
Rayhan bisa bernafas lega saat dia melihat Azkia yang baik - baik saja, mungkin hanya perasaan Rayhan yang terlalu mengkhawatirkan Azkia.
Kemudian Rayhan menuju belakang panggung untuk berkumpul bersama teman - teman osis lainnya, satu persatu hadiah sudah di berikan kepada pemenangnya. Tak lupa untuk lomba basket yang dimenangkan oleh Mikael di posisi ke tiga, Azka di posisi kedua sedangkan Rayhan di poisisi pertama.
Saat mereka bertiga naik di atas panggung banyak teriakan dari penonton khususnya kaum hawa, karena mereka bertiga merupakan salah satu idola di sekolah itu.
Lain hanya mereka bertiga yang berada diatas panggung sangat tidak menyukai satu dengan yang lainnya. Seolah - olah Rayhan dan Mikael memusuhi Azka karena perempuan yang mereka sayangi lebih memilih Azka di bandingkan mereka berdua.
Suara tepuk tangan terdengar sangat meriah untuk para pemenang, tidak lupa ada acara hiburan dari pemenang lomba menyanyi siapa lagi kalo bukan Alex. Dia menyanyikan sebuah lagu yang membuat semunya ikut hanyut dalam alunan musiknya.
Di tempat Azkia duduk~
"Ki, lo udah liat belum?" tanya Devira
"Liat apa?" tanya Azkia yang tidak mengerti apa yang sedang Devira bicarakan.
"Nih." ucap Devira sambil menyerahkan ponselnya agar Azkia tahu.
"Cih, pantes aja tadi ada cewek aneh datangi gue... pake acara bilang gue PHO segala." kesal Azkis sambil meremas ponsel Devira.
"Ponsel gue itu, siniin." ucap Devira yang meliha ponselnya seakan menjadi kertas.
"Terus lo diapain sama tuh orang, Ki.?" tanya Nayla. Sedangkan Attaya dan Devan masih saja diam mendengar cerita Azkia.
"Dia tadi tuh tiba - tiba datang terus dorong gue untung di tangkap Azka jadi gue gak jatuh, terus bilang gue itu pho gitu... lah gue kan gak tau apa - apa." jelas Azkia panjang lebar.
"Emang foto apaan?" tanya Attaya yang mulai penasaran.
"Tuh foto si Azka lagi pelukan sama Siska." jelas Nayla.
"What!" ucap Devan dan Attaya bersamaan karena kaget.
"Mana mungkin, dia aja liat Siska dah eneg." ucao Devan yang tidak percaya.
"Lo belum liat grub sekolah yang lagi hot news?" tanya Devira, sedangkan Devan hanya menggelengkan kepala sambil melihat ke arah Attaya yang sama dengan tidak mengetahuinya.
"Coba kalian cek aja." ucap Nayla, Devan dan Attaya menurut saja mereka berdua membuka ponsel mereka, dan menggeser layar ponsel itu.
__ADS_1
Wajah mereka menjadi kesal setelah membaca postingan itu, yang memberitahukan jika Azkia merebut Azka dari Siska.
"Ini siapa yang post sih? Kurang kerjaan banget... padahal waktu itu gue post foto lo berdua biar gak ada lagi yang gangguin lo, Ki... eh gak taunya kayak gini." ucap Attaya yang kesal sahabatnya difitnah.
"Dari foto ini sih gue liat Azka gak respon sama sekali, lo liat aja nih Azka kan cuma diem kek patung." tanggapan Devan saat melihat foto tersebut.
"Kita butuh penjelasan dari Azka, lo yang sabar ya, Ki." ucap Devira sambil mengelus bahu Azkia.
"Gue percaya kok sama Azka." ucap Azkia yang penuh keyakinan. Sedangkan mereka semua yang disana mengangguk, karena mereka juga tidak percaya dengan gosip yang beredar tersebut. Apalagi Attaya dan Devan yang tahu seperti apa sahabatnya itu.
................
Di tempat Siska
"Gimana?" tanya Siska kepada temannya.
