CINTA YANG TERPAKSA

CINTA YANG TERPAKSA
Hoki Twins - BAB 129


__ADS_3

Syauqi dikejutkan lagi oleh putranya yang memberi cucu dua sekaligus. Kini kebahagiaan Syauqi semakin berlimpah.


"Di mana Kaysa? Pasti dia akan iri padaku," tanya Syadev tertawa.


"Kaysa dan Alarik belum bisa datang ke sini, sedangkan Flora sedang tes kenaikan kelas," jawab Syauqi.


"Tidak apa - apa, lagi pula sebentar lagi kami yang akan pulang," balas Syadev.


"Nak, berkat kamu sedari tadi banyak yang meneror Ayah. Semuanya ingin memberiku ucapan selamat karena kamu sudah berhasil menjadi juara satu," ujar Syauqi bangga.


"Wah... Kali ini Kaysa akan dibuat iri setengah mati," ucap Syadev tertawa.


"Eh, sekarang saudara kembarmu itu sudah tidak sama seperti dulu. Dia lebih bijak dan bisa mengendalikan diri," sela Zhia lembut.


"Apaan, setiap kali menelpon aku dia masih suka teriak - teriak tak jelas. Kalau tidak percaya tanya sama Anggun," sergah Syadev tak terima.


Mereka semua tertawa, sebab jika bersama Syadev saudara kembarnya itu masih bersikap menyebalkan dan mau menang sendiri.


"Kalian sudah memberi nama siapa pada si kembar?" tanya Zhia antusias.


"Sebenarnya kami sudah menyiapkan nama, tapi karena Putra Kaysa di beri nama Ayah aku juga ingin Ayah yang memberikan nama," kata Syadev serius.


"Baiklah, kalau begitu Ayah akan memikirkan nama yang bagus," jawab Syauqi sangat bangga sekali.


Syauqi memejamkan matanya dan mengira - ngira nama apa yang cocok untuk diberikan pada kedua cucu kembarnya.


"Kalau Yudistira Malik dan Sagara Malik bagaimana?" tanya Syauqi meminta pendapat.


"Wah, Ayah mengambil nama Sansekerta ya? Tapi bagus, aku suka. Bagaimana denganmu, Anggun?" tanya Syadev pada istrinya yang masih tergolek lemah.


"Bagus sekali, aku suka," jawab Anggun.


"Baiklah, yang pertama lahir di beri nama Yudistira Malik dan sang adik diberi nama Sagara Malik. Semoga kalian menjadi kebanggaan keluarga Malik ya nak?" ucap Syauqi.


Sedangkan Zhia sampai menangis, dia teringat saat dulu pertama melahirkan juga merupakan anak kembar. Saat itu perasaanya bahagia tak terkira.


Syauqi dengan segera merangkul istrinya karena bisa memahami perasaannya.


"Kenapa? Apa mau minta anak kembar lagi?" goda Syauqi.


"Apaan… Kita ini sudah punya tiga cucu lelaki," sergah Zhia memerah malu.


"Tidak apa - apa mencetak bayi kembar lagi yang perempuan," balas Syauqi percaya diri.


"Ayah… Malulah pada umur," sindir Syadev.


Anggun dan Zhia tertawa terbahak - bahak menyaksikan Syauqi Malik di skak oleh putranya sendiri.


Sebenarnya Syauqi masih saja bisa membalas sindiran putranya tersebut, tapi begitu mendengar ada salah satu cucunya menangis dia menjadi orang pertama yang langsung mendekati.


"Untung saja yang memiliki bayi kembar Syadev bukan Kaysa," ujar Syauqi.


"Memangnya kenapa, Ayah?" tanya Anggun penasaran.


"Yah… Jujur saja, membayangkan memiliki cucu seperti Kaysa kalau dua bisa pecah kepala ini. Tapi sepertinya jika dilihat - lihat kelak akan seperti Alarik yang pembawaannya tenang dan kalem," jawab Syauqi tertawa lebar.


"Aku tidak sabar cucu - cucuku segera besar. Arkananta, Yudistira dan Sagara. Aku yakin mereka kelak akan menjadi putra - putra yang hebat," ucap Zhia penuh haru.

__ADS_1


"Lihat dulu bibitnya dong, pokoknya yang bermarga Malik pasti akan menjadi orang yang hebat," timpal Syauqi pada bangga diri sendiri.


