Bad Boy Bucin

Bad Boy Bucin
Tak Terduga


__ADS_3

Setelah sampai di rumah Rayhan merebahkan dirinya di atas kasur, meregangkan semua otot - ototnya yang terasa kaku. Tiba - tiba saja pintu kamarnya di ketuk dan ada suara memanggil namanya dari balik pintu itu.


Tok tok tok


"Han.. Rayhan.." suara mamanya di balik pintu kamar.


"Iya ma, masuk aja gak di kunci.." kata Rayhan sambil mendudukan badannya.


"Han, temenin mama yuk.." ajak mama Rayhan.


"Kemana ma..?" Tanya Rayhan sambil mengangkat sebelah alisnya.


"Ke Supermarket Han, kebutuhan bulanan sudah menipis nih..." jelas mamanya


"Baiklah ma, tapi Rayhan mandi dulu ya.." ucap Rayhan sambil turun dari tempat tidurnya.


"Iya sayang, mama tunggu di bawah ya.." ucap mama Rayhan sambil menutup pintu kamar Rayhan.


Dengan segera Rayhan pergi ke kamar mandi untuk mandi, menyegarkan badannya yang lelah setelah sekolah.


Tak butuh waktu lama Rayhan sudah keluar dari kamarnya dengan style yang santai tapi tetap terlihat keren. Dengan atasan sweatshirt warna hitam di padukan dengan celana warna mocca, sepatu yang senada dengan warna bajunya menambah kesan santai tapi keren.


Rayahan turun kebawah dan mencari keberadaan mamanya, namun tidak di temukan juga di mana - mana.


"Maa.. Mamaa..." panggil Rayhan berungkali namun tidak ada sautan dari mamanya.


"Mama kemana sih..? Katnya mau nunggu di bawah.." keluh Rayhan sambil mencari mamanya.


Setelah mencari kesemua ruang tapi tidak menemukan mamanya, Rayhan langsung saja menuju mobilnya. Ternyata mamanya sudah menunggu Rayhan di dalam mobil tanpa memberi tahu Rayhan terlebih dahulu.


Rayhan membuka pintu mobil dan langsung duduk di kemudi dengan wajah sedikit kesal.


"Lama banget Han.. Mama udah nungguin dari tadi.." keluh mamanya


"Rayhan nyariin mama dari tadi gak tau nya udah disini aja-_- " kesal Reyhan.


"Haha kirain udah tau, kan dari pada Han nyariin mama mending mama yang stay dulu di mobil.." ucap mama Rayhan.


"Udah jangan di tekuk gitu mukanya.. Gantengnya ilang loh.. haha.." canda mama Reyhan.


Namun Rayhan hanya diam saja mendengar ucapan mamanya itu. Dia terlihat fokus dengan kemudinya, butuh waktu setengah jam untuk sampai supermarket karena hari sudah sore, jalanan sudah ramai dengan kendaraan para karyawan yang pulang kerja.


Supermarket


Rayhan mendorong troli belanjaan mengikuti mamanya, dari tadi tidak selesai juga mamanya berbelanja. Tengah asyik mendorong troli sambil memainkan handphonenya tanpa melihat jalan di depannya ada orang atau tidak. Padahal tadi sudah di peringatkan mamanya agar tidak bermain handphone dulu, takutnya nanti nabrak orang lain.


"Adduuhhh..."


Dan benar saja dari arah depan troli Rayhan ada suara cewek, dengan segera Rayhan memasukan handphonenya ke saku celannya. Dengan cepat Rayhan melihat ke depan troli, ada seorang cewek tengah tersungkur di lantai dan beberapa camilan berserakan di sebelah cewek itu.


"Maaf.. Ada yang luka gak..?" tanya Rayhan sambil membantu cewek itu bangun.


"Kalo jalan itu jagan main hp kan jadi nabrak orang.." omel cewek itu


"Iy-iya maaf gak sengaja.. " kata Rayhan sambil membantu cewek itu berdiri.


"Kan jatuh semua belanjaannya..!" kesal cewek itu sambil menoleh ke arah Rayhan


"Kak Rayhan.."


"Azkiaa.." Ucap mereka bersamaan dengan wajah kagetnya


"Kok bisa disini? Jangan bilang kaka ngikutin ya..?" canda Azkia

__ADS_1


"Ha? Gak kok, lagi nganterin mama belanja.." sambil melihat kesana ke mari mencari mamanya.


"Lah dimana mama tadi, kok ilang.." kata Rayhan


"Nanti juga balik lagi, liat anaknya ketinggalan :v " ucap Azkia sambil menerima belanjaan yang sudah di kumpulan Rayhan.


"Makasih kak.." kata Azkia


"Kembali, maaf ya tadi gak sengaja.."


"Iya gak papa lain kali jangan mainan hp lagi kak.. Bahaya.."


"Siapp boss.." ucap Rayhan sambil mengacak rambut Azkia, membuat Azkia tersipu malu lagi.


Tiba - tiba saja dari arah belakang Rayhan ada yang batuk, seketika membuat Rayhan menghentikan kegiatannya mengacak rambut Azkia


"Uhuukkk..."


