CINTA YANG TERPAKSA

CINTA YANG TERPAKSA
Hoki Twins - BAB 107


__ADS_3

Darrren dan Zahra sebagai pasangan pengantin muda masih sama-sama terlihat malu, mereka berdua begitu canggung menjadi pusat semua orang.


Darren tidak menyangka akhirnya dia bisa menikah juga dengan Zahra. Padahal mereka berdua adalah sahabat masa kecil. Tiba-tiba saja dia tertawa mengingat kejadian masa lalu saat pertama kali dirinya mengungkapkan perasaan pada Zahra. Saat itulah Darren baru menyadari perasaan yang sesungguhnya ketika Kaysa bilang jika Zahra akan dijodohkan.


"Kenapa kamu tertawa?" tanya Zahra penasaran.


"Kamu ingat saat kita dikerjain oleh Kaysa? Dari rumah Kak Alarik kita berdua meluncur ke butik untuk meminta perjodohan kamu dibatalkan dan ternyata semua itu tipuan Kaysa," jawab Darren.


"Iya, Kaysa memang keterlaluan. Aku sampai semalaman menangis," balas Zahra.


"Tapi kalau bukan karena ku kalian mana mungkin bisa bersama?" sindir Kaysa yang tiba-tiba ada di belakang mereka berdua.


Sontak saja Darren dan Zahra kaget karena kemunculan Kaysa.


"Kamu ini seperti demit saja," kata Darren kaget.


"Bukankah kamu pernah menyukai demit secantik aku kan?" sindir Kaysa lagi.


Darren merasa malu, karena apa yang barusan dikatakan oleh Kaysa benar. Bahkan bukan hanya sekedar suka, tapi cinta yang terlalu dalam.


"Kenapa tidak bisa jawab?" kata Kaysa.


Zahra sama sekali tidak sakit hati, karena dia tahu jika Kaysa hanya bercanda. Terlebih lagi mereka berdua tidak akan mungkin menghianatinya. Mereka sudah seperti saudara sejak kecil.


"Kaysa, jangan mengacaukan dua orang yang sedang bahagia dong!" tegur Alarik.


"Aku dikatakan demit," rengek Kaysa.


Alarik hanya tertawa melihat tingkah istrinya yang kadang merengek-rengek seperti anak kecil itu.


"Dari tadi kamu mondar mandir terus, duduklah yang manis seperti Anggun itu. Biar nanti malam kakimu tidak sakit," perintah Alarik yang gemas sendiri.


"Iya... Iya..." jawab Kaysa patuh.


Kaysa memang begitu semenjak kecil, kakinya tidak bisa diam.


Kaysa akhirnya duduk di samping meja Anggun. Sebenarnya Kaysa sangat bosan jika harus berdiam diri seperti itu.


Pesta berlanjut sangat meriah, apalagi Dony membuat kuis bagi siapa yang berani menyatakan cinta pada orang yang dikagumi di depan umum akan mendapat hadiah yang istimewa. Yaitu tiket liburan ke Paris untuk dua pasangan.


Siapa sangka, begitu kuis diumumkan dua orang pertama yang berani maju adalah Reki dan Bima.


Seketika ruangan menjadi sangat ramai dengan suara tepuk tangan.

__ADS_1


Pembawa acara dengan antusias menyuruh kedua pemuda tersebut untuk membuat ungkapan yang seromantis mungkin.


Karena yang pertama maju adalah Reki, makan dialah yang pertama mengungkapkan cinta.


Reki diberi mic dan setangkai bunga, kemudian dengan percaya diri Reki mendekati Orlin yang sedang duduk di kursi.


"Kau bagaikan mentari yang menyinari hidupku dari masa lalu yang suram. Kau memberikan energi bagiku untuk hidup dengan lebih baik. Dan kaulah perempuan pertama yang mengajarkan arti ketulusan dari sebuah kata cinta. Orlin, biarpun semua orang melarang, biarpun dunia juga tidak mengizinkan aku untuk memilikimu tapi kekuatan cintaku akan mengubah takdir sehingga kita bisa hidup bersama. Di depan beribu orang, disaksikan bumi dan langit aku akan menjagamu dan mencintaimu sampai mautku menjemput. Orlin, terimalah bunga ini sebagai wujud cinta kita yang abadi."


Reki yang berpengalaman menggoda gadis sangatlah lihai, akan tetapi kali ini karena dia sepenuh hati maka suaranya terdengar menyentuh hati.


Orlin merasa sangat tersanjung, dengan senang hati Orlin menerima bunga tersebut.


Tepuk tangan kembali riuh dengan adegan Reki barusan.


Kini giliran Bima, pemuda itu tidak seberani Reki karena perempuan yang dikaguminya sulit diprediksi. Apalagi mereka juga tidak terlalu dekat. Akan tetapi Bima sudah meyakinkan diri, dia akan membuktikan di depan umum terlebih lagi di depan Bapaknya Rian.


Saat Bima diberi mic dan Bunga Rian sudah tahu jika putrinya lah yang akan di tuju. Rian mencoba melotot tajam ke arah Bima tapi Bima tetap memberanikan diri menanggung segala resiko.


Berbeda dengan Reki yang bisa mengucapkan kata-kata manis. Bima dengan dada yang berdebar dan tangan sedikit gemetaran melangkah maju dan memberikan Bunga pada Alifya tepat di depan Rian.