Tak lama kemudian ponsel Syadev berbunyi, dan ternyata adalah panggilan Video dari Kaysa.


"Mana Ayah! Aku mau marah," kata Kaysa tiba - tiba.


"Eh… eh… belum mengucapkan salam sudah bikin heboh," sindir Syadev.


"Habisnya Ayah dari tadi aku telepon tidak di angkat juga," balas Kaysa kesal.


Syadev tertawa sebab ketika marah bibir Kaysa sejak kecil selalu seperti itu. Persis pantat ayam.


Syauqi segera menyambar ponsel dari tangan Syadev karena tidak tahan dengan omelan Kaysa.


"Maaf sayang, tadi Ayah sengaja matikan. Karena sejak tadi Ayah di telepon sama teman - teman. Mereka mengucapkan selamat karena Syadev berhasil meraih juara satu perlombaan bergengsi," jelas Syauqi.


"Apa? Serius?" Pekik Kaysa.


Alarik yang sedang memangku Arkananta di samping Kaysa sampai memejamkan mata karena suara istrinya itu nyaring sampai menusuk telinga.


"Iya, bukan hanya itu saja. Anggun sudah melahirkan putra. Dan jumlahnya DUA," timpal Syadev menaikkan nadanya di ucapan terakhir.


"Apa? Kembar?" tanya Kaysa memastikan lagi.


"Iya, sayang. Kamu punya dua keponakan," kata Zhia yang langsung merebut lagi agar Syadev tidak memancing amarah Kaysa.


"Bunda… Kenapa aku tidak bisa melahirkan bayi kembar? Padahal selama hamil nafsu makanku banyak sekali," rengek Kaysa hampir menangis.


"Tidak apa - apa sayang, semua itu sudah Alloh yang mengatur. Syukuri saja putra kamu lahir sehat dan normal," bujuk Zhia lembut.


"Iya, Bunda. Kalau begitu aku mau ngobrol sama Anggun saja. Dan jauhkan layar ponsel itu dari wajah Syadev!" pinta Kaysa yang tidak ingin di ejek saudara kembarnya lagi.


"Syadev, sebaiknya kamu beli makanan dulu untuk Ayah dan Bunda. Kami belum sempat makan siang tadi, jangan lupa belikan istrimu makanan yang banyak sayurnya ya," perintah Syauqi untuk menghentikan pertengkaran mereka.


"Iya, Ayah," jawab Syadev patuh.


"Anggun selamat ya, karena ternyata justru kamu yang hamil kembar," ucap Kaysa tulus.


"Iya, sama - sama. Kamu juga selamat ya. Akhirnya kita menjadi seorang ibu," balas Anggun.


"Apa melahirkan lewat jalan normal itu sakit?" tanya Kaysa penasaran.


"Jangan ditanya, tentu saja sakit. Bahkan harus dijahit loh. Bagaimana dengan kamu?" tanya Anggun juga penasaran.


"Pas melahirkan sih gak sakit, tapi begitu obat bius hilang efeknya, perutku terasa disayat dan perih sekali," jawab Kaysa.


"Intinya tidak peduli pakai cara apa. Yang namanya melahirkan itu semua butuh perjuangan," balas Anggun.


"Iya, kadang suka kesel kalau ada yang meremehkan melahirkan lewat operasi Caesar. Padahal tidak kalah sakit tahu. Oh iya, nama kedua ponakanku siapa?" tanya Kaysa penasaran.


"Yudistira Malik dan Sagara Malik," jawab Anggun.


"Wih… Keren, pasti Ayah itu yang memberi nama," sergah Kaysa.


"Kok bisa tahu?" tanya Anggun.


"Karena dibelakangnya dikasih nama Malik," jawab Kaysa ngakak.

__ADS_1


"Anggun, selamat ya? Kapan kalian pulang ke sini?" tanya Alarik yang baru saja meletakkan bayinya di ranjang.


"Kalau Syadev sudah selesai sekolah, sepertinya bisa dipercepat lagi. Mungkin sekitar tiga bulan," jawab Anggun.


"Wah, Syadev hebat sekali!" puji Alarik yang dulu pernah merasakan rasanya belajar di luar negeri.


"Iya, Syadev belajar siang dan malam. Kadang sampai lupa makan jadi seperti bayi yang disuapi gitu," ucap Anggun tertawa lirih mengingat suaminya yang kadang lucu.


"Keberhasilan Syadev juga berkat peran dari ku juga," puji Alarik.


