Bad Boy Bucin

Bad Boy Bucin
Awas Jatuh (Cinta)


__ADS_3

Panitia meminta mereka untuk mengambil kupon yang berisikan nomor, nomor itu yang nantinya akan menentukan siapa pasangan mereka dalam game tiga kaki.


Setelah membuka kupon tersebut mereka mencari pasangan mereka masing - masing.


"Empat empat siapa yang nomor empat.." ucap Attaya


"Gue lima nih.." ucap Bagas


"Enam.."


"Dua dua aku sayang kamu.. " ucap Devan


"Hilih modus mulu bang." sindir Syla


"Usaha ini bukan modus wkwk." bela Devan


"Yang dapat nomor tujuh ada gak..?" Bobo


"Ada sayang adaa." canda Rima


"Anak tiktok ya..?" tanya Bobo


"Anak mamah lah, tiktok mana bisa punya anak hahaha." canda Rima sambil tertawa.


"Ka, nomor berapa?" tanya Siska kepada Azka yang hanya menunjukkan nomornya tanpa berucap sepatah kata pun kepada Siska.


"Yaelah kenapa beda sih, kan jadi gak pasangan huh." kesal Siska, Azka hanya menaikan bahunya tanda tidak tahu.


Siska mencari siapa pasangannya kali ini, sayang sekali Siska tidak bisa berpasangan dengan Azka dan teman mereka tidak ada yang mau diajak bertukar kupon.


Azkia bingung siapa pasangannya karena sedari tadi dia bertanya pasti jawabannya bukan, tidak mungkin jika Azkia tidak memiliki pasangan karena semua sudah diatur berpasangan. Saat semua sudah bersama dengan pasangannya Azkia melihat Azka yang masih sendiri bisa jadi Azka adalah pasangannya, tapi dia hanya diam saja tanpa mencari nomor pasangannya.


"Ka, lo nomor satu?" tanya Azkia saat di depan Azka.


"Kok tau?"


"Tuh yang lain dah ada pasangannya, sedangkan lo masih sendiri." jelas Azkia


"Nanti juga ada pasangannya." jawab Azka dengan santainya.


"Usaha kek masa diem aja."


"Nanti juga ada yang nyamperin.." cuek Azka


"Nyebelin banget sih jadi orang, mana ada yang mau sama orang kayak lo..!" kesal Azkia karena dari tadi dia kebingungan mencari pasangannya ternyata hanya berdiam diri saja tanpa mencarinya balik.


"Banyak, termasuk lo" singkat Azka

__ADS_1


"Amit amit gue gak bakalan suka cowok kayak lo." kesal Azkia


"Awas nanti jatuh cinta." ucap Azka


"Gak bakalan gue suka cowok kaya lo!" kesal Azkia sambil berjalan pergi, namun dia kembali lagi karena Azka lah pasangannya dalam game kaki tiga kali ini.


................


Semuanya sudah berkumpul, acara segera di mulai sesuai dengan urutan nomor kupon mereka. Daftar peserta : 1. Azka - Kia, 2. Devan - Nayla, 3. Dion - Syla, 4. Attaya - Devira, 5. Nia - Alex, 6. Diana - Ken 7. Bobo - Siska, 8. Rima - Marcel dan seterusnya


Nomor urut satu hingga empat main duluan, dan seterusnya sampai habis. Tiap kelompok di ambil satu pemenang dan nanti di adu lagi sampai mendapatkan juara satu dua tiga.


Mereka semua sudah bersiap di garis star, kaki mereka pun sudah terikat dengan pasangannya masing - masing. Panitia mulai memberikan aba - aba untuk memulai game.


Dooorrrr


Semua berusaha berjalan agar seirama namun sayang mereka tidak bisa alhasil mereka jadi jatuh ke tanah, bangkit lagi dan mencoba lagi. Azka memberikan petujuk pada Azkia, dengan seksama Azkia mendengarkan penjelasan dari Azka.


"Lo harus ikutin ucapan gue.." kata Azka


"Gak mau!" kesal Azkia


"Mau menang gak..?"


"Okelah kali ini gue ikutin kata lo."


"Jadi gini lo kan agak ogeb jadi kalo gue bilang kiri, kaki kiri lo yang maju lalu diikuti kaki kanan gitu terus, paham?"


"Udah soal kaki gue biar urusan gue.."


"Baiklah."


