CINTA YANG TERPAKSA

CINTA YANG TERPAKSA
Suamiku pengertian


__ADS_3

Syauqi Malik



Rendra Andara



Hallo Pecinta Noveltoon/Mangatoon.Terimakasih atas dukungan kalian semua ya.


Kali ini muncul Duren (Duda keren). Menurut kalian gantengan siapa? Syauqi apa Rendra? langsung komen aja yaa..๐Ÿค—๐Ÿค—๐Ÿค—


Dan jangan lupa di like dan Vote karena dukungan dari kalian sangat berarti.


Terimakasih๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™


*************************************


Zhia tahu Suaminya pasti kecewa, tapi wanita lembut itu juga tak bisa tega membiarkan anak kecil yang sedang membutuhkannya.


"Sebentar saja ya, Mas Syauqi? Kasian dia masih kecil?" rayu Zhia dengan tatapan sendu.


Meskipun Syauqi adalah lelaki yang keras kepala akan tetapi dia tak pernah bisa menolak apa kemauan istrinya.


"Hanya istriku yang bisa membuatku tak berdaya, ingin bilang tidak saja mulutku terkunci," batin Syauqi.


"Baiklah, hanya sebentar saja!" jawab Syauqi merengut.


"Makasih, Mas Syauqi. Aku jadi tambah sayang kalau punya suami yang pengertian," balas Zhia yang tiba-tiba riang.


Syauqi hanya nyengir dan mengambil kunci Mobil.


"Sejak kapan istriku pandai menjilat?" pikir Syauqi.


"Lo, Mas Syauqi mau ikut ya?" tanya Zhia.


"Mana tega aku biarin istriku yang hamil berjalan sendirian malam-malam begini," ucap Syauqi kesal.


"Jangan ngambek dong, aku jadi nggak tenang," pinta Zhia memelas.


"Cium aku!" kata Syauqi sambil mendekatkan wajahnya di depan istrinya yang lebih pendek.


Zhia dengan wajah yang memerah mencium bibir Syauqi.


Syauqi sangat senang dan membalas ciuman istrinya dengan membara. Sangat lama, sampai keduanya terbuai dalam lautan asmara.


"Mas Syauqi! Aku jadi hampir lupa masih ditunggu 0rlin," protes Zhia meninggalkan Syauqi.


Syauqi tersenyum geli melihat tingkah istrinya yang sangat menggemaskan.


"Dasar wanita, dia yang menciumku sendiri tapi aku yang disalahkan. Awas saja nanti setelah ini, takkan kubiarkan kamu tertidur sampai pagi," gumam syaqi pada dirinya sendiri.


Dengan naik mobil perjalanan semakin cepat sampai.


Ketika memasuki rumah Orlin, Syauqi dan Zhia terkejut.


"Perkenalkan, nama saya adalah Rendra Andara, Papanya Orlin. Mohon maaf sebelumnya karena telah mengganggu istirahat kalian," sapa Rendra Sopan.

__ADS_1


"Iya tidak apa-apa. Kalian di sini juga sebagai tetangga baru jadi kita harus saling mengenal. Nama saya Zhiadatul Kaysa dan ini adalah suami saya Syauqi Malik. Dimana kamar Orlin ya?" tanya Zhia ramah.


"Mari Nyonya, saya antarkan," kata Bik Imah sedikit kecewa, ternyata Nona Cantik itu sudah punya suami.


Padahal tadinya pengasuh itu sempat berharap semoga Zhia bisa menjadi Ibunya Orlin.


Syauqi hanya diam tanpa ekspresi.


"Sakit bukannya panggil dokter malah manggil istriku, bukan hanya mengganggu istirahat tapi mengganggu kesenanganku," batin Syauqi.


"Silahkan duduk, Tuan Syauqi," pinta Rendra ramah.


"iya, panggil Syauqi saja. Sepertinya kita sebaya," jawab Syauqi, tidak ramah juga tidak cuek.


"Anda adalah pengusaha yang sangat sukses, nama Anda terkenal sampai di negara saya. Jadi sebuah kebanggaan saya bisa bertemu dengan Anda secara langsung," ucap Rendra yang baru menyadari siapa suami Zhia, dulu saat di bandara dia tidak begitu paham karena terburu-buru ada urusan lain.


"Apa nama perusahaan Anda?" tanya Syauqi penasaran.


"Grup Andara dari negeri Jiran," jawab Rendra ramah.


"Lumayan besar juga," balas Syauqi.


"Masih belum seberapa dibanding perusahaan Anda yang cabangnya tersebar diberbagai negara," jawab Rendra rendah diri.


Hatinya menjadi tak enak ternyata Zhia adalah istrinya Syauqi Malik.


Semenjak putrinya kecelakaan dia memang hanya fokus pada kesembuhan Orlin, sampai dia tak tahu kabar pernikahan Syauqi Malik salah satu pengusaha tersukses di Asia.


Di dalam kamar Orlin, Zhia merawat gadis kecil itu dengan telaten.


"Tapi Orlin sangat senang, Tante Zhia," jawab Orlin polos.