Alarik dan Zhia hanya duduk sambil melihat Yudistira dan Sagara tiduran, tapi mereka berdua juga masih bisa mendengarkan obrolan anak - anak mereka.


"Mas Syauqi, Alhamdulillah Kaysa dan Syadev menemukan pasangan yang tepat. Hubungan yang didasari atas cinta memang akan berakhir bahagia. semoga saja kelak Flora juga akan seberuntung kakak - kakaknya," kata Zhia mengutarakan isi hatinya.


"Iya, makanya soal pernikahan aku tidak pernah mau memaksakan mereka. Sebab merekalah yang mau menjalani. Walaupun Anggun dari keluarga biasa tapi nyatanya dia bisa menyeimbangi Syadev, jadi jangan pernah melihat hanya dari kedudukan status keluarga. Contohnya Aku, untuk saja aku menikahimu," jawab Syauqi merangkul istrinya.


Perjalanan cinta yang terjalin antara Syauqi dan Zhia sudah terjalin lebih dari 20 tahun. Mereka berharap hanya maut yang mampu memisahkan cinta mereka di dunia dan kelak dipertemukan lagi di surga.


Kemudian terdengar salam dan ketukan pintu dari Syadev, papa muda itu sudah membawa makanan yang banyak. Tak lama kemudian Inge dan Bima juga datang berkunjung.


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Reki dan Orlin menghabiskan setiap waktu dengan memadukan kasih, yang namanya pengantin baru pasti setiap saat dalam kesempatan akan saling mengutarakan kasih sayangnya.


Mereka baru saja melakukan hubungan badan untuk yang kesekian kalinya, dan mereka tengah kelelahan setelah mencapai klimaks yang membuat Orlin tak bisa menolak setiap kali suaminya menginginkan dirinya.


Orlin tiduran sambil menyandarkan kepalanya di lengan kekar suaminya.


"Katanya istri Syadev melahirkan bayi kembar laki - laki," ucap Orlin yang baru saja mendapat kabar dari Flora.


"Benarkah? Wah senangnya Meraka. Aku yakin sebentar lagi juga akan menjadi giliran kita," jawab Reki.


"Iya, semoga saja aku cepat hamil. Sudah malu sama yang muda - muda tapi menjadi mama, sedangkan aku belum," rengek Orlin.


"Sabarlah, yang terpenting kita berusaha dan berdoa. Jadi tingkatkan usaha kita lagi ya?" goda Reki sambil mencium hidung Orlin.


"Bagaimana kalau besok kita pergi ke Amerika saja? Aku penasaran juga dengan wajah si kembar itu. Pasti tampan sekali seperti om Syauqi," ajak Orlin semangat.


"Baiklah, kalau begitu pergi ke Jepangnya kita batalkan saja ya?" jawab Reki langsung setuju.


"Terima kasih," jawab Orlin memeluk tubuh suaminya yang masih belum berbusana itu.


"Apa mau lagi?" goda Reki sambil menggigit kuping istrinya.


"Gila… Aku sudah lelah," jerit Orlin.


"Ya sudah, kita istirahat sepuluh menit lagi," kata Reki tak henti - hentinya menggoda sang istri.


Orlin mulai terlelap dalam dekapan suaminya. Dia bahkan sampai bermimpi jika dirinya melahirkan seorang anak karena terlalu mengharapkan kehadiran mereka.


Reki yang melihat istrinya senyum - senyum dalam tidur langsung menahan tawa. Dia penasaran istrinya itu sedang bermimpi apa? Kenapa terlihat sebahagia itu.


"Orlin, Aku juga ingin di dunia nyata bisa membahagiakanmu lebih indah dari mimpimu," ucap Reki lalu mencium kening isterinya lembut.


Terima kasih sudah membaca karya saya, jangan lupa Like dan Vote ya? Karena dukungan dari kalian sangat berarti bagi Author.


Author mau curhat dikit🤗

__ADS_1


Waktu awal bikin novel ini, aku begitu terhanyut dengan sosok Syauqi Malik. Sampai - sampai aku beneran jatuh cinta sama khayalan aku sendiri. Gila kan? Yah.... Aku sampai mau gila. Apalagi visual Syauqi aku ambil dari aktor China Wang Yibo. Yang pernah nonton drama china The Untamed pasti sudah tidak asing lagi dengan aktor super tampan itu. Dia suami Halukuuu😂😂😂😂😂


__ADS_2