"Beres, sudah menjadi tranding topik satu sekolah." ucap Rima yang memang dirinya yang memposting foto tersebut.
"Bagus - bagus." ucap Siska sambil tersenyum melihat Azka yang sedang turun dari atas panggung.
"Gue pengen hubungan mereka berdua hancur, dan gue bisa rebut Azka lagi." ucap Siska lagi sambil tersenyum jahat.
"Bukan tega Syl, mungkin gue terlalu sayang sama dia sampai gue gak rela kalo liat dia sama orang lain." ucap Siska yang tiba - tiba saja menjadi melow.
"Tapi kan Sis, cinta itu gak harus memiliki... lo gak bisa maksain seseorang buat suka sama lo, lo tau kan rasanya nglakuin hal terpaksa itu gak enak?" nasehat Syla untuk Siska, entahlah hari ini Syla terlihat lebih dewasa dari sebelumnya dan juga tidak terlihat lola lagi.
"Tau, gue tau... tapi mau gimana? Udahlah lo gak usah nasehatin gue, lo aja masih jomblo." sindir Siska.
"Gue jomblo karena belum dapet yang tepat, bukan karena gak laku." kesal Syla kemudian pergi meninggalkan Siska dan Rima.
"Kenapa tuh anak?" tanya Siska kepada Rima.
"Entahlah kenapa jadi baper gitu, mana dewasa banget omongannya... gue susulin Syla dulu takutnya ada apa - apa." jawab Rima sambil berjalan mengikuti langkah Syla yang sudah agak jauh.
"Sok nasehatin gue, cih!" kesal Siska.
...............
__ADS_1
Terlihat Azka sudah berjalan kearah teman - temannya sambil membawa sebuah piala dan amplop coklat. Dengan senang semua temannya menyambut Azka dengan riuh, karena kelas mereka menang dalam beberapa perlombaan.
"Yes makan besar haha." ucap Bobo.
"Makan mulu pikiran lo, Bob." sindir Ciko.
"Kan kita harus merayakan kemenangan kita, lagian besok udah libur semester juga." ucap Bobo, dan disetujui oleh mereka semua.
"Baiklah, nanti atur aja oke, gue kesana dulu." ucap Azka lalu berlalu menghampiri pacarnya siapa lagi kalo bukan Azkia.
Setelah sampai di tempat Azkia dan yang lainnya, Azka langsung saja duduk di sebelah Azkia. Namun mereka hanya diam saja dan menatap tajam kearah Azka, membuat Azka bingung dengan tingkah mereka semua.
"Kenapa?" tanya Azka sambil mengangkat alisnya.
"Kita butuh penjelasan lo, Ka." ucap Devan serius.
"Ha? Penjelasan soal apa?" tanya Azka bingung.
"Lo selingkuh?" tanya Devira.
"Hah? mana ada!" kesal Azka yang dituduh oleh Devira.
"Terus ini apa, Ka?" tanya Attaya, sedangkan Azkia masih diam saja sambil memperhatikan Azka.
Azka mengambil ponsel milik Attaya dan melihat apa sebenarnya yang mereka lihat di dalam ponsel tersebut. Setelah melihat foto yang berada di grub chat tersebut membuat Azka kesal, ingin sekali Azka membantin ponsel itu namun sayang itu ponsel milik Attaya.
"Maksutnya apa ini?" tanya Azka kesal.
"Harusnya kita yang nanya gitu, Ka... maksut foto lo itu apa?" tanya Devan.
Seolah - olah mereka semua sedang menyudutkan Azka, lebih tepatnya menyudutkan Azka karena ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi.
"Lo hutang penjelasan sama kita, Ka... terutama sama pacar lo!" ucap Devan.
Azka mengangguk mengerti sambil menatap lekat Azkia yang tengah memandanginya, seolah juga menunggu penjelasan sari Azka.
......................
__ADS_1
..."Melihatmu baik - baik saja sudah bisa membuatku tenang"...
...—Rayhan / EH—...