Akhirnya Azkia mengikuti arahan dari Azka, Azka merangkul pinggang Azkia agar tidak jatuh. Pipi Azkia berubah menjadi bersemu merah karena mendapatkan perlakuan seperti itu dari Azka.


"Tangan di kondisikan." ucap Azkia


"Ini sudah di kondisikan sebaik mungkin." kata Azka datar.


"Ha..?"


"Menjaga agar lo gak jatuh, mau jatuh di ketawain orang banyak?" bisik Azka di telinga Azkia


"Oh okee..."


Permainan sudah di mulai dari tadi, banyak dari mereka yang jatuh karena kaki pasangan mereka tidak berjalan bersamaan. Saat mereka jatuh terguling di tanah membuat yang lainnya menertawakan mereka. Karena jatuhnya mereka adalah hiburan untuk penonton yang lain.


Azkia dan Azka sudah maju terdepan, mendahului yang lainnya. Banyak sorakan yang menyemangati mereka agar lebih cepat lagi karena hampir di susul oleh Devan. Sedangkan Attaya, dia sudah menyerah karena tidak bisa soulmate dengan pasanganya, Devira marah - marah tidak jelas melihat Attaya yang enggan diajak maju lagi. Karena kesal Devira meninggalkan Attaya sendirian di tengah lapangan tersebut.

__ADS_1


"Ayoo Ka, maju terus."


"Van cepat kejar si Azkaa."


"Azkiaa jalan weh jangan bengong."


"Attaa apaan itu baru jalan udah nyerah."


"On Dioon lo ngapain tiduran di tanah, di rumah gak ada kasur yaa?"


Hebohnya suara dari para penonton yang menyaksikan keseruan game kaki tiga, sebenarnya game ini mudah tapi untuk bisa sejalan dengan pasangan itu yang sulit. Contohnya pasangan jalan menggunakan kaki kiri sedangkan kita kiri mana bisa jalan yang ada jatuh semua. Karena kaki kirinya Azkia adalah kaki kanannya Azka.


"Kiri.. Kiri.. Kiri..." ucap Azka memberi arahan kepada Azkia.


"Kanan.. kanan..."ucap Azkia


"Yeee yeee...! Kita menang Ka.." ucap Azkia bahagia


"Belum, masih ada lawan nanti.." ucap Azka sambil menyentil jidat Azkia


"Awh.. sakit tau!" kesal Azkia sambil mengusap jidatnya tanpa sadar Azkia melangka mundur padahal kakinya masih terikat dengan kaki Azka. Alhasil mereka jatuh berdua karena Azka tidak siap jadi badannya ikut jatuh. Untung saja saat jatuh Azka mendekap Azkia dalam pelukannya, jadi siku lengan Azka yang luka karena jatuh sedangkan Azkia baik - baik saja.


"Makasih!" ucap Azkia sambil mendorong Azka agar menjaga jarak


"Aawhh.." keluh Azka


"Kenapa..?" tanya Azkia, sedangkan Azka hanya diam saja dan melepas ikatan yang mengikat kaki mereka berdua. Karena pertandingan sesi selanjutnya sudah di mulai.


Azka berjalan ke pinggiran lapangan lalu duduk di sebuah pohon yang sudah tumbang sambil memegangi lengannya. Azkia yang menyadari jika tangan Azka terluka langsung saja mengambil kotak P3K, dan membawa kotak P3K itu kepada Azka.


"Sini.." perintah Azkia, namun Azka hanya diam saja tanpa menuruti permintaan Azkia. Azkia yang kesal langsung saja menarik tangan Azka yang terluka, kemudian membersihkannya dengan alkohol kemudian menutup lukanya dengan hansaplash.


"Gitu doang, sok gak mau di obatin.." sindir Azkia


"Ciih." ucap Azka sambil mendengus kesal.


"Sama - sama." ucap Azkia karena Azkia tau Azka gengsi sekali untuk mengucapkan kata terimakasih.


Satu persatu sudah di dapatkan pemenangnya, kini tinggal kelompok Siska yang main. Akan kah dia menanang atau kalak talak karena sudah terjatuh duluan?


.


..."Apa kabar? Kata singkat namun terkadang sulit untuk mengucapkannya"...


...- Syla -...


.

__ADS_1


Maaf ya baru up, maaf jika kurang seru :) makasih yg masih setia di menanti BBC up.


Terimakasih banyak* :)


__ADS_2