka
"Tadi udah mau nyanyi, eh pas tau semua pada ngeliatin kok jadi mati kutu.." jelas Azkia kepada Azka.
"Bilang aja gak bisa.." ledek Azka
"Bisa! aku tuh bisa nyanyi tau gak!" kesal Azkia yang di ledekin oleh Azka.
"Aku..?" tanya Azka memastikan
"Apa, kenapa aku?" bingung Azkia yang tanpa sadar mengubah cara berbicaranya kepada Azka.
"Gak, lupakan.." ucap Azka sambil berjalan kembali.
"Dasar anehh.." kesal Azkia sambil ingin menjambak Azka dari belakang namun sayang Azka berbalik badan lagi membuat Azkia salah tingkah dan berpura - pura menepuk bahu Azka. Padahal awalnya ingin menjambak rambut Azka karena kesal selalu di ejek.
Tiba - tiba saja Rayhan datang menghampiri mereka, namun sayang belum sempat Rayhan menyapa Azkia tangan Azkia sudah di tarik oleh Azka dan mengajaknya pergi dari tempat itu. Azkia sebenarnya enggan meninggalkan Rayhan sendirian tapi apa daya, genggaman tangan Azka lebih kuat membuatnya tidak bisa memberontak dan lebih mengikuti Azka dari pada tanganya kenapa - kenapa.
"Eh... apaan sih Ka.. Lepasin!" brontak Azkia sambil terus berusaha melepaskan gengaman tangan Azka.
"Kak Rayhan gue pergi dulu.." teriak Azkia sambil menginguti Azka yang menariknya dengan kasar.
Rayhan yang melihat Azka menggenggam tangan Azkia menjadi semakin marah, Rayhan hendak mengikuti mereka namun Jojo memanggilnya karena akan dilanjutkan dengan acara selanjutnya.
.........
Di tenda
"Kalian mau nyeberang ya?" tanya Nayla
"Haah?" ucap Azkia bingung
"Itu gandengan gitu.." kata Nayla sambil menunjuk ke arah tangan Azkia, dengan cepat Azkia menarik tangan yang di genggam Azka sedari tadi.
"Uhuukk.. Bau - bau ada yang jadian nih.." goda Attaya.
"Gak ada!" singkat Azka
"Ki, sini buruan.. Gue tadi vidioin kalian berdua bagus banget jadinya.." panggil Devira
"Hah masa sih?" tanya Azkia tidak percaya
"Nih liat.." ucap Devira sambil menyerahkan hpnya.
Mereka semua melihat ulang vidio yang sudah Devira rekam tadi, hasilnya seperti seseorang yang sedang mengungkapkan perasaan kepada orang yang di sukai. Apalagi mereka berdua saling memandang, seolah mengerti perasaan masing - masing tanpa harus berkata.
Azkia yang melihat vidio dirinya saat memandang Azka pun menjadi malu melihatnya, dia lebih memilih tidak melihat vidio itu karena di dalam vidio terlihat jelas wajah Azkia yang sedang mengagumi Azka.
"Udah! gue mau ke toilet dulu.." ucap Azkia padahal dia ingin kabur.
"Halah bilang aja lo malu kan, liat muka lo yang terpesona sama Azka.." goda Devira
"Gak!" singkat Azkia sambil berlari pergi
"Kenapa?" tanya Attaya
"Salting tuh si Kia Hahhaa.." ucap Nayla sambil menertawakan Azkia.
__ADS_1
Satu persatu peserta sudah menampilkan bakatnya, kini tinggalah acara penutupan karena jam sudah menunjukkan pukul setengah dua belas malam.
Rayhan maju kedepan, mengambil sebuah mic dan berkata sepatah dua patah kata untuk menutup acara pada malam ini.
"Assalamualaikum wr wb..." salam Rayhan
"Waalaikumsalam wr wb..." jawab semua orang
"(Skip pembukaan, langsung penutupan) Saya mewakili panitia dalam acara ini mengucapkan banyak terimakasih atas terselenggaranya acara ini dengan lancar, acara ini tidak akan berjalan dengan baik tanpa bantuan kalian semua. Dan juga saya mewakili panitia yang bertugas memohon maaf jika selama acara berlangsung kami memiliki salah kata maupun perbuatan.. Dan cukup sekian yang dapat saya sampaikan.. Kurang lebihnya mohon maaf.. Wassalamualaikum..." pidato singkat Rayhan.
"Waalaikumsalam.." ucap semua orang
Kemudian untuk menutup acara api unggun ini Rayhan juga menyanyikan sebuah lagu. Semuanya ikut terbawa suasana, namun tidak dengan Azkia. Azkia ternyata terpleset dan kakinya terkilir saat lari tadi untung saja Azka menemukannya.
"Toloong... ada orang? Tolong..." teriak Azkia
Azka yang sedang mencari angin pun mendengar suara orang minta tolong langsung saja mencarinya, dia menemukan Azkia yang sedang terduduk di tanah sambil memegangi kakinya.