"Aku tidak bisa dibandingkan dengan Reki yang bisa merangkai kata-kata indah. Namun, cintaku padamu tidak kalah tulus dan sama besarnya. Alifya, maukah kamu menjadi istriku?"


Alifya yang memang gadis pemalu sangat gugup dan tidak tahu apa yang harus dilakukan, gadis itu tidak menyangka jika Bima yang dua tahun lebih muda darinya memiliki keberanian senekat ini.


Syadev dan Alarik yang berada di dekat Kaysa merasa malu sendiri. Karena semua orang beralih menatap mereka.


Sedangkan Syauqi yang berada di dekat Dony menahan tawa dengan ide yang konyol ini.


"Don, kamu siap-siap dimakan Mas Rian ya nanti," bisik Syauqi.


"Aku sih tenang-tenang saja, sebenarnya semua ini ide Kaysa," jawab Dony santai.


"Apa?" pekik Syauqi kaget.


"Wah... wah... Kamu belum tahu jika Kaysa membuka jasa biro jodoh?" ledek Dony.


"Aku pukul kau, Don" ancam Syauqi.


"Hey, Bos. Jagalah wibawamu dong! Sekarang aku sedang menjadi Tuan rumah yang dikagumi banyak orang," jawab Dony.


Syauqi hanya mendengus kesal dengan sikap Dony yang banyol.


Sedangkan suasana menjadi hening karena Alifya hanya diam saja tidak berkutik.

__ADS_1


"Alifya, jika kamu memang tidak punya perasaan terhadapku buanglah saja bunga ini. Aku tidak akan kecewa, karena aku sadar siapa diriku ini," bujuk Bima memelas.


Sebenarnya Alifya tidak ingin menerima bunga itu, tapi karena di depan ribuan orang dia tidak tega membuat Bima merasa malu.


Dengan tangan gemetar Alifya menerima Bungan tersebut.


Semua bersorak ikut senang. Seluruh keluarga dan kerabat Syauqi Malik tidak menyangka jika Seorang Alifya akan menerima bunga tersebut.


"Selamat karena kedua bunga kalian sudah diterima, akan tetapi tantangan masih belum berakhir. Sekarang kedua gadis yang sedang membawa bunga itu coba ambil satu kertas yang terselip di antara daun. Setelah dibuka bacalah dengan keras tantangan untuk pemuda yang barusan menyatakan cinta. Nah, dari sini kalian bisa melihat apakah mereka serius atau tidak. Jika tantangan gagal maka tiket hadiahnya juga gugur," kata MC lantang.


Ruangan menjadi tenang kembali, pertama yang membuka kertas tersebut adalah Orlin. Dengan mata yang terbelalak Orlin membacakan tulisan dalam kertas tersebut.


"Memakai daster dan make up ala emak-emak kemudian berjoget satu putaran lagu." kata Orlin tak bisa menahan tawa.


Syadev dan Alarik ngakak tidak ketulungan, mereka tidak sanggup membayangkan seorang Reki yang memiliki sikap tegas melakukan semua itu.


Reki malu sekali ditertawakan oleh semua orang, akan tetapi demi Olin dia rela harga dirinya turun.


Reki mulai memakai daster yang sudah disiapkan dan di make up emak-emak menor. Dengan mematikan urat malunya dia bergoyang-goyang seperti banci kaleng.


Kaysa tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk merekam kejadian tersebut.


"Kakak Ipar... Akan aku abadikan momen ini sampai kamu akan selalu ingat seumur hidupmu," kata Kaysa tertawa jahat.


Faisal yang sangat mengenal putranya hanya tersenyum-senyum melihat kekonyolan Reki demi seorang gadis. Diam-diam dalam hatinya merasa bersyukur karena kehadiran Orlin mengubah hidup dan cara berpikir Reki.


"Pa, sepertinya selanjutnya kitalah yang akan mengadakan pesta pernikahan," bisik Mamanya Gio.


"Iya, aku berharap begitu. Lihatlah! Dulu Reki tidak pernah tersenyum seperti itu, kesehariannya hanya marah-marah saja," jawab Faisal.


Setelah alunan musik berhenti, Reki segera membuka dasternya dan segera ke belakang untuk menghapus make up-nya.


"Wah... Sungguh mempesona tariannya ya?" kata MC masih belum bisa menghentikan tawanya.


"Baiklah, sekarang mari selanjutnya kita lihat tantangan apa yang akan dipilih oleh Nona Alifya," terika MC lantang.


Alifya yang masih berada dalam kebimbangan dan kegelisahan tetap mengikuti sesuai perintah MC, dengan pelan-pelan Alifya membuka kertas yang dipilihnya.


Begitu melihat isinya Alifya langsung menjatuhkan kertas tersebut karena saking kagetnya.


Jangan lupa Lika dan Vote yaπŸ™ Karena dukungan dari kalian sangat berarti bagi Author. Dan jangan lupa baca Novel Romance berjudul SCORPIO ya, di jamin tidak kalah seru dan bikin baper. Tapi hanya khusus yang di atas umur saja.


kira-kira apa ya tantangan tersebut? Ayoo coba tebakπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

__ADS_1


__ADS_2