"Eh mama, kemana aja.." tanya Rayhan sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Mama yang harusnya nanya kemana aja kok gak ada di belakang mama..." tanya balik mama Rayhan


"Itu maah.. ." penjelasan Reyhan terpotong oleh peryanyaan mamanya


"Ini siapa? cantik sekali.." sambil menghampiri Azkia


"Eh saya Azkia tan.." sambil menyalami mamanya Rayhan


"Pacarnya Han ya..?" tanya mama Rayhan two the poin


"Mama...!" kesal Rayhan


"Bukan tan, saya adek kelasnya kak Rayhan hehe.." suasana menjadi agak canggung.


"Ah, tante tadi bilang apa..?"


"Bukan apa - apa lupain aja ya sayang.." ucap mama Rayhan sambil mengelus lengan Azkia.


"Mama udah belanjanya?" tanya Rayhan.


"Udah tinggal ke kasir bayar aja.. Tadi mama tungguin kamu di kasir tapi gak muncul makanya mama balik lagi.." jelas mama Rayhan


"Hehehe maaf mah.."


"Yaudah setelah itu kita makan ya, Azkia ikut ya..?" ajak mama Rayhan


"Eh gak usah tan, Kia mau pulang aja.."


"Udah gak papa ayo.. biar Han yang antri di kasir.." ajak mama Rayhan sambil menggandeng Azkia.


Azkia hanya bisa pasrah mengikuti mama Rayhan, dan Rayhan di belakangnya berbisik kepada Azkia.


"Maafin mama, emang suka maksa orangnya..." bisik Rayhan dan diangguki oleh Azkia.


Tiba - tiba saja mama Rayhan menyadari jika Azkia juga membawa belanjaan yang banyak tepatnya snack smua isi keranjang belanja Azkia


"Ini biar di bawa Han aja, sekalian di bawa ke kasir kita cari tempat makan dulu.." saran mama Rayhan


"Gak usah tan, Kia bayar sendiri aja.." ucap Azkia tidak enak.


"Udah gak papa, jangan sungkan ya sama tante.. Tante seneng Han punya temen secantik kamu.. :)" ucap mama Rayhan


"Sapa tau bisa jadi calon mantu juga :) " lanjut mama rayhan

__ADS_1


"Mama..!" kesal Rayhan, namun mamanya hanya tertawa


Sedangkan Azkia merasa kikuk dan tidak enak belanjaannya di bayarin oleh seniornya.


..


Cafe di depan supermarket


Setelah selesai Rayhan menyusul mama dan Azkia ke Cafe yang berada di depan Supermarket. Dari jauh Rayhan bisa melihat betapa senangnya mama bertemu dengan Azkia, seolah mereka adalah teman padalah mereka berbeda jauh usianya. Dengan sikap mamanya yang frendly membuatnya mudah akrab dengan siapapun, begitu juga dengan Azkia yang terkadang terlihat bar bar tapi saat beradapan dengan orang yang lebih tau dia tau bagaimana cara menempatkan posisinya sehingga mereka bisa cepat akrab.


"Ma.."


"Sini Han, temen kamu seru banget loh dari tadi mama ketawa terus.." ucap mama Rayhan


"Iya emang Azkia orangnya asik.." ucap Rayhan


Kemudian mereka menikmati makanan dan menumam yang sudah mereka pesan, sesekali mereka selingi dengan candaan. Setelah selesai makan mereka memutuskan untuk pulang.


Parkiran


"Azkia bener gak mau pulang bareng tante aja, ini udah malem loh..?" tanya mama Rayhan


"Gak tan, Kia bawa mobil sendiri.." sambil tersenyum


"Yaudah kapan - kapan main kerumah tante ya.. Tante tunggu.." ucap mama Rayhan sambil masuk ke dalam mobil


"Iya tante nanti diusahakan.." ucap Azkia sambil mengangguk


"Uhukk.. Maafin mama gue ya udah ngerepotin.." kata Rayhan yang tidak enak kepada Azkia.


"Gakpapa kak, Mamanya asyik.." sambil memberikan jempol


"Mamanya siapa dulu dong hehee.." ucap Rayhan


"Iya iya percaya.. Hahaa.." tawa mereka bersama


"Eh iya ini belanjaannya.." sambil menyerahkan kantong kresek


"Semua berapa kak, nanti Kia ganti.."


"Udah gak usah.. cepet pulang udah malem.."


"Eh serius ini? Makasih banyak kak traktirannya.." ucap Azkia sambil tersenyum manis.


"Kembali.. Jangan ngemil mulu nanti gendut loh.. " canda Rayhan


"Gendutkan comell.. Bye kak.." ucap Azkia riang sambil pergi menuju mobilnya


Kemudian mereka pulang ke rumah masing - masing.


.


.


..."Mudah akrab bukan berarti mudah baper ya :v"...


.


.


Jangan lupa jadikan favorit ya!


Terimakasih yg sudah mampir jangan bosan" balik yak :v

__ADS_1


__ADS_2