"Ngapain duduk disitu?" tanya Azka tepat di depan Azkia.
"Siapa juga yang duduk disini." ucap Azkia sambil melihat sepatu yang berada di depannya, kemudian melihat keatas siapa orang yang mengejeknya ini namun wajanya tidak terlihat jelas karena penerangan yang minim.
"Terus?" tanya Azka
"Gue jatuh.."
"Bangun lah." ucap Azka datar.
"Kalo bisa gue udah bangun dadi tadi.." kesal Azkia
"Manja." ejek Azka
"Kalo gak mau bantuin yaudah pergi sana..!" kesal Azkia sambil menyilangkan kedua tangannya di depan dada, wajahnya pun menjadi cemberut.
Azka tersenyum samar melihat kelakuan Azkia yang seperti anak kecil, tiba - tiba saja Azka balik badan dan berjongkok di depan Azkia membuat Azkia kebingungan.
"Naik!" perintah Azka
"Hah, naik kemana?" tanya Azkia bingung
"Punggung siapa?" tanya Azkia yang masih tidak paham dengan ucapan Azka.
"Lola!" ucap Azka saat sudah berbalik lagi menghadap wajah Azkia lalu dengan pelan menyentil jidat Azkia, membuat yang punya jidat kesakitan.
"Aawwwhhh... Sakit tauk! Hobby banget nyentil jidat gue." keluh Azkia sambil cemberut
"Naik, gue gendong!" kata Azka yang enggan mengulang perkataanya lagi.
"Nah gitu dong kalo ngomong itu yang jelas, jangan irit banget." protes Azkia
"Hmmm..."
Azkia mencoba bangun dari duduknya dengan menahan rasa sakit kakinya karena keseleo, kemudian perlahan naik ke punggung Azka untuk di gendong.
Lagu yang di nyanyikan Rayhan masih terdengar jelas, membuat suasananya semakin romantis.
"Akhirnya 'ku menemukanmu
Saat hati ini mulai merapuh
Akhirnya 'ku menemukanmu
Saat raga ini ingin berlabuh
'Ku berharap engkaulah
Jawaban segala risau hatiku
Dan biarkan diriku
Mencintaimu hingga ujung usiaku
Jika nanti 'ku sanding dirimu
Miliki aku dengan segala kelemahanku
__ADS_1
Dan bila nanti engkau di sampingku
Jangan pernah letih 'tuk mencintaiku
Akhirnya 'ku menemukanmu
Saat hati ini mulai merapuh
'Ku berharap engkaulah
Jawaban segala risau hatiku
Dan biarkan diriku
Mencintaimu hingga ujung usiaku
Jika nanti 'ku sanding dirimu
Miliki aku dengan segala kelemahanku
Dan bila nanti engkau di sampingku
Jangan pernah letih 'tuk mencintaiku
Jika nanti 'ku sanding dirimu
Miliki aku dengan segala kelemahanku
Dan bila nanti engkau di sampingku
Jangan pernah letih 'tuk mencintaiku
Akhirnya 'ku menemukanmu
(Akhirnya Ku menemukanmu - Naff)
Saat lagu yang di nyanyikan Rayhan sudah berhenti, Azka pun juga menghentikan langkah kakinya membuat Azkia bingung.
"Kenapa berhenti?" tanya Azkia
"Satu... Dua.. Tigaa...." bukannya menjawab pertanyaan Azkia, Azka mulai menghitung.
Dan tepat saat hitungan ketiga muncullah banyak warna warni di langit, warna itu dari banyaknya kembang api yang di nyalakan. Membuat langit malam pun menjadi semakin indah.
"Waoooww cantiknya..." ucap Azkia
"Hmmm.. Iya cantik kaya kamu..." spontan Azka menyauti Azkia.
"Hah apa?" tanya Azkia pura - pura tidak mendengar padahal dia hanya ingin memastikan saja ucapan Azka.
"Apa..?" tanya Azka bingung
"Tadi bilang apa?" tanya Azkia lagi
"Cantik kembang apinya." ucap Azka, sebenarnya Azka paham maksut Azkia namun dia enggan untuk mengulangi perkataannya tadi. Kemudian Azka melanjutkan jalannya menuju tenda mereka.
"Waaoooww... Kererr."
"Huuuuu."
"Woooowooo."
Dan masih banyak lagi teriakan dari orang - orang saat melihat kembang api tersebut. Setelah kembang api habis mereka semua di haruskan untuk beristirahat, namun tidak dengan panitia mereka sedang mengadakan rapat kecil dan sebagia lagi sedang berjaga.
.
..."Rasa itu muncul tanpa di duga, namun sayang banyak orang yang tidak menyadarinya"...
...- E H -...
...........
Alhamdulillah terimakasih banyak jika banyak yang menyukai karya ke dua author ini. Terimakasih dukunganya, kita smua saling dukung!
Tetap Jaga kesehatan ya!
__ADS_1