CINTA YANG TERPAKSA

CINTA YANG TERPAKSA
Single Parent


__ADS_3

Selama tujuh tahun Rendra sudah menjadi single parent, tapi selama ini dia bisa menjalani kewajibannya dengan enjoy.


Sampai Rendra bertemu Zhia membuat dia sadar jika anaknya membutuhkan kasih sayang seorang ibu.


"Ternyata aku hanya diizinkan untuk mengenalnya, bukan memilikinya."


Rendra sangat sadar siapa dirinya dibanding Syauqi Malik, dia juga bisa melihat bagaimana kasih sayang diantara mereka.


Rendra tak ingin menjadi orang ketiga yang merusak hubungan Syauqi dan Zhia, karena dia pernah merasakan ketika cintanya dan mendiang istrinya dilarang.


Rendra menatap putri kecilnya. Sungguh sakit sekali mengingat anaknya tak diterima di keluarganya karena status mendiang ibunya yang dari keluarga biasa.


"Sayang... Sebenarnya Papa rela tak menikah dan menghabiskan hidup Papa untukmu. Tetapi sepertinya kamu juga membutuhkan kasih sayang seorang Ibu. Semoga nanti Papa bisa bertemu dengan wanita yang bisa mencintaimu seperti anak sendiri.


Rendra sampai menangis, dia sangat mencintai putrinya. Karena dialah satu-satunya kekuatannya untuk melanjutkan hidup.


Tiba-tiba pengasuh Orlin mengetuk pintu, Rendra segera menghapus air matanya.


"Permisi, Tuan Rendra. Ini ada kiriman makanan dari Nyonya Zhia untuk Nak Orlin," kata Bik Imah.


"Taruh di atas meja! Sekalian ambilkan sendok dan minum!" Perintah Rendra menjaga wibawanya di depan pembantunya.


Namun Bik Imah tahu jika majikannya habis menangis, karena pengasuh Orlin itu sering memergoki Tuannya Menangis dalam ketenangannya.


Tak berapa lama kemudian Orlin bangun, hidungnya mungilnya mencium aroma yang lezat.


"Sudah bangun sayang? Ayo segera cuci muka dan gosok gigi dulu! Setelah itu Papa suapin ya, barusan Tante Zhia mengirimkan sarapan buat Orlin," kata Rendra penuh kasih sayang.


Orlin langsung melakukan perintah Papanya.


"Pa, masakan Tante Zhia enak sekali! Papa coba dulu deh," pinta Orlin.


Demi melegakan hati putri kecilnya, Rendra mencicipi masakan wanita yang dikaguminya.


"Enak sekali, sungguh beruntung yang menjadi suami Zhia," batin Rendra semakin galau.


"Papa, kenapa melamun?" tanya Orlin.


"Tidak sayang, Papa cuma kaget ternyata Tante Zhia masakannya enak," jawab Rendra kelabakan.


"Pa, seandainya saja Tante Zhia jadi Mama Orlin," ucap polos Orlin dengan wajah sedih.


"Sayang, Tante Zhia itu istrinya Om Syauqi. Sabar ya , semoga suatu saat nanti Papa bisa menemukan seorang Mama yang baik hati seperti Tante Zhia," bujuk Rendra, hatinya juga berharap seperti itu.


"Tapi jangan Tante Jesika ya, dia galak dan sering bentak Orlin," jawab Orlin ketakutan.


"Tidak sayang, Papa juga tidak menyukai nenek sihir itu," balas Rendra membuat Orlin tertawa.

__ADS_1


Setelah makan Orlin disuruh minum obat.


Rendra bisa merasakan ponsel di saku celananya bergetar, dia segera mengangkatnya.


Dua puluh menit berbicara lewat ponsel, Setelah itu Rendra langsung terburu-buru ke kamarnya dan menyiapkan baju menyiapkan keperluan di koper kecil.


Kemudian dia kembali ke kamar putrinya.


"Sayang, Papa ke Malaysia dulu selama dua hari ya? Nanti setelah sampai sana Papa telepon," pamit Rendra memeluk putrinya.


Orlin hanya mengangguk, gadis cilik itu sudah terbiasa ditinggal Papanya bekerja.


Meskipun masih kecil Orlin bisa memahami kesibukan Papanya.


"Bik, jaga Orlin baik-baik, kalau ada apa-apa langsung hubungi aku!" perintah Rendra tegas.


"Siap, Tuan Rendra," jawab Bik Imah mantap.


Rendra bergegas keluar dari Vila dan memacu mobilnya.


"Tak kusangka, ternyata yang berniat mencelakai putriku adalah Papa dan Jesika. Hanya demi tahta dan kedudukan dia mengorbankan cucunya sendiri. Aku harus segera memutuskan pertunangan ini.nAku siap kehilangan segalanya asal bukan anakku."


Sesampainya Di Malaysia. Rendra langsung melabrak Papanya yang sedang duduk berdua dengan Mamanya.


"Pa, tega-teganya demi harta sampai mencelakai cucu sendiri. Hewan saja masih memiliki hati nurani untuk melindungi anaknya!" bntak Rendra marah.


"Beraninya kamu berbicara seperti ini pada Papamu? Dasar anak Durhaka! Selama ini Papa sudah memberikan segalanya tapi kamu tidak tahu untung malah mencoreng nama baik keluarga," jawab Papanya tak kalah emosi.