"Sekarang tidur ya? Semoga besok pagi sudah sembuh, kita bisa mainan lagi," bujuk Zhia lembut.


"Tante Zhia, temenin Orlin tidur ya?" pinta Orlin memelas.


Zhia tak sanggup mengecewakan gadis kecil ini. Dia berbaring di samping Orlin dan menghadap kearahnya.


Orlin memeluk erat Zhia seperti ibunya sendiri. Zhia membalas memeluknya dan mengelus rambut Orlin.


Bik Mus sampai menangis melihat pemandangan ini. Dia keluar dari kamar meninggalkan Zhia dan Orlin yang tengah tidur berpelukan.


Sampai Jam sepuluh malam Zhia tak keluar, Syauqi sangat kesal dan resah.


Tapi dia tahan amarahnya karena tak ingin dianggap keterlaluan masa cemburu sama anak kecil.


Lama kelamaan Syauqi tertidur di sofa.


*******************************


Rendra melihat Syauqi tertidur tak berani mengganggunya, dia ke kamar Orlin ingin melihat mereka sedang apa.


Dia sangat tersentuh melihat Orlin sedang tidur berpelukan dengan Zhia, sedangkan pengasuh puterinya tidur di kasur lantai.


"Pantas saja putriku sangat menyukaimu, karena bukan hanya kecantikanmu yang mengagumkan.Tetapi kemuliaan hatimu yang membuat semua orang merasa damai di dekatmu."


Lama Rendra berdiri di pintu sampai kakinya terasa pegal, kemudian dia kembali lagi dan tidur di sofa menemani Syauqi.

__ADS_1


"Nasib Manusia kenapa berbeda. Ada orang yang hidupnya sempurna seperti Syauqi, dia terlahir dari keluarga bangsawan, wajah rupawan, kekayaan berlimpah dan mendapat sosok istri yang sangat cantik luar dalam.


Sedangkan aku, baru pertama mencintai seseorang dia sudah pergi meninggalkanku di dunia ini."


Pada akhirnya Rendra lelah dengan pikirannya sendiri. Dia juga terlelap dalam tidurnya.


**********************************


Suara adzan subuh yang samar masih terdengar oleh Zhia, dia kaget ternyata dia tertidur dikamar Orlin.


Disentuhnya kening Orlin ternyata sudah dingin.


Zhia bersyukur akhirnya gadis kecil itu sudah baikan.


Ketika Zhia mau keluar, Bik Mus juga ikutan terbangun.


Namun Zhia mengisyaratkan untuk tidur menemani Orlin, dan pengasuh itu menurut.


Zhia tergesa-gesa keluar menuju ruang tamu. Dilihatnya Syauqi dan Rendra yang tertidur di Sofa.


Zhia merasa sangat bersalah. Dia membangunkan suaminya pelan-pelan. Namun Rendra juga ikut terbangun.


"Tuan Rendra, Orlin sudah baikan tapi sekarang dia masih tidur. Saya dan suami saya pamit pulang ya?" pamit Zhia ramah.


"Iya silahkan, terimakasih banyak Nyonya Syauqi atas bantuan Anda. Maaf karena sudah merepotkan Anda," kata Rendra sungkan.


Karena membuat Mereka berdua sampai tertidur di sini.


Rendra mengantar kedua tamunya, sampai diluar langitnya masih gelap.


Di mobil Zhia merasa takut, karena Syauqi masih diam saja.


Zhia sadar dia salah karena ketiduran dan membuat suaminya menunggu lama sampai ikut ketiduran di sofa.


Sampai di rumah Syauqi langsung menuju kamarnya,Zhia mengikutinya dan memeluk suaminya yang sudah berbaring di ranjang.


"Mas Syauqi marah?" tanya Zhia.


"Syukur kalau sadar, sekarang kamu harus menebus kesalahanmu," jawab Syauqi cuek.


Zhia tanpa basa-basi menarik lengan suaminya agar bangun, kemudian dia berbisik di telinga suaminya.


"Mandi bareng yuk?" bisik Zhia mesra.


Suara dan tatapan Zhia sangat menggoda.


Dia menarik tangan suaminya menuju kamar mandi. Zhia perlahan menanggalkan pakaiannya membuat Syauqi kelabakan dan kalah telak.


"Sial, sexi ekali istriku," pikir Syauqi.


Syauqi langsung menikmati seluruh tubuh Zhia tanpa tersisa. Suara desahan Zhia membuat Syauqi sangat bernafsu. Syauqi tidak menyangka jika semakin hari istrinya semakin pintar dalam bercinta.


"Zhia, jika aku marah padamu justru akulah yang akan rugi," batin Syauqi.


Terimakasih sudah berkenan membaca karya saya. Jangan lupa Like, Vote dan beri rating Bintang 5 ya๐Ÿ™ Karena dukungan dari kalian semua sangat berarti bagi Author.


Mohon kritik dan sarannya semoga Novel CINTA YANG TERPAKSA bisa berkembang lebih baik lagi๐Ÿค—

__ADS_1


__ADS_2