"Jika kamu tak mau menikah dengan Jesika, maka jangan pernah lagi menyebutku sebagai Papa. Dan kamu tinggalkan jabatanmu di Grub Andara," ancam Papanya Rendra.


"Baik, Tuan Andara. Mulai sekarang kita tidak memiliki hubungan lagi," jawab Rendra mantap.


Rendra keluar dari rumah, ketika mau membuka pintu mobil Mamanya mengejarnya.


"Nak, jangan tinggalkan Mama. Maafkan Mama yang selama ini tak bisa membantumu," Ucap Mamanya Rendra terisak menangis.


"Ma, kali ini Papa sudah keterlaluan. Dia dengan sengaja menyuruh orang untuk menabrak Orlin," jawab Rendra lembut.


"Sekarang bagaimana kondisinya?" tanya Mamanya Rendra khawatir.


Dia menyesal sampai tidak tahu keadaan cucunya. Selama ini suaminya sering mengekangnya bahkan dilarang membawa ponsel atau keluar rumah sendirian.


"Kakinya retak sebelah dan belum bisa berjalan,"jawab Rendra.


Mamanya Rendra meraung menangis. Banyak pertanyaan yang ingin dilontarkan pada Putranya. Namun suaminya langsung keluar dari rumah dan berteriak lantang.


"Laela, cepat masuk kerumah! Biarkan anak durhaka itu pergi!" bentak Andara.

__ADS_1


Namun Mamanya Rendra langsung masuk ke mobil dan menyuruh Rendra segera pergi.


Rendra langsung mengemudikan Mobilnya dengan cepat. Karena Papanya mengejar dari belakang.


Rendra lebih cerdik sehingga bisa terlepas dari kejaran Papanya.


Setelah dirasa aman akhirnya Rendra mengemudikan dengan kecepatan santai.


"Rendra, bawa Mamamu ini bersamamu. Mama sudah tak tahan lagi dengan Papamu. Dia sebenarnya bukan Papa kandungmu," tutur Laela menangis sesenggukan.


"Apa maksud Mama?" tanya Rendra tak mengerti.


"Dulu Mama adalah TKI yang bekerja sebagai pembantu di keluarga Andara dan Ayah kandungmu bekerja sebagai sopir. Ketika Mama hamil dua bulan, terjadi kecelakaan sehingga Ayah kandungmu meninggal. Tuan Andara lelaki mandul. Ketika tahu jika Mama mengandung anak laki-laki dia langsung menikahi Mama supaya bisa mendapat warisan," kata Laela tak bisa berhenti menangis mengingat masa lalu.


"Kenapa Mama baru bilang sekarang kalau aku ini bukan darah daging keluarga Andara?" tanya Rendra yang sudah syok.


"Maafkan Mama, Nak. Aaat itu Mama tak berdaya. Kemiskinan membuat Mama takut jika tak bisa membesarkanmu. Dulu Mama berharap supaya kamu bisa mendapat sosok Ayah dan kebutuhan kamu tercukupi," jawab Mamanya masih berurai air mata.


Rendra tak mau melukai hati Mamanya lagi, kini dia tahu kenapa mamanya selalu dipandang rendah dan tak pernah dihargai di mata Papanya. Dan dia sadar jika dirinya hanya alat untuk memperluas kekuasaannya.


"Pantas saja, Ma. Papa tidak pernah memperdulikan kebahagiaanku dan melukai anakku," kata Rendra sedih berurai air mata.


"Sekarang di mana Cucuku Orlin? Kita harus ke sana karena Tuan Andara psikopat yang akan melakukan apapun untuk memenuhi ambisinya," ucap Laela cemas.


Rendra langsung menambah kecepatan lagi,perasaannya menjadi tidak enak.


"Tuan Andara memaksaku menikah dengan Jesika karena dia pewaris tunggal perusahaan Amora.Tapi Jesika tak pernah mau menerima Orlin, anak dari wanita yang paling dibencinya."


*************************************


Orlin sedang bermain di Danau.


"Kalian Lomba mancing ya? Yang kalah harus bertugas membakar ikannya. Waktunya dua puluh menit dari sekarang," kata Zhia senang.


Zhia dan Orlin hanya duduk di kursi menjadi jurinya.


Sedangkan kedua pembantunya beserta pengasuh Orlin sedang berlomba mancing.


"Om Syauqi kemana Tante Zhia? Kok nggak ikutan mancing?" tanya Orlin sambil minum es jeruk.


"Sedang ada pekerjaan penting," jawab Zhia.


Tadi setelah sarapan Syauqi minta Izin keluar, pemuda tampan itu sedang berencana memperbesar perusahaan cabang diwilayah dekat Vila.


Zhia sangat bersyukur karena ternyata suaminya sangat perduli dengan orang lain, kejadian perampokan dulu yang menimpa Zhia membuat Syauqi berpikir banyaknya pencopetan dan perampokan karena sulitnya lapangan kerja, sedangkan mereka semua punya keluarga dan anak istri yang harus diberi makan.


Syauqi sendiri juga sadar, demi Zhia dia rela melakukan apapun. Seperti para suami diluar sana yang akan menaruhkan nyawanya sendiri demi membahagiakan istri dan anaknya.

__ADS_1


Terimakasih sudah berkenan membaca karya saya. Jangan lupa Like, Vote dan beri rating Bintang 5 ya🙏 Karena dukungan dari kalian semua sangat berarti bagi Author.


Mohon kritik dan sarannya semoga Novel CINTA YANG TERPAKSA bisa berkembang lebih baik lagi🤗


__ADS_2